Beranda blog Halaman 793

Pemkot Bontang Belajar Kelola Perumda ke Cilegon

0
Pemkot Bontang Belajar Kelola Perumda ke Cilegon
Rombongan Pemkot Bontang saat menyambangi PT PCM. (ist)

CILEGON – Wali Kota Bontang Basri Rase terus berusaha meningkatkan kinerja Pemkot Bontang. Dengan melakukan perbaikan di berbagai bidang yang dianggap tak sehat.

Salahsatu upaya perbaikan itu adalah dengan belajar ke daerah lain yang telah sukses, salahsatunya Pemkot Cilegon. Rombongan Pemkot Bontang dipimpin oleh wali kota pun mengunjungi Pemkot Cilegon pada Rabu (29/3).

Kunjungan kerja ini merupakan salah satu langkah pemkot untuk studi banding, terkait beberapa permasalahan yang dihadapi, seperti; pengelolaan Perusahaan Umum Daerah (perumda), pengelolaan sampah, pengelolaan pelabuhan dan pengembangan UMKM, serta program kerja Dekranasda.

Di kunjungan pertama, rombongan menyambangi PT PCM (Pelabuhan Cilegon Mandiri). Diterima langsung oleh Direktur PT PCM serta Asisten Administrasi Pembangunan Kota Cilegon.

Di tempat tersebut rombongan Pemkot Bontang melakukan studi tiru, terkait pengelolaan kepelabuhanan dan pengelolaan perumda yang ada di Kota Cilegon.

“Perumda yang Bontang miliki saat ini ada tujuh anak perusahaan di bawahnya. Namun demikian tidak semuanya berstatus sehat,” ujar Basri dalam kesempatan tersebut.

Melalui kunjungan tersebut, wali kota berharap dapat mendorong seluruh unit-unit usaha yang dikelola Perusda AUJ Kota Bontang, supaya berjalan baik, lancar dan sehat.

“Kami berharap upaya kami dapat memperoleh hasil dan saran yang baik. Kami dapat bertukar pikiran di sini, sehingga kami belajar dan menerapkannya di Bontang, agar perusahaan milik daerah kami dapat sehat kembali,” pungkasnya.

Adapun rombongan tersebut terdiri dari Sekda, Assisten 2, Kadis Perindagkop, Kadis BPKAD, Kadis LH, Plt kadis Kominfo, Inspektorat, Sekretaris Bapelitbang, Kabag hukum, Kabag organisasi, Ketua perumda AUJ, dan Dirut PT. LBB (Laut Bontang Bersinar). (hms/al)

Karyawan Gudang Distributor Ditangkap karena Gelapkan Uang Penjualan

0
Karyawan Gudang Distributor Ditangkap karena Gelapkan Uang Penjualan
Tersangka KU sudah diamankan di Mako Polres Bontang. (ist)

BONTANG – Polsek Bontang Selatan berbasil meringkus seorang pria berinisial KU 26 tahun. Dia merupakan karyawan gudang distributor di Berebas Tengah.

Penangkapan dilakukan karena tersangka melakukan tindak pidana penggelapan pada Jumat 3 Maret 2023 lalu.

Tersangka awalnya menyerahkan nota penjualan beserta uang hasil penjualan kepada admin gudang. Kemudian keesokan harinya, dilakukan pengecekan, dan diketahui ada satu nota yang tidak ada.

Diungkapkan Kapolsek Bontang Selatan, AKP Abdul Khoiri, nota dan uang hasil penjualan terakhir dikuasai oleh tersangka.

“Makanya dicurigai dan benar dia yang ambil,” ujarnya. Akibat perbuatannya perusahaan mengalami kerugian Rp 2.749.663.

Dia pun dikenakan pasal pasal 374 KUHPidana tentang penggelapan. Dengan ancaman lima tahun penjara. (hms)

Stok Pangan Selama Ramadan Aman, Wawali Tetap Operasi Pasar

0
Stok Pangan Selama Ramadan Aman, Wawali Tetap Operasi Pasar
Wawali Bontang (baju putih) saat menghadiri bazar di Gunung Elai. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Ketahanan pangan selama Bulan Ramadan dan menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 2023 di Bontang dijamin aman. Hal itu diungkapkan Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Najirah.

“Stok pangan di Bontang alhamdulillah cukup. Aman sampai setelah pelaksanaan lebaran,” jelas Najirah, Rabu (29/3/2023).

Ia melanjutkan, agar para pengusaha jangan sampai ada yang melakukan penimbunan bahan pokok, dan menaikkan harga dengan tidak wajar.

Untuk itu, Pemkot Bontang akan mengadakan operasi pasar. Hal ini untuk mengantisipasi para pengusaha ‘nakal’ yang menimbun bahan pokok, atau menaikkan harga tak wajar.

“Akan ada operasi pasar. Jangan sampai ada penimbunan dan jangan sampai menaikkan harga berlebihan,” ungkapnya.

Nantinya Najirah akan turun langsung mengecek operasi pasar bersama komponen Forkopimda, Polres Bontang, dan OPD terkait.

“Kita akan turun langsung bersama yang lainnya. Nantinya kita akan jadwalkan turun langsung bersama Forkopimda,” terangnya. (yah)

Dapat Nilai 2,70, SPBE Bontang Masuk Kategori Baik

0
Dapat Nilai 2,70, SPBE Bontang Masuk Kategori Baik
Wawali Bontang, Najirah. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Sosialisasi dan pendampingan hasil pemantauan dan evaluasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2022 di lingkungan Pemkot Bontang, berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (29/3/23).

SPBE merupakan penyelenggaraan pemerintah yang memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi, untuk memberikan layanan kepada pengguna, yaitu masyarakat dan organisasi lain yang membutuhkan.

SPBE dibangun dalam rangka transformasi digital sektor pemerintahan, yang harus dilakukan sesuai dengan tuntutan jaman digital.

Dengan SPBE diharapkan dapat terwujud tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel, serta meningkatkan efesien dan keterpaduan penyelenggara fungsi-fungsi layanan pemerintahan.

Sosialisasi dan pendampingan SPBE di lingkunganPemkot Bontang ini sangatlah penting untuk disampaikan, mengingat indikator keberhasilan capaian sasaran program reformasi birokrasi Pemkot Bontang khususnya area ketatalaksanaan dan sasaran reformasi birokrasi yang kapabel

“Dengan ini dapat menilai sejauh mana penerapan dan capaian SPBE di Kota Bontang,” jelas Najirah, Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang.

Nilai indeks SPBE Pemkot Bontang sendiri adalah 2.70 yang berarti kategori baik. Hasil ini menunjukkan adanya kenaikan nilai indeks SPBE pemkot di banding tahun 2021 sebelumnya, yaitu 2.11 dalam kategori cukup.

Adanya hasil indeks SPBE ini diharapkan dapat memberikan informasi dan gambaran, tentang sejauh mana kualitas dan kemampuan penerapan SPBE pemkot berkontribusi pada kemajuan pelaksanaan reformasi birokrasi, berupa perwujudan tata kelola pemerintah berbasis elektronik.

“Untuk itu, kepada seluruh aparatur negara, dalam meningkatkan peran dan fungsinya selaku ASN, pada kehidupan kerja dan kehidupan sosial yang berinteraksi dengan masyarakat melalui tranformasi digital, ” tutupnya. (sya)

Mc’Donalds Siap Bangun Gerai Agustus, Asdar: Lebih Cepat Lebih Baik

0
Mc’Donalds Siap Bangun Gerai Agustus, Asdar: Lebih Cepat Lebih Baik
Ilustrasi salahsatu gerai McD. (ist)

BONTANG – Restoran Waralaba Mc’Donalds (McD) dikabarkan sudah memastikan akan memulai pembangunan gerai barunya di Bulan Agustus 2023 mendatang. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Bontang, Asdar Ibrahim.

Dikatakan Asdar, Bulan Agustus itu target pembangunan dari Manajemen McD. Namun pihak McD tetap berharap bisa lebih cepat dari target yang telah dicanangkan itu.

“Kata mereka lebih cepat lebih baik,” ujar Asdar saat dihubungi Radarbontang, Rabu (29/3/2023).

Dijelaskannya, secara Busines to Busines (B to B) antara Manajemen McD dan pemilik lahan sudah ada kesepakatan. Bahkan kedua pihak sudah dipertemukan di Kantor DPM-PTSP.

“Keduanya sudah satu frekuensi, kami hanya bantu dalam sisi investasinya saja,” lanjut Asdar.

Pihak McD pun dipastikan sudah memulai pengurusan perijinan di DPM-PTSP Bontang. Saat ini sedang proses penyiapan berkas-berkasnya.

Asdar meyakini dengan pengalaman Manajemen McD yang telah mendirikan ratusan gerai di berbagai daerah, tentu proses perijinan tersebut akan berjalan cepat.

“Proses perijinan dimanapun sama. Saya yakin mereka bisa cepat karena sudah terbiasa dalam hal ini,” ujarnya.

Kepastian kehadiran gerai McD di Bontang inipun diapresiasi oleh Pemkot Bontang. Dikatakan Asdar, hal ini akan semakin menambah jumlah investor yang masuk ke Kota Taman, Sebutan Kota Bontang.

“Warga Bontang juga akan semakin memiliki banyak pilihan untuk Food n Beverage (F&B) atau makanan dan minuman. Setelah KFC, lalu ada Pizza Hut, dan juga Richees sekarang ada McD,” pungkasnya. (al)

Program Rantang Kasih di Bulan Ramadan, Najirah: Diberikan Saat Buka dan Sahur

0
Program Rantang Kasih di Bulan Ramadan, Najirah: Diberikan Saat Buka dan Sahur
Wawali Bontang, Najirah. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Najirah mengungkapkan, pemberian rantang kasih selama Bulan Ramadan ini dilakukan pada saat sahur dan berbuka puasa.

Program Rantang Kasih saat ini masih berjalan dan berlanjut, walaupun masuk pada Bulan Ramadan. Sementara untuk anggaran sendiri akan ditambah apabila ada penambahan kebutuhan.

“Kalau ada penambahan jumlah penerima, akan ditambah lagi anggarannya,” kata Najirah, Selasa (28/3/2023).

Selanjutnya Najirah mengatakan, pelaksanaan pemberian rantang kasih tetap diberikan dua kali sehari. Sama seperti sebelum Ramadan, namun hanya waktunya yang berubah.

Diinformasikan bahwa data penerima rantang kasih sebelumnya tahun 2023 ada sebanyak 67 lansia. Di mana ada pengurangan penerima dari tahun 2022 lalu. (yah)

DPK Selamatkan Arsip Sejarah Bontang

0
DPK Selamatkan Arsip Sejarah Bontang
Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti. (Yahya Yabo/Media Kaltim)

BONTANG – Salah satu tugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang yakni penyelamatan arsip statis, yaitu upaya penyelamatan arsip-arsip yang dianggap penting.

Kepala DPK Kota Bontang, Retno Febriaryanti mengatakan, DPK sedang berupaya menyelamatkan arsip koleksi memori sejarah Kota Bontang, lantaran memori ini dianggap arsip statis.

DPK sendiri mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan penyelamatan, atau memberikan arsip statisnya kepada DPK.

“Arsip statis itu seperti tokoh-tokoh kepala dinas dan dokumentasi sejarah Kota Bontang. Kami meminta seluruh OPD untuk mengumpulkan dan menyampaikan kepada DPK, untuk direproduksi dan disimpan di arsip daerah DPK,” kata Retno, Selasa (28/3/2023) kepada Mediakaltim.com.

Selain itu, tujuannya agar dapat diekspos dan dipromosikan pada saat HUT Kota Bontang dan HUT RI.

“Kita ekspos agar masyarakat tahu dan mencintai sejarah Kota Bontang,” katanya.

Retno menambahkan, arsip aslinya akan disimpan oleh DPK. Sementara yang ditampilkan dari hasil reproduksi (hasil buatan ulang).

“Nanti yang asli atau otentik kami simpan di file kami. Yang sudah direproduksi akan ditampilkan biasanya di pameran-pameran,” ungkapnya.

Untuk batasan penyelamatan arsip, dilakukan ketika arsip statis itu sudah memasuki masa jadwal retensi arsip. Sehingga bisa diarsipkan dan disampaikan ke DPK atau Lembaga Kearsipan Daerah (LKD) tingkat kota.

“Beda-beda berdasarkan jadwal retensi arsip, sesuai dengan perwali yang akan diarsipkan,” pungkasnya. (yah)

Dapat Sabu dari Orang Kutim, Warga Tanjung Laut Indah Ditangkap

0
Dapat Sabu dari Orang Kutim, Warga Tanjung Laut Indah Ditangkap
Barang bukti dan terduga pelaku. (ist)

BONTANG – Unit 2 Sat Resnarkoba Polres Bontang menangkap terduga pelaku peredaran gelap narkotika jenis sabu. Pelaku inisial S ditangkap di Jalan Ikan Tuna, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Selasa (28/3/2023) pukul 19.40 Wita.

S ditangkap atas dugaan menjual dan mengedarkan narkotika jenis sabu.

Kapolres Bontang melalui Kasi Humas Polres Bontang Iptu Mandiyono mengatakan, penangkapan S dilakukan atas informasi dari masyarakat. Adanya peredaran gelap narkotika jenis sabu di Kelurahan Tanjung Laut Indah. Selanjutnya personel melakukan penangkapan kepada terduga S.

“Tersangka S saat ditangkap sedang duduk mengisi baterai HP di depan rumah adik iparnya,” ungkap Iptu Mandiyono, Rabu (29/3/2023).

Setelah digeledah ditemukan dompet warna coklat. Di dalamnya ditemukan 4 bungkus plastik diduga berisi narkotika jenis sabu. Atas keterangan S, sabu di dapat dari seorang yang berada di Kutim dengan harga Rp 700 ribu.

Selanjutnya, atas penangkapan itu, S kemudian diamankan bersama barang bukti sabu seberat 1,96 gram dan barang bukti lainnya ke Polres Bontang.

“Barang bukti berupa 1 buah dompet warna coklat, 1 buah HP merk Redmi 6A warna hitam dan 4 bungkus plastik diduga berisi sabu dengan berat 1,96 gram diamankan,” tambahnya.

Pelaku disangkakan pasal 112 dan 114 undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman di atas lima tahun penjara.

“Tersangka dan barang bukti sudah dibawa ke Polres Bontang untuk dilakukan penyidikan,” tutupnya. (yah)

Kadisnaker: THR Wajib Dibayar Tepat Waktu, Tak Boleh Dicicil!

0
Kadisnaker: THR Wajib Dibayar Tepat Waktu, Tak Boleh Dicicil!
Kantor Disnaker Bontang. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Seluruh Perusahaan di Kota Bontang wajib memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) tepat waktu. Hal ini dikatakan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Bontang, Abdu Safa Muha, Rabu (29/3/23).

Safa mengatakan, untuk pekerja atau karyawan yang merasa THRnya belum diberikan tepat waktu, agar segera melaporkan hal tersebut ke Kepala Disnaker.

“THR keagamaan ini harus dibayar penuh, tidak boleh dicicil. Saya minta perusahaan agar taat terhadap ketentuan ini,” ungkapnya saat dihubungi awak media.

Pemberian THR setidaknya paling lambat diberikan satu minggu sebelum Hari Raya Idulfitri. Hal tersebut sesuai dengan arah Presiden Joko Widodo yang menyatakan, pembayaran THR Idulfitri 1444H paling telat 18 April 2023.

“Perusahaan yang tidak bayar dihitung utang dan ditambah denda sebanyak 5 persen, sebagaimana telah diatur dalam PP 36 Tahun 2021 Pasal 62 Ayat 1,” lanjutnya.

Adapun besaran THR pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih, adalah sebesar 1 bulan upah. Sedangkan bagi pekerja/buruh dengan masa kerja 1 bulan secara terus menerus, tetapi kurang dari 12 bulan diberikan secara proporsional. (sya)

Gelar Tiga Program Magang, Pupuk Kaltim Terima 133 Peserta se-Indonesia

0

BONTANG – Tingkatkan kontribusi dalam mendorong peningkatan sumberdaya manusia yang andal dan berdaya saing global, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali membuka tiga program magang, diantaranya Pupuk Kaltim Apprentice Challenge (PAC) Batch VIII dan PAC Makmur tahun 2023, serta Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Program ini berlangsung selama enam bulan kedepan, terhitung mulai Kamis (16/3/2023).

VP Pengembangan SDM dan Organisasi (PSDMO) Pupuk Kaltim Bondar Priandono, mengungkapkan PAC merupakan program rutin tahunan Pupuk Kaltim, yang kali ini diikuti 45 peserta se-Kota Bontang. Proses rekrutmen bekerjasama dengan Pemkot Bontang, melalui Dinas Ketenagakerjaan.

Program ini sebagai komitmen Pupuk Kaltim dalam meningkatkan kompetensi lokal sehingga mampu bersaing menghadapi dunia kerja, serta memberdayakan masyarakat usia produktif di lingkungan Perusahaan agar menjadi tenaga kerja potensial di Kota Bontang.

Langkah ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas SDM di Indonesia yang dicanangkan Pemerintah, melalui realisasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kaltim. “Dalam lima tahun terakhir, program PAC telah diikuti 427 peserta jenjang Diploma 3 dan Strata 1. Seluruh lulusan saat ini mampu bersaing dalam berbagai bidang, bahkan sebagian diantaranya juga bekerja di Pupuk Kaltim,” ujar Bondar.

Selanjutnya untuk PAC Makmur, dilaksanakan sebagai upaya mendukung program Makmur Pupuk Kaltim bekerjasama dengan Politeknik Pembangunan Pertanian, yang berada di bawah Pusdiklat Kementerian Pertanian RI. Tahun ini PAC Makmur diikuti 71 mahasiswa, dengan penempatan selama enam bulan sebagai tenaga Agronomis dan melakukan pendampingan intensif kepada petani di seluruh wilayah tanggung jawab distribusi Pupuk Kaltim.

Program ini digagas guna mendorong produktivitas budidaya pertanian secara berkelanjutan untuk memakmurkan Petani Indonesia. Keterlibatan peserta PAC pun diharap mampu memberikan ide untuk pemecahan berbagai persoalan yang dihadapi petani, sehingga program Makmur Pupuk Kaltim mampu berjalan dengan lebih baik.

Dalam pelaksanaannya, peserta PAC Makmur didampingi oleh tim Pupuk Kaltim untuk memberikan pengawasan dan pendampingan intensif kepada petani. Mulai dari pengelolaan budidaya tanaman, digital farming, hingga mekanisasi pertanian. Selain itu, diberikan pula wawasan terkait akses permodalan, perlindungan risiko pertanian serta penanganan pembelian dengan harga kompetitif melalui offtaker.

“Peserta PAC Makmur juga berkesempatan memberikan ide gagasan perbaikan masalah yang ditemui dilapangan, untuk disajikan dalam bentuk makalah inovasi yang dipresentasikan diakhir program dengan mentor BOD-1 Pupuk Kaltim,” lanjut Bondar.

Sementara untuk program Magang dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB), merupakan kerjasama Pupuk Kaltim dengan Kampus Merdeka Kemendikbudristek RI, yang bertujuan memberi kesempatan mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri melalui aktivitas di luar kelas perkuliahan. Melalui program ini, mahasiswa akan mendapat pengalaman kerja di industri dan dunia profesi nyata selama satu semester, dengan pembelajaran langsung ditempat kerja mitra magang.

“Selain itu mahasiswa juga akan mendapatkan hard skill maupun soft skill yang bisa dijadikan bekal untuk memasuki dunia kerja,” tutur Bondar.

Program MSIB tahun ini diikuti oleh 17 peserta dari berbagai kampus di Indonesia. Sejalan dengan filosofi kampus merdeka, peserta yang telah menyelesaikan program ini berhak untuk melakukan konversi sebanyak 20 SKS, sesuai dengan proses pemagangan terhadap mata kuliah yang sedang ditempuh.

“Nantinya setiap peserta diberikan practical project untuk diselesaikan selama durasi pemagangan, sesuai dengan latar belakang pendidikannya masing-masing,” tandas Bonar.

Pada kesempatan itu, Pupuk Kaltim juga menutup dua program pemagangan yang telah berjalan enam bulan terakhir, dengan penempatan peserta di seluruh unit kerja perusahaan. Diantaranya PAC Batch VII serta MAGENTA atau Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB) yang merupakan inisiasi Kementerian BUMN.

Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim Qomaruzzaman, mengatakan program magang merupakan bagian dari sistem pelatihan kerja yang diselenggarakan Pupuk Kaltim secara terpadu, dan rutin diselenggarakan setiap tahun untuk mencetak generasi yang unggul serta berdaya saing global. Hal ini juga wujud kontribusi Pupuk Kaltim terhadap peningkatan kapasitas dan kompetensi masyarakat, sehingga kedepan dapat mampu bersaing dalam menghadapi dunia kerja.

“Seluruh program ini juga ditujukan untuk menjawab tantangan sumberdaya manusia unggul dan berkompeten di masa datang, sehingga generasi produktif yang berdaya saing global mampu tercipta melalui kontribusi dunia usaha,” kata Qomaruzzaman.

Dirinya pun mengimbau agar seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan mengasah kemampuan, sehingga kedepan pengembangan aspek keilmuan dan soft skill yang didukung budaya kerja positif sebagai karakter diri, mampu terimplementasi dengan baik untuk menjadi bekal peserta di tataran kerja profesional.

“Begitu juga bagi para peserta PAC Batch VII dan PMMB, semoga pengalaman yang didapatkan di Pupuk Kaltim dapat menambah pengetahuan dan wawasan, sehingga bisa menjadi bekal dalam memasuki dunia kerja kedepannya,” pungkas Qomaruzzaman. (adv)