Beranda blog Halaman 911

Ini Alasan Sekwan Belum Dilantik!

0
Ini Alasan Sekwan Belum Dilantik!
Wali Kota dan Wawali Bontang saat menandatangani pejabat yang dilantik. (Yahya Yabo/ Media Kaltim (Grup Radarbontang.com)

BONTANG – Belum dilantiknya Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Bontang disebabkan masih menunggu surat rekomendasi pertimbangan balasan dari Ketua DPRD Kota Bontang, atas satu nama yang telah diserahkan ke DPRD Bontang.

Hal itu diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bontang, Sudi Priyanto.

Ia menjelaskan bahwa saat ini pemkot masih menunggu surat rekomendasi pertimbangan dari DPRD Kota Bontang.

“Kami sudah menyampaikan surat ke Ketua DPRD. Prosesnya masih di DPRD,” kata Sudi kepada awak media, Selasa (9/5/2023).

Dikatakannya, Bahwa Pemkot Bontang sudah mengajukan satu nama. “Masalah waktunya berapa lama, belum tahu saya,” tambahnya. (yah)

Daftar Lengkap Pejabat Mutasi di Pemkot Bontang

0
Daftar Lengkap Pejabat Mutasi di Pemkot Bontang
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang saat menandatangani pejabat yang dilantik. (Yahya Yabo/Media Kaltim (Grup Radarbontang.com))

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase telah melantik pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Selasa (9/5) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota.

Sebanyak 86 pejabat dilantik dan diambil sumpahnya. Seluruh pejabat yang dilantik, diberikan sumpah untuk jabatan yang baru di posisinya. Jabatan baru ini diberikan oleh Wali Kota Bontang yang sudah disesuaikan dengan track record selama berada di jabatan sebelumnya. (sya)

Berikut daftar lengkap pejabat dan jabatan barunya:

Mutasi Pejabat Baru Sudah Sesuai Kompetensi, Wali Kota: Jangan Ada Lagi yang Protes!

0
Mutasi Pejabat Baru Sudah Sesuai Kompetensi, Wali Kota: Jangan Ada Lagi yang Protes!
Pelantikan pejabat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan pejabat administrator dilaksanakan di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Selasa (9/5/23).

Dalam hal ini, Wali Kota Bontang, Basri Rase menyampaikan, bahwa jabatan-jabatan ini diberikan sudah sesuai dengan pantauan selama berada di jabatan sebelumnya.

“Para pejabat harus mensyukuri atas jabatan yang didapatkan, saya harap tidak ada lagi yang protes karena dipindah-pindah,” jelasnya.

Sebelumnya Basri sering mendengar keluhan terkait pejabat yang dipindah- pindah. Hal tersebut dilakukan karena melihat kemampuan dari perorangan tersebut.

Sehingga jika dirasa bagus dalam suatu bidang, maka akan ditempatkan di tempat yang seharusnya. Agar dapat melaksanakan serta membantu dalam mengerjakan proyek-proyek pemerintah dengan cepat.

“Sebelum memberikan jabatan baru, kami tentu melihat track record sebelumnya, jadi tentu bukan kami pindah secara asal-asalan,” lanjunya.

Basri berharap tidak ada keluhan dalam jabatan baru yang diberikan. Menurutnya dengan melakukan ini, diharapkan para pejabat dapat memiliki inovasi-inovasi terbaru terhadap tempat dan jabatan baru yang telah ditentukan.  (sya)

Basri Minta Pejabat Baru Laksanakan Tugas dengan Baik dan Profesional

0
Basri Minta Pejabat Baru Laksanakan Tugas dengan Baik dan Profesional
Wali Kota Bontang, Basri Rase memberikan ucapan selamat kepada pegawai yang dilantik. (Yahya Yabo/Media Kaltim (Grup Radarbontang.com))

BONTANG – Wali Kota Basri Rase mengimbau kepada pejabat yang baru dilantik agar melaksanakan tugas dengan baik dan profesional. Hal itu diungkapkan saat melantik pejabat tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di lingkup Pemkot Bontang.

Basri mengatakan, mutasi merupakan hal yang wajar dalam menjalankan tugas. Dalam menyeleksi daftar nama dari pansel, dirinya sudah menetapkan dengan sesuai kemampuan.

“Mutasi dan rotasi hari ini merupakan hal yang wajar dalam menjalankan tugas,” kata Basri Rase saat menyampaikan sambutan dalam pelantikan 86 pejabat Pemkot Bontang itu.

“Bekerjalah dengan baik, masih banyak yang ingin menjadi PNS, honorer maupun P3K. Kita harus bersyukur dalam melaksanakan tugas,” imbuhnya.

Dalam melaksanakan tugas, Ia menyebutkan jangan sampai ada yang salah dan membenci sesamanya. Dirinya juga berharap agar ke depannya para pegawai melaksanakan pakta integritas yang telah dibacakan.

“Saya berharap ke depannya pegawai saya di lingkup pemkot tidak memiliki masalah sama sekali,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Basri mengucapkan selamat atas amanah dan tugas baru yang diberikan kepada pejabat yang baru dilantik.

“Selamat atas jabatan dan pelantikan. Semoga dapat menjalankan tugas dengan baik,” pungkas Basri. (yah)

Pelantikan Pejabat Pemkot Bontang, Anwar Sadat Pimpin Diskominfo

0
Pelantikan Pejabat Pemkot Bontang, Anwar Sadat Pimpin Diskominfo
Pelantikan pejabat Pemkot Bontang oleh Wali Kota Bontang. (Yahya Yabo/Media Kaltim(Radarbontang.com))

BONTANG – Wali Kota Bontang Basri Rase melakukan mutasi dan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas di lingkup Pemerintah Kota Bontang, Selasa (9/5/2023) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Dalam daftar pejabat dilantik, Syahruddin dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Deddy Haryanto sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Umum, Anwar Sadat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Usman sebagai Kepala Pelaksana BPBD Bontang.

Basri Rase memimpin langsung pelantikan dan sumpah pejabat di lingkungan Pemkot Bontang. Ia mengarahkan pejabat dan pegawai yang telah dilantik dengan mengucapkan sumpah.

“Saya akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” kata Basri Rase diikuti pejabat dan pegawai yang dilantik.

Selain itu dibacakan pula pakta intergritas pegawai.

“Tidak akan menerima imbalan yang tidak sesuai dengan aturan perundangan. Menghidari pertentangan kepentingan dalam melaksanakan tugas,” kata salah satu pegawai memimpin pakta intergritas. (yah)

Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pencalonan Anggota DPRD, Bawaslu: Pendidikan Politik Penting untuk Masyarakat

0
Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pencalonan Anggota DPRD, Bawaslu: Pendidikan Politik Penting untuk Masyarakat
Kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif bawaslu. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bontang menyelenggarakan sosialisasi pengawasan partisipatif pada tahapan pencalonan anggota DPRD kota Bontang, Selasa (9/5/23) di Hotel Bintang Sintuk.

Komisioner Bawaslu Bontang, Nasrullah mengatakan, bahwa partisipatif merupakan seluruh warga Indonesia yang memiliki hak politik.

Karena berhubungan dengan pencalonan anggota DPRD Bontang, tentu seluruh masyarakat juga melakukan pengawasan terhadap proses pencalonan bakal calon DPRD Bontang.

Hal ini dilakukan yaitu, pertama, mengawasi proses dan prosedur dengan perundangan yang ada. Kedua, sosialisasi ini juga untuk menghindari dugaan-dugaan atau sengketa proses, antara penyelenggara dengan peserta pemilu atau sesama peserta. Ketiga, penguatan basis teman-teman pemilu terutama di lingkup Bawaslu beserta jajarannya, agar semua prosedur pengawasan berjalan baik.

“Termaksud dalam aplikasi Silon milik KPU, itu juga diawasi agar tidak ada error, dan pasti akan ada evaluasi juga terkait aplikasi pencalonan tersebut,” jelasnya.

Dosen Fakultas Hukum Unijaya, Cintya Ayu Rishanty menambahkan, bahwa respon peserta sangat baik, mulai dari partai politik maupun pengawas kecamatan yang hadir.

“Paling banyak dipertanyakan adalah terkait money politik,” ungkapnya.

Dikatakannya, sempat ditanyakan bagaimana jika calon tidak mau memberikan, namun ternyata ada masyarakat yang mengharapkan uang tersebut, sehingga para calon merasa sulit maju menuju pencalonan.

Karenanya diungkapkan, Bawaslu mengharapkan ada pendidikan yang masif tentang pendidikan politik kepada masyarakat, baik melalui offline maupun online. Perlu kesadaran untuk berpolitik dengan baik.

Tidak hanya mementingkan keuntungan sesaat dengan nominal yang sedikit,  tapi dapat menggadaikan masa depan. Sebagai masyarakat, bangsa, serta negara dengan memilih wakil atau pemimpin negara yang tidak kompeten.

“Pengawasan masyarakat itu harus dibarengi dengan pendidikan politik kepada masyarakat,” jelasnya. (sya)

Dispopar Kenalkan Lagi Rumah Kreasi Milenial, Ruang Ekspresi Pelaku Ekraf

0
Dispopar Kenalkan Lagi Rumah Kreasi Milenial, Ruang Ekspresi Pelaku Ekraf
RKM saat dilaunching Wali Kota Bontang beberapa tahun lalu. (ist)

BONTANG – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Bontang terus mensosialisasikan Rumah Kreasi Milenilal (RKM) kepada para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) Bontang. Salahsatunya dengan mengenalkan pada peserta pelatihan ekraf workshop desain busana, yang diadakan oleh Dispopar, Rabu (3/5/2023).

Kadispopar, Ahmad Aznem melalui M Deddy Arianto, Staf Jabatan Fungsional Adiyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dispopar Bontang menjelaskan, RKM ini pasca dilaunching oleh Wali Kota Bontang beberapa waktu lalu masih kurang dikenal oleh pelaku ekraf Bontang.

Di ruangan yang bertempat di lantai dasar Graha Pemuda Dispopar ini, para pelaku ekraf dapat berkreasi sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Pelaku ekraf bisa berdiskusi, membuat project, dan lain sebagainya. Mereka cukup bersurat ke Dispopar untuk peminjaman tempat,” ujar Deddy.

Ditambahkannya, sarana dan prasarana di RKM masih terus dilengkapi. Fasilitas seperti komputer editing video, alat seni rupa, kamera foto dan video, studio podcast, dan lain sebagainya masih dalam tahap pengadaan.

“Anak-anak muda bisa manfaatkan ruang ini semaksimal mungkin untuk berkarya,” ajaknya.

Diketahui, RKM merupakan wadah bagi anak muda yang secara komprehensif memfasilitasi kegiatan pengembangan ekonomi, dengan desain institusi yang memiliki pola kerja sebagai inkubator bisnis dan agency bagi pelalu usaha kreatif di Kota Bontang.

Hal ini sejalan dengan program pengembangan untuk menyiapkan sumber daya manusia di era digitalisasi.

Sebagai komitmen, pemerintah memberikan ruang kreasi yang berupa fasilitas penunjang agar mendorong keterlibatan pemuda untuk pengembangan kota. Khususnya di pengembangan wisata, ekonomi kreatif, dan UMKM.

Program ini menyasar anak-anak muda yang punya karya di industri kreatif. Di antaranya pengembang permainan, arsitektur, desain interior, musik, seni rupa, desain produk, fesyen, kuliner, film, animasi dan video, fotografi, desain komunikasi visual, televisi dan radio, kriya, periklanan, seni pertunjukan, penerbitan, dan aplikasi. (al)

Tak Ada Nama Ma’ruf Effendy di Daftar Bacaleg Partai Gelora

0
Tak Ada Nama Ma’ruf Effendy di Daftar Bacaleg Partai Gelora
Ketua DPD Gelora Bontang, Muhammad Aswar. (ist)

BONTANG – Ketua DPD Partai Gelora Bontang, Muhammad Aswar menyatakan, hingga kini partainya belum menerima keanggotaan dan memberikan posisi anggota ke Ma’ruf Effendi. Begitu pun mengenai rumor Ma’ruf Effendi akan mencalonkan bacaleg tingkat Kota Bontang dari partai Gelora.

“Hingga kini belum ada surat tertulis ke kami. Pak Maruf belum ada mendaftar sebagai calon legislatif di tingkat kota baik Selatan, Barat, maupun Utara untuk Partai Gelora,” jelas Aswar.

Saat ini partainya tengah menyiapkan pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) ke KPU Bontang, dengan jumlah sebanyak 25 Bacaleg.

“Saat ini kami menyiapkan pendaftaran Bacaleg ke KPU Bontang. Semua terpenuhi, 12 di utara, 4 di barat dan 9 di selatan,” terang Muhammad Aswar saat dikonfirmasi Mediakaltim.com (grup Radarbontang.com), Senin (8/5/2023).

Untuk Bacaleg Gelora sendiri akan resmi mendaftarkan pada Jumat (12/5/2023) mendatang, sesuai dengan rekomendasi dari Partai Gelora pusat sebanyak 25 orang.

“Sesuai dengan ketentuan dan syarat KPU dalam mendaftarkan Bacaleg. Semua dokumen sesuai dengan syarat. Gelora mengikuti syarat-syaratnya,” kata Aswar. (yah)

PAW Ma’ruf Effendy, PKS Bontang Masih Tunggu Keputusan Ketua DPRD

0
PAW Ma’ruf Effendy, PKS Bontang Masih Tunggu Keputusan Ketua DPRD
Ketua DPD PKS Bontang, Suharno. (Yahya Yabo/Media Kaltim/grup Radarbontang.com)

BONTANG – PKS masih menunggu keputusan Ketua DPRD Bontang terkait Pergantian Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD dari fraksi PKS, Ma’ruf Effendy.

Hal itu diungkapkan Ketua DPD PKS Bontang, Suharno saat mendaftarkan 25 bacaleg ke KPU Bontang, Senin (8/5/2023).

Suharno mengatakan, PAW saat ini masih dalam tahapan dan proses di Ketua DPRD Kota Bontang. PKS juga masih menunggu balasan surat dari Kemendagri.

“Kami juga masih menunggu dari Kemendagri. Kalau surat sudah datang kami akan sampaikan ke Ketua DPRD Bontang,” kata Suharno saat dikonfirmasi Mediakaltim.com (grup radarbontang.com), Senin (8/5/2023).

“Surat sudah lama kita ajukan. Tinggal Ketua DPRD nanti membuat surat ke gubernur. Setelah dari DPRD, proses ke wali kota dan gubernur yang tanda tangan. Insya Allah masih proses,” imbuh Suharno.

Untuk diketahui, proses pemecatan mantan Anggota Partai PKS, Ma’ruf Effendy berbuntut tuntutan ke pengadilan Negeri Bontang. Dimana dalam prosesnya, tuntutan Ma’ruf tidak diterima. (yah)

Pelaku Ekraf Dibekali Ilmu Dasar Fashion Desain Busana

0
Pelaku Ekraf Dibekali Ilmu Dasar Fashion Desain Busana
Workshop Desain Busana, di Lounge Rumah Kreasi Milenial (RKM), Graha Pemuda Dispopar. (Yusva Alam)

BONTANG – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) mengadakan Pelatihan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Workshop Desain Busana, di Lounge Rumah Kreasi Milenial (RKM), Graha Pemuda Dispopar, Rabu (3/5/2023) lalu.

Kadispopar, Ahmad Aznem melalui M Deddy Arianto, Staf Jabatan Fungsional Adiyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dispopar Bontang menjelaskan, kegiatan ini merupakan pelatihan dasar bagi warga Bontang yang bergerak di ekraf khususnya bidang mode dan fashion, agar semakin memiliki kesadaran terhadap potensi ekraf.

Di pelatihan ini peserta diberi pembekalan materi fashion, bagi yang ingin mengembangkan diri dan usaha. Menggambar figure line dan mewarnai, serta membuat pakaian cowok/cewek yang siap pakai sesuai karakter masing-masing.

Materi desain yang diberikan dapat menyesuaikan karakter peserta masing-masing. Semisal minat di adventure, traveling, dan lain sebagainya.

“Kami harap selesai pelatihan ini, setiap peserta mampu membuat suatu produk fashion walaupun sederhana,” ujarnya.

Kegiatan ini berlangsung 1 hari, sejak pagi hingga sore. Sebanyak 39 peserta yang mayoritas pelajar mengikuti kegiatan ini. Selain pelajar adapula pelaku ekraf di bidang fashion, yang bekerja di bidang mode atau tailor.

Untuk pelatihan kali ini, Dispopar mendatangkan Iwan Amir, pemateri yang sudah malang melintang di dunia fashion dan mode di tingkat nasional. Iwan merupakan pengajar di beberapa lembaga pendidikan mode dan fashion di Jakarta. Dosen praktisi mata kuliah pagelaran busana di Universitas Negeri Jakarta, Dosen praktisi desain mode di Politeknik Negeri Media Kreatif, dan lain sebagainya.

Iwan Amir juga kerap meraih prestasi di bidang mode dan fashion. Beberapa prestasinya di antaranya Winner LPM Enterpreneur Award, Jakarta, Fashion Week 2016, Top Eight finalist of Indonesia Fashion Entrepreneur Competition,”Sarung for the World”,Indonesia Fashion Week 2012, dan masih banyak prestasi lainnya. “Yang membanggakan, Iwan Amir juga putra asli Bontang,” pungkas Deddy. (al)