Beranda blog Halaman 760

Sekda: Peningkatan SDM Berkualitas Ditentukan Status Gizi Baik

0
Sekda: Peningkatan SDM Berkualitas Ditentukan Status Gizi Baik
Sekda Bontang, Aji Erlynawati saat menandatangani komitmen peningkatan pola konsumsi B2SA. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG – Peningkatan SDM berkualitas ditentukan dengan status gizi yang baik. Jenis makanan yang dikonsumsi pun dapat menentukan status gizi yang baik

Hal ini diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Bontang, Aji Erlynawati saat menghadiri Festival Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) garapan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, Selasa (18/7/2023) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tanjung Limau.

Dikatakan Aji, kualitas konsumsi pangan penduduk Kota Bontang bisa diukur dengan indikator Pola Pangan Harapan (PPH) atau skor PPH, di mana skor PPH pada tahun 2021 sebesar 86,6.

“Maksimal 100, semakin tinggi skor PPH maka semakin berkualitas konsumsi makanan masyarakat yang berarti semakin beragam, bergizi, seimbang dan aman,” jelasnya.

Menurutnya, Festival Pangan B2SA ini menjadi bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar. Selain sebagai mana visi misi Kota Bontang sebagai kota Bontang berdaya saing dan sejahtera melalui peningkatan  kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Peningkatan SDM daya yang berkualitas ditentukan dengan status gizi baik, dan status gizi baik ini ditentukan jenis makanan yang dikonsumsi setiap harinya melalui pangan yang beragam, bergizi, seimbang dan aman,” pungkasnya. (yah)

Tak Jera, Dua Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap

0
Tak Jera, Dua Residivis Pengedar Sabu Kembali Ditangkap
Kedua pelaku kembali diamankan kasus yang sama. (ist)

BONTANG – Satresnarkoba Polres Bontang berhasil menangkap dua pengedar sabu pada Selasa 18 Juli 2023 pukul 14.30 Wita.

Dua pengedar sabu itu ditangkap di sebuah kosan di Kelurahan Api-Api Bontang Utara. Yakni Ma 41 tahun dan TB 38 tahun.

Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Resnarkoba Iptu M Yazid mengatakan, penangkapan dilakukan atas laporan masyarakat.

“Ada laporan TKP jadi tempat transaksi narkoba, makanya langsung kami selidiki,” ujarnya.

Polisi pertama kali menangkap MA di dalam kosnya, bersama barang bukti 1 poket sabu di dalam dompet berwarna hitam yang disimpan di kantong celana sebelah kiri, dan 1 poket lainnya di kantong celana sebelah kanan. MA mengaku mendapat sabu dari seorang pria berinisial TB.

“Tak berselang lama, TB pun ditangkap di sebelah kos MA bersama barang bukti ponsel. MA selama ini tinggal dikosan milik TB,” ujarnya.

Sabu seberat 0,73 gram pun diamankan. Mereka dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

“Mereka ini residivis kasus yang sama,” pungkasnya. (hms polres)

Terkikis Air Sungai, Bahu Jalan Dekat SMK Nusantara Ambrol

0
Terkikis Air Sungai, Bahu Jalan Dekat SMK Nusantara Ambrol
Kondisi bahu jalan ambrol di Jalan Banjarmasin. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Jalan penghubung dengan jembatan kayu di Jalan Banjarmasin RT 21, Kelurahan Gunung Telihan mengalami ambruk. Diduga penyebabnya adalah terkikisnya tanah oleh air sungai.

Berdasarkan pantauan Radarbontang.com di lokasi kejadian, jalan yang posisinya berdekatan dengan SMK Nusantara tersebut, ambruk pada bagian bahu jalan. Tanah di bagian bawah bahu jalan terlihat mulai kosong, diduga karena seringnya terkikis aliran air sungai.

Kondisi tersebut menyebabkan area sekitar jalan dan jembatan sangat rawan longsor. Ditambah lagi, bagian kiri dan kanan jalanan tersebut juga tidak ditopang oleh turap, sehingga memudahkan tanah bergeser.

Ketua RT 21 Kelurahan Gunung Telihan, Eddy mengatakan, jalan tersebut sudah amblas sejak minggu lalu. Ia juga sudah memperingatkan bagi warga, agar waspada saat melintas di jembatan tersebut.

“Takutnya pas ada warga yang melintas ambruk kan kasian, apalagi itu jembatan juga akses anak SMK Nusantara kalau mau pulang pergi sekolah,” ucapnya Selasa (18/7/23) saat dihubungi redaksi.

Lebih lanjut Eddy menjelaskan, daerah tersebut juga sering terkena banjir, sehingga saat air surut tanah di sekitar jalan tersebut ikut terkikis. Jembatan tersebut sudah berumur sekitar 10 tahun, sehingga perlu adanya pembaruan.

“Kalau tidak cepat ditangani, sewaktu-waktu jalanan bisa patah. Saya melaporkan ini ke kelurahan Sabtu kemarin. Senin kemarin sudah ditinjau oleh kelurahan dan OPD terkait,” jelasnya.

Jembatan ini tidak hanya dilewati oleh roda dua, kadang-kadang kendaraan roda empat juga melintas. Untuk saat ini warga diseberang jembatan yakni RT 18 juga diimbau untuk kendaraan roda empat tidak melintas sementara. (sya)

4 Pemuda Terlibat Pencurian di RT 3 Tanjung Laut Dibebaskan

0
4 Pemuda Terlibat Pencurian di RT 3 Tanjung Laut Dibebaskan
4 pemuda yang terlibat kasus pencurian di sejumlah tempat dihentikan melalui restorative justice. (ist)

BONTANG – Empat pemuda yang terlibat kasus pencurian di sejumlah tempat dihentikan melalui restorative justice.

Diberitakan sebelumnya, empat pemuda diamankan setelah kepergok mencuri di RT 03 Kelurahan Tanjung Laut, Minggu (16/7/2023) siang.

Keempat pemuda yang masih ditahan di Polsek Bontang Selatan itu kini resmi dibebaskan, setelah korban mencabut laporannya, Senin (17/3/2023) sekira pukul 17.00 wita.

“Korban memaafkan pelaku dengan pertimbangan, dari empat terduga dua di antaranya masih di bawah umur. Serta mereka berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya,” kata Kapolsek Bontang Selatan, Iptu Muhammad Rakib Rais.

Kendati demikian, mereka wajib lapor selama 2 kali dalam sepekan, serta wajib mengganti barang yang telah mereka curi. Yakni sepeda, helm, tabung gas, tempat jemuran, uang tunai, dompet, hingga ambal. Dimana hasilnya dipakai untuk ngelem, bermain game online, hingga berjudi.

“Keempat pelaku tersebut hanya berperan menjual barang hasil curian. Kami masih memburu pelaku utamanya,” pungkasnya. (hms polres)

Ops Patuh Mahakam 2023, Sat Lantas Tekankan Tertib Lalu Lintas pada Pelajar

0
Ops Patuh Mahakam 2023, Sat Lantas Tekankan Tertib Lalu Lintas pada Pelajar
Sosialisasi tertib berlalu lintas kepada para pelajar MAN Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Kegiatan Operasi Patuh Mahakam 2023 rupanya tak hanya berfokus pada penertiban pengendara bermotor, namun juga mensosialisasikan ketertiban lalu lintas kepada masyarakat.

Seperti dilakukan Personel Sat Lantas Polres Bontang, Selasa (18/7/2023). Mensosialisasikan tertib berlalu lintas kepada para pelajar MAN Kota Bontang, sekira Pukul 10.00 wita.

Bertempat di aula sekolah, para pelajar kelas 10 mendapatkan edukasi dari Personil Sat Lantas Polres Bontang, Aipda Aji Pamungkas beserta Aipda Santoso akan pentingnya disiplin dalam berlalu lintas. Hal ini untuk menekan angka pelanggaran dan laka lantas yang melibatkan para pelajar.

Adapun materi yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut antara lain tentang peraturan berlalu lintas yang baik dan benar di jalan raya, dimulai dengan berkendara memakai helm, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta membawa kelengkapan surat bermotor.

”Awal terjadinya Laka Lantas disebabkan dari pelanggaran, dengan adanya kegiatan sosialisasi ini kami harapkan para pelajar menyadari akan pentingnya mematuhi rambu rambu lalu lintas. Hindari pelanggaran yang dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan di jalan raya,” ujar Aipda Aji Pamungkas saat menyampaikan materi.

Dihadapan para siswa beliau menerangkan, terhitung dari tanggal 10 sampai dengan 23 Juli 2023 Polda Kaltim menggelar Operasi Kepolisian Patuh Mahakam 2023 dengan 14 sasaran.

14 Pelanggaran Tersebut Di antaranya:

1. Melawan arus
2. Berkendara di bawah pengaruh alkohol
3. Menggunakan hp saat mengemudi
4. Tidak menggunakan helm SNI
5. Mengemudikan kendaraan tidak menggunakan sabuk
6. Melebihi batas kecepatan
7. Berkendara di bawah umur, tidak memiliki SIM
8. Sepeda motor berboncengan lebih dari satu orang
9. Kendaraan bermotor roda empat atau lebih yang tidak memenuhi persyaratan layak jalan
10. Kendaraan roda dua dan roda empat tidak dilengkapi dengan perlengkapan yang standar
11. Kendaraan bermotor roda dua atau roda empat yang tidak dilengkapi dengan STNK
12. Pengemudi kendaraan bermotor yang melanggar marka atau bahu jalan
13. Kendaraan bermotor yang memasang rotator dan atau sirine yang bukan peruntukannya
14. Penertiban kendaraan roda empat yang memakai plat nomor RDS/RFP. (hms)

Keluarga Lansia Dimotivasi Agar Peduli Kualitas Hidup

0
Keluarga Lansia Dimotivasi Agar Peduli Kualitas Hidup
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dasuki (2 dari kiri) saat hadir di kegiatan Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual dan Sosial Keluarga Lanjut Usia (Lansia). (ist)

BONTANG – Keluarga lansia di Bontang terus mendapat perhatian dari pemkot. Hal itu ditunjukkan dengan digelarnya Bimbingan Fisik, Mental, Spiritual dan Sosial Keluarga Lanjut Usia (Lansia) pada Selasa (18/06/2023) pagi oleh Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM)

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial DSPM, Marwati mengatakan, bimbingan kali ini bertujuan untuk memotivasi keluarga lansia, agar peduli akan kualitas hidup para lansia di setiap keluarga.

“Kegiatan ini bermaksud untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan, untuk keluarga lansia agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya,” ucapnya.

Senada dengan itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dasuki mengatakan, ini merupakan bukti bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, untuk peduli kepada lansia di Kota Bontang.

“Terima kasih kepada Dinas Sosial, melalui kegiatan ini, ada perhatian terbuka yang memberikan ruang kepada keluarga lansia. Kegiatan yang memberikan perlindungan dan dukungan, baik secara fisik, mental dan spiritual,” ujar Dasuki.

Lebih dari itu, Dasuki juga menjabarkan bahwa pemerintah melalui DSPM Bontang, juga memiliki program Rantang Kasih untuk para lansia yang telah terdata di Kota Taman. Kegiatan ini menurutnya, juga merupakan bentuk dan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas kehidupan lansia di Kota Bontang.

Tercatat sebanyak 30 keluarga dari 3 (tiga) kelurahan, menjadi peserta dalam bimbingan kali ini.

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Balai Pertemuan Umum Bontang Barat ini, dibuka langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dasuki, serta dihadiri oleh Kepala DSPM Bahtiar Mabe. (hms)

Masuk Dalam TPK, PKK Ikut Bimtek Penurunan Angka Stunting

0
Masuk Dalam TPK, PKK Ikut Bimtek Penurunan Angka Stunting
Ketua Pokja 4 PKK Kota Bontang, Siti Selamet Mulyati (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Tim Pendamping Keluarga (TPK) se-Kota Bontang diberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Auditorium 3 Dimensi, Senin (17/7/23) terkait perubahan perilaku dan pola asuh dalam rangka mengurangi stunting di Bontang.

PKK merupakan salah satu unsur yang terlibat dalam TPK, yang merupakan program nasional sesuai dengan instruksi presiden. Diharapkan stunting akan turun menjadi 14 persen pada tahun 2024 mendatang.

Dalam hal ini Kota Bontang membentuk 71 tim yang di dalamnya ada unsur PKK, KB, dan petugas kesehatan yang sudah tersebar di 15 kelurahan dengan total kader sebanyak 213 orang.

Ketua pokja 4 PKK Kota yang bergerak di bidang kesehatan, kelestarian lingkungan hidup, dan perencanaan sehat, Siti Selamet Mulyati mengatakan, bahwa seluruh kader tersebut hadir untuk mengikuti bimtek tersebut. Kader TPK sendiri sudah berjalan sejak tahun 2021.

“Dulu pelatihannya online karena masih pandemi. Sekarang sudah mereda, sejak 2022 kami sudah mulai melaksanakan kegiatan seperti ini tatap muka,” jelasnya.

PKK Kota merasa optimistis dalam penurunan stunting. Karena ini merupakan tugas nasional, maka setiap daerah harus mendukung suksesnya program ini.

Pendataan yang harus diperhatikan dalam hal ini yang pertama adalah calon pengantin, ibu hamil, baduta dan juga balita sehingga akan didapatkan apakah ada resiko stunting.

“Untuk kader TPK Bontang sudah sangat antusias dalam menangani stunting, pendataan rutin juga tidak ada yang bolong-bolong,” tambahnya.

Ia menambahkan bahwa Kota Bontang, khususnya Kelurahan Berbas Tengah masuk dalam 5 besar nasional untuk Gerakkan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana Peduli Stunting.

“Itu sudah d konfirmasi, dan alhamdulillah Bontang masuk nasional, semoga kedepan bisa ditingkatkan lagi,” tutupnya. (sya/adv)

Kodim 0908/Bontang Gelar Upacara Bendera 17-an, Ini Isi Amanat Panglima TNI

0
Kodim 0908/Bontang Gelar Upacara Bendera 17-an, Ini Isi Amanat Panglima TNI
Upacara Bendera 17-an di Lapangan Apel Kodim 0908/Bontang. (ist)

BONTANG – Kodim 0908/Bontang bersama anggota militer gabungan dan PNS menggelar upacara bendera 17-an, bertempat di Lapangan Apel Kodim 0908/Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Senin (17/7/2023).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Komandan Detasemen Arhanud Rudal-002 ABC, Mayor Arh. Rudi Afrika, S.Sos., Perwira Upacara, Letda Arh Nasrullah S. Tr. Han, Letda Arh Ari Yandi S. Tr. Han, sebagai Komandan Upacara, Pengibar Bendera, Anggota Subdenpom VI/1-2, Pengucap Sapta Marga, Serda M. Razif dan Pembaca UUD 45, Sertu Aris Winarso serta diikuti seluruh anggota Kodim 0908/Btg dan Detasemen Arhanud Rudal-002/ABC.

Amanat Panglima TNI yang dibacakan Inspektur Upacara yaitu:

Pada kesempatan ini saya mengingatkan kembali kepada segenap prajurit dan PNS di seluruh penjuru tanah air di mana saja berada dan bertugas. Pertama, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta pegang teguh Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI.

Kedua, meningkatkan wawasan, pengetahuan, dan kapasitas diri kalian masing-masing dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas sebagai prajurit TNI guna mewujudkan TNI yang semakin profesional.

Ketiga, bekerja dengan keras dan ikhlas serta maksimalkan kemampuan, manfaatkan peluang, peduli terhadap lingkungan, dan selalu bertanggungjawab terhadap tugas yang diberikan.

Keempat, menjaga sinergitas dengan aparat pemerintah, Kementerian, Polri dan lembaga lainnya dalam pelaksanaan tugas keseharian dengan semangat gotong royong dan saling bahu membahu.

Kelima, menghindari setiap bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun mencoreng nama baik TNI. Terlebih lagi, terkait pelaksanaan Pemilihan Umum serentak.

Saya perintahkan seluruh prajurit TNI agar betul-betul menjaga netralitas TNI, patuhi dan pedomani 5 Perintah Panglima TNI tentang Netralitas TNI. (Pendim Btg)

Pemkot Mulai Rancang Kebijakan Daerah dari Sekarang

0
Pemkot Mulai Rancang Kebijakan Daerah dari Sekarang
Sekda Aji Erlynawati saat memberi sambutan di Seminar Grand Desain Pembangunan Kependudukan. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) melaksanakan Seminar Grand Desain Pembangunan Kependudukan Kota Bontang, Selasa (18/7/2023). Seminar ini dimaksudkan untuk mengetahui rencana kebijakan kependudukan yang akan diambil pada tahun mendatang.

Kepala DPPKB Kota Bontang, Bahauddin mengatakan, tujuan dari grand desain pembangunan kependudukan untuk memberikan arah bagi pelaksanaan pembangunan kependudukan yang terdiri dari pengendalian jumlah penduduk, peningkatan kualitas penduduk, pembangunan keluarga, penataan dan pengaturan sebaran/mobilisasi penduduk serta pembangunan database dan administrasi kependudukan.

Selanjutnya, Bahauddin mengatakan dengan grand desain pembangunan kependudukan ini permasalahan kependudukan suatu daerah bisa berjalan dengan seimbang.

“Jangan sampai penduduknya banyak, tapi kualitas penduduknya tidak bagus seperti kualitas kependudukan, pendidikan, pekerjaan, kesejahteraan dan kehidupan sosialnya,” kata Bahauddin.

Selain itu, Ia mengatakan ada lima pilar dalam pembangunan kependudukan seperti kualitas, kuantitas, pembangunan keluarga, hingga grand desain pembangunan kependudukan.

“Tentu grand desain ini berlaku 25 tahun, jadi kita desain sampai 2045. Jadi grand desain bisa dipakai kepala daerah siapapun yang dapat mengambil data untuk menentukan kebijakan daerah yakni RPJMD dan kebijakan pada masyarakat,” tambah Bahauddin.

Sementara, Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati mengatakan seminar grand desain pembangunan kependudukan sangat penting dalam menentukan RPJMD daerah sesuai dengan 5 pilar grand desain pembangunan kependudukan. Ia menyebutkan Kota Bontang akan menentukan RPJMD pada tahun depan untuk rencana 2024-2045.

“Ini sangat penting dalam rencana kependudukan. Pembangunan kependudukan yakni bagaimana sinergi, singkronisasi dan harmoni dalam pengendalian kuantitas dan peningkatan kualitas bagi masyarakat yang lahir seperti kualitas kompetensi dan kesehatan,” kata Aji Erlynawati.

Aji Erlynawati juga mengatakan Indonesia pada tahun 2045 akan mendapatkan bonus demografi sebesar 70 persen sebagai generasi produktif.

“Untuk itu ketika kita persiapkan 70 persen generasi produktif dari sekarang baik dari kualitasnya maupun kuantitasnya,” terang Aji.

“75 persen bonus demografi yang merupakan generasi produktif atau generasi emas. Saya harapkan generasi selanjutnya tidak akan menerima dampak negatif dari teknologi,” tambah Aji. (yah)

Tanggung Jawab Perbuatannya, Pelaku Pencurian di Toko Sheva Bayar Ganti Rugi

0
Tanggung Jawab Perbuatannya, Pelaku Pencurian di Toko Sheva Bayar Ganti Rugi
Salah satu toko korban pencurian di Gunung Sari. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pelaku pencurian di salah satu toko di wilayah Gunung Sari dan Berbas Tengah, yang tertangkap kamera CCTV, Jumat (14/7/23) lalu, datang kembali ke toko tersebut untuk meminta maaf atas perbuatannya, Sabtu (15/7/23) kemarin.

Salah satu pegawai Toko Sheva di Gunung Sari, Widya mengatakan, pelaku datang bersama anaknya. Kehadiran pelaku itu bersama pihak toko di Berbas Tengah yang juga kemalingan. Pihak toko di Berbas Tengah turut datang meminta tanggung jawab.

Pelaku ditanyai terkait alasan dan berapa barang yang ia ambil, “Awalnya bilang hanya ambil satu barang, tapi karena kita tanyai terus dia ngaku ambil tiga. Tapi tidak yakin juga,” jelasnya.

Pelaku pun memberikan ganti rugi berupa uang, seharga dengan barang-barang yang ia ambil.  Ia mengganti barang yang diambil di Toko Sheva tersebut dan toko di Berbas Tengah.

“Dia berjanji sama kita kalau tidak akan mengulangi pencurian itu lagi,” tambah Widya.

Lebih lanjut, ia mendapat kabar dari pelanggan Toko Sheva yang menceritakan, bahwa pelaku sudah sering diketahui mengambil barang-barang dari toko ke toko, namun baru viral belakangan ini.

“Kami juga tidak membuat perjanjian atau ketentuan apapun terhadap pelaku, dan baru dengar dari orang lain juga ternyata dia sudah sering nyuri kayak gitu,” tutupnya. (sya)