Beranda blog Halaman 911

Babinsa Koramil 0908-03/Anggana Bersama Masyarakat Gotong Royong Bersihkan Rumput Liar di Jalan

0

BONTANG – Anggota Babinsa Koramil 03/Anggana Sertu Heri Krisdianto  melaksanakan gotong-royong bersama pemerintah desa dan masyarakat membersihkan rumput liar yang menutupi jalan di RT 25, Desa Sungai Mariam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara,  Sabtu (27/8/2022).

Babinsa Desa Sungai Mariam Sertu Heri Krisdianto mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk menciptakan gotong-royong dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya. Kondisi ruas jalan yang ditumbuhi rumput liar membuat pemandangan sekitar jalan menjadi kelihatan kurang bersih.

Kondisi itu mendorong Sertu Heri Krisdianto dan pemerintah Desa Sungai Mariam mengajak masyarakat bergotong royong membersihkan rumput liar. “Kegiatan gotong-royong ini merupakan sarana kebersamaan antara anggota Babinsa dan warga wilayah binaan demi membantu tercapainya kenyamanan desa serta kebersihan bagi desa yang bersangkutan,” ujarnya. (Pendim Btg)

Membeko Fest, Destinasi Wisata Unggalan Baru Bontang

0

BONTANG– Dalam rangka  mengenalkan budaya dan kearifan lokal Bontang, Kelurahan Bontang Kuala mengadakan Membeko Fest atau festival kuliner Bontang Kuala pada Sabtu (27/8/2022).

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengharapkan Festival Membeko  dapat dijadikan ajang  memperkenalkan budaya lokal Bontang. Kegiatan ini menjadi kegiatan bersama masyarakat  Bontang yang juga dihadiri stakeholder terkait.

“Pemerintah Bontang telah menandatangi MoU pariwisata dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam pengembangan pariwisata,” jelas Basri Rase.

Dia menyebutkan salah satu program unggulan Pemkot Bontang yakni destinasi wisata dan UMKM yang telah dilakukan MoU dengan Kemenparekraf. “Saya sudah perintahkan seluruh OPD wajib menyiapkan satu kegiatan yang nantinya akan menjadi event pariwisata di  Bontang,” jelas Basri.

Dalam hal pengembangan pariwisata, Basri mengatakan, ini sebagai bagian dari perencanaan dalam menyambut Ibu Kota Negara (IKN) dan dalam menghadapi pasca-industri.

“Program ini bukan program ‘kacang-kacangan’, tapi program  untuk membantu bapak-ibu ketika Ibu kota negara benar-benar terjadi di Kalimantan Timur, dan Bontang menjadi bagian dari destinasi wisata di Ibu Kota Negara,” paparnya.

Basri memastikan, dirinya akan terus menggali potensi wisata yang ada di Bontang. Oleh karenanya, dia meminta semua OPD  bersinergi dan kolaborasi untuk mengembangkan wisata di Bontang. “Semakin banyak kegiatan, semakin banyak event maka perekonomian di Bontang semakin meningkat, semakin berkembang,” sebut Basri.

Yang sudah pasti, Basri mengaku telah menginstruksikan agar  Membeko Fest digelar setiap tahun. “Ini dijadikan agenda tahunan, dan segera laporkan ke Dinas Pariwisata. Karena seluruh kegiatan akan diluncurkan setiap tahunnya. Karena kita ingin menuju kota pariwisata. Tahun depan harus di ‘gasfull’ yang namanya pariwisata dan UMKM,” paparnya.

Sementara Lurah Bontang Kuala, Suiza Ixan Saputro mengatakan, Membeko akan menjadi program unggulan Pemkot Bontang dalam sektor pariwisata, dengan fokus  mengangkat tradisi lokal yang tidak ada di tempat lain.

“Iya, ini sudah masuk dalam kalender rutin Dinas Pariwisata dan kami berkolaborasi dengan Masyarakat sadar wisata (Masata) hingga tingkat kementerian. Respons dari Kemenparekraf Membeko ini tidak ada di daerah lain,” kata Suiza.

Dikatakannya, Membeko akan diagendakan rutin setiap tahun pada minggu keempat  Agustus. “Jadi kami sudah diskusikan dengan lembaga adat. Jadi event ini akan terus dilaksanakan setiap minggu ke empat di bulan Agustus untuk melaksanakan Membeko Fest ini,” pungkas Suiza. (yah)

Sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2022, Kadir Tappa: Tanpa Ketahanan Keluarga Negara Tidak Kuat

0
Anggota DPRD Kaltim Abdul Kadir Tappa saat sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2022 di Hotel Tiara Surya, Minggu (28/8). (darman/radarbontang).

BONTANG – Anggota DPRD Provinsi Kaltim Abdul Kadir Tappa kembali bertemu konstituennya di Kota Taman. Kali ini dalam hajatan sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Ketahanan Keluarga wilayah VI Bontang.
Sosialisasi tersebut berlangsung di Hotel Tiara Surya, Minggu (28/8/2022).

Sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber analis kesejahteraan keluarga dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana. Politikus berlatar belakang pengusaha itu mengatakan, tujuan dari sosialisasi perda agar nantinya dapat diterapkan masyarakat dengan baik. Karena dari ketahanan keluargalah, nantinya dapat memperkuat keutuhan negara.

Menurut Kadir Tappa, ketahanan keluarga itu merupakan inti dari ketahanan negara yang kuat. Tanpa ketahanan keluarga negara tidak kuat. Karena itu, ketahanan suatu negara harus dimulai dari jenjang bawah. Yaitu, ketahanan keluarga.

“Melalui Perda ini, saya ingin semua keluarga dapat mengaplikasikan ketahanan keluarga itu dengan baik. Regulasinya, dalam hal ini Perda Nomor 2 Tahun 2022 baru disahkan. Saya termasuk inisiator dari perda provinsi ini,” kata Kadir Tappa, Minggu (28/8/2022).

Ia mendukung dengan cara menganggarkan bagi masyarakat yang membutuhkan pendanaan untuk ketahanan keluarga, seperti usaha, industri kecil, atau UMKM dan industri rumahan.

“Apapun yang akan dibuat kalau memang ada usaha. Ini kan dasarnya penganggaran. Adanya perda ini berarti tidak ada yang kita langgar kalau kita anggarkan,” sebut Kadir. Kadir mengharapkan setiap tahun angka pengangguran menurun dan angka kemiskinan juga menurun dengan ketahanan keluarga.

Sementara itu, Narasumber Rakyan Rachim Bratasena mengatakan, melalui sosialisasi Perda Ketahanan Keluarga, dirinya lebih menekankan terkait bagaimana satu keluarga dapat bertahan dengan ketahanan keluarga.
Di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana memiliki kelompok dalam membentuk ketahanan keluarga. Seperti BKR, Genre, BKL, UPPKA, BKB.
Mengenai ketahanan keluarga dari Perda Nomor 2 Tahun 2022, dirinya mengharapkan ke depannya program yang ada di DPPKB akan sejalan dan sesuai perda yang telah disosialisasikan.
“Kalau kami, berharap perda ini bisa sejalan dengan program penanganan stunting yang saat ini masuk program nasional dalam hal ketahanan keluarga,” tandasnya. (adv/dar/yah)

Membeko Fest 2022 di Bontang Kuala, Rustam Beri Apresiasi, Dorong UMKM Terus Berinovasi 

0
Ketua Komisi II DPRD Bontang Rustam. foto: Istimewa

BONTANG –  Ketua Komisi II DPRD Kota Bontang Rustam memberikan apresiasi atas kegiatan festival kuliner bertajuk Membeko Fest 2022. Festival kuliner tersebut dilaksanakan, Sabtu (27/8/2022) di Anjungan Futsal Bontang Kuala.  Kegiatan ini juga untuk memeriahkan HUT ke-77 RI. Karena itu, dresscode kegiatan bernuansa merah putih.

Festival Bontang Kuala ini dimulai dengan tradisi sarapan bersama secara lesehan, atau rutinitas dengan ciri khas berbagai menu sarapan khas Bontang Kuala yang disajikan di atas baki/nampan bundar. Baki bermakna kebersamaan, dan lesehan atau melantai bermakna membumi.

“Kami menyambut baik kegiatan tersebut, dan sangat mengapresiasi. Bagi pecinta kuliner, dimanjakan dengan sajian-sajian yang istimewa,” ujar Rustam. Kegiatan ini, kata politisi Partai Golkar, juga sebagai bentuk kreativitas para pelaku UMKM yang terus berinovasi dengan situasi yang masih pandemi.

Ia juga berpesan, para pelaku UMKM tetap semangat dan terus berinovasi diera digital. “Semangat untuk pelaku UMKM, dan tetapberinovasi dan berkreatifitas, gunakan sistem promosi digital karena sekarang merupakan era pemasaran melalui digital,” terangnya.

Sementara itu, Wali Kota Bontang, Basri Rase mengharapkan Festival Membeko dapat dijadikan ajang memperkenalkan budaya lokal Bontang. Kegiatan ini menjadi kegiatan bersama masyarakat Bontang yang juga dihadiri stakeholder terkait. “Pemerintah Bontang telah menandatangi MoU pariwisata dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dalam pengembangan pariwisata,” jelas Basri Rase.

Dia menyebutkan salah satu program unggulan Pemkot Bontang yakni destinasi wisata dan UMKM yang telah dilakukan MoU dengan Kemenparekraf. “Saya sudah perintahkan seluruh OPD wajib menyiapkan satu kegiatan yang nantinya akan menjadi event pariwisata di Bontang,” jelas Basri.

Dalam hal pengembangan pariwisata, Basri mengatakan, ini sebagai bagian dari perencanaan dalam menyambut Ibu Kota Negara (IKN) dan dalam menghadapi pasca-industri. “Program ini bukan program ‘kacang-kacangan’, tapi program untuk membantu bapak-ibu ketika Ibu kota negara benar-benar terjadi di Kalimantan Timur, dan Bontang menjadi bagian dari destinasi wisata di Ibu Kota Negara,” paparnya.

Basri memastikan, dirinya akan terus menggali potensi wisata yang ada di Bontang. Oleh karenanya, dia meminta semua OPD bersinergi dan kolaborasi untuk mengembangkan wisata di Bontang. “Semakin banyak kegiatan, semakin banyak event maka perekonomian di Bontang semakin meningkat, semakin berkembang,” sebut Basri.

Yang sudah pasti, Basri mengaku telah menginstruksikan agar Membeko Fest digelar setiap tahun. “Ini dijadikan agenda tahunan, dan segera laporkan ke Dinas Pariwisata. Karena seluruh kegiatan akan diluncurkan setiap tahunnya. Karena kita ingin menuju kota pariwisata. Tahun depan harus di ‘gasfull’ yang namanya pariwisata dan UMKM,” paparnya.

Sementara Lurah Bontang Kuala, Suiza Ixan Saputro mengatakan, Membeko akan menjadi program unggulan Pemkot Bontang dalam sektor pariwisata, dengan fokus mengangkat tradisi lokal yang tidak ada di tempat lain.

“Iya, ini sudah masuk dalam kalender rutin Dinas Pariwisata dan kami berkolaborasi dengan Masyarakat sadar wisata (Masata) hingga tingkat kementerian. Respons dari Kemenparekraf Membeko ini tidak ada di daerah lain,” kata Suiza.

Dikatakannya, Membeko akan diagendakan rutin setiap tahun pada minggu keempat Agustus. “Jadi kami sudah diskusikan dengan lembaga adat. Jadi event ini akan terus dilaksanakan setiap minggu ke empat di bulan Agustus untuk melaksanakan Membeko Fest ini,” pungkas Suiza. (adv)

Pawai Karnaval Sukses Digelar di Loktuan, DPRD Dukung Jadikan Event Wisata

0
Wakil Ketua DPRD Bontang, Agus Haris larut dalam suasana Pawai Karnaval Hut RI Ke 77 Kelurahan Loktuan. Foto: Istimewa

BONTANG – Event Pawai Karnaval yang digelar di Kelurahan Loktuan, yang digelar Minggu (27/8/2022), dinilai Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris paling meriah dari berbagai kegiatan yang digelar di kelurahan untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.  “Wah ini paling meriah setahu saya, kami juga menikmati sampai lupa sudah hampir sore,” tutur Agus Haris.

Karena itulah, Agus Haris sangat mendukung jika event tersebut menjadi pemantik untuk membangkitkan kunjungan wisata. Khusus di Loktuan diketahui telah memiliki beberapa spot wisata yang dapat diandalkan jadi daya tarik pariwisata.

Sebut saja, kampung Selambai yang terkenal dengan wisata kuliner, Ma’rifah Herbal Wisata Toga, Mangrove Teluk Bangko dan yang teranyar Masjid Terapung. “Kita punya banyak tempat wisata di Loktuan, event ini harus didukung supaya kunjungan wisata kita meningkat,” tutur politisi Gerindra ini

Agus Haris pun terlihat menikmati setiap sesi penampilan peserta yang melewati panggung utama dalam event. Pawai untuk memeriahkan HUT RI Ke 77 itu, tak henti hentinya menampilkan atraksi dan yel-yel yang mengajak tamu di panggung utama ikut larut dalam setiap gerak dan nada. Tujuannya tak lain untuk menjadikan event tahunan itu menghibur masyarakat.

Hal senada disampaikan, anggota DPRD Bontang, Faisal. Ia menilai event tersebut potensial jadi momentum destinasi wisata. “Tadi saya merasakan animo yang tinggi dari masyarakat, kalau dilaksanakan tiap tahun bisa jadi agenda rutin Pariwisata juga,” kata Faisal.

Meski hal ini gayung bersambut adanya aktivitas masyarakat akibat pandemi covid-19. Ia tetap meyakini mesti ada event yang menjadi cara agar loktuan tetap ramai jadi magnet kunjungan orang. “Sudah ada beberapa titik lokasi wisata, termasuk kampung selambai. Mudahan dengan banyaknya event serupa akan banyak pula orang datang,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Loktuan, Hadi Jumianto mengatakan, kegiatan pawai ini sebagai pemicu semangat pengembangan potensi pariwisata di kelurahan loktuan. Menurut Hadi kreativitas masyarakat adalah bagian dari modal untuk menarik minat masyarakat luar untuk datang.

Ia mengatakan jika agenda ini dijadwalkan khusus dalam agenda kegiatan promosi wisata kota Bontang, Hadi meyakini misi wisata akan berjalan maksimal. “Kita akan usulkan jadi agenda rutin pemerintah melalui Dinas Pariwisata nanti, jadwal dan waktunya kita masukan agenda disana,” jelasnya. (adv)

Soroti Truk Antre di SPBU Sebelum Jam 2, Nursalam: Harus Tindak Tegas! 

0
Anggota DPRD Bontang Nursalam. Foto Istimewa

BONTANG – Anggota DPRD Bontang Nursalam menyoroti kendaraan yang antre di SPBU di luar jam yang telah ditentukan. Menurutnya, keberadaan truk angkutan atau kendaraan lain yang sedang antre BBM itu sudah pasti mengganggu tempat usaha warga di sekitar SPBU. Imbasnya pendapatan dan penghasilan pedagang ikut terdampak.

“Makanya solusi yang sudah sangat bagus diberi waktu jam 14.00 untuk antre. Tapi lagi-lagi dilanggar. Lagipula mereka antre mulai jam sembilan atau jam sepuluh, kan nggak bakal dilayani oleh SPBU karena SPBU baru buka pelayanan solar pada pukul 14.00,” beber Salam sapaan akrabnya.

Menurut Salam, menerapkan jam antre pukul 14.00 adalah kebijakan tepat. Jika persoalan pedagang sekitar yang terganggu akibat adanya truk, maka penerapan jam 2 siang ini sebuah kebijakan yang win-win.

“Ini jalan terbaik karena tidak ada pilihan lain selama kuota atau suplai solar belum bertambah. Jadi seharusnya saling memahami, sopir jangan egois merampas jam orang lain yang sudah dibagi secara merata. Saya juga kasihan lihat sopir itu, tapi bukan berarti harus melanggar aturan main,” bebernya.

Ia meminta aparat untuk menindak tegas. Kondisi ini menurutnya jangan dibiarkan brrlarut. Selama suplai BBM belum nomral bisa dipastikan hal ini masih akan terjadi. “Begitu pula dengan aparat, lakukan tugas sesuai aturan yang ditetapkan, jangan dibiarkan terjadi pelanggaran, “kata Salam.

Sementara, Kasi Angkutan Umum Dishub Bontang, Welly Sakius menuturkan, dengan penerapan fuel card ini, batasan jam antre tidak perlu jadi soal lagi. Welly menilai penggunaan fuel card sebagai solusi memangkas rantai antrean BBM setiap hari. Mobil bisa antre kapanpun selama suplai BBM masih tersedia.

“Jika semua SPBU sudah menggunakan fuel card, harusnya kebijakan jam antre untuk truk bisa ditiadakan, artinya sopir bisa mengantre di jam berapapun, tergantung jumlah ketersediaan solar di setiap SPBU.

Lanjut Welly mengatakan, dalam fuel card juga sudah jelas mengatur pembatasan jumlah pembelian dengan jenis masing-masing kendaraan, sehingga setiap kendaraan hanya bisa membeli sesuai dengan yang ada dalam kartu. (adv)

Lomba Pemilahan Sampah Antar RT Ditutup, Lurah Satimpo: Cegah Banjir akibat Sampah!

0

BONTANG – Kegiatan Lomba pemilahan sampah antar RT se-Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, Kota Bontang, Kalimantan Timur, resmi ditutup Lurah Satimpo Maryono. Jum’at (26/8) di Sekretariat Bank Sampah Ceria Jalan Kamboja RT 24. Lomba yang dilaksanakan mulai 22 – 26 Agustus 2022 ini diikuti 11 RT yakni mulai RT 13 sampai RT 25.

Hadir Kasi Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Satimpo, Babinsa, Perwakilan dari DLH, CSR PT Badak NGL, dan RT yang ikut berpartisipasi pada kegiatan ini serta pengurus Bank Sampah Ceria.

Lurah Satimpo Maryono menuturkan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah, memberi kesadaran kepada masayarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

“Ini juga merupakan terobosan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan hijau, serta salah satu bentuk dari mencegah terjadinya banjir akibat sampah,” ungkapnya Lurah Maryono.

Lebih lanjut Lurah Maryono, RT yang berpartisipasi pada awalnya dalam kegiatan ini adalah sebanyak 13 RT yaitu RT 13 – 25, akan tetapi di tengah perjalanan ada 2 RT yang mengundurkan diri yaitu RT 15 dan 19. “Di karenakan pada saat jadwal penyetoran pilah sampah tidak ada warganya yang mengumpulkan ke Bank Sampah Ceria jadi dianggap gugur,” jelas Maryono.

Usai menyerahkan hadiah ke para pemenang, Lurah Maryono mengucap terima kasih kepada Bank Sampah CERIA yang merupakan mitra Kelurahan Satimpo yang tergabung dalam program Salin Swara Badak NGL, yang sudah menyelenggarakan kegiatan ini.

“Terima kasih juga kepada CSR Badak NGL yang turut berpartisipasi dan membantu terlaksananya kegiatan ini sebagai bentuk dari implementasi Inovasi Kelurahan yaitu BANK SARIA (Bank SAmpah ceRIA) dan SANDARAN HATI (peruSahAaN baDAk NGL beRsinergi dengAN keluraHAn saTImpo), dan selamat kepada para pemenang pada kegiatan Pilah Sampah ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut dari CSR PT Badak NGL menyerahkan drum tempat sampah secara simbolis yang diterima oleh Ketua Forum RT Kelurahan Satimpo Djoko Witono, dimana nantinya drum tempat sampah ini akan dibagikan ke RT. (mk)

Berikut pemenang lomba Pemilahan Sampah tingkat RT se-Kelurahan Satimpo

  • Juara favorit – RT 20
  • Juara 1 – RT 24
  • Juara 2 – RT 22
  • Juara 3 – RT 23
  • Harapan 1 – RT 21
  • Harapan 2 – RT 18
  • Harapan 3 – RT 14

Terus Tingkatkan Disiplin Masyarakat, Personel Polsek Bontang Barat Laksanakan Patroli dan Pembagian Masker

0

BONTANG– Dalam upaya mendisiplinkan masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan, Polsek Bontang Barat tidak henti-hentinya melaksanakan patroli pembagian masker, serta mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Pada Jumat (26 /8/2022), dipimpin KSPK Polsek Bontang Barat Aipda Saiful Anas,  personel Polsek Bontang Barat melaksanakan patroli dengan sasaran Terminal Bus Km 6, areal pertokoan, warung, dan tempat yang sering menimbulkan kerumunan warga.

Kapolsek Bontang Barat Iptu Muh. Yazid mengatakan, pihaknya terus meningkatkan patroli dan pembagian masker kepada masyarakat dalam rangka mendisiplinkan penerapan prokes dalam mencegah dan mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19.

“Kami terus membagikan masker kepada warga yang kami dapati tidak memakai masker saat berada di tempat umum,” kata Yazid.

Oleh karenanya, selama patroli pihaknya tak segan menegur dan mengarahkan agar warga memakai masker dengan baik dan benar. Terutama saat beraktivitas di luar rumah, sehingga masker berfungsi sebagai mana mestinya.

Selain itu, pada masa PPKM Level 1 ini, personel  Polsek Bontang Barat juga mengimbau warga tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan dan 5M. Hal ini  sebagai upaya untuk menekan kasus  Covid-19 di Bontang.

“Kami terus mengimbau warga untuk disiplin mengikuti protokol kesehatan. Harapan kita warga mempunyai kesadaran masing masing, karena untuk mengubah kabiasaan warga tidaklah mudah. Kadang warga yang kurang disiplin langsung kami tegur, dan juga kita mengimbau saat berkomunikasi atau bersosialisasi dengan warga lainnya untuk menggunakan masker dengan baik dan benar,” ujarnya.

Ditambahkan pula, selain mengedukasi tentang kewajiban bermasker dan jaga jarak, anggota Polsek Bontang Barat juga terus mengimbau warga tetap menjalankan pola hidup sehat di dalam menerapkan protokol kesehatan. (hms)

Ketua DPRD Minta Maksimalkan Serap Aspirasi Selama Masa Reses

0
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal

BONTANG – Ketua DPRD Bontang Andi Faisal Sofyan Hasdam berharap masa reses menjadi momentum yang tepat untuk mendengarkan aspirasi masyarakat. Hal itu disampaikan Andi Fais, sapaan akrabnya, usai 25 anggota DPRD Bontang menggelar reses beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, politisi Golkar ini ingin saat menyerap aspirasi itu rekan-rekannya menyampaikan juga capaian-capaian kerja lembaga legislatif selama masa sidang.

Lebih tepatnya, kata Andi Fais sebagai momentum bagi wakil rakyat untuk menyampaikan yang sudah dilakukan legislator selama masa kerja ketiga tahun 2022. Sekaligus untuk sampaikan aspirasi konstituen.

“Lebih baik usulan yang diajukan masyarakat di setiap daerah dapil dicatat kebutuhannya masing-masing, karena itu juga akan dilaporkan dalam paripurna,” ujarnya.

Dia mengatakan, jika usulan itu terbilang prioritas dan mendesak, maka pihaknya segera menyampaikan kepada eksekutif untuk ditindaklanjuti.

“Reses adalah sarana penyerapan aspirasi masyarakat yang nantinya akan disampaikan melalui pembahasan di internal dewan dan ditindaklanjuti dengan pemerintah daerah,” ungkapnya.

Sejak digelar pada 18-19 Agustus lalu, kini aspirasi yang sudah diperoleh dalam pertemuan dengan konstituen akan menjadi laporan setiap anggota legislatif dalam masa sidang ke-3 tahun 2022. (adv)

Berikan Rasa Aman, Polsek Muara Badak Monitoring Vaksinasi Booster di Puskesmas

0

BONTANG– Polsek Muara Badak melaksanakan patroli monitoring pengamanan vaksinasi massal Covid-19 dosis 1, 2, dan 3  (booster) dalam rangka Program Percepatan Vaksinasi Nasional yang dilaksanakan di  Puskesmas Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Jumat (26/8/2022).

Sasaran vaksinasi kali ini adalah warga lanjut usia atau lansia. Kapolsek Muara Badak Iptu Yoshimata J.S. Manggala mengatakan, pengamanan kali ini merupakan upaya Polri khususnya Polsek Muara Badak, untuk memberikan rasa aman selama  vaksinasi dilangsungkan.

“Kami mengimbau juga kepada masyarakat untuk tidak takut divaksin. Diharapkan masyarakat yang datang bisa mengikuti  vaksinasi dan selalu mengutamakan protokol kesehatan. Baik saat ini dan saat berada di lingkungan masyarakat,” ujar Kapolsek.

Iptu Yoshimata menambahkan, pihaknya terus mengimbau warga yang divaksin untuk tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, sehingga kegiatan berjalan lancar selama vaksinasi berlangsung. (hms)