Beranda blog Halaman 752

Butuh Kontribusi Pemuda untuk Pembangunan Kota Taman

0
Dibutuhkan Kontribusi Pemuda untuk Pembangunan Kota Taman
Kadispopar Bontang (kanan) resmikan Porseni VI 2023 HMB cabang Samarinda. (Lalu Dispopar)

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang membutuhkan kontribusi para pemuda untuk pembangunan di Kota Taman, sebutan Kota Bontang. Hal itu diungkapkan Wali Kota Bontang, Basri Rase yang diwakili Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadispopar) Bontang, Ahmad Aznem saat meresmikan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) VI 2023 Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB) cabang Samarinda beberapa waktu lalu.

Dikatakannya, dibutuhkan keterlibatan pemuda dalam membangun Kota Bontang. Bagaimanapun HMB merupakan kumpulan pemuda pemudi Bontang yang nantinya, pasca menempuh pendidikan di perguruan tinggi bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan di Kota Bontang.

“Pemerintah tidak bisa bergerak sendiri, perlu ada uluran tangan dari masyarakat, khususnya para pemuda,” ujarnya.

Aznem menyarankan, agar anak-anak muda Kota Bontang dapat membuka jaringan dan komunikasi seluas-luasnya. Mulai dari tingkat kota hingga kancah nasional, agar bisa menjadi salahsatu bagian penentu kebijakan baik tingkat kota, daerah, maupun nasional.

Selain itu, terkait dunia olahraga, dalam sambutannya ia menyampaikan kegiatan ini merupakan salahsatu wadah untuk meningkatkan perkembangan olahraga di Kota Bontang. Tentunya bisa melahirkan bibit-bibit atlit yang unggul dan berprestasi.

“Pasca porseni ini harus tetap ada tindak lanjut berupa pembinaan oleh para pelatih. Agar lebih mengasah kemampuan para atlit, supaya bisa bertarung di kancah nasional maupun internasional,” sarannya.

Kemudian, pengurus HMB cabang Samarinda ditarget mampu mewujudkan diri sebagai wadah bagi para mahasiswa di bidang keolahragaan. Melalui kegiatan ini diharapkan olahraga di Bontang mencapai kemajuan yang pesat. (adv/al)

Cara Isran Noor Tekan Angka Kemiskinan di Kaltim

0
Cara Isran Noor Tekan Angka Kemiskinan di Kaltim
Gubernur dan Wagub Kaltim didampingin Wali Kota Bontang disambut upacara adat di Kelurahan Guntung. (Yusva Alam)

BONTANG – Untuk menekan angka kemiskinan di Kaltim, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor menargetkan dibangun 3 ribu Rumah Layak Huni (RLH) atau sekitar 3 persen. Hal itu diungkapkannya saat peresmian dan penyerahan RLH CSR PT Pupuk Kaltim di Kelurahan Guntung beberapa waktu lalu.

Dalam pidatonya, Isran menjelaskan bahwa Kaltim ini kaya akan Sumber Daya Alam (SDA). Kaya akan migas, hutan, perikanan, perkebunan, dan lain sebagainya, namun sayangnya Kaltim masih memiliki orang miskin yang mencapai 0,63 persen.

“Seharusnya dengan kekayaan yang dimiliki tidak ada orang miskin. Hal ini bertolak belakang,” ujarnya.

Ditambahkannya, dengan kekayaan SDA tersebut, Kaltim pun punya jasa besar untuk negeri ini. Kaltim termasuk salahsatu penyumbang devisa terbesar di negeri ini.

Lantaran kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltim pun mengeluarkan pergub guna menekan angka kemiskinan di Kaltim. Terbitnya Pergub Nomor 27 Tahun 2021 ini mengatur pelaksanaan program prioritas tanggung jawab sosial dan lingkungan serta program kemitraan dan bina lingkungan di Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam pergub tersebut, penggunaan dana-dana CSR seluruh perusahaan di Kaltim untuk penyalurannya memfokuskan pada pembangunan RLH.

“Rakyat tidak butuh keuntungan dari perusahaan. Rakyat hanya butuh penyaluran dana CSR perusahaan untuk mengurangi angka kemiskinan,” serunya.

Dengan terbitnya pergub tersebut, ia berharap target RLH dapat tercapai. Bahkan saat dirinya sudah tidak menjabat, dapat diteruskan oleh gubernur-gubernur berikutnya.

Menurutnya, jikalau orang-orang miskin telah memiliki rumah yang layak, mereka akan dapat memperhatikan hal-hal lain seperti kesehatan atau kesejahteraan dirinya.  (al)

Perusahaan dan Ratusan Pekerja Lokal Bakal Demo PT Wika Senin Mendatang

0

BONTANG – Persiapan aksi damai yang akan ditujukan kepada PT. Wika Bontang dilaksanakan Rabu (2/8/23) di kediaman Owner PT Graha Mandala Sakti (GMS), Kahar Kalam.

Rencananya, aksi damai ini akan dilakukan pada, Senin (7/8/23) depan, yang akan dilaksanakan langsung di depan kantor PT. Wika. Setidaknya terdapat 500 orang yang akan turun melaksanakan aksi damai.

Terdapat perwakilan 23 perusahaan lokal Bontang yang terlibat dalam aksi damai nanti. Selain perusahaan, pekerja lokal dan kontraktor lokal juga andil dalam kegiatan ini.

Direktur Utama PT GMS, Kahar Kalam yang mencanangkan aksi damai ini memberikan beberapa poin yang sebaiknya tidak dilaksanakan saat aksi damai berlangsung.

Terdapat 14 poin, yakni tidak anarkis, tidak membawa senjata tajam, dilarang berteriak, tidak menggunakan bahasa binatang, dilarang mencaci maki dengan menyebut nama, dilarang menghina Instansi, golongan, lembaga, dilarang bercerai berai dilarang merusak fasilitas umum, dan sebagainya.

“Melihat teman-teman haknya tidak diberi ini menjadi panggilan untuk saya memperjuangkan pekerja dan masyarakat lokal kota Bontang,” ungkapnya.

Kahar mengatakan bahwa pembangunan PT. Kaltim Amonium Nitrat yang nyaris rampung dan memakan tenaga, pikiran dan material tersebut merupakan bukti bahwa pekerja lokal Bontang telah menyelesaikan kewajibannya. Namun, pihak PT. Wika belum juga memberikan hak pekerja, dan terkesan berbohong.

Lebih lanjut mengatakan, total tagihan PT GMS  yang belum terbayarkan sekitar Rp 10,3 Miliar, adapun termasuk karyawan GMS yang ikut dalam pembangunan PT. KAN tersebut.

“Aksi damai kita  merupakan bentuk daripada usaha kita untuk meminta hak-hak kita. Kita ingin mencari solusi yang terbaik, untuk itu kita berkumpul pada malam hari ini,” tambahnya

Aksi damai tersebut diharapkan, dapat dilaksanakan sesuai dengan aturannya, sehingga apa yang disampaikan dapat tersampaikan dengan baik. (sya)

85 Peserta Berlatih Tanggap Bencana di Kelurahan BK

0
85 Peserta Berlatih Tanggap Bencana di Kelurahan BK
Wali Kota Bontang beri sambutan di Pelatihan Kelana Kelurahan BK. (ist)

BONTANG – Kelurahan Bontang Kuala (BK) menggelar Pelatihan Kelurahan Tangguh Bencana (Kelana), Rabu (02/08/2023) pagi bertempat di Aula Kelurahan Bontang Kuala.

Kegiatan ini diselenggarakan selama 2 hari, diikuti oleh 85 peserta dari Kelurahan Bontang Kuala.

Lurah Bontang Kuala, Suiza Ixan Saputro menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan upaya dalam meningkatkan kewaspadaan tanggap warga. Mengingat Bontang Kuala adalah daerah yang rawan banjir.

“Kami ada dua materi, yang pertama adalah kesiapsiagaan. Bagaimana kita bisa menyiapkan untuk masyarakat, agar bisa waspada dalam kondisi tanggap darurat. Tidak hanya saat banjir rob, tapi juga penanganan apabila terjadi kebakaran. Kedua adalah penanganan hewan liar,” ucapnya.

Wali Kota Bontang Basri Rase dalam sambutannya mengatakan, bahwa Kota Bontang masuk menjadi salah satu daerah yang diakui dalam penanggulangan bencana.

“Saya sering sampaikan di berbagai forum terkait tanggap bencana. Karena Bontang dianggap mampu dan bisa me-manage Kota Bontang dengan berbagai kondisi yang sangat resistan dengan bencana, tapi mampu diatasi dengan baik,” ujar Basri.

Oleh karena itu, ia merasa pemerintah perlu untuk meningkatkan peranan kualitas dan kuantitas SDM dalam penanggulangan bencana.“Untuk memperkuat SDM yang sudah ada sekarang, perlu adanya support. Sehingga perlu dibentuk Kelurahan Tangguh Bencana ini,” tukasnya.

Dengan pelaksanaan pelatihan ini, diharapkan warga dapat memiliki keterampilan dan kewaspadaan tanggap bencana. (hms)

Sempat Tertunda, Faisal Minta Pengerjaan Jembatan Kayu di Selambai Dilanjutkan

0
Sempat Tertunda, Faisal Minta Pengerjaan Jembatan Kayu di Selambai Dilanjutkan
RDP Komisi III DPRD Bontang membahas jembatan kayu di Selambai. (ist)

BONTANG – Komisi III DPRD Bontang mengadakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas progres pembangunan jembatan ulin, serta pemanfaatan kembali kayu ulin bekas untuk fasilitas umum. Juga progres kelanjutan skala kawasan tahap kedua kampung nelayan, Selasa (1/8/2023).

Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal menyoroti soal kondisi jembatan kayu di Kampung Selambai, Kelurahan Loktuan, yang masih banyak mengalami kerusakan dan perlu segera dilakukan perbaikan.

Faisal meminta pemerintah daerah agar pengerjaan jalan di wilayah itu yang sempat tertunda bisa segera kembali dilanjutkan.

“Total anggaran diusulkan senilai Rp 2 miliar, yang terealisasi hanya sekitar kurang lebih Rp 1,5 miliar saja. Ada beberapa titik yang belum selesai pengerjaannya,” ujar Faisal.

Politis Partai Nasdem ini pun minta pemerintah melalui Dinas PUPR, Perkim, dan Bappelitbang agar berkordinasi terkait kelanjutan penyelesaian perbaikan jembatan itu.

”Contohnya di RT 04 dan RT 24 masih banyak yang berlubang jembatannya. Material sisa kayu ulin bekas pembongkaran jembatan sebelumnya yang masih layak pakai itu, bisa dimanfaatkan untuk fasilitas umum, mengganti kayu jembatan yang berlubang dan rusak,” usulnya.

Faisal menyuarakan usulan tersebut lantaran sisa material pembongkaran jembatan sebelumnya banyak yang hilang. Menurutnya lebih baik dimanfaatkan oleh masyarakat Selambai.

“Kayunya banyak yang hilang. Bagian aset bisa mengumpulkan dan mendata ulang untuk diberikan ke masyarakat, agar dimanfaatkan untuk fasilitas umum,” terangnya.

Bidang Pengelolaan Barang Milik Daerah BPKAD Kota Bontang, Eko Setya P menanggapi hal tersebut. Dijelaskannya, terkait pengelolaan aset milik pemerintah daerah memiliki regulasi. Salah satunya mengenai bongkaran jembatan berupa kayu itu akan tetap menjadi aset daerah, sesuai dengan aturan Permendagri. Akan didata dan dinilai harga kelayakannya untuk dijual sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tidak bisa dimiliki. Karena akan dinilai apakah layak dijual dan berapa harganya. Setelah ketemu nilainya, akan ditetapkan wali kota melalui surat keputusan dan kemudian akan dilelang menjadi kas daerah sesuai Permendagri kategori penjualan aset, dan bukan pemanfaatan ulang pembongkaran.

“Sekecil apapun aset itu bisa dilelang, jadi tidak ada pengecualian,” jelasnya. (adv/al)

Isran Sayangkan Kaltim Kaya SDA Tapi Angka Kemiskinan Tinggi

0
Isran Sayangkan Kaltim Kaya SDA Tapi Angka Kemiskinan Tinggi
Isran Noor, Gubernur Kaltim saat berpidato di penyerahan rumah layak huni di Kelurahan Guntung. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor menyayangkan kemiskinan di wilayah Kaltim yang masih tinggi, padahal Kaltim sendiri memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah.

Dari total penduduk di Kaltim, 6,3 persen di antaranya merupakan penduduk miskin. Meski begitu persentase itu jauh lebih baik dari kemiskinan secara nasional di wilayah lainnya, yang mencapai 10 hingga 11 persen.

Hal tersebut yang sangat disayangkan, karena Kaltim memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang kaya dari daerah lain.

“Kaltim memiliki hasil minyak, gas alam, hutan dan perikanan, perkebunan yang melimpah, hasil-hasil pertambangan yang ekspor dan dinikmati oleh dunia, itu hasil dari Kaltim semua yang mereka nikmati,” ujarnya di peresmian rumah layak huni di Kelurahan Guntung, Selasa (1/8/23) kemarin.

Oleh sebab itu, kemiskinan di Kaltim dinilai bertolak belakang dengan melimpahnya kekayaan alam, walaupun persentasenya tidak seperti angka nasional kemiskinan di Kaltim seharusnya tidak ada.

“Dengan bantuan CSR PKT, tentu diharapkan dapat membantu mengurangi angka kemiskinan di Kaltim,” harapnya.

Ia juga berharap agar program-program seperti ini dapat dilaksanakan berkelanjutan. Karena dengan memperbaiki hunian, sudah sangat membantu masyarakat nantinya untuk mencukupi kebutuhan-kebutuhan lainya. (sya)

Dispopar Tingkatkan Kemampuan Mencari Bakat Guru Olahraga

0

BONTANG – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang menggelar pelatihan pelatih pencarian bakat dan pengukuran antopometri atlet. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari, 2-3 Agustus 2023 di Aula Dispopar Bontang.

Ketua Panitia, Lukito saat pembukaan pelatihan menyampaikan, bahwa kegiatan ini tidak kali ini saja diadakan. Rencananya bakal berlangsung 4 kali pelatihan di tahun ini.

“Diharapkan dengan pelatihan ini akan meningkatkan prestasi olahraga di Bontang. Dengan prestasi ini dapat menunjang KONI di berbagai event,” sebutnya.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 50 peserta yang berasal dari 25 anggota Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Bontang dan 25 anggota Badan Pembinaan Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (Bapopsi).

“Narasumber dari SKOI Kaltim dan IGORNAS Kaltim. Semoga pelatihan ini jadi dasar untuk kita melangkah lebih melaju,” harap Lukito.

Sementara itu, Kadispopar Bontang, Ahmad Aznem menyebutkan kalau para
guru olahraga harus diperhatikan, karena mereka adalah investasi prestasi olahraga di Bontang.

Para guru olahraga ini harus mendapatkan pembinaan terbaik di bidang olahraga. Karena dengan meningkatnya kemampuan para guru olahraga, diharapkan akan melahirkan semakin banyak bibit atlit prestasi.

“Para guru olahraga harus terus diberi pelatihan. Bahkan perlu diajak keluar daerah untuk semakin menambah wawasan dan pengalamannya,” sebut Aznem.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengapresiasi Dispopar, KONI dan pecinta olahraga, lantaran telah memberikan yang terbaik untuk Bontang.

Dikatakannya, hal yang harus dipersiapkan untuk meningkatkan prestasi olahraga. Di antaranya, pertama, harus siapkan SDM, kedua siapkan sapras, ketiga manajemen dan strateginya.

“Saya lebih senang atlit Bontang kalah di pertandingan luar, tapi dia atlit lokal.  Daripada menang tapi atlit luar. Butuh persiapan matang menghasilkan atlit lokal prestasi,” ujar Basri. (adv/al)

Pondok di Kebun Hangus Terbakar

0

BONTANG – Kebakaran kembali terjadi di Jalan Pattimura, RT 41, Kelurahan Api-Api, Rabu (2/8/2023). Si jago merah melahap sebuah pondok di kebun.

Kejadian kebakaran terjadi sekira pukul 08.00 wita. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diadamkartan) Bontang menerima info dari warga pukul 08.05 wita dan langsung bergegas menuju lokasi kejadian.

“Saat itu warga yang melintas di dekat pondok melihat kebakaran, lantas langsung melaporkannya ke Petugas Damkar,” ujar Kadisdamkartan, Amiluddin.

Berdasarkan rilis dari Disdamkartan, kebakaran tersebut diduga karena terjadi korsleting listrik.

Api yang melahap pondok seluas kurang lebih 12 m2 tersebut berhasil dipadamkan dalam waktu yang singkat. Petugaspun tidak menemui kendala berarti.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, walaupun saat kejadian pemilik pondok berada di tempat, namun pondok habis terbakar,” imbuhnya. (al)

Pengangguran Masih Tertinggi di Kaltim, Perusahaan Diminta Patuhi Aturan 75 Persen Tenaga Lokal

0
Pengangguran Masih Tertinggi di Kaltim, Perusahaan Diminta Patuhi Aturan 75 Persen Tenaga Lokal
Ilustrasi pengangguran. (ist)

BONTANG – Selain menekankan pada masalah stunting, Wawali Najirah juga membahas masalah pengangguran yang juga harus dicari penyelesaiannya. Hal itu disampaikannya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Hotel Grand Jatra, Balikpapan beberapa hari lalu.

Najirah membahas terkait masalah pengangguran yang kini menyentuh angka 7,81 persen dan termasuk tertinggi di Kaltim.

“Saya memohon kepada seluruh perusahaan yang ada di Bontang, untuk bekerja sama mengentaskan masalah pengangguran di Kota Bontang. Walaupun saya tahu mungkin beberapa perusahaan masih ada yang belum menerapkan aturan ini,” imbau Najirah.

Diketahui sebelumnya Pemerintah Kota Bontang telah menerapkan aturan sejak 2018 kepada seluruh perusahaan yang ada di Kota Bontang, agar menerima masyarakat Bontang sebanyak 75 persen dari kebutuhan pegawai di perusahaan.

Hal ini tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) Bontang nomor 10/2018 tentang Rekrutmen dan Penempatan Tenaga Kerja yang mengatur pemberdayaan masyarakat atau tenaga lokal Bontang di setiap perusahaan sebanyak 75 persen dan 25 persen dari pekerja luar Bontang.

“Saya tegaskan agar seluruh perusahaan di Kota Bontang wajib menerima 75 persen putra-putri daerah Kota Bontang dalam perusahaannya,” tegasnya. (al)

Gubernur Kalimantan Timur Resmikan Rumah Layak Huni di Kelurahan Guntung

0
Gubernur Kalimantan Timur Resmikan Rumah Layak Huni di Kelurahan Guntung
Isran Noor (2 dari kiri) bersama Wagub Hadi Mulyadi (3 dari kanan) resmikan rumah layak huni. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Isran Noor meresmikan 18 unit rumah layak huni yang merupakan bantuan dari CSR PT Pupuk Kaltim kepada masyarakat Bontang, Selasa (1/8/23).

Peresmian rumah layak huni tersebut dilakukan secara simbolis di RT 05, Kelurahan Guntung. Ia juga didampingi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi dalam acara peresmian tersebut.

Diketahui, 18 unit rumah tersebut menelan dana sebesar Rp 2 miliar dari CSR PT Pupuk Kaltim, Bontang.

Wali Kota Bontang, Basri Rase berterima kasih atas kehadiran gubernur dan wakil gubernur dalam salah satu program Provinsi Kaltim, serta campur tangan perusahaan yang turut membantu pemerintah dalam memberdayakan masyarakat.

“Dengan membangun Kota Bontang lebih baik, maka infrastruktur di tiap-tiap daerah juga diperbaiki. Karena kita Bontang yang ada di Kaltim ini nantinya akan menjadi salah satu kota penyangga IKN,” ucap Basri.

Basri juga berharap, pemerintah Provinsi Kaltim dapat membantu Kota Bontang dalam hal sumber air, karena di Bontang sendiri masih banyak warga yang kekurangan air bersih serta harapan lainnya adalah bantuan untuk membantu wilayah Kelurahan Guntung yang sering terkena banjir.

“Saya berharap provinsi dapat mempertimbangkan dan membantu Pemkot Bontang, untuk memperbaiki infrastruktur di Guntung, karena saat air pasang atau hujan selalu paling pertama banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Isran Noor mengatakan, bahwa program bantuan rumah layak huni adalah sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengentaskan masalah kemiskinan dan juga stunting.

“Semoga dengan dukungan dari perusahaan, akan berdampak baik dan bermanfaat kepada masyarakat, terima kasih kepada perusahaan yang telah mendukung program pemerintahan,” tutupnya. (sya)