Beranda blog Halaman 783

40 Botol Miras Gagal Diselundupkan di Pelabuhan Loktuan

0
40 Botol Miras Gagal Diselundupkan di Pelabuhan Loktuan
Pengamanan Tas Berisi miras di Pelabuhan Loktuan. (ist)

BONTANG – Tas diduga berisi minuman keras merk cap tikus (CT) sebanyak 40 botol 600 mililiter ditemukan di pelabuhan Loktuan, Rabu (17/4/24) malam sekitar pukul 20.00 wita.

Saksi yang merupakan anggota TNI AL, Ibnu dan Jordan mendapatkan informasi dari salah satu anggota Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), bahwa ada tas ransel warna coklat yang mencurigakan dan disinyalir berisi minuman keras CT.

“Orang TKBM itu curiga sama tas tersebut, lapor ke kita, pas dicek ternyata isinya itu,” jelas Ibnu.

Kemudian para saksi melakukan indentifikasi dan pengawasan terhadap tas tersebut, namun pemilik tas sampai dengan kapal berangkat tidak ada yang mendekati dan tidak ada yang mengakui.

Saat itu kapal yang sedang bersandar baru saja tiba dari Pare-pare, dengan indikasi ada penumpang yang baru saja kembali dari Labuan Bajo.

Akhirnya tangkapan berupaya penyelundupan miras Ilegal diserahkan kepada Polairud Pelabuhan Umum Loktuan dan KSOP Kelas II Kota Bontang, untuk diamankan.

“Kemungkinan juga yang punya tas kabur karena sadar tasnya sudah kami tahan,” tambahnya.

Komandan Posal Bontang menegaskan, bahwa dalam rangka pengamanan obyek vital sinergi antar instansi terkait harus lebih ditingkatkan dan dikembangkan.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Siap Tinggalkan Kursi DPRD, Aswar Segera Daftar Bacalon Wawali di Partai Lain

0
Siap Tinggalkan Kursi DPRD, Aswar Segera Daftar Bacalon Wawali di Partai Lain
Muhammad Aswar. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dalam waktu dekat Muhammad Aswar menyatakan siap mendaftarkan dirinya maju sebagai bakal calon (bacalon) wakil wali kota (wawali) di Partai Golongan Karya (Golkar).

Sebelumnya Aswar telah terpilih sebagai anggota DPRD Kota Bontang melalui Partai Gelora, ia juga merupakan Ketua DPD Partai Gelora Kota Bontang.

“Saya sudah koordinasi sama teman-teman partai dan mereka mendukung, malah didorong untuk segera maju,” ungkapnya saat ditemui redaksi.

Belum sempat menduduki kursi DPRD, namun Aswar mantap kembali maju ke ranah eksekutif. Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gelora juga telah menyerahkan kebijakan tersebut ke partai.

“Kami sudah sering berkomunikasi dengan Partai Golkar,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berencana untuk mendaftar ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) karena melihat potensi. Dirinya juga sudah siap jika harus meninggalkan kursi DPRD.

Hal itu karena berkaitan dengan aturan Pasal 7 ayat (2) huruf s UU Pilkada menyatakan, bahwa bagi calon kepala daerah yang mengikuti pilkada harus menyatakan secara tertulis pengunduran dirinya sebagai anggota DPR, DPD, dan DPRD sejak ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pilkada.

Namun di sisi lain, menurut putusan MK Nomor 12/PUU-XXII/2024, dalam pertimbangannya menyatakan, bahwa terkait status calon anggota DPR, DPD, dan DPRD terpilih sesungguhnya belum melekat hak dan kewajiban konstitusional pada dirinya yang berpotensi dapat disalahgunakan oleh calon legislatif terpilih yang bersangkutan.

Aswar menjelaskan, bahwa keinginannya menjadi eksekutif karena ingin berbuat lebih banyak kepada masyarakat Bontang.

“Kalau DPRD kita terbatas, jadi pinginnya lebih,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Area Belakang SMKN 1 Bontang Terbakar, Amiluddin: Hari Ini 7 Titik Kebakaran Lahan!

0
Area Belakang SMKN 1 Bontang Terbakar, Amiluddin: Hari Ini 7 Titik Kebakaran Lahan!
Petugas Disdamkrtan Bontang melakukan pemadaman api di belakang SMK Negeri 1 Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Kebakaran lahan kembali terjadi untuk kesekian kalinya. Kali ini menyasar area belakang sekolah SMK Negeri 1 Bontang, di Jalan Cipto Mangunkusumo, No.2, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, pada Rabu (17/4/2024) sekitar pukul 15.30 Wita.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Amiluddin mengatakan, ada informasi masuk dari pihak sekolah terkait kebakaran lahan. Hal ini diduga akibat adanya pembukaan lahan.

“Mendengar laporan masuk, kami langsung bergerak menuju ke lokasi. Karena adanya kebakaran, sehingga membuat panik dan heboh seisi sekolah,” ucapnya.

Pemadaman lahan dilakukan selama kurang lebih satu jam lamanya, bahkan dari Disdamkartan Bontang menurunkan sebanyak 15 petugas dan juga tiga unit armada.

Tidak hanya itu, kendala yang dialami petugas adalah kurangnya stok air, dan lokasi yang cukup curam.

“Karena dekat dengan pemukiman dan juga sekolah, maka kami langsung bergerak cepat. Takutnya api semakin lama semakin menyebar akibat kencangnya angin,” paparnya.

Perlu diketahui, untuk hari ini sudah ada sebanyak 7 titik terjadinya kebakaran, di antaranya meliputi lahan dekat Perumahan BTN PKT, lahan belakang RSUD Taman Husada, dua titik lokasi lahan di Bontang Lestari, dan juga lahan di Sempayang, Guntung.

“Sehari ini sudah banyak sekali kejadian kebakaran lahan. Permasalahannya pun sama, akibat adanya pembukaan lahan,” tambahnya.

Karena banyaknya lahan yang terbakar, Disdamkartan akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, bagaimana menyikapi hal tersebut.

“Banyaknya lahan yang terbakar sudah masuk dalam hal yang penting bagi saya,” ungkapnya.

Sehingga, Amiluddin menghimbau agar tidak membakar lahan dengan alasan membuka atau membersihkan. Karena lahan yang kering sangat mudah sekali terbakar.

“Cuaca sekarang ini lagi ekstrim, panas terik. Jadi jangan asal membakar, bahkan membuang puntung rokok ke sembarang tempat pun sudah bisa menyebabkan terjadinya kebakaran,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Usung Andi Faiz dan Neni Maju Bacalon Wali Kota, Golkar Bontang Buka Penjaringan Wawali

0
Usung Andi Faiz dan Neni Maju Bacalon Wali Kota, Golkar Bontang Buka Penjaringan Wawali
Konferensi pers Partai Golkar Bontang terkait pilkada. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Bontang, telah membuka penjaringan untuk Bakal Calon (Bacalon) Wakil Wali Kota Bontang sejak 17 hingga 22 April 2024 mendatang.

Untuk pendaftaran di Kantor DPRD Golkar, yang berada di Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.

Ketua DPD II Partai Golkar Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam menyatakan, hal tersebut karena Partai Golkar telah menentukan dua nama kader terbaik, yakni Andi Faisal Sofyan Hasdam dan Neni Moerniaeni, sebagai calon Wali Kota Bontang.

Sehingga Partai Golkar membuka peluang untuk penjaringan di posisi Wakil Wali Kota. Keputusan tersebut berdasarkan surat instruksi DPD Partai Golkar Provinsi Kaltim yang diterima DPD Golkar Bontang, pada Senin (15/4/2024) kemarin.

“Untuk penjaringan wali kota kami sudah tutup. Karena ini sesuai dengan surat keputusan DPD Golkar Provinsi. Sekarang kami membuka penjaringan untuk calon wakil wali kota secara terbuka, tanpa mahar,” ucapnya saat konferensi pers.

Pihaknya akan membuka peluang untuk siapapun pada posisi calon wakil wali kota, termasuk memberi kesempatan bagi partai partai lainnya untuk menyodorkan kader-kader terbaik yang mereka punya. Bahkan ada beberapa partai yang telah menjalin komunikasi secara intens seperti Gerindra, PAN, Gelora, dan PKS.

“Kami terbuka secara umum kepada masyarakat, dan juga akan membuka ruang komunikasi tentunya dengan berbagai partai politik yang ada,” paparnya.

Faktor aspek lainnya juga menjadi bahan dasar penentu, seperti usulan dari Pengurus Tingkat Daerah (PTD), Pengurus Tingkat Kecamatan (PTK), organisasi sayap, hingga di internal Golkar Bontang juga menjadi faktor yang menentukan di rapat pleno nantinya, untuk nama yang akan diusung sebagai calon wali kota di Pilkada 2024.

“Nanti kami akan melihat lagi dari dua nama tersebut, dan akan ditentukan berdasarkan pada hasil survei dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar pada akhir April ini,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tak Kuat Nanjak di Jalan Poros Bontang-Samarinda, Truk Muatan Ban Tabrak Mobil dan Motor

0
Tak Kuat Nanjak di Jalan Poros Bontang-Samarinda, Truk Muatan Ban Tabrak Mobil dan Motor
Kecelakaan beruntun di jalan poros Bontang-Samarinda. (Dok. Kasat Lantas Polres Bontang).

BONTANG – Terjadi kecelakaan lalu lintas di KM 27, Desa Santan Ulu, Jalan Poros Bontang-Samarinda, Selasa (16/4/2024) sekitar pukul 21.30 Wita. Kecelakaan tersebut bermula akibat satu unit truk yang tidak kuat menanjak, sehingga mundur dan menabrak pengendara yang berada di belakangnya.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Lantas, AKP MD Djauhari menjelaskan, awal mula ada truk yang bermuatan ban sedang melintas dari arah Samarinda menuju ke Bontang. Akan tetapi saat menanjak di jalan poros, truk tidak sanggup sehingga mundur dan menabrak pengendara motor dan mobil yang berada di belakangnya.

“Kemungkinan truk ini tidak mengetahui di belakang ada pengendara lain, jadinya tertabrak. Bahkan pengendara motor dilarikan ke rumah sakit akibat adanya benturan,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Perlu diketahui, korban akibat tabrakan truk ini pengendara motor menggunakan sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi KT 2763 DJ, dan mobil Toyota Rush dengan nomor polisi KT 1238 DJ.

“Akibat kejadian tabrakan ini supir truk akan bertanggung jawab dengan korban yang sedang dilarikan ke RS,” jelasnya.

Djauhari ingin seluruh pengendara agar bisa lebih berhati-hati saat dalam perjalanan. Tidak berkendara dengan kecepatan di atas rata-rata, bahkan harus selalu tertib lalu lintas.

“Kita tidak akan tahu datangnya kecelakaan, bisa kapan saja. Asalkan tetap waspada, berhati-hati, tidak dengan kecepatan tinggi dan taat aturan lalu lintas, kemungkinan kita bisa mencegah adanya terjadi kecelakaan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kebakaran Lahan Nyaris Merembet ke Pemukiman Warga di Perumahan BTN PKT

0
Kebakaran Lahan Nyaris Merembet ke Pemukiman Warga di Perumahan BTN PKT
Petugas melakukan pemadaman api di lahan perumahan BTN PKT. (Dok. BPBD Bontang).

BONTANG – Terjadi kebakaran lahan di Jalan Manyar, Perumahan BTN PKT, Kelurahan Belimbing, Rabu (17/4/2024), sekitar pukul 11.00 Wita. Lahan yang terbakar sekitar 0,77 hektar, bahkan kebakaran tersebut nyaris menjalar ke pemukiman warga.

Kepala Bidang (Kabid) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, Eko Mashudi menjelaskan, bahwa wilayah tersebut sangat dekat dengan pemukiman warga. Sehingga petugas langsung bergegas untuk turun ke lokasi kejadian.

“Adanya laporan masuk, kami segera menurunkan mobil slip on dan juga mobil tangki untuk segera menuju ke lokasi lahan terbakar,” ucapnya saat diwawancarai.

Dirinya mengatakan, untuk pemadaman lahan pihak BPBD menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) untuk turut membantu, agar api tidak merembet dan menyebar luas.

“Tidak hanya petugas BPBD saja, akan tetapi dibantu petugas dari damkartan dan security untuk penanganan. Antisipasi jika api akan besar dan ada stok suplai air, bahkan personel pun harus cukup jangan sampai kekurangan,” paparnya.

Pemadaman lahan tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, kurang lebih dua jam. Dilihat lokasi lahan gambut, bisa saja api di atas padam akan tetapi di bawah masih ada bara api yang menyala. Dipastikan juga awal mula kebakaran tersebut dari adanya aktivitas pembersihan lahan.

“Karena lokasi lahan gambut, maka setelah pemadaman kami buat lokasi menjadi banjir. Untuk pemadaman bara api yang masih tertanam di dalam,” tambahnya.

Eko menghimbau kepada lurah, untuk bisa memberitahu atau mengingatkan kepada warganya, agar tidak membakar segala apapun di kondisi yang sangat terik dan ekstrim. Bahkan saat pembakaran berlangsung harus terus dipantau, jangan sampai ditinggal begitu saja.

“Ini himbauan untuk seluruh masyarakat, jika membakar sampah atau sebagainya lebih baik ada penanganannya juga yang telah dipersiapkan. Apalagi dengan lahan gambut seperti ini, sangat mudah terbakar. Ditambah angin kencang dan lahan yang kering, sangat mudah sekali terbakar,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disdamkartan Evakuasi Buaya 2 Meter di Kolong Rumah Warga Selambai

0
Disdamkartan Evakuasi Buaya 2 Meter di Kolong Rumah Warga Selambai
Para petugas saat evakuasi buaya di perairan Selambai, Loktuan. (Dok. Disdamkartan Bontang).

BONTANG – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang berhasil mengevakuasi seekor buaya berukuran 2 meter di Jalan R.E. Martadinata, Selambai, Loktuan, pada Selasa (16/4/2024), sekitar pukul 18.00 Wita.

Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin menjelaskan, pihaknya menerima informasi dari warga ada buaya yang berada di bawah kolong rumah.

“Ada informasi masuk, saya langsung mengarahkan para petugas segera menuju ke lokasi, untuk menangkap buaya tersebut. Agar warga tidak merasa panik,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Saat melakukan penangkapan buaya, ada sekitar 5 petugas Disdamkartan langsung turun ke bawah untuk segera mengevakuasi. Bahkan petugas membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam setengah untuk penangkapan buaya tersebut.

“Ada sedikit kendala saat mengevakuasi buaya, pertama kendalanya adalah lumpur yang susah membuat pergerakan. Kedua, lokasi tersebut juga masih ada air, dimana buaya masih bisa leluasa untuk melakukan perlawanan,” paparnya.

Melihat hal tersebut, Amiluddin merasa sedikit aman saat petugas melakukan evakuasi. Karena petugas yang turun langsung sudah terbilang memiliki skill yang mampu dalam penanganan buaya.

Amiluddin berpesan kepada seluruh warga, agar tetap waspada dan berhati-hati. Ini bukan pertama kalinya Disdamkartan Bontang melakukan penangkapan buaya di perairan laut. Jika sudah ada yang tertangkap, pastinya masih ada banyak lagi buaya yang sedang berkeliaran.

“Saya ingin semuanya tetap berhati-hati. Jangan sampai turun ke laut untuk mandi atau sebagainya, tanpa melihat situasi di sekeliling. Kita tidak akan tau, predator apa saja yang ada di sana. Jadi tetap waspada,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Basri Peringatkan ASN Tak Curhat dan Kritik Pemerintah di Medsos

0
Basri Peringatkan ASN Tak Curhat dan Kritik Pemerintah di Medsos
Wali Kota Bontang, Basri Rase. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase menyinggung Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sering memposting keluhan-keluhannya kepada pemerintah di media sosial (medsos). Hal itu diungkapkan saat menjadi pembina upacara di apel seluruh ASN, Selasa (16/4/24).

Ia menjelaskan, bahwa ASN merupakan cerminan dari pemerintahan itu sendiri, sehingga jika oknum tersebut menyerang instansi tempatnya bekerja itu merupakan bentuk ketidakdisiplinan ASN.

Sebaiknya sebagai ASN mereka saling memperingati dan membina, agar tidak terjadi hambatan dalam pekerjaan antar sektor.

ASN terikat pada aturan yang melekat. Seharusnya ASN bekerja dengan baik dan mengedepankan pelayanan masyarakat. Jangan sampai sikap tersebut justru membuat pekerjaan jadi terhambat.

“Saya ingatkan untuk tidak jadi provokator curhat dan mengkritik pemkot di medsos,” katanya

Mereka telah terikat dengan sinergitas dan juga sudah bersumpah janji fakta integritas, sehingga visi misi ASN harus mereka jalankan dengan baik.

“Kami akan tegur jika masih ada ASN yang memprovokator lewat medsos,” ujarnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Apel Gabungan Pasca Libur Idulfitri, Basri Harapkan Kedisiplinan, Kekompakkan dan Kerapian Pegawai

0
Apel Gabungan Pasca Libur Idulfitri, Basri Harapkan Kedisiplinan, Kekompakkan dan Kerapian Pegawai
Suasana apel gabungan seluruh ASN Pemkot Bontang. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menggelar apel gabungan pasca libur Hari Raya Idulfitri 1445 H di Halaman Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (16/4/24).

Mengusung tema ‘Semangat Bekerja untuk Melayani dan Mengabdi pada bangsa dan Negara,’ apel gabungan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Bontang, Basri Rase diikuti Wawali Najirah, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Lurah serta seluruh pegawai di lingkup Pemkot Bontang.

Dalam Apel gabungan tersebut dilaksanakan inspeksi barisan yang dilakukan oleh Wali Kota Basri Rase, Wawali Najirah, Sekda Aji Erlynawati, Inspektur Daerah Enik Ruswanti, Kepala BKPSDM Sudi Priyanto, Kepala Satpol PP Ahmad Yani, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB dr.Bahauddin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Lukman, Asisten Administrasi Umum Akhmad Suharto serta Staf Ahli Asdar.

Hal Ini dilakukan untuk memastikan kebenaran laporan yang disampaikan masing-masing kepala perangkat daerah, terkait jumlah kehadiran pegawai pasca libur bersama Idulfitri 1445 Hijriah/ 2024 M.

Dalam sambutanya, Wali Kota Basri mengucapkan rasa syukur karena dapat bertemu kembali dalam suasana Idulfitri untuk saling silaturahmi.

“Alhamdulillah kita kembali dipertemukan dalam suasana kerja setelah libur lebaran yang panjang. Ini adalah momen yang baik untuk meningkatkan kerja sama dan menghilangkan ego sektoral,” kata Basri.

Dalam arahannya, Wali Kota Basri juga mengharapkan adanya peningkatkan kedisiplinan aparatur. Ia berpesan agar BKPSDM sebagai leading sektor kepegawaian dapat memonitor kedisplinan dan kerapian pakaian seluruh pegawai.

“Bila perlu BKPSDM bersama inspektorat bisa adakan pemeriksaan kelengkapan pakaian seragamnya, sepatu dan lain-lain melalui sidak ke perangkat daerah, apakah sudah sesuai aturan atau belum,” tambahnya.

Di hari pertama masuk kerja setelah lebaran, selaku kepala daerah Basri juga menyampaikan terima kasih, kepada para pegawai yang telah disiplin masuk kerja dan hadir pada apel bersama yang dikhususkan untuk mendisiplinkan kehadiran ASN setelah cuti bersama Hari Raya Idulfitri.

“Tujuannya, agar para ASN dapat mengoptimalkan pelayanan publik setelah cuti bersama,” imbuhnya.

Ia juga mengajak semua ASN untuk terus semangat bekerja, memanfaatkan waktu yang tersisa di tahun ini untuk mengoptimalkan pekerjaan seperti biasa.

Di akhir sambutannya, ia meminta kepada semua peserta apel untuk bekerja sesuai aturan.

Usai mengikuti apel seluruh pegawai Pemkot Bontang satu persatu menyalami wali kota, wawali, didampingi sekda dan seluruh kepala perangkat daerah. Hal ini merupakan salah satu upaya dalam mempererat tali silaturahmi di lingkungan Pemkot Bontang.

Ditemui disela-sela acara silaturahmi tersebut, Kepala BKPSDM Sudi Priyanto menyampaikan, bahwa pihaknya akan menindaklanjuti arahan Wali Kota Bontang untuk bersama-sama meningkatkan soliditas, kekompakkan dan disiplin dalam melaksanakan tugas, termasuk disiplin dalam berpakaian dinas pada jam kerja.

Untuk kehadiran pegawai, akan dilakukan sinkronisasi antara data yang dilaporkan masing-masing perangkat daerah dengan data yang termuat dalam aplikasi presensi Bontang Prima.

“Semoga hasil olah data nanti tidak ditemukan adanya pegawai yang bolos bekerja setelah libur Hari Raya Idulfitri ini,” pungkasnya. (Adv)

Editor: Yusva Alam

Pencurian Sepeda di Masjid Al Furqon Tertangkap CCTV, Begini Modusnya!

0
Pencurian Sepeda di Masjid Al Furqon Tertangkap CCTV, Begini Modusnya!
Kedua pria terekam CCTV saat mencuri sepeda di Masjid Al Furqon (Dok. Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing).

BONTANG – Aksi pencurian sepeda terjadi di Masjid Al Furqon, Perumahan BTN-PKT, Selasa (16/4/2024) sekira pukul 09.45 wita. Aksi pencurian tersebut tertangkap kamera CCTV.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing, Briptu Ilham menjelaskan, ada sekelompok anak yang sedang bermain di sekitaran Masjid Al Furqon, tiba-tiba sekelompok anak tersebut didatangi oleh kedua orang pria yang tidak dikenalnya.

“Awalnya anak-anak ini sedang memancing di sekitaran masjid, tidak lama datang dua orang memberitahu lokasi lain dengan iming-iming banyak ikan. Akhirnya anak-anak tersebut pergi menjauh dari sepeda yang tengah terparkir,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Melihat anak-anak sudah menjauh, kemudian kedua orang tersebut langsung menjalankan aksinya. Salah satu dari mereka mendorong sepeda, lalu mengangkut sepeda tersebut menggunakan motor matic dengan nomor polisi KT 6918 QC.

“Orang tua dari anak ini juga telah melapor ke pihak keamanan sekitar. Bahkan kami sudah melacak kedua orang tersebut,” paparnya.

Saat ini pihak korban dan juga Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing masih menunggu itikad baik dari kedua orang tersebut, jika bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan serta mengembalikan barang yang telah dicuri, maka tidak akan membuat laporan ke Polres Bontang.

“Masih kita tunggu, sekiranya jika ingin dikembalikan. Kalau pun sudah dijual, kita juga akan hitung kerugiannya berapa,” tambahnya.

Kejadian seperti ini, Ilham menghimbau agar masyarakat lebih bisa berhati-hati dalam menyimpan barang tidak di sembarang tempat. Bahkan barang kecil pun bisa hilang dan mengundang adanya pencurian di sekitar.

“Sudah banyak sekali pencurian di Bontang, jadi untuk masyarakat bisa menyimpan barang dengan baik di tempat yang aman, tidak teledor,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam