Beranda blog Halaman 623

Pemkot Proses Pemeriksaan, Masih Telusuri Konflik Internal DPMPTSP

0
Pemkot Proses Pemeriksaan, Masih Telusuri Konflik Internal DPMPTSP
Sekda, Aji Erlynawati. (ist)

BONTANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati telah melakukan pemeriksaan buntut dari konflik internal yang terjadi di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang.

Sejumlah karyawan yang menandatangi petisi untuk Sekretaris DPMPTSP tersebut telah dipanggil dan diperiksa atas penyataan tersebut.

“Kami meminta keterangan dari masing-masing, tentu kita tidak boleh hanya melihat dari satu sisi saja,” jelasnya saat dihubungi Minggu (31/3/24).

Aji Erlynawati mengatakan, bahwa Wali Kota Bontang, Basri Rase turut hadir dalam pemeriksaan tersebut, dan tim yang turun adalah inspektorat, BKPSDM, serta sekretaris daerah.

Hingga kini pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap konflik tersebut, agar benar-benar tuntas. Karyawan maupun sekretaris dinas yang bersangkutan akan didalami dahulu

“Untuk saat ini masih berlanjut pemeriksaan, belum ada tenggat waktu kapan akan selesai,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Jelang Lebaran, Konser Abang Poteh A.J.A Volume 2 Adakan Promo Pembelian Tiket

0
Jelang Lebaran, Konser Abang Poteh A.J.A Volume 2 Adakan Promo Pembelian Tiket
Poster Abang Poteh A.J.A. (ist)

BONTANG – Konser Abang Poteh A.J.A Vol 2 akan mengadakan promo besar-besaran jelang Hari Raya Idulfitri. Promonya, untuk pembelian satu tiket akan mendapatkan satu tiket lagi dengan potongan harga.

Ketua Abang Poteh A.J.A, Aurel menjelaskan, bahwa promo ini akan berlaku nantinya mendekati lebaran dengan sistem Tiket Hari Raya (THR), dengan sistem satu kali transaksi akan langsung mendapatkan dua tiket sekaligus, baik tiket gold maupun tiket silver.

“Kita buatkan tiket couple, dengan harga Rp 450 ribu untuk gold, dan RP 180 ribu untuk silver,” ucapnya saat diwawancarai, Minggu (31/3/2024).

Diadakan promo pembelian tiket ini bertujuan untuk memeriahkan dan menyambut hari raya. Untuk tiket couple juga persediaan sangat terbatas, ada sebanyak 500-700 tiket.

Pembelian tiket couple pun bisa melalui online dan juga offline. Penjualan tiket buka mulai Senin-Jumat, mulai pukul 15.00-22.00 Wita.

“Intinya siapa cepat dia dapat. Jika satu atau dua hari sudah memenuhi kuotanya, kita bakal tutup untuk tiket couplenya,” paparnya.

Aurel berharap, di Konser Abang Poteh A.J.A vol 2 ini bisa mencapai target dari konser yang sebelumnya. Bahkan, jika nantinya melebihi pencapaian akan ada konser yang berkelanjutan dengan vol 3 pada akhir tahun 2024 mendatang.

“Di vol 2 ini target penjualan 4-5 ribu tiket. Nantinya kita akan melihat terlebih dahulu di konser vol 2. Jika memenuhi target dan pencapaian, pastinya kita akan mendatangkan artis yang lebih bagus lagi di akhir tahun,” ujarnya.

Untuk pembelian tiket pun sudah bisa dipesan melalui website https://linktr.ee/abangpoteh.aja, dan untuk offline bisa langsung menghubungi admin pembelian tiket.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Cegah Kecurangan Pengisian BBM, Kapolres Bontang Sidak di SPBU

0
Cegah Kecurangan Pengisian BBM, Kapolres Bontang Sidak di SPBU
Kapolres Bontang lakukan sidak ke sejumlah SPBU di Bontang. (Dok).

BONTANG – Kapolres Bontang melakukan pengecekan secara langsung pada sejumlah SPBU di Bontang, guna mencegah adanya aktivitas kecurangan saat pengisian BBM, Sabtu (30/3/2024).

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing mengatakan, kegiatan ini untuk antisipasi adanya oknum SPBU, yang memanipulasi meteran pada saat pengisian BBM.

“Kita melakukan pemeriksaan terhadap alat ukur yang digunakan, dimana harus sesuai dengan yang tertera pada display,” ucapnya.

Hal ini dijelaskan, untuk lebih memastikan bahwa masyarakat mendapatkan BBM yang sesuai dengan haknya, dan tidak dirugikan oleh praktek-praktek curang dari pihak SPBU.

“Akan kami pantau terus perkembangannya,” tegasnya.

Kapolres Bontang menghimbau, untuk seluruh pemilik SPBU jangan main-main dalam hal mencurangi konsumen. Karena nantinya, jika ada yang merasa dicurangi dalam pengisian BBM harus segera melaporkan kepada pihak yang berwajib.

“Kami tidak akan segan-segan memberikan sanksi pidana kepada yang terbukti secara sengaja, untuk mencari keuntungan lebih dengan melakukan kecurangan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Polemik Internal, Pegawai DPMPTSP Mengadu ke Ketua DPRD Bontang

0
Polemik Internal, Pegawai DPMPTSP Mengadu ke Ketua DPRD Bontang
Andi Faiz, Ketua DPRD Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Petisi mosi tidak percaya terhadap Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Nurbaenah ditandatangani oleh 50 pegawai DPMPTSP.

Para pegawai juga mendatangi Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam untuk mengadukan masalah kebijakan dari sekretaris yang dirasa merugikan terkait cuti.

“Mereka mengadukan mekanisme cuti yang mudah dibatalkan, atau saat dinas pilih-pilih hingga mencampuri urusan pribadi mereka,” jelas Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam saat ditemui, Sabtu (30/3/24).

Menurutnya, urusan kepegawaian dalam OPD tersebut dinilai tidak sehat, sehingga mengakibatkan kurangnya respek dari para pegawai.

Ia pun melakukan pertemuan bersama Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati untuk mencari solusi atas polemik tersebut. Mereka berjanji akan melakukan inspeksi di DPMPTSP.

“Beliau bilang akan melakukan inspeksi melalui tim inspektorat ke kantor PTSP Bontang,” tambahnya.

Hal ini bertujuan untuk mengecek ada atau tidaknya pelanggaran yang terjadi, terutama jika ini berkaitan dengan masalah keuangan dan permasalahan yang berlarut-larut. Sebab, ini akan berpengaruh terhadap pelayanan di DPMTSP Bontang.

“ini tanggung jawab Kepala PTSP, saya minta untuk menciptakan lingkungan kondusif di areanya,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Gak Cuma Bagi-bagi Takjil ke Driver Ojol, Satlantas Polres Bontang Juga Beri Pesan Keselamatan

0
Gak Cuma Bagi-bagi Takjil ke Driver Ojol, Satlantas Polres Bontang Juga Beri Pesan Keselamatan
Kegiatan Sat Lantas Polres Bontang saat bagikan takjil ke sejumlah ojol di Bontang. (Dok. Humas Polres).

BONTANG – Di bulan penuh berkah ini Personel Satlantas Polres Bontang mengadakan pembagian takjil Kamis (28/3/2024) kemarin, sekitar pukul 16.00 Wita. Pembagian takjil itu diberikan kepada sejumlah driver ojek online (ojol).

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Lantas, AKP MD Djauhari mengatakan, kegiatan ini berlangsung di Pos Penolong, Simpang Tiga Lampu Merah Yabis, Bontang.

Tidak hanya membagikan takjil saja, akan tetapi juga menghimbau kepada seluruh ojol untuk tetap tertib lalu lintas saat sedang berkendara.

“Ada sebanyak 150 takjil yang telah kami bagikan, kami berpesan kepada mereka agar tetap berhati-hati di jalan saat berkendara,” ucapnya.

Berbagi takjil ini juga merupakan bagian dari upaya Polri, dalam mempererat hubungan dan sinergi dengan masyarakat. Serta meningkatkan rasa kebersamaan dan toleransi di tengah-tengah masyarakat.

Djauhari berpesan kepada seluruh ojol, agar tetap waspada dan berhati-hati saat berkendara, dimana keseharian mereka telah dihabiskan penuh di jalan raya.

“Saya inginkan, untuk seluruh ojol di Bontang tetap patuh dan juga berhati-hati saat berkendara,” tambahnya.

Kegiatan ini diikuti oleh Kabag SDM, KBO Satlantas, dan juga Kabag LH Bontang, dalam rangkaian bakti sosial sepanjang bulan ramadan 2024.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Gak Kapok, Residivis Asal Rantau Pulung Nekad Edarkan Sabu, Ketangkap Lagi

0
Gak Kapok, Residivis Asal Rantau Pulung Nekad Edarkan Sabu, Ketangkap Lagi
Barang bukti yang diamankan di Mapolres Bontang. (ist)

BONTANG – Sat Resnarkoba Polres Bontang mengamankan dua warga Rantau Pulung, Kutai Timur (Kutim) lantaran mengedarkan sabu. Keduanya berinisial AK (20) dan AB (30), Kamis (28/3/2024) kemarin.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Rihard Nixon Lumban Toruan menjelaskan, telah mendapat informasi bahwa di Jalan Sidorejo, RT 21, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, sering dijadikan tempat transaksi narkoba. Sehingga anggota Sat Resnarkoba Polres Bontang melakukan penyelidikan di tempat tersebut, sekitar pukul 23.00 Wita.

“Kami langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan badan serta pakaian, ditemukan dua bungkus plastik bening berisikan sabu di dalam bungkus rokok yang dibungkus lagi menggunakan kertas,” ucapnya.

Tidak hanya itu, barang bukti yang telah diamankan bersama tersangka meliputi dua bungkus plastik bening berisi sabu seberat 5,10 gram, satu lembar kertas, satu bungkus rokok Sampoerna, satu unit handphone merek Oppo berwarna hitam, satu unit handphone merek Oppo berwarna biru, dan satu unit sepeda motor Honda CRF dengan nomor polisi KT 2937 RDA.

“Saat ini tersangka sudah kami amankan di Mapolres Bontang untuk penyelidikan lebih lanjut,” paparnya.

Perlu diketahui, kedua tersangka tersebut juga merupakan residivis dengan kasus yang sama, bahkan mereka baru saja dibebaskan 3 bulan yang lalu.

Kini kedua tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Gegara Stir Bermasalah, Xenia Tabrak Mobil Lain di Jalan Imam Bonjol

0
Gegara Stir Bermasalah, Xenia Tabrak Mobil Lain di Jalan Imam Bonjol
Kecelakaan terjadi antara dua mobil yang berlawanan arah di Jalan Imam Bonjol, Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Terjadi kecelakaan di Jalan Imam Bonjol, lebih tepatnya di turunan Polres Bontang. Dua mobil saling bertabrakan dari arah yang berlawanan, Kamis (28/3/2024) kemarin, sekitar pukul 16.10 Wita.

Kapolsek Bontang, AKBP Alex Frestian Lumbang Tobing, melalui Kasat Lantas, AKP MD Djauhari mengatakan, bahwa pemilik mobil Xenia baru saja selesai servis mobil miliknya, akan tetapi bagian stir kemudi tidak bisa dikendalikan, alhasil saat mobil digunakan langsung berjalan keluar jalur.

“Karena stir mobil terkunci, jadi susah dikendalikan. Sehingga langsung menabrak kendaraan lain yang kebetulan sedang melintas,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (29/3/2024).

Kecelakaan ini tidak ada korban jiwa, dan kedua mobil tersebut juga telah berada di Mapolres Bontang.

“Pengemudi hanya mengalami syok akibat kejadian ini,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Bawa Sabu 7,53 Gram, Mahasiswa Asal Muara Badak Diamankan Polisi

0
Bawa Sabu 7,53 Gram, Mahasiswa Asal Muara Badak Diamankan Polisi
Tersangka RAD (30) saat diamankan polisi. (ist)

BONTANG – Mahasiswa berinisial RAD (30) asal Desa Badak Baru, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, telah diamankan polisi lantaran membawa sabu seberat 7,53 gram, Kamis (28/3/2024) dini hari kemarin, sekitar pukul 01.30 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kapolsek Muara Badak, AKP Gatot Siswanto mengatakan, adanya informasi yang masuk dari masyarakat di Jalan Badak 16, RT 2, Desa Gas Alam Badak 1, sering menjadikan tempat tersebut sebagai transaksi barang haram.

Unit Reskrim Polsek Muara Badak didampingi Ketua RT pun menindaklanjuti informasi itu, dan mendapati seorang pria yang mencurigakan.

“Setelah kami lakukan penggeledahan, kami temukan satu bungkus plastik bening yang dibungkus dengan satu bungkus rokok,” ucapnya.

Barang yang berhasil diamankan berupa satu bungkus plastik bening berisi sabu seberat 7,53 gram, satu unit handphone merek Vivo berwarna hitam, dua buah tisu, satu bungkus rokok Sampoerna, dan satu unit sepeda motor Scoopy dengan plat polisi KT 3958 BAG.

“Tersangka telah kami amankan di Polsek Muara Badak, untuk tindakan lebih lanjut,” tambahnya.

Sehingga tersangka RAD dijerat Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Fasilitasi Karyawan Tidak Dibayar THR, Disnaker Buka Posko Pengaduan

0
Fasilitasi Karyawan Tidak Dibayar THR, Disnaker Buka Posko Pengaduan
Posko pengaduan THR Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang membuka posko pengaduan Tunjangan Hari Raya (THR), guna memfasilitasi karyawan yang ingin melaporkan jika THR mereka tidak dibayar atau terlambat.

Kepala Bidang Hubungan Industrial, Rusdi sebelumnya telah mengatakan, bahwa THR wajib dibayarkan dan tidak boleh dicicil, pemberian THR setidaknya seminggu sebelum lebaran.

Hal itu sesuai aturan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah yang sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) bernomor M/2/HK.04/III/2024. Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan tahun 2024 bagi pekerja dan buruh.

“Kami telah bersurat kepada seluruh perusahan di Bontang, untuk memberikan THR sesuai dengan ketentuan tanpa dicicil,” ujar Rusdi.

Posko pengaduan ini dibuka di Kantor Disnaker lantai dua, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru mulai hari Rabu (28/3/24) kemarin hingga 17 April mendatang.

“Kemungkinan tiap tahun ada saja perusahaan yang menunda-nunda THR, oleh sebab itu posko ini dibuat,” pungkasnya.

Penulis: Sakura
Editor: Yusva Alam

Stabilkan Harga Sembako di Pasaran Jelang Idulfitri, GPM Kembali Dilaksanakan

0
Stabilkan Harga Sembako di Pasaran Jelang Idulfitri, GPM Kembali Dilaksanakan
Gerakan Pangan Murah yang diadakan DKP3. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Gerakan Pangan Murah (GPM) menjelang hari raya Idulfitri 1445 Hijriah kembali dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3), Kamis (28/3/24).

Kegiatan yang dilaksanakan di Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Tanjung Limau menyediakan setidaknya 3000 sak beras 5 kilogram atau 15 ton beras. Harga beras di bandrol dengan harga Rp 55 ribu.

“Rencana awal mau 30 ton tapi bisanya cuma 15, yasudah tidak apa,” Jelas Debora Kristian, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3.

Kemudian, stok minyak 2 liter sebanyak 360 bungkus dan dibandrol dengan harga Rp 30 ribu. Pihaknya  mendapatkan harga dari tangan pertama. Gula pasir seharga Rp 15 ribu perkilonya.

Setiap DKP3 menggelar GPM ini, selalu memiliki partner distributor seperti kecap, telur, mi instan, dan sebagainya. Mereka juga menjual dengan harga yang miring.

Debora mengatakan, pihaknya selalu berharap dengan hadirnya seluruh masyarakat, tentu kegiatan ini salah satu cara untuk menstabilkan harga sembako pasaran, sehingga masyarakat yang merayakan hari besar kegamaan tidak cemas dengan tingginya harga sembako.

Penulis: Syakurah.

Editor: Yusva Alam