Beranda blog Halaman 785

Selamatkan Anaknya Jatuh dari Kapal, Sang Ayah Meninggal Dunia

0
Selamatkan Anaknya Jatuh dari Kapal, Sang Ayah Meninggal Dunia
Korban terkapar setelah diselamatkan oleh kru kapal lain. (ist)

BONTANG – Seorang warga Samarinda, Riedza Finandar dinyatakan meninggal dunia, setelah berusaha menyelamatkan anaknya yang terjatuh dari kapal, Kamis (11/4/2024).

Menurut saksi, Suriansyah, Kamis sekira pukul 13.00 Wita, di Area Perairan Pelabuhan Tanjung Laut Indah telah didapatkan informasi seorang anak laki-laki terjatuh dari kapal wisata yang sedang berlayar menuju Pulau Beras Basah.

Mendapati anaknya terjatuh dari kapal, Warga Samarinda itu berusaha menyelamatkan anaknya yang berusia 3 tahun dengan melompat dari kapal. Namun sayang, sang ayah terkapar karena kelelahan dan memiliki riwayat asma.

“Karena punya riwayat penyakit asma, korban tidak sadarkan diri dan dievakuasi oleh kapal lain,” jelasnya.

Sementara itu, dari informasi yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, korban sempat dilarikan ke rumah sakit Amalia namun sayangnya korban meninggal dunia dan langsung dibawa kembali ke Samarinda.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Wawali Salat Idulfitri di Masjid Agung Al Hijrah, Berpesan agar Seluruh Elemen Masyarakat Sinergi

0
Wawali Salat Idulfitri di Masjid Agung Al Hijrah, Berpesan agar Seluruh Elemen Masyarakat Sinergi
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah saat Salat Idulfitri di Masjid Agung Al Hijrah, Tanjung Laut, Bontang. (Dok).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Agung Al Hijrah, Tanjung Laut, Bontang, Rabu (10/4/2024).

Najirah menyampaikan di hari raya Idulfitri ini, jadi momentum yang sangat tepat untuk membangun kembali rasa persatuan dan kesatuan, dengan rasa cinta serta kasih sayang di antara masyarakat.

“Di hari yang bahagia ini, saya atas nama pribadi, keluarga, serta jajaran Pemkot Bontang menyampaikan selamat Idulfitri 1 Syawal 1445 Hijriah, Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Taqabbal Ya Karim, Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya saat sambutan.

Setelah melakukan masa pemilihan presiden dan anggota legislatif, dimana adanya perbedaan dalam pemilihan, perbedaan sudut pandang, politik, serta sebagainya, dirinya ingin seluruh elemen masyarakat dapat saling bersinergi untuk bersama-sama membangun Kota Bontang yang lebih baik lagi.

“Kita habis melakukan pemilihan, yang dimana pastinya setiap orang memiliki pendapat dan pilihan yang berbeda. Maka dari itu, di hari yang spesial ini kita kembali membangun persatuan. Mengembangkan sikap toleransi, saling menghargai, dan juga menghormati antar sesama kaum muslim,” ungkapnya.

Segenap jajaran Pemkot Bontang dan seluruh elemen masyarakat telah membuahkan berbagai pencapaian yang membanggakan. Ada beberapa penghargaan, baik tingkat nasional maupun internasional di berbagai bidang yang telah diraih sebagai buah kerja keras bersama.

“Kita telah bekerja keras bersama, dimana kita telah berhasil mempertahankan Piala Adipura Kencana. Ini tidak akan berhasil dengan begitu saja, penghargaan atau apresiasi ini bisa kita jadikan sebagai dorongan semangat bagi kita semua untuk lebih meningkatkan kinerja,” paparnya.

Oleh karena itu, momentum ramadan dan Hari Raya Idulfitri ini, bisa lebih makna untuk memperkuat iman dan ketakwaan. Sekaligus meningkatkan hubungan antar sesama dengan penguatan silaturahmi untuk mewujudkan Kota Bontang yang lebih hebat dan beradab.

“Saya sangat menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak mudah terpancing oleh berita-berita yang tidak benar. Isu yang provokatif yang saat ini banyak sekali menyebar luas melalui media sosial. Mari kita jaga kebersamaan dalam persatuan dan keragaman beragama, serta menjaga perdamaian untuk Kota Bontang,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Pemkot Bontang, Iskandar menyampaikan ada sebanyak 50 tempat dan masjid untuk setiap perwakilan pemerintah dalam menyampaikan sambutan saat melangsungkan Salat Idulfitri.

“Seperti contohnya Kapolres Bontang, AKBP Alex FL Tobing di bagian masjid Raudhatul Muttaqin Polres, Komandan Kodim, Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto di Lapangan Kodim, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Lukman di masjid Baiturrahman PKT. Masing-masing nama dan tempat sudah ada terjadwal,” tutupnya. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Salat Ied di Masjid Terapung, Basri Tekankan Pentingnya Persatuan Membangun Kota Bontang

0
Salat Ied di Masjid Terapung, Basri Tekankan Pentingnya Persatuan Membangun Kota Bontang
Basri Rase melaksanakan solat ied di Masjid Terapung. (ist)

BONTANG – Turut merayakan Hari Raya Idulfitri 1445 H, Wali Kota Bontang, Basri Rase melaksanakan Salat Idulfitri 1445 H di Masjid Darul Irsyad Al Muhajirin atau Masjid Terapung Loktuan, Rabu (10/4/24).

“Di hari yang penuh kebahagiaan ini, saya atas nama pribadi, keluarga, dan jajaran Pemerintah Kota Bontang, menyampaikan Selamat Idulfitri 1 Syawal 1445 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin, kepada seluruh masyarakat Kota Bontang,” ujar Basri.

Basri menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam membangun Kota Bontang yang lebih baik. Ia mengajak masyarakat untuk menumbuhkan rasa toleransi, saling menghargai, dan menghormati antar sesama muslim.

“Islam menjadikan tali Allah Ta’ala sebagai perekat utama dalam membangun persatuan, ikatan yang tidak memandang perbedaan apapun selain iman dan takwa kepada Allah Ta’ala,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Basri juga menyampaikan beberapa pencapaian pembangunan Kota Bontang selama 3 tahun kepemimpinannya. Ia berterima kasih atas perjuangan bersama segenap jajaran Pemerintah Kota Bontang dan seluruh elemen masyarakat Bontang telah membuahkan berbagai pencapaian membanggakan.

“Beberapa penghargaan, baik tingkat nasional maupun internasional di berbagai bidang telah kita raih, sebagai buah kerja keras kita bersama,” tambahnya.

Basri juga mengingatkan masyarakat, untuk tidak mudah percaya oleh berita yang belum pasti kebenarannya serta isu-isu provokatif yang beredar di media sosial.

“Mari kita jaga kebersamaan, persatuan dalam keberagaman beragama, dan menjaga perdamaian untuk Kota Bontang agar selalu aman serta kondusif bagi masyarakat Kota Bontang,” tandas Basri.

Basri juga mengajak seluruh masyarakat Bontang untuk membangun kembali rasa persatuan dan kesatuan setelah perhelatan Pilpres dan Pileg yang lalu. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Wawali Salat Idulfitri di Masjid Agung Al Hijrah, Berpesan agar Seluruh Elemen Masyarakat Sinergi

0
Wawali Salat Idulfitri di Masjid Agung Al Hijrah, Berpesan agar Seluruh Elemen Masyarakat Sinergi
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah saat Salat Idulfitri di Masjid Agung Al Hijrah, Tanjung Laut, Bontang. (Dok).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah melaksanakan salat Idulfitri di Masjid Agung Al Hijrah, Tanjung Laut, Bontang, Rabu (10/4/2024).

Najirah menyampaikan di hari raya Idulfitri ini, jadi momentum yang sangat tepat untuk membangun kembali rasa persatuan dan kesatuan, dengan rasa cinta serta kasih sayang di antara masyarakat.

“Di hari yang bahagia ini, saya atas nama pribadi, keluarga, serta jajaran Pemkot Bontang menyampaikan selamat Idulfitri 1 Syawal 1445 Hijriah, Taqabbalallahu Minna Wa Minkum Taqabbal Ya Karim, Minal Aidzin Wal Faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya saat sambutan.

Setelah melakukan masa pemilihan presiden dan anggota legislatif, dimana adanya perbedaan dalam pemilihan, perbedaan sudut pandang, politik, serta sebagainya, dirinya ingin seluruh elemen masyarakat dapat saling bersinergi untuk bersama-sama membangun Kota Bontang yang lebih baik lagi.

“Kita habis melakukan pemilihan, yang dimana pastinya setiap orang memiliki pendapat dan pilihan yang berbeda. Maka dari itu, di hari yang spesial ini kita kembali membangun persatuan. Mengembangkan sikap toleransi, saling menghargai, dan juga menghormati antar sesama kaum muslim,” ungkapnya.

Segenap jajaran Pemkot Bontang dan seluruh elemen masyarakat telah membuahkan berbagai pencapaian yang membanggakan. Ada beberapa penghargaan, baik tingkat nasional maupun internasional di berbagai bidang yang telah diraih sebagai buah kerja keras bersama.

“Kita telah bekerja keras bersama, dimana kita telah berhasil mempertahankan Piala Adipura Kencana. Ini tidak akan berhasil dengan begitu saja, penghargaan atau apresiasi ini bisa kita jadikan sebagai dorongan semangat bagi kita semua untuk lebih meningkatkan kinerja,” paparnya.

Oleh karena itu, momentum ramadan dan Hari Raya Idulfitri ini, bisa lebih makna untuk memperkuat iman dan ketakwaan. Sekaligus meningkatkan hubungan antar sesama dengan penguatan silaturahmi untuk mewujudkan Kota Bontang yang lebih hebat dan beradab.

“Saya sangat menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar tidak mudah terpancing oleh berita-berita yang tidak benar. Isu yang provokatif yang saat ini banyak sekali menyebar luas melalui media sosial. Mari kita jaga kebersamaan dalam persatuan dan keragaman beragama, serta menjaga perdamaian untuk Kota Bontang,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Pemkot Bontang, Iskandar menyampaikan ada sebanyak 50 tempat dan masjid untuk setiap perwakilan pemerintah dalam menyampaikan sambutan saat melangsungkan Salat Idulfitri.

“Seperti contohnya Kapolres Bontang, AKBP Alex FL Tobing di bagian masjid Raudhatul Muttaqin Polres, Komandan Kodim, Letkol Inf Aryo Bagus Daryanto di Lapangan Kodim, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Lukman di masjid Baiturrahman PKT. Masing-masing nama dan tempat sudah ada terjadwal,” tutupnya. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Jumlah Pemudik Melonjak, Tiket Bus Patas Full hingga Pasca Lebaran

0
Jumlah Pemudik Melonjak, Tiket Bus Patas Full hingga Pasca Lebaran
Pool Bus Samarinda Lestari. (ist)

BONTANG – Aktivitas mudik masyarakat Bontang dalam rangka lebaran idulfitri 1445 Hijriah atau 2024 Masehi dinilai lebih ramai dari tahun 2023 lalu. Hal tersebut diungkapkan Sukma, penjaga tiket Bus Patas Samarinda Lestari.

Disebutkannya, pada tahun lalu penjualan tiket dan jumlah armada masih terbilang aman, dengan tidak adanya penambahan jumlah bus.

Pada tahun 2024 ini, Samarinda Lestari berusaha menambah armada khususnya Selasa (9/4/24) ini karena lonjakan penumpang.

“Kalau ada penambahan bus pasti kita kabari sehari sebelum, karena tiket saja sudah sold sejak beberapa hari lalu,” ungkapnya saat ditemui redaksi, Senin (8/4/24).

Dalam satu hari keberangkatan terdapat total 5 bus, dan itu sudah full. Selain itu, tiket pasca lebaran, tepatnya Kamis (11/4/23) juga sudah habis terjual.

“Sebenarnya tanggal 10 libur, tapi kita tetap berangkatkan bus malam. Pagi tidak ada bus, itu juga sudah full,” tambahnya.

Menurutnya, lonjakan ini terjadi karena beberapa tahun terakhir tidak banyak orang yang pulang kampung, sehingga tahun 2024 ini kondisi Kota Bontang yang mulai stabil pasca pandemi membuat banyak warga yang memilih untuk mudik lebaran.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Residivis 16 Tahun Beraksi di 4 Lokasi Berbeda, Curi Motor hingga Jambret

0
Residivis 16 Tahun Beraksi di 4 Lokasi Berbeda, Curi Motor hingga Jambret
Barang bukti telah diamankan di Mapolres Bontang. (Ist)

BONTANG – Tim Rajawali Polres Bontang telah mengamankan aksi pencurian yang dilakukan seorang remaja berinisial AS (16) di beberapa lokasi, Minggu (7/4/2024) sekitar pukul 07.00 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim, AKP Hari Supranoto mengatakan, tersangka ditangkap berdasarkan dari banyaknya laporan yang masuk dari sejumlah masyarakat. Bahkan aksi remaja tersebut sudah membuat masyarakat Bontang menjadi resah akibat adanya pencurian yang dilakukan.

Pelaku melakukan pencurian di Jalan Brigjen Katamso, pada Kamis (29/1/2024) sekitar pukul 06.30 Wita. Pelaku mencuri sebagian rokok yang berada di toko tersebut, alhasil korban mengalami kerugian Rp 2 juta.

Tidak berselang lama kemudian, pelaku kembali melancarkan aksinya di tempat yang berbeda pada sebuah konter di Gunung Telihan, pada Senin (18/3/2024) sekitar pukul 07.00 Wita, dimana pelaku mencuri uang tunai beserta paket data. Kerugian yang korban alami mencapai Rp 4.121 juta.

Kemudian pelaku kembali melakukan hal yang sama, berhasil membawa kabur motor milik salah satu warga di Kelurahan Api-Api, pada Senin (1/4/2024) sekitar pukul 05.00 Wita. Kerugian yang korban alami mencapai Rp 20.400 juta.

Terakhir pelaku melakukan aksi penjambretan pada Sabtu (6/4/2024) kemarin, di wilayah Loktuan.

“Dompet korban yang diambil saat dijambret berisikan uang tunai Rp 1.950 juta, dimana posisi dompet tersebut berada di kantong motor,” ucapnya.

Polisi menyatakan, pelaku ini merupakan anak masih di bawah umur, bahkan anak tersebut adalah residivis. Pelaku juga telah diamankan di Mapolres Bontang, setelah didapatkan di Jalan Pelabuhan, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

E-Kinerja Lambat: TPP Tersendat, Layanan Kepegawaian Bisa Terhambat! Upaya Pemkot Bontang Maksimalkan Capaian Data Kepegawaian

0

BONTANG – E-Kinerja adalah sebuah aplikasi elektronik yang digawangi Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam rangka memonitor proses penilaian kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) baik di instansi pusat maupun daerah. Di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang sendiri, E-Kinerja mulai digunakan pada Tahun 2023 dengan hasilnya adalah Dokumen Sasaran Kinerja Pegawai atau disingkat SKP.

Pasal 8 Ayat 3 Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja Pegawai Negeri Sipil menegaskan bahwa SKP wajib disusun oleh PNS dan Pejabat Penilai Kinerja PNS dan/atau Pengelola Kinerja.

Dengan kewajiban penyusunan SKP oleh setiap ASN, pengisian E-Kinerja dalam konteks penilaian kinerja juga menjadi keharusan. Mengikuti hal ini, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang melalui Tim Pendamping Pengisian E-Kinerja sepanjang Januari-Maret 2024 rutin memberikan pembekalan kepada para ASN di tiap perangkat daerah dengan harapan agar ASN teredukasi dengan baik untuk segera mengisi aplikasi ini.

Berkat pendampingan tersebut, dari 3.323 ASN yang ada di Kota Bontang, sebanyak 2.940 orang atau setara dengan 88,47% ASN telah menyelesaikan proses penilaian. Namun, bagaimana dengan sisanya, para ASN yang belum menyelesaikan proses penilaian?

Ditemui oleh awak media di ruang kerjanya, Sekda Kota Bontang, H. Aji Erlynawati menjelaskan bahwa pihaknya akan menunda pemberian TPP secara personal kepada ASN yang hingga akhir April 2024 belum menyelesaikan dokumen SKP Tahun 2023-nya.

“Ini merupakan amanat Peraturan Walikota Nomor 20 Tahun 2023 tentang Pedoman Pemberian TPP, di mana bagi ASN yang belum menyelesaikan SKP Tahunan harus ditunda pemberian TPP-nya,” tegasnya sambil menjelaskan bahwa mereka yang tertunda masih diberi batas waktu hingga 30 April mendatang untuk mengisi.

Senada dengan informasi yang diberikan, Kepala Bidang Penilaian Kinerja BKPSDM, Arif Supriyadi, menjelaskan bahwa yang ditunda adalah pembayaran TPP mulai bulan Mei 2024 mendatang.

“Rekan-rekan ASN yang belum menyelesaikan proses penilaian, segera minta pendampingan dari Admin E-Kinerja di perangkat daerah masing-masing. Jangan ditunda lagi,” ajak Arif serius.

Dikonfirmasi mengenai rencana penundaan pembayaran TPP ini, Kepala BKPSDM, Sudi Priyanto, membenarkannya. Menurutnya, menyusun SKP melalui pengisian E-Kinerja tidak dapat ditawar lagi.

Proses digitalisasi dalam layanan kepegawaian telah berjalan, dan kelalaian dalam mengikuti perkembangan tersebut dipastikan akan menghambat layanan yang akan diterima seorang ASN.

“Informasi yang saya peroleh dari BKN menyatakan bahwa layanan kenaikan pangkat, kenaikan jabatan fungsional, termasuk juga bila ASN ingin mengikuti seleksi terbuka Eselon 2 mempersyaratkan dokumen SKP yang di-entry secara langsung ke dalam E-Kinerja. Jadi jangan dianggap remeh,” jelasnya. (adv)

Kedepankan Aspek Lingkungan dari Pemberdayaan, Pupuk Kaltim Raih The Best Anugerah UKM TJSL Awards 2024

0

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltm) raih penghargaan The Best Anugerah UKM TJSL (The SME CSR Awards) Asia 2024, dari La Tofi School of Social Responsibility melalui lima program yang terbagi dalam dua kategori utama. Penghargaan diterima Direktur Operasi Pupuk Kaltim F Purwanto di Jakarta, Senin (01/4/2024).

Diungkapkan Purwanto, lima program yang meraih penghargaan tahun ini diantaranya tiga program untuk kategori Perusahaan dan dua program untuk kategori UKM Binaan. Penghargaan kategori perusahaan diantaranya diraih program Budiman Oke Makrifah Herbal, untuk sub kategori Pengembangan UKM Kelompok Wanita. Lalu program Inovasi Pertanian Berkelanjutan Terpadu Hidayatullah, serta program Pertanian Kompos Terpadu untuk Babadan Inovatif dan Sejahtera (PKT BISA) pada sub kategori Pengembangan UKM Kelompok Petani/Nelayan.

Sementara dua program kategori UKM Binaan masing-masing inovasi Borneos.co untuk sub kategori Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), serta SUVI Training pada sub kategori UKM Pendidikan dan Pelatihan. Keseluruhan program merupakan inovasi sosial unggulan Pupuk Kaltim dalam memberikan nilai tambah, dengan mengedepankan aspek pemberdayaan bagi masyarakat sekitar perusahaan.

“Dari keseluruhan program tersebut, Pupuk Kaltim pun melakukan pendampingan secara maksimal, sehingga mampu memberikan dampak positif hingga benefit yang signifikan bagi para pelaku usaha binaan. Seluruhnya dijalankan secara terarah, sehingga goals yang dihasilkan pun sesuai dengan realisasi target di lapangan,” terang Purwanto.

Dijelaskan Purwanto, aspek pemberdayaan merupakan salah satu fokus implementasi TJSL Pupuk Kaltim melalui berbagai program, yang sengaja diinisiasi untuk memaksimalkan potensi serta peluang untuk mendorong kesejahteraan, hingga memberi dampak yang lebih luas di lingkungan masyarakat. Melalui pemberdayaan, Pupuk Kaltim tidak hanya melakukan perbaikan sosial dari sisi kesejahteraan masyakarat, tapi juga menciptakan peluang usaha baru bagi binaan dalam mewujudkan kemandirian seiring makin bertumbuhnya sektor usaha.

Pembinaan pun mulai tahap awal di taraf usaha mikro, yang terus didorong agar usaha binaan semakin berkembang dan naik kelas dengan pendampingan intensif. Penguatan kapasitas usaha juga difasilitasi, seperti halnya pengembangan kelembagaan, sertifikasi maupun promosi dan lainnya agar sektor usaha makin berdaya saing.

“Dengan penguatan di segala aspek, pelaku usaha binaan akhirnya mampu mandiri dan menciptakan peluang usaha baru yang juga menjadi lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Melalui upaya ini, kemandirian pun bisa kita diwujudkan secara bertahap,” terang Purwanto.

Dirinya menyebut penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi perusahaan untuk terus berperan sebagai agen pembangunan, sekaligus menumbuhkan peluang bagi usaha binaan agar terus berkembang. Termasuk komitmen lingkungan yang senantiasa dikedepankan dalam aktivitas bisnis, turut menjadi fokus dari langkah pembinaan Pupuk Kaltim.

Dimana pelaku usaha binaan yang kali ini mendapatkan penghargaan juga bertumpu pada nilai lingkungan seperti Rumah Tanaman Obat Keluarga (Toga) hingga sektor pertanian terpadu yang dikembangkan untuk mendorong keberlanjutan.

“Hal ini menjadi salah satu fokus Pupuk Kaltim, mengingat pelestarian lingkungan menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas bisnis perusahaan. Mulai dari dekarbonisasi hingga upaya lain guna meningkatkan komitmen terhadap keberlanjutan. Semangat ini juga kami tularkan bagi usaha binaan di tiap program,” tambah Purwanto.

Chairman La Tofi School of Social Responsibility La Tofi, mengatakan Anugerah UKM TJSL Asia 2024 merupakan tonggak awal membangun kerjasama pengembangan UKM dalam kaitannya dengan implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan di seluruh Asia. Kata dia, UKM harus saling belajar dan membangun kapasitas bisnis dengan tetap mengedepankan nilai lingkungan hidup, serta memiliki keterkaitan untuk menciptakan ekosistem keberlanjutan.

Kolaborasi UKM dan TJSL menjadi sangat penting bagi perusahaan BUMN yang mengemban misi negara maupun swasta, yang keniscayaannya menjadi bagian tidak terpisahkan dari perkembangan ekonomi masyarakat.

Oleh sebab itu, perusahaan besar layaknya Pupuk Kaltim didorong menjadi teladan bagi UKM dalam menjaga kelangsungan lingkungan hidup, serta pengembangan nilai sosial masyarakat melalui tata kelola yang baik. Dari hal tersebut, UKM pun dapat menjadi besar karena kemandirian yang terus didorong melalui pembinaan yang terarah oleh perusahaan.

“Dan anugerah atau sertifikat penghargaan ini menjadi bukti kelulusan dari proses kolaborasi yang menyumbang pada skoring ESG, oleh tiap perusahaan yang berkontribusi serta berkomitmen terhadap penguatan kapasitas UKM dengan tetap memperhatikan nilai-nilai lingkungan didalamnya,” ujar La Tofi. (adv)

Manipulasi Berujung Demosi Oknum ASN Kelurahan Guntung

0
Wejangan dan penyampaian SK Hukuman Disiplin kepada NR disampaikan melalui Camat Bontang Utara didampingi Tim Kota Bontang dan Lurah Guntung.

BONTANG – Atas ulah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, yang melakukan aksi “tipu-tipu” terhadap beberapa orang kontraktor dengan modus pengadaan fiktif, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memberikan tindakan tegas berupa penjatuhan hukuman disiplin berat.

Diketahui, agar lancar bermanuver, oknum ASN berinisial NR ini bahkan sengaja memalsukan tanda tangan penjabat Lurah Guntung dan membuat Surat Perintah Kerja (SPK) palsu yang sebenarnya tidak pernah terdaftar sebagai program kerja Kelurahan.

Meskipun tidak ditemukan indikasi kerugian keuangan negara, Wali Kota Bontang Basri Rase mantap menjatuhkan Hukuman Disiplin berupa Penurunan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 (dua belas) bulan pada oknum ASN tersebut.

Basri menyebut oknum ASN ini didemosi berdasarkan hasil pemeriksaan khusus yang dilakukan Inspektorat Daerah serta pertimbangan rapat Tim Hukuman Disiplin Pemkot Bontang yang merekomendasikan penjatuhan hukuman disiplin berat ini. “Hasilnya sudah jelas. Ada pelanggaran etika dan kepatuhan sebagai ASN,” jelas Walikota Basri.

Lantas, apa sesungguhnya pelanggaran etika dan kepatuhan yang dimaksud Basri? Dalam Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil, tegas dirinci ada 8 kewajiban seorang PNS dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Salah satunya adalah menunjukkan integritas dan keteladanan dalam sikap, perilaku, ucapan, dan tindakan kepada setiap orang, baik di dalam maupun di luar kedinasan. Bila dicermati lebih jauh, integritas dan keteladanan inilah yang dipunggungi Sang oknum saat menjalani keseluruhan aksinya.

Membuat SPK fiktif, keberanian memalsukan tanda tangan atasan, termasuk berulang kali melakukan penipuan terhadap dua orang kontraktor warga Kota Bontang cukup menjadi bukti dilanggarnya kewajiban menjaga integritas dan keteladanan yang seharusnya NR tegakkan sebagai seorang PNS.

Ditanya perihal pengingkaran kewajiban tersebut oleh sang oknum, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Bontang Sudi Priyanto membenarkan.

Menurut Sudi, selain terbukti melanggar kewajiban sebagaimana diatur dalam Pasal 3 PP 94 Tahun 2021 huruf f, perbuatan yang dilakukan NR juga dianggap menodai nama baik Pemerintah Kota Bontang sebagai representasi dari penyelenggaraan negara.

“Penjatuhan hukdis mempertimbangkan dua aspek. Aspek pembuktian atas kewajiban apa yang dilanggar (oleh seorang oknum ASN) juga aspek pembuktian besarnya dampak yang ditimbulkan,” ungkap Sudi sembari menjabarkan bahwa semakin tinggi nama baik institusi yang tercoreng, semakin berat pula hukdis yang bisa dijatuhkan.

Ditemui awak media di Rumah Jabatan Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlinawaty justru menceritakan sisi lain dalam penjatuhan hukuman disiplin oknum NR.

“Sebenarnya tim ingin menjatuhkan hukuman disiplin yang lebih berat berupa penurunan jabatan ke kelas terendah. Namun belakangan Tim Hukuman Disiplin sepakat merekomendasikan pada Walikota demosi NR hanya satu tingkat lebih rendah agar tidak terlalu berdampak pada penurunan penghasilan yang bersangkutan sehingga tetap bisa mencicil kerugian pada para korban,” terang Iin (sapaan akrab Aji Erlinawaty) mengungkap sisi manusiawi dalam mengambil pertimbangan demosi ini.

Iin sengaja membeberkan hal ini agar sang oknum sadar bahwa Pemerintah Kota Bontang memiliki harapan besar NR tetap bisa menjalankan itikad baik melunasi kerugian akibat manipulasi yang diperbuatnya.

“Semoga tidak terjadi pemidanaan yang berujung penahanan oleh APH pada yang bersangkutan. Bila ini terjadi, pemberhentian sementara akan jadi opsi dan penghasilan NR hanya akan tersisa separuh gaji pokok,” terang Iin ketika dikonfirmasi awak media perihal pelaporan para korban ke Polres Bontang beberapa hari lalu. (adv)

Dikeluhkan Warga Basri Sidak ke PDAM, WTP Loktuan Paling Bermasalah

0
Dikeluhkan Warga Basri Sidak ke PDAM, WTP Loktuan Paling Bermasalah
Wali Kota Bontang beserta para jajaran lakukan sidak di WTP Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Banyaknya keluhan masyarakat masuk terkait air PDAM yang kurang baik, Wali Kota Bontang, Basri Rase, langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke Water Treatment Plant (WTP) di wilayah Kota Bontang, Minggu (7/4/2024).

Basri mengatakan, ada banyak sekali keluhan dari masyarakat Bontang yang dirinya terima, lantaran air PDAM yang keruh belakangan ini. Karena tidak ingin berlarut-larut, akhirnya langsung bergegas mendatangi beberapa WTP di Bontang, seperti wilayah Loktuan, KM 6, bahkan Bontang Lestari, untuk mengetahui apakah benar ada terjadi kendala di lapangan.

“Banyak sekali yang mengadu ke saya lantaran airnya di rumah pada keruh, kurang baik. Padahal untuk pengaduan bisa langsung saja hubungi call center PDAM,” ucapnya saat sidak, Minggu (7/4/2024).

Saat sidak di WTP Loktuan, dirinya menyebutkan untuk kandungan zat besi mencapai 80 persen, padahal kandungan yang terbaik harusnya di bawah 20 mg. Dirinya menuntut WTP Loktuan perlu menjadi perhatian khusus.

“Di wilayah Loktuan ini kandungannya sangat tinggi, ini yang menjadi perhatian khusus. Karena di Loktuan dan Pesona Sintuk saya rasa tidak bisa terkendalikan dari tempat produksi atau jaringan, lantaran sumur Bontang kadar FE-nya sangat tinggi diatas 20 bahkan sampai 100,” paparnya.

Saat peninjauan berlangsung, Basri memastikan kondisi sumur dan penampungan dalam keadaan baik. Sehingga dirinya menanggapi ada faktor jaringan pipa menjadi salah satu masuknya endapan tanah yang mengalir hingga ke rumah pelanggan.

“Kalau airnya tidak bermasalah, bisa jadi yang menjadi permasalahan adalah salurannya atau pipa di dalamnya. Itu harus dicek, karena semuanya saling berhubungan satu sama lain,” ungkapnya.

Basri memberi penegasan untuk pemantauan kadar zat besi dilakukan per minggu, yang dimana awal pengecekan selalu dilakukan sebulan sekali. Dirinya ingin coba di kondisi jarak pendek ini, akan ada perubahan atau tidak nantinya.

“Karena di Loktuan yang paling ekstrim di antara yang lainnya, saya ingin selalu cek setiap minggu, bukan setiap sebulan sekali. Supaya kalau ada saluran yang terganggu cukup mematikan pipa yang bermasalah saja, sehingga tidak mengganggu aliran air ke yang lain,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam