Beranda blog Halaman 759

188 PPPK dan 2 PNS Dilantik, Basri: Jalankan Tugas Penuh Tanggungjawab dan Profesional!

0
188 PPPK dan 2 PNS Dilantik, Basri: Jalankan Tugas Penuh Tanggungjawab dan Profesional!
Proses pelantikan dan sumpah PPPK. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menggelar acara pengambilan sumpah/janji pejabat fungsional auditor, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru, dan PPPK Teknis yang baru dilantik, Kamis (20/7/2023) di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase, dan seluruh pejabat tinggi daerah di lingkungan pemerintahan kota.

Sebanyak 190 orang dengan rincian 2 pejabat fungsional auditor, 28 PPPK Guru, dan 160 PPPK Teknis secara resmi dilantik untuk mengisi posisi strategis di berbagai instansi pemerintah di Kota Bontang.

Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya pemkot Bontang dalam meningkatkan kualitas layanan publik, serta efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Wali Kota Bontang Basri Rase, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran para pejabat yang baru dilantik dalam mendukung pembangunan dan kemajuan kota ini. Ia juga menekankan bahwa integritas, kompetensi, dan dedikasi dalam menjalankan tugas merupakan hal yang tak terpisahkan dari tanggung jawab sebagai abdi masyarakat.

“Dengan pengambilan sumpah/janji ini, saya berharap setiap pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan berkomitmen untuk bekerja secara profesional demi kesejahteraan masyarakat Kota Bontang,” ujarnya.

Lebih lanjut, wali kota juga menegaskan pentingnya menjunjung tinggi etika dan moralitas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Pemerintah kota berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan fasilitas yang diperlukan, guna mendukung pejabat dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Pengambilan sumpah/janji pejabat fungsional auditor, PPPK Guru, dan PPPK Teknis ini juga menjadi momen yang bersejarah karena merupakan bagian dari implementasi reformasi birokrasi yang tengah digalakkan oleh pemerintah pusat. Dengan dilantiknya pejabat baru yang berkompeten, diharapkan pelayanan publik di Kota Bontang dapat semakin optimal dan berdampak positif bagi masyarakat dan stakeholder lainnya.

Tak hanya itu, acara ini juga menjadi kesempatan untuk mengenang jasa PNS yang telah berpulang, terutama dalam lingkup Pemerintah Kota Bontang. Wali Kota Bontang Basri Rase, memberikan sambutannya untuk mengenang jasa para PNS yang berjuang untuk kemajuan kota selama bertahun-tahun. Ia menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kepergian mereka dan berjanji untuk terus menghargai dan memperhatikan kesejahteraan keluarga yang.

“Sebagai bentuk penghargaan kepada para PNS yang meninggal dunia, Kami menyerahkan tali asih dari Korpri sebagai dukungan untuk masa depan mereka. Tali asih ini diharapkan dapat membantu meringankan beban mereka dan memberikan semangat untuk tetap tegar menghadapi cobaan kehilangan,” ucapnya sembari menutup sambutan. (hms)

Seragam, Sepatu, dan Tas Gratis Sudah Didistribusikan ke Sekolah-Sekolah

0
Seragam, Sepatu, dan Tas Gratis Sudah Didistribusikan ke Sekolah-Sekolah
Tempat pembuatan seragam gratis di Kelurahan Tanjung Laut Indah. (ist)

BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mulai mendistribusikan seragam, sepatu, dan tas gratis untuk siswa baru tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pengiriman seragam dilakukan dari gudang seragam yang berada di Kelurahan Tanjung Laut Indah, yang sebelumnya sudah selesai dilakukan penjahitan.

“Seragam-seragam tersebut sudah semua kami antar ke sekolah-sekolah, kami sudah melakukan pengantaran sejak Rabu (19/7/23) kemarin,” jelas Saparudin, Sekretaris Disdikbud Bontang saat dihubungi Kamis (20/7/23).

Setelah itu, pembagian seragam anak Sekolah Dasar (SD) juga langsung diantar ke sekolah-sekolah. Sehingga pembagian seragam hampir 100 persen rampung.

Selain seragam sekolah, pemerintah juga memberikan sepatu dan tas gratis kepada siswa baru SD dan SMP.

“Kami gunakan 2 sampai 3 mobil untuk melakukan pengantaran, sehingga cepat diterima oleh sekolah-sekolah,” tambahnya.

Sama halnya dengan seragam, pembagian sepatu juga diberikan dengan sistem pendataan, dari sekolah akan menyetorkan nomor sepatu siswa-siswinya.

“Semoga untuk sepatu bisa cocok dan sesuai dengan kaki siswa, kalau memang kurang pas, selama persediaan masih ada masih bisa ditukar,” jelasnya

Sebelumnya diketahui, total untuk seragam SD tercatat sebanyak 3.456 pasang dan seragam SMP sebanyak 3.250 pasang. Adapun anggaran yang dikeluarkan untuk pembuatannya sekitar Rp 5 miliar.  (sya)

Kapal Wisata Siap Angkut Sampah dari Beras Basah! Ini Syaratnya

0
Kapal Wisata Siap Angkut Sampah dari Beras Basah! Ini Syaratnya
Ilustrasi Kapal wisata. (ist)

BONTANG – Ketua Asosiasi Kapal Wisata (AKW) Bontang, Hanan memastikan kapal-kapal wisata anggotanya siap mengangkut sampah-sampah yang dikumpulkan warga Bontang dari Pulau Beras Basah. Pihaknya sudah menyatakan kesiapannya ikut menjaga kebersihan dan keindahan icon wisata Kota Bontang tersebut.

Namun begitu Hanan menegaskan, upaya mengangkut sampah-sampah tersebut haruslah memberikan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak kapal, sebelum melaksanakan aksi bersih-bersih. Konfirmasi diperlukan agar pemilik kapal dapat memikirkan dan mengatur pengangkutan sampah tersebut, hingga sampai ke pelabuhan.

“Kalau sampahnya sedikit tak masalah. Takutnya sampahnya jumlah banyak, harus dipikirkan. Karena penumpang kapal berbeda-beda orangnya, kasihan kalau mereka mencium bau tidak sedap selama perjalanan. Kecuali kalau kapal dicarter tidak masalah,” bebernya.

Menurutnya, hal-hal tersebut yang harus dipikirkan oleh pihak kapal, agar tidak menjadi permasalahan dengan penumpang-penumpang yang lain.

Selain itu Hanan menambahkan, pihak-pihak yang akan melakukan aksi bersih-bersih jangan hanya konfirmasi dengan pihak kapal, namun juga berkomunikasi dengan pihak-pihak tertentu seperti kelurahan ataupun Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang.

Hal itu lantaran, di pelabuhan tidak ada Tempat Pembuangan Sampah (TPA). Sehingga diperlukan transportasi untuk mengangkut sampah-sampah dari pelabuhan ke TPA.

“Jangan sampai sampahnya ditinggal di kapal begitu saja. Kalau komunikasi dengan pihak kelurahan atau DLH, biasanya mereka datang dengan mobil pick up untuk angkut sampah-sampah itu,” ujarnya.

Seperti diketahui, kepedulian warga Bontang akan kebersihan Pulau Beras Basah semakin meningkat belakangan ini. Ditunjukkan dengan semakin banyaknya komunitas ataupun paguyuban yang melaksanakan aksi bersih-bersih sampah di icon wisata kota taman, sebutan Kota Bontang tersebut.

Namun pihak aksi bersih-bersih mengeluhkan sulitnya transportasi pengangkutan sampah hingga sampai ke pelabuhan. (al)

18 Penggiat Kopi Bontang Adu Skill di Seduh Rusuh Vol 14

0
18 Penggiat Kopi Bontang Adu Skill di Seduh Rusuh Vol 14
Suasana Event Seduh Rusuh Vol 14. (Anjas Kopinicus for Radarbontang.com)

BONTANG – Komunitas pecinta dan penggiat kopi Bontang, Kopinicus kembali mengadakan mini event seduh rusuh volume 14. Event sharing kopi ini bertempat di Sengkang Kopi, Jalan R.E Martadinata, Loktuan, Minggu (16/7/2023).

Panitia Acara, Fadlan menjelaskan, seduh rusuh kali ini diikuti oleh 18 peserta yang merupakan barista, pemilik coffee shop, dan penggiat kopi se-Bontang.

Di lomba kali ini terbagi menjadi 4 ronde. Di ronde penyisihan, ke-18 peserta bertanding satu lawan satu. Alhasil, di fase final tersisa tiga peserta yang bertanding, yaitu Andri, Mas Aji, dan Reza.

“Pemenang seduh rusuh vol. 14 kali ini adalah Reza Fahlevi yang merupakan seorang penggiat kopi. Pemenang mendapatkan trofi bergilir seduh rusuh kopinicus,” ujar Fadlan.

18 Penggiat Kopi Bontang Adu Skill di Seduh Rusuh Vol 14
Reza Pahlevi (kiri) pemenang Seduh Rusuh Vol 14 terima trofi. (Anjas Kopinicus for Radarbontang.com)

Usai menerima trofi, pemenang Seduh Rusuh, Reza mengatakan, antusias barista di Bontang masih tergolong konsisten. Masih tergolong banyak yang mengikuti kompetisi kopi.

“Seduh rusuh ini sebagai salah satu naungan untuk barista di Bontang agar lebih mengenal kopi. Untuk Kopinicus ke depannya mungkin bisa memperbanyak event-event, agar para barista di Bontang bisa saling mengenal dan bisa mencakup semua kalangan,” ucapnya.

Ditambahkan Fadlan, Seduh Rusuh vol 14 ini merupakan agenda rutin kopinicus untuk ajang silaturahmi dan sharing kopi, bagi pecinta dan penggiat kopi di Bontang.

Seduh Rusuh vol.14 berlangsung seru. Terdapat peningkatan peserta dari even-event sebelumnya.

Di vol.14 kali ini keluar juara baru. Bahkan di partai semi final pun peserta yang lolos semua peserta baru. Menurutnya, ini membuktikkan pecinta dan penggiat kopi di Bontang mulai meningkat. Semakin pede ikut event.

“Para penggiat kopi di Bontang mulai solid. Selanjutnya bakal kami tunggu di seduh rusuh volume 15. Selamat untuk pemenang baru kali ini,” tutup Fadlan. (rls)

Kecamatan Bontang Utara Pahamkan Masyarakat Pentingnya Partisipasi dalam Pembangunan

0
Kecamatan Bontang Utara Pahamkan Masyarakat Pentingnya Partisipasi dalam Pembangunan
Camat Bontang Utara, Zainuddin (tengah) saat menyampaikan sambutan. (ist)

BONTANG – Upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan, Kecamatan Bontang Utara mengadakan sosialisasi program stimulan di tingkat Kecamatan Bontang Utara.

Sosialisasi yang berlangsung di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang, Selasa (18/7/2023) ini, bertujuan untuk memahamkan masyarakat tentang pentingnya partisipasi dalam pembangunan.

Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan, Dedi Aryanto menekankan pentingnya peran aktif masyarakat, dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan di wilayah mereka.

“Dalam proses pembangunan, partisipasi masyarakat sangat penting. Masyarakat memiliki pengetahuan yang berharga tentang kebutuhan dan tantangan yang dihadapi di lingkungannya. Oleh karena itu, melibatkan mereka dalam pengambilan keputusan akan memastikan keberlanjutan dan keberhasilan proyek pembangunan,” ujar Dedi dalam sambutannya.

Camat Bontang Utara, Zainuddin mengungkapkan, bahwa kehadiran seluruh peserta adalah untuk membangun kerjasama yang erat antara pemerintah kota dan masyarakat, dalam memajukan Kecamatan Bontang Utara.

“Program Stimulan ini dirancang untuk memberikan insentif dan dukungan kepada masyarakat, agar masyarakat terlibat secara aktif dalam proses pembangunan di lingkungan mereka,” ungkapnya.

Program Stimulan Tahun 2023 bertujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan, seperti perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas hidup, pembangunan ekonomi, pendidikan, dan lingkungan.

Program ini memberikan dukungan dana, bimbingan teknis, dan akses kepada masyarakat dalam merencanakan dan melaksanakan proyek-proyek yang akan memberikan manfaat nyata bagi wilayahnya.

Di sosialisasi ini juga dihadirkan narasumber yang ahli dalam bidang pembangunan dan partisipasi masyarakat. Para ahli memberikan wawasan dan pengalaman praktis kepada peserta, mengenai cara terbaik untuk melibatkan masyarakat dalam proses pembangunan yang berkelanjutan. (hms)

Pawai 1 Muharam Yayasan Darul Furqon, Polsek Bonsel Bantu Tertibkan Lantas

0
Pawai 1 Muharam Yayasan Darul Furqon, Polsek Bonsel Bantu Tertibkan Lantas
Kegiatan Pawai Yayasan Darul Furqon di kawasan Tanjung Laut. (ist)

BONTANG – Momen Tahun Baru Islam 1 Muharam 1445 H dirayakan warga muslim Bontang dengan berbagai kegiatan, salahsatunya dengan mengadakan Pawai 1 Muharam. Di antara yang menggelar Pawai 1 Muharam adalah Keluarga Besar Yayasan Darul Furqon.

Keluarga Besar Yayasan Darul Furqon menggelar Pawai 1 Muharam 1445 H, Rabu (19/7/2023) pukul 16.00 wita.

Agenda pawai dimulai dengan pembacaan doa. Start pawai dari Taman Tanjung Laut Indah kemudian rombongan melewati Jalan Jend Soedirman, dan terakhir finish di Pondok Pesantren Darul Furqon, Jalan Habibon, Kelurahan Tanjung Laut Indah.

Selama kegiatan berlangsung, tampak di setiap rute yang dilalui rombongan pawai, dijaga oleh Personil Polsek Bontang Selatan dan Sat Lantas Polres Bontang.

Kapolsek Bontang Selatan, Iptu Muhammad Rakib Rais berharap, pawai tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Semoga dengan kegiatan ini, dapat meningkatkan ukhuwah Islamiyah serta memberikan semangat dan kebahagiaan bagi masyarakat Kota Bontang, dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1445 H,” ucapnya. (hms polres)

Kurir dan Pengedar Sabu Ditangkap di Santan Tengah

0
Kurir dan Pengedar Sabu Ditangkap di Santan Tengah
Unit Reskrim Polsek Marangkayu usai meringkus terduga pelaku. (ist)

BONTANG – Unit Reskrim Polsek Marangkayu berhasil meringkus terduga kurir sekaligus pengedar yang melakukan tindak pidana peredaran gelap narkoba, di Desa Santan Tengah.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kapolsek Marangkayu Iptu Fahrudi membeberkan kronologis kejadian. Pertama, polisi menangkap pria berinisial DRI 22 tahun, Rabu (19/7/2023) pukul 20.00 Wita. DRI merupakan warga Bontang Lestari yang berdomisili di Desa Santan Tengah, kedapatan membawa sabu 1 poket atau 0,77 gram.

“Kami dapat informasi dari masyarakat, langsung kami lakukan penyelidikan,” ujarnya.

Tepat di Simpang 4 Desa Santan Tengah, dijumpai seorang pria menggunakan sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan. Setelah dibuntuti dan digeledah ditemukan 1 poket sabu di dalam dashboar motor.

“Dia mengaku hanya mengantar sabu,” katanya.

Atas informasi itu, polisi melakukan pengembangan. Menangkap pemiliknya yakni pria berinisial He 39 tahun, warga Desa Santan Ulu. Dia ditangkap di dalam rumah Jalan Pelabuhan, Desa Santan Tengah, Marangkayu.

Polisi menemukan 10 poket sabu di kamar mandi seberat 10,34 gram. Bersama timbangan digital, dan uang hasil penjualan sabu Rp 2,1 juta.

Mereka kini telah ditahan dan dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (hms polres)

Pagarjawa Bersih-bersih Sampah di Beras Basah

0
Pagarjawa Bersih-bersih Sampah di Beras Basah
Kegiatan kerja bakti Pagarjawa di Pulau Beras Basah. (ist)

BONTANG –  Kepedulian akan kebersihan Pulau Beras Basah kembali ditunjukkan warga Bontang. Salahsatunya Paguyuban Warga Jogja Istimewa (Pagarjawa) yang melaksanakan kerja bakti di icon wisata Bontang tersebut.

Kegiatan kerja bakti tersebut dengan membersihkan sampah-sampah di Beras Basah beberapa waktu lalu.

Bagian Sosial Kemasyarakatan Pagarjawa, Rohmadi mengatakan, sebanyak 30 anggota Pagarjawa berangkat ke Beras Basah. Kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan beberapa kali.

“Kami akan menjadwalkan kegiatan tersebut secara rutin tapi kami terkendala dengan alat transportasinya,” jelasnya.

Meski terkendala terkait pengangkutan sampah, antusias anggota menggebu untuk menjaga alam kita ini, Pagarjawa sendiri mempunyai misi yaitu memperkenalkan sejak dini kepada anak-anak di bawah umur.

“Makanya kami berusaha mengajak anak-anak kami dan anak-anak muda lainnya dalam kegiatan ini,” tambahnya.

Lebih lanjut ia berharap, dengan kegiatan kerja bakti yang dilakukan oleh Pagarjawa, dapat membuat warga sekitar atau pengunjung lain tergerak turut membersihkan lingkungan, apalagi tempat itu merupakan tempat wisata.

“Karena kepedulian kita terhadap alam, apalagi untuk kenyamanan sesama kita sebagai penikmat fasilitas tempat wisata, harus bertanggungjawab atas sampah yang kita bawa,” tutupnya. (sya)

Sambut IKN, Pulau Beras Basah Ingin Ditata Kembali

0
Sambut IKN, Pulau Beras Basah Ingin Ditata Kembali
Rapat Dispopar bersama para pedagang Pulau Beras Basah. (Lalu Dispopar for Radarbontang.com)

BONTANG – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang menggelar rapat pertemuan bersama para pelaku usaha yang berdagang di Pulau Beras Basah, Selasa (18/7/2023). Kegiatan itu dihelat di Ruang Rapat Dispopar Bontang, dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Dispopar, Rita Atin Widiarti dan Kepala Bidang Pariwisata, Muhammad Ihsan.

Sekretaris Dispopar, Rita menjelaskan, pertemuan bersama para pedagang itu bertujuan memberikan edukasi dan ajakan secara persuasif, untuk menata kembali wisata Pulau Beras Basah agar lebih elok. Lantaran saat ini kondisi pulau tersebut dinilai sangat kumuh.

“Oleh karena itu, dalam rangka menyambut Ibu Kota Negara (IKN) dan Bontang menjadi salahsatu kota penyanggah, maka destinasi primadona Kota Taman itu perlu dikelola dengan baik,” ujarnya.

Dari hasil rapat tersebut, gerakan awal untuk mempercantik Pulau Beras Basah, Dispopar Bontang sudah merancang beberapa kegiatan di antaranya, menata kembali pulau tersebut agar terlihat lebih rapi, melakukan aksi bersih-bersih bersama stakeholder terkait, menata penempatan WC/Toilet, tempat usaha, pengelolaan sampah, dan membuat video promosi yang akan mencitrakan positif wisata di Bontang.

“Kendati demikian, perlu adanya kerjasama antara pemerintah dan masyarakat, khususnya para pelaku usaha di Beras Basah. Agar lebih pro aktif dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan di pulau tersebut. Terlebih hal ini selaras dengan program unggulan Pemerintah Kota Bontang yang ingin menjadikan Bontang sebagai kota pariwisata,” paparnya.

Sementara itu Kabid Pariwisata, M Ihsan mengungkapkan kalau hasil rapat kali ini masih belum fix. Masih pertemuan pertama dan bakal ada rapat-rapat berikutnya untuk memastikan langkah-langkah yang akan dilakukan untuk mempercantik Beras Basah.

“Masih ada rapat lanjutannya mas, untuk pembahasan berikutnya,” ujar Ihsan saat dihubungi Radarbontang.com. (adv/al)   

Pelajar Diajarkan Cara Cegah Bullying dan Kekerasan Seksual

0
Pelajar Diajarkan Cara Cegah Bullying dan Kekerasan Seksual
Briptu Anita saat memaparkan materi kepada pelajar SMA IT Daarul Hikmah. (ist)

BONTANG – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Bontang melaksanakan kegiatan sosialisasi stop bullying dan kekerasan seksual sekolah. Sosialisasi itu berlangsung di SMA IT Daarul Hikmah Boarding School, Selasa (18/7/2023) pukul 09.00 wita.

Narasumber Unit PPA Polres Bontang, Briptu Anita mengatakan, selama menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak, biasanya melibatkan orang terdekat korban, baik di lingkungan rumah ataupun di lingkungan sekolah.

Berdasarkan kasus tersebut, sudah menjadi kewajiban polisi melakukan upaya pencegahan untuk melindungi anak-anak. Dengan memberikan pemahaman tentang bagaimana melindungi dirinya dari kekerasan seksual, saat tindak pidana tersebut terjadi.

Lebih lanjut dalam sosialisasi tersebut, Unit PPA juga memaparkan sosialisasi terkait tindakan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Briptu Anita memaparkan, bulliying merupakan segala bentuk penindasan atau kekerasan yang dilakukan dengan sengaja, oleh satu orang atau sekelompok orang yang lebih kuat atau berkuasa terhadap orang lain.

“Beberapa faktor penyebab terjadinya bullying di lingkungan sekolah di antaranya, faktor kepribadian, komunikasi interpresional anak dengan orang tua (pola asuh), peran kelompok teman sebaya, dan masih banyak faktor penyebab lainnya,” tuturnya. (hms polres)