Beranda blog Halaman 599

Calon Ketua RT di Kelurahan Tanjung Laut Mengeluh Harus Biayai Sendiri Pencoblosan

0
Ilustrasi. (Ist).

BONTANG – Pemilihan Ketua Rukun Tetangga (RT) di wilayah Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, akan berlangsung pada 20 Juli 2025 mendatang.

Namun terdapat polemik dalam pemilihan tersebut. Dimana para calon Ketua RT yang ingin mendaftarkan diri maju pencalonan, harus menggunakan dana mandiri untuk menyelenggarakan pemilihan (pencoblosan). Sebab tidak ada anggaran yang disiapkan oleh pemerintah.

Salah satu calon Ketua RT, yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa, dengan mencalonkan diri menggunakan dana pribadi, pihaknya merasa tidak masalah dan keberatan asalkan anggaran yang disepakati tidak kelewatan batas.

“Awalnya panitia sudah menentukan dananya sekian, tapi nominalnya cukup besar dan kelewatan. Membuat saya sempat protes. Untuk sekarang sudah aman, habis dilakukan koordinasi,” ucapnya saat dihubungi, Jumat (11/7/2025).

Sebelumnya di wilayah RT tersebut, untuk calon yang akan menjadi Ketua RT telah ditargetkan nominalnya oleh panitia penyelenggara, karena pihak penyelenggara ingin membuat acara yang meriah.

“Awalnya mereka mau buat acara yang meriah, makanya menargetkan nominal. Bagaimana dengan calon yang kurang mampu, pastinya tidak sanggup jika nominalnya ditargetkan. Makanya saya sempat protes ke pak lurah-nya juga,” jelasnya.

“Saya mendaftarkan diri sebab, di RT ini selalu ketinggalan dari RT lainnya. Seperti kurang diperhatikan. Semua fasilitas lambat masuk di sini. Kalau warga mau ada perubahan pastinya harus ganti Ketua RT-nya,” imbuhnya.

Sementar itu calon ketu RT yang lain, Ihwandi, turut mengungkapkan bahwa pihaknya juga harus mengeluarkan dana mandiri jika ingin mencalonkan diri.

“Sebenarnya saya juga tidak merasa keberatan jika menggunakan dana mandiri untuk pencalonan, akan tetapi seharusnya pemerintah menyiapkan anggaran. Kita kan nantinya bekerja untuk pemerintah, maunya pemerintah memikirkan hal itu,” paparnya.

Bahkan saat melakukan kegiatan rembuk bersama warga dalam pembentukan panitia, pihaknya sempat membacakan perwali, dimana tidak ada dana dari kelurahan, kecamatan, bahkan pemerintah sekalipun untuk kegiatan pemilihan Ketua RT.

“Asalkan tidak terlalu memberatkan para calon Ketua RT, tidak masalah. Tapi seharusnya sih ada dana dari pemerintah,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Lurah Tanjung Laut, Susardi menyatakan, bahwa memang benar adanya jika setiap calon Ketua RT yang ingin mendaftar, segala anggarannya harus secara mandiri.

Karena nantinya selain kegiatan pemilihan Ketua RT, akan ada juga pesta demokrasi, dimana tahun ini Kelurahan Tanjung Laut telah mengusung tema ‘Demokrasi Ceria’.

“Ini sudah berlangsung puluhan tahun, bukan baru berjalan di tahun ini saja. Kalau mau bisa dikonfirmasikan ke kelurahan yang lain. Intinya kami tidak pernah memberatkan setiap calon yang mau menjadi ketua RT,” bebernya.

Bahkan, dana dari setiap calon Ketua RT diatur secara langsung dengan panitia yang telah terbentuk di lapangan. Dana tersebut pun akan dipakai untuk biaya fasilitas pencoblosan, seperti membeli kertas, fotocopy, ataupun jasa panitia.

“Kami dari pihak kelurahan hanya menjadi tim pemantau saja, selebihnya mereka panitia yang atur semuanya, mekanismenya seperti apa. Asalkan itu tidak memberatkan bagi calon Ketua RT. Kami juga akan menegur panitia yang melewati aturan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kapolres Bontang Resmi Dijabat AKBP Widho Anriano

0
Kapolres Lama AKBP Ales F.L Tobing dan Istri (tengah), Kapolres Baru AKBP Widho Anriano (kiri) dan istri (kanan). (Syakurah)

BONTANG – Kapolres Bontang resmi berganti dari AKBP Alex Frestian Lumban Tobing ke AKBP Widho Anriano.

Sebelumnya Alex telah resmi berpindah tugas sejak 25 Juni 2025 kemarin, ia menjabat sebagai Inspektorat Polda Metro Jaya. Ia juga telah bertugas di Kota Bontang sejak 7 Desember 2023 hingga 25 Juni 2025 ini.

Ia mengucapkan terima kasih serta rasa syukur atas tugas yang diemban selama menjadi Kapolres Bontang. Ia menyatakan banyak momen yang terekam jelas, lantaran ia menjabat saat masa pemilihan nasional sedang berlangsung.

“Luar biasa dan terima kasih kepada seluruh jajaran kepolisian, pemerintah, forkopimda, stakeholder serta tokoh masyarakat yang mendukung saya selama menjadi kapolres,” katanya dalam acara pisah sambut Kapolres Bontang Jumat (11/7/2025).

AKBP Widho Anriano turut berterimakasih telah diterima bergabung dalam Kepolisian Kota Bontang. Ia juga telah mendengar banyak program dari kapolres sebelumnya yang perlu dilanjutkan.

“Luar biasa program dari kapolres, mohon bimbingannya, agar dapat melanjutkan apa yang sudah berjalan,” pungkasnya

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Tarik Wisatawan, Pemkot Rencanakan Bikin Lagi Agenda Nasional di 2026

0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat diwawancarai. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Setelah selesainya kegiatan Gebyar Perkemahan Inspirasi Saka Kencana (Gemaracana) Tingkat Nasional Tahun 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang merencanakan akan membuat agenda kembali yang berskala nasional di 2026 mendatang.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris mengatakan, kegiatan berskala nasional tidak hanya berhenti di Gemaracana 2025 saja, akan tetapi pemerintah saat ini sedang menyusun kembali agenda kegiatan dengan kouta yang lebih besar dari sebelumnya.

“Nantinya akan ada kegiatan yang lebih besar dari ini di tahun selanjutnya, kami juga sudah sampaikan ke dinas terkait kalau bisa mendatangkan menteri sekalipun. Saat ini kami belum bisa memberitahu, kegiatan apa itu,” ucapnya, Kamis (10/7/2025).

Agus Haris membeberkan tujuan dan maksud dari melangsungkan kegiatan berskala nasional, selain menarik para wisatawan untuk berdatangan ke Kota Bontang, pastinya juga menumbuhkan perekonomian bagi masyarakat sekitar.

Sebab, dengan adanya wisatawan yang datang ke Bontang, sudah dipastikan mereka akan menginap di hotel dan mencari kebutuhan perutnya di Bontang. Inilah salah satu menumbuhkan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Kalau kita buat kegiatan besar, ada kesempatan kita untuk menawarkan tempat wisata yang kita punya. Kita perlihatkan wisata kita ke luar,” tambahnya.

Adapun tempat wisata yang akan ditawarkan, seperti di Guntung tempat budaya, Loktuan tempat religius, wisata industri bisa ke perusahaan untuk melihat proses pembuatan pupuk di PKT.

Selanjutnya di Beras Basah tempat wisata yang sudah dikenal banyak dari luar daerah, ada Bontang Kuala, Bontang Lestari, bahkan perusahaan di PT. Badak LNG.

“Kita perkenalkan wilayah kita ke semua daerah hingga ke internasional, agar mereka menjadi penasaran, dan mendatangi Bontang sebagai tujuan wisatanya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Warga Rentan Miskin Dapat Bantuan 40 Kg Beras

0
Penyerahan bantuan cadangan makanan oleh pemkot. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) berupa beras kepada masyarakat rentan miskin.

Sebanyak 30 KK berasal dari 8 kelurahan. Data tersebut berdasarkan dari Dinas Sosial, masing-masing mendapatkan total 40 kilogram beras untuk dua bulan yakni Juni dan Juli.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 menyatakan, jumlah dari total 30 KK terdapat 120 jiwa dengan pertimbangan kebutuhan pangan 5 kilogram per orang.

“Dulunya mereka merupakan masyarakat miskin ekstrim, yang kini statusnya adalah miskin rentan,” ujarnya Jumat (11/7/2025).

Diketahui, Pemkot Bontang memiliki 31,445 ton beras sebagai cadangan pangan yang disimpan di gudang Bulog Samarinda dan Balikpapan.

“Ini penyaluran khusus dari pemerintah Kota Bontang,” tuturnya.

Neni Moerniaeni, Wali Kota Bontang memaparkan dalam acara tersebut, pemkot memiliki berbagai program yang dapat mendukung mereka, agar dapat melakukan pinjaman tanpa bunga khususnya jika ingin membuka usaha.

“Masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan yang telah pemerintah berikan,” terangnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Neni Janjikan Bonus Dua Kali Lipat Bagi Peserta MTQ Peraih Juara

0
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan, pemkot akan memberikan bonus dua kali lipat kepada kafilah terbaik yang akan mengikuti perlombaan MTQ ke-XLV di Kutai Timur.
Hal itu disampaikan saat pelepasan kafilah MTQ Kota Bontang Kamis (10/7/2025).

Ia mengingatkan kepada bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra), bahwa besaran bonus akan diberikan lebih dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

“Nanti kita lihat, pokoknya yang paling berprestasi kita akan berikan, kita berikan motivasi juga agar mereka bisa menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Untuk nominal ia langsung serahkan kepada Kesra, sehingga saat ini belum ada nominal pasti yang ditetapkan.

Diketahui sebanyak 57 Kafilah asal Kota Bontang telah berangkat sejak Kamis kemarin. Keberangkatan ini juga dilakukan oleh daerah lain, agar mereka dapat mengikuti serangkaian pembukaan yang akan dilakukan di Bukit Pelangi, Sangatta Kutai Timur sebelum akhirnya mengikuti berlomba.

Serangkaian acara akan berlangsung mulai tanggal 10 Juli hingga 19 Juli 2026.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

72 Personel Damkar Tak Jadi Dirumahkan, Ini Skema yang Dipakai

0
Personel damkar Bontang. (Ist).

BONTANG – Sebanyak 72 personel dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang, batal dirumahkan. Mereka telah dipastikan tetap bekerja.

Skema yang akan dipakai melalui skema Pengadaan Jasa Lainnya Perorangan (PJLP), dimana sebelum memasuki damkar harus mengikuti pelatihan khusus hingga memiliki sertifikat.

“Skema PJLP kami pilih sebagai solusi, untuk menjaga kesinambungan di pelayanan damkar. Jadi ke-72 personel ini tidak akan dirumahkan,” ucap Kepala Disdamkartan Bontang, Amiluddin, Kamis (10/7/2025).

Selanjutnya, ke-72 personel akan dikontrak yang nantinya akan menggunakan sistem e-katalog, dimana masing-masing akan dibuatkan akun pribadi dan diminta mengunggah penawaran jasa sesuai kualifikasi dan bidang kerja yang dibutuhkan.

“Mereka akan dibuatkan akun, untuk memenuhi persyaratan kualifikasi sesuai dengan kebutuhan. Jadi akan membuat penawaran jasa mereka sendiri di e-katalog,” jelasnya.

Amiluddin menjelaskan, pihaknya masih sangat membutuhkan personel yang telah memiliki sertifikasi penyelamatan.

Saat ini pun personel yang aktif hanya sekitar 132 personel saja, padahal kebutuhan ideal personel yang diperlukan sekitar 300 personel.

Kesempatan yang sama, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni juga mengatakan, untuk ke-72 personel yang terancam dirumahkan, mereka masih tetap bekerja.

“Mereka tidak jadi dirumahkan, mereka tetap bekerja. Kalau memang masih bisa bertahan, tetap tugaskan saja mereka. Pakai segala cara untuk bisa mempertahankan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

SMPN 7 Bontang Borong Juara I di Gemaracana 2025 Tingkat Nasional

0
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris saat memberikan penghargaan ke peserta yang juara. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – SMP Negeri 7 Bontang, berhasil meraih juara I di kegiatan Gebyar Perkemahan Inspirasi Saka Kencana (Gemaracana) Tingkat Nasional Tahun 2025, yang berlangsung di Rumah Adat Guntung, Kamis (10/7/2025) sore.

SMP Negeri 7 memperoleh juara I di perlombaan pentas seni dengan judul ‘Cahaya di Tengah Gelap’. Lanjut juara I kategori perlombaan Pionering. Serta juara I lomba Panahan.

Diketahui, kegiatan Gemaracana tingkat nasional diikuti sebanyak 227 peserta dari berbagai daerah. Adapun dalam kegiatan ini, terdiri dari Saka Kencana se-Kalimantan Timur (Kaltim), dan berkolaborasi dengan Saka yang ada di Kota Bontang, dengan jumlah 70 orang.

“Pastinya senang karena SMP Negeri 7 Bontang mampu menjadi juara I tingkat nasional. Terima kasih banyak untuk sekolah dan tim, yang selalu kompak selama kegiatan berlangsung,” ungkap salah satu siswa dari perwakilan SMP Negeri 7 Bontang.

Kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris turut menyampaikan pesan dari Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni kepada Pemerintah Pusat, yang dimana telah memberikan kesempatan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, sebagai tuan rumah untuk melaksanakan event berskala nasional.

“Saya di sini mewakili Wali Kota Bontang, mengucapkan terima kasih banyak. Tentunya ini menjadi suatu kebanggaan, kehormatan, dan apresiasi yang sangat tinggi kami sampaikan,” ucapnya.

Agus Haris juga menyimpulkan, dengan adanya kegiatan seperti ini, pastinya dari para peserta mengabadikan momentum yang sangat penting, salah satunya sebagai moment pertukaran inspirasi.

“Karena banyak peserta yang dari luar daerah, tentunya menjadi pertukaran inspirasi terbangun di kegiatan ini. Semuanya bersatu selama kegiatan berlangsung,” jelasnya.

Agus Haris turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang hadir, jika selama Kota Bontang menjadi tuan rumah di kegiatan Gemaracana, masih ada yang kurang sempurna dan tidak sesuai dalam penyambutan yang ada.

“Di sini kami memohon maaf, jika sebagai tuan rumah masih ada yang kurang atau tidak sesuai dalam penyambutan. Sukses untuk kita semua, semoga di tahun selanjutnya, Kota Bontang bisa kembali menjadi tuan rumah dalam event tingkat nasional,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Penutupan Gemaracana 2025, Wawali Sebut Kegiatan Kemah Membentuk Karakter Generasi Muda

0
Wali Kota Bontang, Agus Haris bersama dengan peserta Gemaracana di Rumah Adat Guntung. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Kegiatan Gebyar Perkemahan Inspirasi Saka Kencana (Gemaracana) Tingkat Nasional Tahun 2025 secara resmi ditutup, Kamis (10/7/2025). Kegiatan ini berlangsung di kawasan Rumah Adat Guntung, Kota Bontang.

Penutupan Gemaracana 2025 ditutup secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, yang disaksikan langsung oleh 277 peserta dari berbagai daerah, dan 70 orang dari Saka Kencana se-Kalimantan Timur (Kaltim), yang berkolaborasi dengan Saka di Bontang.

Saat sambutan, Agus Haris menyampaikan bahwa dalam kegiatan Gemaracana ini, bukan hanya sekedar perkemahan biasa, akan tetapi sebagai kawah candradimuka untuk membentuk karakter generasi muda, yang peduli terhadap isu-isu krusial bangsa.

“Mari kita wujudkan generasi emas Indonesia 2045. Ilmu yang didapatkan di sini, adalah bekal yang sangat berharga,” ucapnya.

Kegiatan Gemaracana merupakan pengalaman sangat berharga, yang kelak akan menjadi bekal dalam kehidupan bermasyarakat.

Di kegiatan ini telah membuktikan bahwa, generasi muda Indonesia khususnya anggota Saka Kencana adalah, tunas-tunas bangsa yang mampu menjadi pelopor dalam mengkampanyekan pentingnya keluarga berencana, kependudukan, serta pembangunan keluarga yang berkualitas.

“Kalian adalah generasi penerus yang dipersiapkan secara khusus, untuk menjadi agen dan pelopor program kependudukan keluarga berencana, dan pembangunan keluarga,” jelasnya.

Sehingga Agus Haris berharap dengan berlangsungnya kegiatan Gemaracana 2025 ini, bisa menjadi pengalaman yang luar biasa dan membawa kesan yang mendalam.

Terlebih lagi, menjadikan pengalaman di bumi perkemahan ini sebagai momentum untuk terus mengasah karakter, meningkatkan keterampilan, serta memperluas jejaringan persaudaraan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

57 Kafilah Bontang Siap Bertanding di MTQ ke – XLV Kutim

0
Pelepasan 57 Kafilah dari Bontang yang akan berangkat ke Kutim. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Sebanyak 57 Kafilah akan berangkat mewakili Kota Bontang untuk berlomba dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XLV tingkat provinsi Kalimantan Timur yang dilaksanakan di Kutai Timur.

Kegiatan tersebut dimulai dari tanggal 10 hingga 19 Juli, dengan rangkaian pada tanggal 10 para peserta akan berdatangan dengan rangkaian pembukaan yang dilaksanakan mulai 13 Juli.

Kepala Kementrian Agama Bontang, Muhammad Hamzah menerangkan, para kafilah ini akan mengikuti lomba hafalan juz dari lima hingga 30, Kaligrafi, Musabaqoh Tilawatil Qur’an, dan karya tulis ilmiah.

“57 ini dari anak hingga remaja, yang mengikuti banyak jenis lomba,” ucapnya

Sebagai dukungan, pihaknya menyiapkan tim medis untuk menjaga kondisi para kafilah selama bertanding. Pihaknya juga telah melakukan simulasi latihan layaknya pertandingan sesungguhnya. Bahkan didampingi oleh pelatih profesional dari lokal hingga nasional.

“Harapan kita mampu mengimbangi, bahkan mengalahkan, kami butuh doa dan dukungannya ya. Gitu ya,” pungkasnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

145 Jemaah Haji Bontang Tiba, Suasana Haru Selimuti Keluarga

0
145 Jemaah Haji Bontang Tiba, Suasana Haru Selimuti Keluarga
Suasana penyambutan jemaah haji Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Jemaah Haji Kota Bontang telah tiba di tanah air tepatnya di Balikpapan sejak Rabu (9/7/2025) pukul 23.00 Wita. Kemudian, tiba di Kota Bontang pukul 14.00 Wita, Kamis (10/7/2025).

Sebelum berangkat ke Bontang, rombongan menginap semalam terlebih dahulu di hotel dan berangkat pagi harinya.

Sebanyak 145 jemaah haji telah ditunggu oleh keluarga serta kerabat tepat di Pendopo Wali Kota Bontang. Suasana haru mendominasi menyambut kepulangan keluarga yang tuntas menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.

Salah satu jemaah haji, Fatmawati mengatakan rasa syukurnya dapat menjalankan ibadah haji dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Ia mengakui, dalam menjalankan ibadah haji cuaca dan jarak menjadi tantangan di tanah suci. Meski begitu ia tetap semangat karena ia yakin kedatangannya ke tanah suci merupakan undangan yang dinantikan seluruh umat muslim.

“Cuaca panas sekali, beberapa orang juga ada yang tumbang, jarak tempat untuk beribadah juga jauh, tapi Alhamdulillah saya tetap bersemangat menjalankannya,” ujarnya.

Ia meyakini suka duka dalam tiap rangkaian haji terdapat berkah di dalamnya, “Cobaannya pasti ada tapi karena kita orang terpilih yang akhirnya bisa ke sini, dan kembali dalam keadaan sehat,” katanya.

Kepala Kemenag Kota Bontang, Muhammad Hamzah mengungkapkan, kepulangan jemaah haji Kota Bontang, masuk dalam periode gelombang kedua di 26 Juni–10 Juli 2025 dari Madinah ke Indonesia.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam