Beranda blog Halaman 797

Kadis LH: Kesadaran Masyarakat Akan Pengelolaan Sampah Makin Meningkat

0
Kadis LH: Kesadaran Masyarakat Akan Pengelolaan Sampah Makin Meningkat
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Heru Triatmojo. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Heru Triatmojo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bontang mengatakan, bahwa kesadaran masyarakat Bontang mulai meningkat terkait kebersihan dan sampah.

Pada tahun 2023 kemarin, pihaknya bersama seluruh stakeholder beserta tokoh-tokoh masyarakat, sukses melaksanakan program-program yang digunakan untuk mendaur ulang sampah.

“Dalam Adipura Kencana ini kami dituntut inovasi terus, dan tentu kami akan tingkatkan itu,” jelasnya.

Terdekat, pihak DLH akan melakukan inovasi berupa pirolisis atau mengubah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) dalam upaya pengurangan sampah plastik. Nantinya pembuatannya akan dilakukan di TPA dan TPST.

Selanjutnya yang sedang dalam masa uji coba adalah paving blok terbuat dari plastik. Pihaknya telah uji coba dengan memakai secara internal paving blok tersebut.

“Pengadaan alat pencetakannya baru kita anggarkan tahun ini, jadi masih pake alat manual dulu,” terangnya.

Heru kembali mengingatkan, bahwa belum semua masyarakat melek akan sampah, tapi pihaknya selalu berkoordinasi dengan RT, lurah, maupun camat sekitar untuk tidak berhenti edukasikan hal tersebut.

Sebelumnya, pada tahun 2022 Heru masih menyayangkan volume sampah yang besar dan kurangnya pengolahan sampah, namun pada 2023 masyarakat sudah mulai mengerti dan hal tersebut merupakan proses.

“Sedikit-sedikit masyarakat pasti akan melek soal sampah, 2024 ini kita gencarkan,” tutupnya.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Pemkot Bakal Bagi Bonus ke Petugas Kebersihan Bontang

0
Pemkot Bakal Bagi Bonus ke Petugas Kebersihan Bontang
Basri bersama petugas kebersihan sebelum arak-arakan Piala Adipura Kencana. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase bakal memberikan bonus kepada para petugas kebersihan Kota Bontang. Hal itu dilakukannya guna mengapresiasi kinerja petugas kebersihan yang telah membantu Kota Bontang, sehingga meraih penghargaan Adipura Kencana ketiga kalinya.

Adipura Kencana yang diraih Kota Bontang, merupakan penghargaan tertinggi atas keberhasil suatu daerah dalam melakukan pengelolaan sampah.

“Bonus pasti kita kasih, tambahannya akan dibicarakan dahulu,” ujarnya dalam upacara pembukaan arak-arakan Piala Adipura Kencana, Sabtu (9/3/24).

Bonus yang akan diberikan berkisar Rp 1,5 juta, jumlah ini naik Rp 500 ribu dari bonus Adipura Kencana 2022 lalu. Selain bonus tersebut, petugas kebersihan akan mendapatkan tambahan di luar itu.

“Nanti tambahnnya akan dianggarkan di APBD, jumlahnya tentu akan kita bicarakan terlebih dahulu,” tambahnya.

Basri berharap para pekerja akan lebih semangat dalam menjalani tugasnya sebagai petugas kebersihan, apalagi Basri telah percaya bahwa Kota Bontang bisa maju dalam penilaian Kota kecil bersih tingkat Asia Tenggara.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Raih Adipura Kencana, Basri Ungkap Rasa Bangga pada Pasukan Kebersihan Bontang

0
Raih Adipura Kencana, Basri Ungkap Rasa Bangga pada Pasukan Kebersihan Bontang
Basri bersama pasukan kebersihan Kota Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kota Bontang kembali meraih Piala Adipura Kencana untuk ketigakalinya. Wali Kota Bontang, Basri Rase mengungkapkan rasa bangganya akan raihan tersebut.

Ia berterima kasih kepada seluruh warga Bontang atas kontribusi besar dalam menjaga kebersihan Bontang, sehingga dapat kembali mempertahankan Adipura Kencana secara berturut-turut.

Rasa syukur tersebut diberikan terutama kepada petugas kebersihan, yang senantiasa siap untuk membersihkan Bontang sehingga bebas dari sampah yang berserakan.

“Presiden Jokowi kemarin senang sekali, ia bilang Bontang ini kota kecil tapi bersih,” ungkapnya.

Dengan kunjungan Presiden RI kemarin, dan ungkapannya langsung terkait Kota Bontang menjadi suatu kebanggaan yang Basri dengar.

Pada Bulan Juni mendatang, Basri juga mengatakan bahwa Kota Bontang akan ikut dalam penilaian tingkat Asia Tenggara, sebagai nominasi kota kecil yang bersih.

“Siap-siap masyarakat Bontang, mari kita jaga kebersihan betul-betul,” ujarnya.

Adapun petugas kebersihan akan mendapatkan bonus tambahan selain dari bonus utama yang rencana dianggarkan dalam perubahan.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Sosialisasi Perda Narkotika, Kadir Tappa: Kita Tak Boleh Kalah dengan Narkoba!

0
Sosialisasi Perda Narkotika, Kadir Tappa: Kita Tak Boleh Kalah dengan Narkoba!
Suasana sosialisasi Kadir Tappa. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Kadir Tappa memberikan sosialisasi peraturan daerah (perda) kepada masyarakat Bontang di Hotel Andika, Sabtu (9/3/24).

Ia mensosialisasikan terkait perda nomor 4  tahun 2022, tentang fasilitasi pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika, prekusor narkotika, dan psikotropika.

Ia mengatakan bahwa kita tidak boleh kalah dengan narkoba. Hal ini perlu diseriusi, oleh sebab itu ia melaksakan sosialisasi ini sebagai keseriusan pemerintah menyingkirkan narkoba. Ia sengaja mengundang para RT karena mereka bagian dari pemerintahan.

“Bontang sudah darurat. Jangan sampai hari ke hari nambah, kalo bisa makin berkurang bahkan tidak ada lagi,” jelasnya.

Suasana sosialisasi Kadir Tappa. (Syakurah/Radarbontang)
Suasana sosialisasi Kadir Tappa. (Syakurah/Radarbontang)

Hal ini menjadi perhatian semua masyarakat, karena pemberantasan bukan hanya tugas pemerintah ataupun BNN, masyarakat harus berperan dan jangan menutup-nutupi, karena hal ini beban untuk kita semua masyarakat.

Michael Samosir, Kasubbag Umum BNNK Bontang selaku narasumber menjelaskan, bahwa Kota Bontang sendiri menjadi tempat persinggahan, sehingga barang-barang narkotika tersebut dapat masuk ke Kota Bontang.

“Bisa masuk lewat manapun, dan bisa masuk ke lapisan manapun, gaada yang lewat,” jelasnya.

Mayoritas penyalahguna narkoba memperoleh narkoba pertama kali dari teman, pacar atau kenalan sebanyak 84,49 persen baik di perkotaan maupun perdesaan. Alasan yang paling sering adalah karena ingin mencoba.

Mengingat sekali lagi, stigma para pemakai dan orang sekelilingnya yang takut melaporkan pengedar atau pemakai ke BNN. Padahal BNN sendiri tidak akan melakukan proses hukum tapi justru membantu agar tidak terjerat lagi dengan narkoba.

Sosialisasi Perda Narkotika, Kadir Tappa: Kita Tak Boleh Kalah dengan Narkoba!
Suasana sosialisasi Kadir Tappa. (Syakurah/Radarbontang)

Adapun pendekatan secara agamis oleh Misransyah, Pembina Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an Taman Firdaus menjelaskan, bahwa penting merawat keimanan agar tameng diri kepada hal-hal buruk dapat diperkuat.

“Mari kita jaga anak-anak kita yang merupakan amanah,” terangnya.

Itulah sebabnya keluarga adalah faktor utama, jangan sampai tidak betah di rumah, dan ketika keluar rumah menemukan komunitas baru yang mereka senangi, mereka malah salah berkumpul dan mencoba narkoba.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Arak-arakan Sambut Piala Adipura Kencana, Petugas Kebersihan hingga Pelajar Ikut Meramaikan

0
Arak-arakan Sambut Piala Adipura Kencana, Petugas Kebersihan hingga Pelajar Ikut Meramaikan
Suasana penyambutan Piala Adipura Kencana. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Ratusan pasukan kebersihan Kota Bontang menyambut kedatangan Wali Kota Bontang, Basri Rase beserta Piala Adipura Kencana yang sukses diraih untuk ketiga kalinya, Sabtu (9/3/2024) di Tugu Selamat Datang Bontang.

Diketahui, Basri Rase pagi ini baru kembali dari Jakarta Pusat untuk mengambil langsung Piala Adipura Kencana tersebut.

Salah satu petugas kebersihan, Hanatuo mengatakan, bangga bisa menjadi salah satu yang dapat berperan penting dalam menjaga kebersihan Kota Bontang.

“Saya dari jam setengah tujuh di tugu, senang bisa dapat Adipura lagi,” terangnya.

Arak-arakan Sambut Piala Adipura Kencana, Petugas Kebersihan hingga Pelajar Ikut Meramaikan
Suasana penyambutan Piala Adipura Kencana. (Syakurah/Radarbontang)

Selain itu, beberapa sekolah juga meminta anak muridnya untuk berdiri di bahu jalan menyambut wali kota dan wakil wali kota beserta rombongan membawa Piala Adipura Kencana itu berkeliling Kota Bontang.

Seperti SMP IT Yabis yang membawa bendera merah putih untuk menyambut arak-arakan tersebut, serta SD Negeri 008 yang berdiri di depan Batalyon sembari menunggu lewat arak-arakan.

Selain itu dari pantauan redaksi, pegawai Rumah Sakit Umum Daerah Taman Husada pun turut menyambut di depan RSUD sembari membentangkan spanduk selamat atas pencapaian Adipura Kencana tersebut.

Arak-arakan tersebut finish di rumah Jabatan Wali Kota Bontang, dan akan berlanjut acara penyerahan bonus kepada petugas kebersihan secara simbolis di halaman DPMPTSP pada pukul 14.00 wita.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Warga Loktuan Siap-siap! Besok Ada Pemadaman Air, Ini Penyebabnya

0
Warga Loktuan Siap-siap! Besok Ada Pemadaman Air, Ini Penyebabnya
PDAM Tirta Taman cabang Loktuan, Bontang. (Dok)

BONTANG – PDAM Tirta Taman akan melakukan kegiatan perawatan dan pembersihan Instalasi Pengolahan Air (IPA) atau Water Treatment Plant (WTP) di Kelurahan Loktuan.

Lantaran kegiatan tersebut, distribusi air ke pelanggan akan mengalami gangguan (mati total) Sabtu (9/3/2024) besok, mulai pukul 07.00 Wita sampai selesai.

Sehingga saat pemadaman air, seluruh wilayah pelanggan Loktuan akan berdampak, kurang lebih dari 4.500 pelanggan.

Supervisor Hubungan Langganan, M. Ramli mengatakan, dengan adanya pembersihan ini sangat menyarankan agar seluruh masyarakat di wilayah Loktuan, segera menampung air sebanyak-banyaknya.

“Kami lakukan pembersihan mulai pagi, kemungkinan sore hari sudah selesai pengerjaan. Sehingga malam harinya kami sudah bisa distribusi air ke pelanggan,” ucapnya saat diwawancarai, Jumat (8/3/2024).

Kegiatan pembersihan dan perawatan ini dilakukan kurang lebih 15 orang petugas, jadi tidak memerlukan waktu yang lama dan juga tidak banyak petugas yang ikut serta untuk pembersihan.

“Untuk WTP di Loktuan berbeda dengan yang di kota. Karena jumlah di kota pelanggan lebih banyak, tidak seperti yang di wilayah Loktuan,” tambahnya.

Sebelum dilakukannya pemadaman air, pelanggan akan diberitahukan terlebih dahulu melalui media osial (sosmed) dan ke sejumlah pelanggan melalui kelurahan, kecamatan, Rukun Tetangga (RT), hingga rumah ibadah.

“Jika ada pelanggan yang tidak mengetahui adanya pemadaman air, kami juga telah menginformasikan ke masyarakat melalui masjid dan gereja yang ada, agar seluruh masyarakat tahu dan bisa segera menampung air,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Beraksi ala ‘Ninja,’ Pencuri di Toko Sembako Loktuan Terekam CCTV

0
Beraksi ala ‘Ninja,’ Pencuri di Toko Sembako Loktuan Terekam CCTV
Tangkapan layar CCTV. (ist)

BONTANG – Seseorang berkostum ala-ala ‘ninja’ kedapatan mencuri di salah satu toko sembako di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Loktuan, pada Jum’at (8/3/2024) sekitar pukul 03.00 Wita dini hari tadi.

Aksi pencurian ini terekam CCTV yang terdapat di dalam toko tersebut. Dalam rekaman video tampak pelaku menggunakan sarung serta penutup muka dalam menjalankan aksinya, sehingga wajah pelaku tidak dapat terlihat di CCTV.

Bhabinkamtibmas Loktuan, Aipda Bambang Soemantri mengatakan, pelaku melancarkan aksinya masuk langsung ke dalam toko melalui jendela yang hanya tertutupi oleh kawat nyamuk dan juga kardus bekas. Pelaku juga melakukan pencurian saat kondisi toko tutup.

“Pelaku mengambil rokok jenis LA Bold dan Esse sebanyak 10 bungkus, dan juga uang tunai Rp 400 ribu,” ucapnya saat diwawancarai.

Pemilik toko mengetahui hal tersebut sekitar pukul 07.00 Wita, saat ingin membuka tokonya. Saat itu kondisi jendela sudah terbobol dan pintu belakang terbuka.

“Sepertinya pencuri ini masuk lewat jendela, lantaran jendela tidak ada sama sekali pengamannya. Lalu keluar melalui pintu belakang,” paparnya.

Atas kejadian tersebut, Agus selaku pemilik toko enggan melaporkan kepada pihak kepolisian, lantaran dirinya hanya menganggap ini kenakalan remaja.

“Saya sudah konfirmasi ke pemilik toko untuk melaporkan ke polisi, akan tetapi pihak keluarga dari pemilik toko tidak mau. Mereka sudah mengikhlaskan kejadian pencurian tersebut,” tambahnya.

Bambang berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati, mengingat aksi pencurian sudah sangat meningkat. Masyarakat juga tetap menjaga keamanan masing-masing, jangan sampai adanya aksi kejahatan seperti ini terulang.

“Kita sudah mau masuk bulan puasa, harus lebih berhati-hati lagi. Karena adanya kejahatan tersebut pastinya sudah ada niat dan kesempatan bagi para pelaku,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Lepas Kendali, Pemotor Jatuh Depan SPBU Kopkar PKT

0
Lepas Kendali, Pemotor Jatuh Depan SPBU Kopkar PKT
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Telah terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Brigjen Katamso, lebih tepatnya di dekat SPBU Kopkar PKT, Kamis (7/3/2024) kemarin, sekitar 02.40 Wita dini hari.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Lantas, AKP MD Djauhari menjelaskan, bahwa kecelakaan tersebut bukan adanya tabrak lari, melainkan pengendara motor tersebut lepas kendali saat mengendarai motornya.

“Korban lepas kendali, tidak dapat mengendalikan motornya sendiri sehingga terjadi kecelakaan tunggal,” ucapnya saat diwawancarai, Jum’at (8/3/2024).

Kecelakaan tersebut mengakibatkan pengendara motor tersebut mengalami kondisi kritis, sehingga harus dirawat di rumah sakit.

“Korban telah menjalani perawatan, usai kejadian langsung dibawa ke RS,” tambahnya.

Djauhari menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membawa kendaraan dengan kecepatan tinggi, selain bisa mengancam keselamatan diri sendiri, juga mengancam keselamatan bagi pengendara lain.

“Untuk seluruh pengendara, agar bisa lebih berhati-hati saat membawa kendaraan. Jangan sampai menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Selain merugikan, nyawa pun bisa menjadi taruhannya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Sukses Kelola Pembuangan Sampah, Bontang Diganjar Piala Adipura Kencana Ketiga Kalinya

0
Sukses Kelola Pembuangan Sampah, Bontang Diganjar Piala Adipura Kencana Ketiga Kalinya
Wali Kota Bontang, Basri Rase (kiri) menerima penghargaan Adipura Kencana dari Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin. (Dok)

BONTANG – Kota Bontang berhasil mempertahankan penghargaan Adipura Kencana. Penghargaan itu langsung diterima oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase, pada Selasa (5/3/2024). Penyerahaan penghargaan berlangsung di Kantor Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, di Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bontang, Heru Triatmojo mengatakan, untuk penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI, Ma’ruf Amin kepada Wali Kota Bontang, Basri Rase. Bontang sukses mempertahankan penghargaan ketiga kalinya ini, lantaran dapat mengelola pembuangan sampah dengan baik.

“Program ini inovasi yang bisa dibanggakan, dapat mengatur jam pembuangan sampah. Terbukti berdasarkan data, Bontang mampu mengurangi populasi sampah 30 persen per harinya,” ucapnya saat diwawancarai, Rabu (6/3/2024).

Sampah yang dikelola menjadi komoditi akan bermanfaat, seperti lilin aromatik yang terbuat dari minyak jelantah dan paving blok terbuat dari sampah plastik. Secara estetik Kota Bontang berhasil mengurangi jumlah tong sampah yang ada.

“Ada juga inovasi Jemput Beli Tabung (Jelita) yang melibatkan sejumlah kelompok swadaya masyarakat. Inovasi ini jadi salah satu program yang berdampak besar terhadap pengurangan sampah,” paparnya.

Kemudian, untuk mengolah sampah anorganik, program sedekah sampah, dilakukan dengan cara mengumpulkan sampah plastik pada suatu tempat, dimana sampah-sampah tersebut akan dijual ke pengepul.

“Hasil penjualan sampah akan disumbangkan ke rumah ibadah dan kegiatan sosial. Bahwa program ini juga mendapat dukungan dari beberapa perusahaan besar di Kota Bontang,” jelasnya.

Perlu diketahui, Kota Bontang sudah tiga kalinya meraih penghargaan Adipura Kencana pada tahun 2013, 2022, dan 2024. Pernah juga Kota Bontang mendapatkan penghargaan Adipura Kencana pada 2016 lalu. Tak hanya itu, 8 kali mendapatkan penghargaan Adipura pada 2008-2012, 2014, 2015, dan juga 2018.

Heru menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Bontang yang telah ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan kota. Terlebih kepada para petugas kebersihan yang telah bekerja keras membersihkan ruang dan sudut kota dari tumpukan sampah.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh masyarakat Bontang, dan juga kepada seluruh petugas kebersihan yang sudah bekerja keras. Semoga piala penghargaan ini bisa terus bertahan,” tutupnya

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Kedapatan Bawa Sabu 11 Gram, Warga Muara Badak Dibekuk Polisi

0
Kedapatan Bawa Sabu 11 Gram, Warga Muara Badak Dibekuk Polisi
Barang bukti yang dibawa Ju (38) saat dilakukan penggeledahan. (ist)

BONTANG – Sat Resnarkoba Polres Bontang telah mengamankan pria berinisial Ju (38), salah satu warga Muara Badak, Desa Muara Badak Ilir, Kabupaten Kutai Kartanegara pada Rabu (6/3/2024) kemarin, sekitar pukul 19.00 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Rihard Nixon Lumban Toruan mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat, bahwa di Jalan Cokroaminoto, RT 17, Desa Gas Alam Badak 1, sering dijadikan sebagai tempat transaksi barang haram. Sehingga anggota Sat Resnarkoba Polres Bontang langsung menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami telah mencurigai satu pengendara sepeda motor, saat kami berhentikan geledah badan, ternyata yang bersangkutan kedapatan membawa sabu seberat 11,62 gram,” ucapnya.

Barang bukti yang telah diamankan Polres Bontang meliputi, tujuh bungkus plastik bening berisi sabu seberat 11,62 gram, satu plastik kresek warna hijau, empat lembar tisu, satu buah sedotan berujung runcing, satu bungkus plastik klip, satu celana pendek, satu unit handphone merek Oppo A57, dan satu unit sepeda motor merek Suzuki Smash tanpa nomor polisi.

“Kami masih menyelidiki dari mana asal mula sabu tersebut,” tambahnya.

Tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam