Beranda blog Halaman 795

Penyuplai 5 Pemuda Pesta Sabu di Hotel Ikut Ditangkap Polisi

0
Penyuplai 5 Pemuda Pesta Sabu di Hotel Ikut Ditangkap Polisi
Penyuplai sabu telah diamankan di Mako Polres Bontang. (ist)

BONTANG – Pasca penggerebekan pesta sabu di sebuah hotel Sabtu kemarin, Satresnarkoba Polres Bontang berhasil mengamankan pengedar sabu di hari yang sama, pada Sabtu (16/3/2024) sekitar pukul 01.00 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumbang Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Rihard Nixon Lumban Toruan menjelaskan, penangkapan kelima pemuda yang tengah berpesta sabu di sebuah hotel di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, masih bersangkut paut dengan pria berinisial MZV (21) salah satu warga Gunung Telihan.

“Berdasarkan dari hasil pengembangan, tersangka yang sebelumnya tertangkap di kamar hotel mengakui jika mendapatkan sabu tersebut dari rekannya,” ucapnya.

Alhasil, Sat Resnarkoba Polres Bontang langsung bertindak cepat untuk mengamankan MZV (21) di rumahnya, yang berada di Jalan Denpasar, RT 10, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat.

“Kami menemukan dua bungkus plastik berisikan sabu di dalam boneka, selanjutnya kami juga menemukan sembilan bungkus plastik lagi di belakang lemari kamarnya,” tambahnya.

Barang yang berhasil diamankan meliputi 11 bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat 5,90 gram, satu boneka, dan juga satu unit handphone merek Iphone.

“Tidak sampai di sini, pastinya kami akan terus mencari tahu dari mana sabu ini berasal,” ungkapnya.

Kini tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pesta Sabu di Bulan Puasa, 5 Pemuda Dibekuk Polisi di Hotel

0
Pesta Sabu di Bulan Puasa, 5 Pemuda Dibekuk Polisi di Hotel
Barang bukti yang telah diamankan Sat Resnarkoba Polres Bontang. (Ist)

BONTANG – Satresnarkoba Polres Bontang berhasil mengamankan 5 pemuda yang sedang berpesta sabu di kamar hotel, di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, pada Sabtu (16/3/2024) dini hari, sekitar pukul 01.00 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumbang Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Rihard Nixon Lumban Toruan mengatakan, yang awalnya ada informasi masuk dari masyarakat sekitar bahwa para tersangka sedang melakukan pesta sabu di sebuah kamar hotel yang berada di Bontang.

Setelah ditindaklanjuti oleh Sat Resnarkoba Polres Bontang, tim mencurigai mobil yang akan hendak keluar dari hotel tersebut. Saat dilakukan penggeledahan, di dalam mobil ditemukan 1 bungkus plastik besar yang diduga berisi sabu.

“Kami mendapati satu bungkus plastik besar, berisi 7 bungkus plastik klip berisikan sabu seberat 39,56 gram di dalam tas belanja HAS (24) warga Gunung Elai. Dirinya mengaku bahwa sabu tersebut adalah milik temannya yang sedang dititipkan kepada dirinya,” ucapnya.

Tidak berselang lama, petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka di parkiran hotel yang akan pergi.

“Lalu didapati lagi sebanyak 34 bungkus seberat 55,19 gram. Kami langsung menghampiri dan menangkap ZS (25) dan BAS (20) mereka berdua adalah warga Kaliorang, Kutim,” tambahnya.

Ternyata mereka sudah mulai memencar. Bahkan masih ada temannya yang berada di kamar hotel. Setelah diinterogasi lebih lanjut, kemudian petugas kembali mengamankan kedua tersangka, yakni As (33) warga Kaliorang, Kutim, dan DAK (26) warga Gunung Telihan.

“Posisi keduanya masih berada di kamar hotel,” ungkapnya.

Barang bukti yang telah diamankan berupa 34 bungkus plastik yang berisi sabu seberat 55,19 gram, satu tas belanja, satu bungkus plastik besar, satu unit handphone merek Vivo berwarna biru, satu unit handphone Oppo berwarna biru, satu unit mobil Sigra, satu unit handphone merek Redmi, dan satu unit handphone merek Vivo berwarna abu-abu.

Dari kelima tersangka tersebut, dua orang pengedar yakni As (33) dan DAK (26), sementara tiga sisanya HAS (24), ZS (25), dan BAS (20) merupakan kurir.

“Mereka semua sudah diamankan di Mako Polres Bontang, untuk dilakukan pengembangan secara langsung,” paparnya.

Kini para tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Warga Sangatta Diringkus Usai Transaksi Sabu di Bontang

0
Warga Sangatta Diringkus Usai Transaksi Sabu di Bontang
Tersangka R diamankan di Mako Polres Bontang. (Ist)

BONTANG -Satresnarkoba Polres Bontang berhasil menangkap pria asal Sangatta Selatan, yang diduga menyalahgunakan narkoba jenis sabu, Kamis (14/03/24) pukul 16.00 Wita.

Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing melalui Kasat Reskrim Polres Bontang Iptu Rihard Nixon Lumban Toruan mengatakan, tersangka berinisial R (38) sedang berada di lokasi yang diduga sering dilakukan transaksi narkoba yaitu di Jalan Arif Rahman Hakim, RT 40, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat.

“Daerah tersebut dicurigai sering terjadi transaksi narkoba, jadi wilayah tersebut memang sudah dicurigai,” jelasnya.

Adapaun barang bukti yang tim Satresnarkoba temukan berupa 3 bungkus plastik klip yang diduga narkotika jenis sabu 1.77 gram, 1 bungkus alumunium rokok, 1 lembar tisu, 1 buah jaket berwarna hijau, 1 unit handphone merek Vivo warna abu-abu yang diakui oleh tersangka.

Tersangka R (38) dijerat Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara selama 20 Tahun.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Wali Kota Bontang Tanggapi Surat Sanggahan Dari Sigit Alfian

0
Wali Kota Bontang Tanggapi Surat Sanggahan Dari Sigit Alfian
Wali Kota Bontang, Basri Rase. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase menerima surat sanggahan dari Kepala Badan Kesbangpol, Sigit Alfian terkait pelanggaran disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN).

Basri mengatakan, surat yang dikirim Sigit Alfian seharusnya ditujukan langsung ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Surat tersebut salah alamat, harusnya ditujukan ke KASN bukan ke saya, saya hanya melanjutkan rekomendasi dari KASN,” katanya saat ditemui di Rujab Wali Kota, Jumat (15/3/24).

Ia mengatakan bahwa, sebelumnya Sigit Alfian sudah pernah melakukan pelanggaran saat menjabat sebagai Kepala Bapenda pada 2020 lalu, dan itu bentuk pelanggaran sedang. Sedangkan saat ini termasuk dalam pelanggaran berat diberikan oleh KASN dengan sanksi non job selama satu tahun.

“Itu alasannya tidak lagi diberikan teguran 1,2 dan 3. Karena sebelumnya ia sudah pernah kena pelanggaran,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPKSDM, Sudi Priyanto mengatakan, pihaknya akan mengikuti mekanisme yang ada dan membahasanya dengan tim Hukuman Disiplin (Hukdis), dan hasil kajiannya nanti akan diserahkan kepada pimpinan.

Apakah sanggahan tersebut diterima dan diringankan hukumannya, atau justru sebaliknya bisa diberatkan dalam hal ini bisa saja diberhentikan dari ASN atau masih sama dengan hukuman yang sebelumnya.

“Kami akan rapatkan dahulu, pokoknya gambarannya kira-kira seperti itu,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, dari diterimanya surat sanggahan pada Kamis (14/3/24) kemarin, pihak pemerintah harus menjawab surat sanggahan tersebut paling lambat 21 hari kerja. Setelahnya akan dilakukan ketentuan dari kemungkinan apakah keputusan kepada Sigit Alfian akan lebih ringan, atau berat.

Sebelumnya diberitakan, Sigit Alfian telah menerima surat dari KASN pada tanggal 1 Maret 2024 dan harus direspon selama 15 hari kerja. Setelah itu ia memberikan surat sanggahan kepada Wali Kota Bontang serta KASN pada Kamis (14/3/24).

Diketahui ia dianggap melakukan pelanggaran berupa berpolitik praktis melalui Organisasi Masyarakat Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) yang resmi mengusung Sigit Alfian sebagai calon Wali Kota Bontang 2024 ini.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Aspian Nur Resmi Dilantik Jadi Kepala DPMPTSP

0
Aspian Nur Resmi Dilantik Jadi Kepala DPMPTSP
Muhammad Aspian Nur Kepala DPMPTSP Baru. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Muhammad Aspian Nur resmi dilantik menjadi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Jumat, (15/3/24).

Aspian Nur sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Taman Husada Bontang, dan akhirnya menggantikan Lukman sebagai Plt yang sempat menjadi Kepala DPMPTSP sementara.

Adapun arahan Wali Kota Bontang kepadanya, agar dapat mempermudah kepengurusan terutama Persetujuan Bangungan Gedung (PBG) yang sangat sulit dikeluarkan oleh DPMPTSP.

“Jangan lagi dipersulit itu, apalagi mereka yang mau melakukan investasi,” ucap Basri.

Menanggapi hal itu, Aspian mengungkapkan bahwa akan melihat dahulu ke dalam internal DPMPTSP, karena yang ia ketahui dari 100 persen permohonan PGB hanya 20 persen yang dikeluarkan.

“Setahu saya karena harus ada denah bangunan dari arsitektur itu yang menjadi persyaratan sulit,” jelasnya.

Melihat daerah terdekat dengan Kota Bontang, Aspian menambahkan, bahwa di kota tetangga hal tersebut bukan kepengurusan yang sulit sehingga ia akan pelajari kembali.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Eratkan Tali Silaturahmi, PT Indominco Mandiri dan PT Pamapersada Nusantara Gelar Safari Ramadan di Desa Binaan

0
Eratkan Tali Silaturahmi, PT Indominco Mandiri dan PT Pamapersada Nusantara Gelar Safari Ramadan di Desa Binaan
Jajaran PT Indominco Mandiri dan PT Pamapersada Nusantara saat berfoto bersama di sela-sela bukber. Diselingi pula pemberian bantuan. (Syakurah/Radarbontang.com)

TELUK PANDAN – Safari Ramadan 1445 Hijriah digelar oleh PT Indominco Mandiri bersama PT Pamapersada Nusantara di Desa Teluk Pandan dan Bukit Pandan Jaya tepatnya di Lapangan UMKM Desa, Kamis (14/3/24).

Acara ini dimulai pada pukul 17.00 Wita bersama dengan warga desa binaan untuk acara buka bersama. Adapun warga sekitar juga hadir untuk meramaikan kegiatan tersebut.

Tujuan kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi dan memupuk kedekatan yang selama ini telah dibangun. Adapun sambutan yang diberikan oleh KTT PT Indominco Mandiri, Eddy Susanto mengatakan bahwa ini merupakan momen yang pas untuk silaturahmi.

“Tentu kami ingin mendekatkan diri bersama warga dan bertukar pikiran,” jelasnya.

Eratkan Tali Silaturahmi, PT Indominco Mandiri dan PT Pamapersada Nusantara Gelar Safari Ramadan di Desa Binaan
Jajaran PT Indominco Mandiri dan PT Pamapersada Nusantara saat berfoto bersama di sela-sela bukber. Diselingi pula pemberian bantuan. (Syakurah/Radarbontang.com)

Ia mengungkapkan terima kasih kepada pemerintah desa yang mau berkolaborasi bersama. Tentu kolaborasi ini harus ada dukungan dari warga agar perusahaan dapat maju bersama dengan masyarakat.

Project Manager PT Pamapersada Nusantara, Dwi Setyono juga mengatakan bahwa bersama dengan masyarakat mereka telah melakukan banyak hal untuk membangun perekonomian desa, seperti penanaman padi organik.

“Alhamdulillah tiap Bulan Ramadan kita selalu dapat bertemu dalam keadaan sehat,” ucapnya.

Ia juga berharap dengan campur tangan PT Indominco Mandiri dan PT Pamapersada Nusantara dapat memberikan manfaat yang positif untuk semua daerah yang berada di wilayah kerja.

Adapun produk padi organik yang dilakukan bersama dibawa oleh PT Indominco Mandiri dan PT Pamapersada Nusantara ke Jakarta untuk dilombakan dan berhasil mendapatkan Juara 2 dalam penilaiannya.

“Karena kolaborasi kita dapat membuahkan hal yang positif,” tambahnya.

Dwi juga berharap kolaborasi antar masyarakat sebagai desa binaan perusahaan dapat terus berjalan, terus ada jalinan baik agar menghasilkan produk yang berkualitas lainnya.

Selain itu PT Indominco Mandiri dan PT Pamapersada Nusantara bersama-sama memberikan bantuan lainnya berupa donasi sarana ibadah, berbagi berkah bersama anak yatim, dan satu set sound system untuk masjid.

Kepala Desa Teluk Pandan, Andi Herman beserta Camat Teluk Pandan, Anwar turut hadir dalam Safari Ramadan ini. Setelah memasuki waktu berbuka dan salat Maghrib bersama, mereka melanjutkan dengan berdiskusi bersama terkait pembangunan desa.

Penulis: Syakurah
Editor: Nicha R

Polsek Bontang Barat Bagi-bagi Takjil Malah Dikira Razia

0
Polsek Bontang Barat Bagi-bagi Takjil Malah Dikira Razia
Jajaran Polsek Bontang Barat saat bagikan takjil gratis di Tugu Selamat Datang Bontang. (Dok. Polsek Bontang Barat).

BONTANG – Polsek Bontang Barat bersama ibu-ibu Bhayangkari beserta para jajaran, membagikan takjil gratis bagi para pengendara yang melintas di Tugu Selamat Datang Bontang, Kamis (14/3/2024).

Menariknya, saat pembagian takjil tersebut para pengendara yang melintas justru mengira ini adalah razia dadakan.
Sehingga sebagian pengendara yang ingin melintas merasa takut dan panik.

“Warga mengira ada razia, mereka yang melintas sudah pada panik dan takut untuk melintas. Padahal kami hanya membagikan takjil gratis bagi para pengendara yang melintas,” ucap. Kapolsek Bontang Barat, Iptu Hadi Esmoyo melalui Briptu Ilham, Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian personel Polsek Bontang Barat, terhadap masyarakat Bontang yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Kegiatan ini dihadiri pula Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing dan Kapolsek Bontang Barat, Iptu Hadi Esmoyo S.sos yang ikut membagikan takjil.

“Kenapa kami memilih lokasi di Tugu Selamat Datang, karena lokasi ini termasuk bagian wilayah Bontang Barat. Ini juga masih kegiatan yang pertama, untuk pembagian takjil kedua dan ketiga nantinya masih akan diagendakan,” paparnya.

Ilham berpesan, agar seluruh masyarakat tetap menjaga ketertiban satu sama lain, tidak lalai dari segala hal. Apalagi dalam waktu dekat akan menjelang lebaran.

“Saya harap masyarakat tidak lalai dari hal yang kecil, tetap menjaga barang berharga yang dapat menyebabkan terjadinya pencurian, dan tetap menjaga keamanan bersama,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pemkot Bakal Buatkan Pasar Basah Khusus Daging, Ayam, dan Ikan

0
Pemkot Bakal Buatkan Pasar Basah Khusus Daging, Ayam, dan Ikan
Basri saat monitoring pasar. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase berencana akan membangun pasar basah di wilayah pasar lama. Hal itu diungkapkannya saat melakukan operasi pasar, Kamis (14/3/2024).

Ia akan memisahkan antara pedagang yang menjual komoditas pangan seperti daging ayam, daging sapi, serta bahan makanan laut dapat berada di satu tempat. Hal tersebut dilakukan karena pedagang tersebut berada di lantai dua dengan ruangan yang kurang terbuka.

“Pasar kita ini terlalu tertutup, susah juga kalau pedagang harus bawa-bawa ke lantai dua,” tambahnya.

Rencananya pasar tersebut akan didesain terbuka dan hanya satu lantai saja. Karena menurutnya pasar basah jarang berada di lantai atas. Sehingga ia akan mengajukan perencanaan tersebut pada tahun 2025.

Setelah bagian pangan basah dipisahkan, gedung pasar nantinya dikhususkan untuk pedagang bahan makanan kering dan Mal Pelayanan Publik (MPP).

Pemindahan pedagang ini tidak hanya berlaku kepada pedagang yang berada di Taman Pasar Rawa Indah (Tamrin), namun pedagang yang juga berada di pinggir jalan juga akan ikut dipindahkan ke pasar basah.

Sebelumnya para pedagang sudah diberikan pemberitahuan untuk pindah, karena trotoar tempat mereka berjualan merupakan fasilitas umum, namun mereka justru menanyakan kemana mereka harus pindah.

“Mereka bertanya kemana mereka harus pindah, nanti kita buatkan,” tambahnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Wali Kota Pantau Harga Komoditas Pasar

0
Wali Kota Pantau Harga Komoditas Pasar
Basri bersama jajaran saat melakukan monitoring harga komoditas pasar. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wali Kota Bontang bersama jajaran melaksanakan Operasi Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) Kamis (14/3/24).Operasi pasar ini untuk memonitor harga komoditas selama bulan puasa 1445 Hijriah.

Bersama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan (DKUKMP), Basri Rase memantau harga beras dan telur yang saat ini meningkat harganya.

Harga telur satu piring mencapai Rp 70 ribu satu piringnya. Sementara harga beras 25 kilogram mencapai Rp 430 ribu dengan harga kiloan termurah yakni Rp 15 ribu.

Basri mendatangi salah satu distributor telur yang berada di sana. Ia mendapatkan penjelasan terkait peningkatan drastis pesanan telur di pusat, sehingga di daerah lain stok pengiriman telur menurun.

“Hampir setengah produksi telur di gunakan untuk bansos pemerintah pusat,” ungkapnya.

Basri mengatakan, bahwa pihaknya berencana akan melakukan kunjungan ke distributor beras, untuk mencari tahu sebab akibat naiknya harga beras yang tidak berhenti itu.

“Telur kan sudah tahu kenapa naik, beras ini akan kita pantau,” tambahnya.

Ia tidak mengkhawatirkan harga komoditas yang naik, namun ia mengkhawatirkan jika stok bahan pokok habis.

Penulis: Syakura
Editor: Yusva Alam

Bawa Sajam, Warga Tanjung Laut Terancam Penjara 10 Tahun

0
Bawa Sajam, Warga Tanjung Laut Terancam Penjara 10 Tahun
Ma (44) salah satu warga Tanjung Laut Indah, saat diamankan polisi. (ist)

BONTANG – Tersangka Ma (44) salah satu warga Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan diamankan Tim gabungan Rajawali Polres Bontang, akibat kedapatan membawa senjata tajam (sajam), Kamis (14/3/2024) dini hari sekitar pukul 01.45 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim, Iptu Hari Supranoto mengatakan, saat melakukan patroli gabungan di Jalan Pelabuhan III, Gang Ketamba 3, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan, mendapati seorang pria dengan gerak-gerik yang sangat mencurigakan.

“Saat kami lakukan penggeledahan badan, kami menemukan sajam jenis badik. Sehingga pria tersebut langsung kami amankan,” ucapnya.

Tersangka kini berada di Mako Polres Bontang, akibat perbuatannya tersangka dijerat Undang-undang Darurat nomor 12 tahun 1951, Pasal 2 ayat 1 tentang senjata tajam.

“Ancaman hukuman 10 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam