Beranda blog Halaman 762

Peringatan Hari Pancasila, Basri: Semangat Menuju Indonesia Emas!

0
Peringatan Hari Pancasila, Basri: Semangat Menuju Indonesia Emas!
Wali Kota Bontang, Basri Rase melakukan sesi foto bersama beserta para jajaran, di Halaman DPMPTSP, Kota Bontang. (Ist)

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, berlangsung di Halaman Kantor DPMPTSP, Sabtu (1/6/2024) pagi.

Upacara diikuti oleh para jajaran Pemkot Bontang, dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase selaku inspektur upacara.

Upacara peringatan hari lahir pancasila tahun 2024 mengusung tema ‘Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045’. Tema ini mengandung makna bahwa pancasila menyatukan kita dengan segala perbedaan suku, agama, budaya dan bahasa, dalam menyongsong 100 tahun Indonesia emas yang maju, mandiri serta berdaulat.

Wali Kota Bontang, Basri Rase menyampaikan, dalam pancasila mengandung nilai-nilai luhur yang menjunjung tinggi inklusivitas, toleransi, dan gotong royong. Keragaman yang ada merupakan berkat rajutan dalam identitas nasional Bhineka Tunggal Ika.

“Mari kita semua dimanapun berada untuk bahu membahu, membumikan nilai-nilai pancasila ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ucapnya.

Selain regulasi yang berlandaskan semangat dan jiwa pancasila, juga perlu keteladanan yang tercermin dari etika, integritas, dan karakter pada para pemimpin serta masyarakat Indonesia.

“Dengan semangat pancasila yang kuat, saya yakin seluruh tantangan yang akan dihadapi bangsa Indonesia akan dapat diatasi. Terlebih di tengah krisis global, Indonesia berhasil menjaga stabilitas ekonomi, sosial, dan juga politik,” jelasnya.

Basri mengajak seluruh masyarakat untuk bekerjasama dan berkolaborasi, menjaga kerukunan serta keutuhan sebagai wujud pengamalan nilai-nilai pancasila.

Di hari peringatan pancasila ini, semoga dapat memompa semangat masyarakat untuk terus mengamalkan pancasila demi Indonesia maju, adil, makmur dan berwibawa di kancah dunia. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Jumlah Dukungan Basri-Chusnul Belum Penuhi Syarat, KPU Masih Bèri Kesempatan Perbaikan

0
Jumlah Dukungan Basri-Chusnul Belum Penuhi Syarat, KPU Masih Bèri Kesempatan Perbaikan
Rapat pleno rekapitulasi vermin perseorangan. (ist)

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang melaksanakan rapat pleno terkait hasil Verifikasi Administrasi (vermin) untuk jalur perseorangan.

KPU Kota Bontang melakukan rapat pleno tersebut sesuai Dasar surat nomor: 815/PL.02.7-SD/05/2024 yang tahapannya dimulai sejak Senin, 13 Mei 2024 sampai dengan Minggu, 2 Juni 2024.

Azis Maidy Muspa, Divisi Penyelenggaraan KPU Bontang menyatakan, bahwa pasangan Basri Rase – Chusnul Dhihin Belum Memenuhi Syarat (BMS).

Pasangan Basri-Chusnul menyatakan mereka telah mendapatkan 16.395 dukungan. Namun, jumlah dukungan yang dinyatakan memenuhi syarat adalah 10.011, dukungan yang dinyatakan BMS adalah 1.324 dan dukungan yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat adalah 5.060.

“Jumlah tersebut kurang dari dukungan minimal 13.160 orang yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pasangan calon tersebut mendapatkan kesempatan untuk dapat melakukan perbaikan kesatu terkait dokumen syarat dukungan.

Pasangan calon perseorangan dapat mengajukan dukungan perbaikan, berupa dukungan baru yang belum pernah diajukan sebelumnya pada penyerahan dokumen syarat dukungan dan dukungan yang dinyatakan belum memenuhi syarat berdasarkan hasil verifikasi administrasi dan telah diperbaiki atau dilengkapi, Senin, 3 Juni 2024 s/d Jumat,7 Juni 2024.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Halal Bihalal Kerukunan Bubuhan Banjar, Basri Berterima Kasih untuk Kontribusi ke Pemkot

0
Halal Bihalal Kerukunan Bubuhan Banjar, Basri Berterima Kasih untuk Kontribusi ke Pemkot
Halal bihalal dan pengukuhan Pengurus Majelis Ta'lim Ratu Zaleeha Bubuhan Banjar. (ist)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase bersama Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menghadiri acara Halal Bi Halal sekaligus Pengukuhan Pengurus Majelis Ta’lim Ratu Zaleeha Bubuhan Banjar Kota Bontang untuk periode 2023-2026, Sabtu (1/6/24) di Aula Kantor Dispopar Bontang.

Basri mengucapkan terima kasih kepada Kerukunan Bubuhan Banjar, yang senantiasa bersilaturahmi sekaligus memberikan kontribusi kepada Pemerintah Kota Bontang dalam berbagai hal.

Setiap ada kegiatan pemerintah, KBBKT (Kerukunan Bubuhan Banjar Kalimantan Timur) Bontang ini selalu hadir membersamai. Oleh karena itu, Basri menyampaikan terima kasih dan apresiasi.

“Selamat dan sukses atas pelantikan Majelis Taklim Ratu Zaleeha Bubuhan Banjar Kota Bontang,” ucapnya.

Ia juga meyakini dengan dikukuhkannya pengurus Majelis Taklim ini, akan membawa keberkahan bagi pengurus, warga dan masyarakat Kota Bontang.

“Hari ini juga merupakan hari lahirnya Pancasila. Tadi pagi kita sudah melakukan upacara sebagai lahirnya ideologi Pancasila,” katanya.

Lebih lanjut, Basri mengajak agar semua menjaga keberagaman di kota Bontang ini melalui Bhineka Tunggal Ika. Terlebih di acara Halal Bihalal KBBKT Bontang. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

144 Peserta Ikuti Seleksi Borneo FC U-16

0
144 Peserta Ikuti Seleksi Borneo FC U-16
Seleksi Borneo FC U-16 dihadiri Wali Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase, menghadiri Pembukaan Seleksi Borneo FC U-16 yang terdiri dari 144 peserta, diselenggarakan di Stadion Mulawarman PKT Bontang, Sabtu (1/6/24).

Apresiasi Basri berikan kepada PT Pupuk Kalimantan Timur dan Ketua Seleksi Academy Borneo, atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak Bontang dan se-Kaltim untuk mengikuti seleksi dan mengejar mimpi menjadi pemain sepak bola profesional.

“Terima kasih telah memberikan kesempatan kepada anak-anak kami untuk ikut serta berpartisipasi dalam pencarian bakat,” ujarnya.

Basri juga menekankan pentingnya disiplin, kerja keras, dan pantang menyerah sebagai kunci untuk mencapai kesuksesan dalam menggapai impian. Mematuhi dan taat pada pelatih juga harus dilakukan jika ingin yang terbaik.

“Kalau sudah ini dilakukan dan menjadi bagian prinsip-prinsip dalam kehidupan kita, InsyaAllah cita-cita bisa kita raih,” katanya.

Basri Rase juga berharap semua peserta yang mengikuti seleksi ini, dapat menjadi bagian dari kemajuan sepak bola Indonesia di masa depan. Kedepan anak-anak Bontang menjadi kebanggaan Kalimantan Timur dan kebanggaan Indonesia. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Stunting Jadi Kendala di Kota yang Kaya?

0
Stunting Jadi Kendala di Kota yang Kaya?
Ita Wahyuni. (ist)

Oleh:
Ita Wahyuni, S.Pd.I.
Pemerhati Masalah Sosial

Meningkatnya prevalensi stunting di Bontang menjadi atensi tersendiri bagi pemerintah daerah. Sejumlah upaya pun bakal dilakukan. Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Bontang, Dasuki mengatakan, penanganan stunting akan melokuskan dulu ke Kelurahan Guntung. Perusahaan di sekitarnya juga akan dilibatkan. Selanjutnya, pihaknya turut menggagas pemberian makanan tambahan (PMT) yang dilakukan oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) (Bontangpost.id, 22/05/2024).

Langkah tersebut akan diuji coba terlebih dahulu. Nantinya, evaluasi dilakukan pada tiga bulan pertama, guna mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan tersebut. Jika ada perubahan, maka program serupa akan diterapkan di wilayah kelurahan lain di Bontang.

Sebagai informasi, prevalensi stunting pada 2023 mencapai 27,4 persen. Hal itu berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI). Padahal pada 2022 lalu, angka stunting di Bontang sekitar 21 persen. Oleh sebab itu, upaya penurunan stunting perlu dilakukan lintas sektor.

Salah Fokus Penanganan

Persoalan stunting di Bontang memerlukan penanganan serius. Berbagai upaya pencegahan pun terus digencarkan, salah satunya dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Program ini bertujuan untuk memenuhi gizi bayi dan balita. Hanya saja jika dicermati, langkah ini bukanlah solusi yang tepat untuk menyelesaikan problem stunting. Apalagi PMT yang mestinya mengandung sumber protein penting bagi pertumbuhan badan, hanya terwakili dengan pemberian biskuit dan susu dalam kegiatan posyandu. Meskipun kini PMT semakin bervariasi yang diolah dari bahan pangan lokal tetap saja penyelesaian yang ditempuh tak menyentuh akar masalah.

Stunting merupakan problem sistemis yang dipengaruhi oleh banyak faktor. Mulai dari pengasuhan yang kurang baik, terbatasnya layanan kesehatan selama masa kehamilan ibu, sanitasi buruk, dan kurangnya akses keluarga terhadap makanan bergizi. Terlepas dari itu, problem mendasar stunting berkaitan erat dengan pemenuhan kebutuhan dasar rakyat.

Selama ini, negara telah abai terhadap pemenuhan kebutuhan dasar berupa pangan bagi rakyat. Masyarakat pun seakan dibiarkan berada di jurang kemiskinan ekstrim, tanpa adanya solusi ampuh untuk mengentaskan masalah tersebut. Akibatnya, banyak rakyat yang kekurangan gizi, termasuk ibu hamil, bayi, dan balita hingga terjadilah gagal tumbuh atau stunting pada anak.

Ironisnya, Bontang telah dinobatkan sebagai kota terkaya ketiga di dunia, mengalahkan Belanda. Kota ini memiliki industri gas alam terbesar di Indonesia. Sayangnya, semua itu tidak sejalan dengan tingkat kesejahteraan rakyatnya terutama kebutuhan gizi bagi setiap balita. Stunting pun masih menjadi kendala yang belum mampu ditangani.

Inilah yang terjadi ketika periayahan urusan rakyat diserahkan pada sistem kapitalisme. Sistem ini telah menciptakan kemiskinan, kelaparan, dan buruknya kesehatan generasi. Mirisnya, semua itu terjadi di kota yang kaya raya sumber daya alamnya. Tak hanya itu, kapitalisme juga menjadikan negara lambat dan kurang serius dalam pelayanan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yaitu sandang, papan, pangan, pendidikan dan kesehatan. Dalam penanganan stunting, negara pun salah fokus yang pada akhirnya merenggut hak-hak rakyat untuk hidup sehat, sejahtera dan bahagia.

Butuh Penanganan Tepat

Islam memberi perhatian serius dalam mewujudkan generasi yang sehat dan cerdas. Sehingga, Islam mewajibkan negara untuk menjamin kesejahteraan dan bertanggung jawab melayani kebutuhan setiap individu rakyat, termasuk anak-anak. Adapun untuk mencegah stunting, negara Islam akan melakukan langkah-langkah yang cepat dan tepat.

Pertama, negara menyediakan infrastruktur kesehatan yang memadai bagi seluruh warga. Tidak boleh ada pembatasan akses layanan kesehatan bagi siapa pun. Orang kaya maupun miskin berhak terjamin kesehatannya, terutama ibu hamil dan balita. Dalam sistem pemerintahan Islam, layanan kesehatan diberikan secara gratis, baik dalam rangka pemeriksaan, rawat jalan, perawatan intensif, pemberian nutrisi tambahan, ataupun vaksinasi.

Kedua, negara menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat berupa sandang, pangan, papan, pendidikan, dan kesehatan. Negara juga memberikan lapangan pekerjaan yang layak bagi kepala keluarga untuk memenuhi nafkah keluarga. Dengan tercukupinya nafkah memungkinkan bagi keluarga mendapat asupan gizi dan nutrisi yang cukup, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

Ketiga, negara akan mengatur kepemilikan negara dan mewajibkan pengelolaan kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat. Dengan demikian, negara akan memiliki sumber pendapatan yang besar, sehingga setiap individu rakyat akan terpenuhi kebutuhan hidupnya dan terhindar dari kemiskinan.

Demikianlah cara Islam menangani stunting dengan tepat. Tentu dengan support sistem yang ada, negara Islam akan mampu memberantas stunting sampai tuntas, bahkan mampu mencegah terjadinya stunting pada keluarga yang berisiko stunting.

Wallahu a’lam bisshowab

Diduga Punya Masalah Keluarga, Pemuda di Kelurahan Api-Api Gantung Diri Belakang Rumah

0
Diduga Punya Masalah Keluarga, Pemuda di Kelurahan Api-Api Gantung Diri Belakang Rumah
Seorang pemuda gantung diri di belakang rumah. (Dok).

BONTANG – Seorang pria ditemukan gantung diri di belakang rumahnya. Korban berinisial F (22) salah satu warga Kelurahan Api-Api, yang beralamat di Jalan Pattimura, Gang Atletik 24, Kota Bontang, Sabtu (1/6/2024) pagi.

Heri, salah satu saksi mata mengatakan, dirinya melihat korban sudah dengan kondisi gantung diri sekitar pukul 06.00 Wita. Dirinya mengaku panik melihat kejadian itu dan segera memanggil pihak keluarga.

“Saya kurang paham kronologinya seperti apa, yang jelas pas pertama kali saya melihat dia (korban) sudah posisi gantung diri,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Hingga saat ini, pihak keluarga dan kerabat pun masih belum mengetahui, apa penyebab korban mengakhiri hidupnya dengan melakukan gantung diri.

Di kesempatan yang sama, Ari kerabat korban mengatakan, jika korban memiliki permasalahan di keluarganya. Ia tidak menyangka jika kerabatnya akan melakukan hal yang sampai mengakhiri hidupnya sendiri.

“Masih syok dengar kabar kalau teman gantung diri, yang saya tahu dia punya masalah keluarga,” jelasnya.

Saat ini jenazah F telah dibawa ke RSUD Taman Husada oleh petugas Inafis Polres Bontang, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Basri Ingin Masyarakat Jaga Kelestarian Lingkungan

0
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Basri Ingin Masyarakat Jaga Kelestarian Lingkungan
Wali Kota Bontang, Basri Rase saat menghadiri penanaman mangrove oleh PT KNI. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase menghadiri kegiatan penanaman mangrove yang digelar oleh PT. Kaltim Nitrate Indonesia (KNI). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Bontang Kuala, Jumat (31/5/2024).

Kota Bontang sebagai salah satu kota industri di Kalimantan Timur, yang dimana memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidupnya.

“Tujuan utama dari penanaman mangrove adalah untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan,” ucapnya saat sambutan.

Degradasi bumi merupakan masalah yang serius, tidak hanya mengancam wilayah darat dan laut, akan tetapi juga kehidupan bagi manusia.

“Mangrove memiliki peran penting dalam ekosistem pesisir, mulai dari mencegah abrasi, tempat berkumpulnya ikan, kepiting, hingga hewan laut lainnya, mari kita jaga bersama,” jelasnya.

Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat terutama di Kota Bontang, untuk terus berjuang demi kelestarian lingkungan. Serta bersama-sama mewujudkan bumi yang lebih baik untuk masa yang akan datang.

“Atas nama Pemerintah Kota Bontang, saya sangat mengapresiasikan ini kepada PT. KNI, dalam melaksanakan program penanaman mangrove untuk perlindungan keanekaragaman hayati yang ada,” paparnya.

Perlu diketahui, ada sebanyak 6000 mangrove yang akan ditanam. Kegiatan penanaman mangrove juga melibatkan petani hingga anak sekolah. (dwi/adv)

Editor: Yusva Alam

Kurangi Penumpukan Sampah Plastik di TPA, Kelurahan Satimpo Laksanakan Gerakan Pilah Sampah

0
Kurangi Penumpukan Sampah Plastik di TPA, Kelurahan Satimpo Laksanakan Gerakan Pilah Sampah
Gerakan pilah sampah di Kelurahan Satimpo. (ist)

BONTANG – Menyadari volume sampah yang kian meningkat, terutama sampah plastik, Kelurahan Satimpo melaksanakan Gerakan Pilah Sampah.

Lurah Satimpo, Maryono menjelaskan, gerakan ini sudah ia mulai sejak tahun 2021. Gerakan tersebut dimulai di wilayah HOP dengan memberikan tempat sampah 3 warna yang sesuai dengan jenis sampah.

Adapun nama program tersebut yakni Satimpo Pantastik atau Satimpo tanpa sampah Plastik, “Gerakan ini tentu untuk mengurangi sampah plastik di pembuangan akhir,” jelasnya.

Tong sampah tersebut dibagikan ke seluruh RT yang berada di Kelurahan Satimpo secara bertahap, hingga kini sudah 20 RT dari total 25 RT yang ada di kelurahan tersebut. Ia berharap dalam kurun waktu setahun seluruh RT akan kebagian.

Pemilahan sampah per rumah sudah dilaksanakan di wilayah HOP, ia mengatakan bahwa mereka memiliki drop poin tersendiri untuk sampah tersebut.

Pihaknya juga akan memberikan terkait bank sampah ceria di Satimpo, yang dimana masyarakat bisa memberikan sampah plastik ataupun barang yang bisa didaur ulang untuk dibawa ke bank sampah dan akan kembali diolah.

“Kalau sampah yang tidak bisa diolah nanti bisa jadi kompos atau pupuk,” tambahnya.

Maryono akan perlahan mengedukasi masyarakat agar pemilahan sampah dapat menjadi suatu kebiasaan. Hasil-hasil dari sampah yang dikumpulkan di bank sampah, juga akan diberikan kepada warga yang kurang beruntung.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Sosialisasi Proyek Pembangunan di Kawasan Lang-Lang, Ini 4 Poin Kesepakatan dengan Pedagang

0
Sosialisasi Proyek Pembangunan di Kawasan Lang-Lang, Ini 4 Poin Kesepakatan dengan Pedagang
Sosialisasi pedagang di Lang-Lang. (ist)

BONTANG – Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kadispoparekraf), Rafidah didampingi Sekretaris Rita Atin Widiarti dan Kepala Bidang Olahraga, Andi Parenrengi menggelar pertemuan bersama pedagang kuliner Stadion Bessai Berinta, Rabu (29/5/24).

Pertemuan itu untuk memberikan arahan sekaligus sosialisasi kepada pedagang, terkait aktivitas proyek pembangunan di kawasan stadion yang segera dimulai.

Para penjual dihimbau untuk segera mensterilkan area, dan memindahkan barang jualan sementara ke area lapak baru selambat-lambatnya 15 Juni mendatang.

“Itukan juga lapak tidak permanen, bakalan dibongkar juga,” tuturnya

Terdapat 28 lapak baru yang akan difungsikan untuk menampung sementara kegiatan penjualan.

Berikut beberapa kesepakatan yang harus dijalankan oleh pedagang, selama menggunakan lapak baru dan proyek pembangunan dilaksanakan, di antaranya:

1. Pedagang diperkenankan untuk tetap melakukan aktivitas jual beli, dengan resiko keamanan barang, kemudian sterilisasi pangan menjadi tanggung jawab individu bukan pemerintah.

2. Pedagang dilarang menambah bangunan di area lapak baru dalam bentuk apapun, karena belum diresmikan oleh pemerintah.

3. Pedagang dilarang untuk menghuni atau tinggal di lapak, selain aktifitas penjualan.

4. Pedagang dilarang untuk menuntut atau mengklaim apapun selama proses proyek pembangunan dilaksanakan. (sya)

Editor: Yusva Alam

Lomba Kreativitas Pemuda, Ajang Anak Muda Bontang Unjuk Potensi dan Kebolehan

0
Lomba Kreativitas Pemuda, Ajang Anak Muda Bontang Unjuk Potensi dan Kebolehan
Kepala Disporparekraf, Rafidah saat menyampaikan sambutan. (Dwi/MediaKaltim).

BONTANG – Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporparekraf) Kota Bontang menggelar lomba Kreativitas pemuda, Rabu (29/5/2024) malam kemarin di Aula Disporparekraf Bontang.

Kepala Disporparekraf Kota Bontang, Rafidah mengatakan, digelarnya berbagai perlombaan ini bertujuan untuk pemuda-pemudi Kota Bontang bisa unjuk akan prestasi yang mereka miliki. Menggali dan mengembangkan potensi, bakat, dan juga kreativitas anak muda.

“Kami akan terus mengembangkan potensi mereka, melalui inovasi dan kemandirian. Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk apresiasi semangat pemuda di Kota Bontang,” ucapnya.

Selain mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM), akan menjadikan pemuda Bontang yang potensial serta memiliki berdaya saing. Salah satunya dengan memperlihatkan kreativitas dan bakat yang para peserta miliki, baik industri kreatif maupun teknologi.

“Sebagai dinas yang menaungi, pastinya kami berupaya untuk terus mendorong keterampilan-keterampilan mereka dengan memberikan fasilitas dan menggelontorkan anggaran,” paparnya.

Diketahui dalam kegiatan ini ada beberapa perlombaan meliputi desain grafika, fashion show, film pendek, kriya, teknologi informasi piranti lunak, kuliner, serta musik.

“Sebagai pemenang juara 1 di masing-masing kategori perlombaan, pastinya nanti mereka akan mewakili Bontang dalam ajang kreativitas pemuda,” tutupnya. (dwi).

Editor: Yusva Alam