Beranda blog Halaman 622

Pemkot Bakal Adakan Pemasangan Jargas Gratis, Begini Penjelasan Plt Direktur PT BME

0
Pemkot Bakal Adakan Pemasangan Jargas Gratis, Begini Penjelasan Plt Direktur PT BME
Kantor PT. Bontang Migas dan Energi (BME) di KM 6, Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berencana akan mengadakan pemasangan Jaringan Gas (Jargas) gratis di setiap rumah, pada tahun 2025 mendatang.

Plt Direktur PT. Bontang Migas dan Energi (BME), Akhmad Suharto menyampaikan, sudah meminta bantuan kepada seluruh Rukun Tetangga (RT) di Bontang, untuk mendata warganya yang berniat akan memasang jargas. Pendataan sudah dimulai sejak Minggu ini.

“Kami masih mendata, agar mengetahui berapa banyak warga yang ingin mendaftar untuk pemasangan jargas,” ucapnya saat dikonfirmasi, Selasa (2/4/2024).

Untuk anggaran pun, Akhmad masih belum bisa memastikan. Akan tetapi dirinya menyebutkan untuk biaya pemasangan jargas bisa mencapai harga mulai Rp 5 juta hingga Rp 7 juta.

“Kami belum bisa pastikan berapa biayanya,” paparnya.

Nantinya dari jumlah yang akan diusulkan pemasangan secara gratis oleh Pemkot, untuk realisasi pemasangan pun masih akan menunggu.

“Pendataan ini sebagai gambaran, untuk menentukan berapa yang akan diusulkan nantinya untuk pemasangan jargas gratis,” tambahnya.

Perlu diketahui, pengguna jargas di Kota Bontang baru mencapai 18 ribu Sambungan Rumah (SR). Sementara Pemkot Bontang menargetkan untuk pelanggan jargas harus bisa mencapai 40 ribu.

“Jadi masih ada kuota yang tersedia untuk pemasangan,” bebernya.

Akhmad menyatakan, jika memang belum bisa dilakukan pemasangan pada tahun ini, karena mengingat masih dalam pengumpulan data.

“Kita harus mengetahui dulu berapa kebutuhan masyarakat, kalau sudah baru kita lakukan pemasangan, tidak mungkin pemasangan dilakukan dengan waktu dekat,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

ASN di Kelurahan Guntung Dipolisikan, Tipu Korban dengan Proyek Fiktif Senilai Rp 480 Juta

0
ASN di Kelurahan Guntung Dipolisikan, Tipu Korban dengan Proyek Fiktif Senilai Rp 480 Juta
Korban bersama pengacara saat ditemui awak media. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, dilaporkan ke kepolisian, lantaran telah melakukan aksi penipuan dan juga pemalsuan surat.

Dua orang pengusaha Sri dan Burhan telah menjadi korban proyek fiktif senilai Rp 480 juta, dimana kedua pengusaha tersebut ditawarkan pengadaan barang meubelair, laptop, ipad, printer, scanner dan juga CCTV untuk di Kelurahan Guntung. Bahkan untuk memperlancar aksinya, oknum tersebut memalsukan dokumen proyek, tanda tangan lurah, hingga stempel.

Ngabidin Nurcahyo, selaku Pengacara korban menyampaikan, kejadian bermula di 2023, dimana korban Sri yang merupakan karyawan Koperasi Praja, beserta Burhan ditawarkan pekerjaan fisik dan pengadaan barang oleh oknum ASN tersebut.

“Karena korban diiming-imingi hasil yang menggiurkan, akhirnya korban sepakat dengan oknum ASN tersebut untuk bekerja sama,” ucapnya, Senin (1/4/2024) kemarin.

Oknum ASN menawarkan proyek pengadaan barang kepada Sri dan suaminya sebesar Rp 253 juta, dan kepada Burhan sebesar Rp 270 juta, dengan jangka waktu yang dijanjikan selama 30 hari.

Setelah para korban mengambil pekerjaan fisik dan pengadaan barang tersebut, oknum ASN meminta dana di awal sebesar 5 persen dari dana kontrak, untuk di transfer ke rekening pribadi oknum.

“Saat korban menanyakan hasil pekerjaan tersebut, oknum ASN ini selalu menawarkan kembali kepada korban dengan modus yang sama hingga berulang-ulang, sehingga membuat korban lupa dengan apa yang dimintanya,” tambahnya.

Namun sialnya, proyek tersebut tidak dapat ditagihkan, sebab DPA proyek ini berjalan fiktif atau sama sekali tidak pernah ada. Hal tersebut diketahui saat korban mendatangi kantor Kelurahan Guntung.

“Intinya kedua korban ini terkena penipuan dengan modus yang sama, pekerjaan fiktif dan pengadaan barang. Sampai kedua korban menggadaikan surat rumahnya sebagai jaminan di bank,” paparnya.

Ngabidin juga menjelaskan, sebelum kasus ini dilaporkan kepada pihak kepolisian, korban sempat dimediasi oleh pihak instansi dengan oknum ASN. Pelaku juga mengakui kesalahannya dengan membuat surat pernyataan untuk siap mengganti rugi. Namun, oknum tersebut tidak melakukannya.

“Kami sudah pernah mediasi dengan oknum ini, bahkan disaksikan dengan atasannya. Akan tetapi sampai sekarang pun tidak ada itikad baiknya, maka dari situ kami mengambil jalur hukum,” tegasnya.

Perlu diketahui, Ngabidin menyatakan jika oknum ASN tersebut memang adalah sosok pemain, kedua korban ini sudah menjadi korban yang kesekian kalinya dalam aksi penipuan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati saat dikonfirmasi mengatakan memang ada kasus tersebut, pemerintah juga telah memproses aduan yang masuk melalui inspektorat.

“Memang benar adanya kasus ini, tetapi ini kasus sudah sangat lama. Pemerintah Bontang pastinya akan memberikan sanksi kepada ASN tersebut, sesuai dengan prosedur yang berlaku,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Bantu Relokasi dan Bedah Rumah Warga Sekitar Perusahaan, PKT Proaktif Salurkan Rp 630 Juta

0
Bantu Relokasi dan Bedah Rumah Warga Sekitar Perusahaan, PKT Proaktif Salurkan Rp 630 Juta
Realisasi bantuan rumah melalui program PKT Proaktif. (ist)

BONTANG – Tingkatkan manfaat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) salurkan bantuan relokasi empat rumah warga terdampak banjir, sekaligus bedah dua rumah warga di Kelurahan Guntung dan Loktuan Bontang Utara.

Realisasi bantuan rumah melalui program PKT Proaktif ini diserahkan langsung Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, bersama Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, disaksikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang di Kelurahan Guntung, Kamis (29/3/2024).

Diungkapkan Budi Wahju Soesilo, bantuan relokasi merupakan bagian dukungan Pupuk Kaltim terhadap program Pemkot Bontang dalam penanggulangan banjir, dimana rumah warga dari 4 RT di Kelurahan Guntung yang terdampak aktivitas normalisasi sungai, dipindah serta dibangun ke lokasi yang baru.

Dari hal ini diharap masyarakat penerima manfaat bisa mendapatkan hunian yang jauh lebih baik dan layak, serta banjir yang kerap menggenang pun tidak lagi terjadi di kawasan terdekat perusahaan tersebut.

Bantu Relokasi dan Bedah Rumah Warga Sekitar Perusahaan, PKT Proaktif Salurkan Rp 630 Juta

Begitu juga untuk program bedah rumah, merupakan agenda rutin tahunan Pupuk Kaltim sebagai agen pembangunan sekaligus wujud manfaat perusahaan dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dimana rumah layak huni merupakan salah satu indikator pengentasan kemiskinan, khususnya memberikan jaminan hidup serta kelayakan untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan melalui manfaat TJSL perusahaan.

“Program ini menggandeng Kodim 0908 Bontang untuk pelaksana pembangunan rumah, dengan total bantuan Pupuk Kaltim senilai Rp 630 juta. Terdiri dari bantuan relokasi sebesar Rp 480 juta dan bedah rumah Rp 150 juta,” ungkap Soesilo.

Lebih lanjut diungkapkan Soesilo, Pupuk Kaltim sebagai bagian dari BUMN Pupuk Indonesia terus berupaya memberikan kontribusi terbaik, tidak hanya dalam penguatan ketahanan pangan dan pertanian nasional, tapi juga kebermanfaatan bagi masyarakat khususnya di Kota Bontang. Hal ini telah menjadi komitmen Pupuk Kaltim untuk senantiasa berperan dalam meningkatkan kesejahteraan serta kemandirian, guna mendukung pembangunan daerah yang semakin maju di segala bidang.

“Seluruhnya diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah maupun stakeholder terkait lainnya, sehingga pembangunan berkelanjutan yang dibarengi kemandirian semakin terwujud di Kota Bontang. Ini menjadi komitmen Pupuk Kaltim bagi masyarakat,” tandas Soesilo.

Bantu Relokasi dan Bedah Rumah Warga Sekitar Perusahaan, PKT Proaktif Salurkan Rp 630 Juta

Sementara, Rahmad Pribadi menyampaikan, Pupuk Indonesia selaku BUMN bersama anak perusahaannya tidak hanya berorientasi terhadap profit, tapi juga sisi manfaat bagi masyarakat hingga pembangunan bangsa dan negara. Hal ini diwujudkan pada berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan mulai tingkat dasar, termasuk penguatan kapasitas sumberdaya manusia hingga aspek lingkungan dalam mendukung keberlanjutan.

Pupuk Kaltim sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Grup, sejauh ini kata Rahmad, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk senantiasa berperan dalam pembangunan. Hal itu melihat dukungan yang direalisasikan pada berbagai aspek, seperti halnya bantuan yang kali ini disalurkan. Mengingat rumah layak huni memiliki esensi yang sangat penting terhadap upaya pengentasan kemiskinan di masyarakat.

“Kami melihat hubungan Pupuk Kaltim dengan Pemerintah Daerah hingga masyarakat, sejauh ini begitu dekat dan terbina dengan baik. Hal ini menunjukkan jika sinergi yang terjalin kuat, akan memberi manfaat optimal terhadap pembangunan di berbagai bidang,” ujar Rahmad.

Bantu Relokasi dan Bedah Rumah Warga Sekitar Perusahaan, PKT Proaktif Salurkan Rp 630 Juta

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, Pupuk Kaltim merupakan perusahaan yang sangat konsisten dalam mendukung pemerintah dan masyarakat melalui kontribusi yang disalurkan. Hal ini dilihat dari banyaknya kepedulian perusahaan dalam pembangunan Kota Bontang, mulai dari pemberdayaan hingga sosial kemasyarakatan yang secara kontinyu bersinergi bersama Pemerintah.

Menurut Basri, program Pupuk Kaltim yang selama ini berjalan sesuai sasaran manfaat, seperti halnya bantuan relokasi dan bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu di Kota Bontang. Sebab program ini sejalan dengan upaya Pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak.

“Kami pun menyampaikan apresiasi atas komitmen Pupuk Kaltim, yang terus menunjukkan kepedulian sekaligus membantu program Pemerintah sesuai sasaran. Apalagi di Guntung, relokasi penting dilakukan agar program pengendalian banjir bisa berjalan maksimal,” ucap Basri.

Salah satu penerima manfaat Iliyanti, turut mengungkapkan terima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim yang telah merelokasi tempat tinggalnya dengan sangat layak. Kata dia, peruntukan rumah ini begitu diharapkan bersama keluarga, meski pembangunan ada di lokasi baru. Hal itu tidak menjadi persoalan baginya, agar pengendalian banjir di Kelurahan Guntung bisa berjalan dengan maksimal.

“Awalnya kami di RT 4, dan rumah sekarang masuk di RT 17. Kami sangat berterima kasih kepada Pupuk Kaltim atas bantuan rumah ini, dan akan kami manfaatkan serta rawat dengan sebaik-baiknya,” ungkap Yanti. (adv)

Bantu Relokasi dan Bedah Rumah Warga Sekitar Perusahaan, PKT Proaktif Salurkan Rp630 Juta

0

BONTANG – Tingkatkan manfaat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) salurkan bantuan relokasi empat rumah warga terdampak banjir, sekaligus bedah dua rumah warga di Kelurahan Guntung dan Loktuan Bontang Utara.

Realisasi bantuan rumah melalui program PKT Proaktif ini diserahkan langsung Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, bersama Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, disaksikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang di Kelurahan Guntung, Kamis (29/3/2024).

Diungkapkan Budi Wahju Soesilo, bantuan relokasi merupakan bagian dukungan Pupuk Kaltim terhadap program Pemkot Bontang dalam penanggulangan banjir, dimana rumah warga dari 4 RT di Kelurahan Guntung yang terdampak aktivitas normalisasi sungai, dipindah serta dibangun ke lokasi yang baru.

Dari hal ini diharap masyarakat penerima manfaat bisa mendapatkan hunian yang jauh lebih baik dan layak, serta banjir yang kerap menggenang pun tidak lagi terjadi di kawasan terdekat perusahaan tersebut.

Begitu juga untuk program bedah rumah, merupakan agenda rutin tahunan Pupuk Kaltim sebagai agen pembangunan sekaligus wujud manfaat perusahaan dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dimana rumah layak huni merupakan salah satu indikator pengentasan kemiskinan, khususnya memberikan jaminan hidup serta kelayakan untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan melalui manfaat TJSL perusahaan.

“Program ini menggandeng Kodim 0908 Bontang untuk pelaksana pembangunan rumah, dengan total bantuan Pupuk Kaltim senilai Rp630 juta. Terdiri dari bantuan relokasi sebesar Rp480 juta dan bedah rumah Rp150 juta,” ungkap Soesilo.

Lebih lanjut diungkapkan Soesilo, Pupuk Kaltim sebagai bagian dari BUMN Pupuk Indonesia terus berupaya memberikan kontribusi terbaik, tidak hanya dalam penguatan ketahanan pangan dan pertanian nasional, tapi juga kebermanfaatan bagi masyarakat khususnya di Kota Bontang. Hal ini telah menjadi komitmen Pupuk Kaltim untuk senantiasa berperan dalam meningkatkan kesejahteraan serta kemandirian, guna mendukung pembangunan daerah yang semakin maju di segala bidang.

“Seluruhnya diwujudkan melalui sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah maupun stakeholder terkait lainnya, sehingga pembangunan berkelanjutan yang dibarengi kemandirian semakin terwujud di Kota Bontang. Ini menjadi komitmen Pupuk Kaltim bagi masyarakat,” tandas Soesilo.

Sementara Rahmad Pribadi, menyampaikan Pupuk Indonesia selaku BUMN bersama anak perusahaannya tidak hanya berorientasi terhadap profit, tapi juga sisi manfaat bagi masyarakat hingga pembangunan bangsa dan negara. Hal ini diwujudkan pada berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan mulai tingkat dasar, termasuk penguatan kapasitas sumberdaya manusia hingga aspek lingkungan dalam mendukung keberlanjutan.

Pupuk Kaltim sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Grup, sejauh ini kata Rahmad, menunjukkan komitmen yang tinggi untuk senantiasa berperan dalam pembangunan. Hal itu melihat dukungan yang direalisasikan pada berbagai aspek, seperti halnya bantuan yang kali ini disalurkan. Mengingat rumah layak huni memiliki esensi yang sangat penting terhadap upaya pengentasan kemiskinan di masyarakat.

“Kami melihat hubungan Pupuk Kaltim dengan Pemerintah Daerah hingga masyarakat, sejauh ini begitu dekat dan terbina dengan baik. Hal ini menunjukkan jika sinergi yang terjalin kuat, akan memberi manfaat optimal terhadap pembangunan di berbagai bidang,” ujar Rahmad.

Wali Kota Bontang Basri Rase, mengatakan Pupuk Kaltim merupakan perusahaan yang sangat konsisten dalam mendukung Pemerintah dan masyarakat melalui kontribusi yang disalurkan. Hal ini dilihat dari banyaknya kepedulian perusahaan dalam pembangunan Kota Bontang, mulai dari pemberdayaan hingga sosial kemasyarakatan yang secara kontinyu bersinergi bersama Pemerintah.

Menurut Basri, program Pupuk Kaltim yang selama ini berjalan sesuai sasaran manfaat, seperti halnya bantuan relokasi dan bedah rumah bagi masyarakat kurang mampu di Kota Bontang. Sebab program ini sejalan dengan upaya Pemerintah dalam pengentasan kemiskinan, sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak.

“Kami pun menyampaikan apresiasi atas komitmen Pupuk Kaltim, yang terus menunjukkan kepedulian sekaligus membantu program Pemerintah sesuai sasaran. Apalagi di Guntung, relokasi penting dilakukan agar program pengendalian banjir bisa berjalan maksimal,” ucap Basri.

Salah satu penerima manfaat Iliyanti, turut mengungkapkan terima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim yang telah merelokasi tempat tinggalnya dengan sangat layak. Kata dia, peruntukan rumah ini begitu diharapkan bersama keluarga, meski pembangunan ada di lokasi baru. Hal itu tidak menjadi persoalan baginya, agar pengendalian banjir di Kelurahan Guntung bisa berjalan dengan maksimal.

“Awalnya kami di RT 4, dan rumah sekarang masuk di RT 17. Kami sangat berterima kasih kepada Pupuk Kaltim atas bantuan rumah ini, dan akan kami manfaatkan serta rawat dengan sebaik-baiknya,” ungkap Yanti. (adv)

Program Pinjaman Modal Bunga Nol Persen untuk UMKM, Rustam Harapkan Ada Bimbek Pengelolaan

0
Program Pinjaman Modal Bunga Nol Persen untuk UMKM, Rustam Harapkan Ada Bimbek Pengelolaan
Ketua komisi II DPRD Bontang, Rustam. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Komisi II DPRD Kota Bontang, bersama Bankaltimtara dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, Perdagangan (DKUKMPP) merembukkan terkait pinjaman nol persen untuk UMKM.

Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam mengharapkan kepada para calon pebisnis nantinya untuk dilakukan bimbingan teknis terkait usaha yang akan mereka laksanakan.

“Para pelaku UMKM nanti harus paham betul sama usaha mereka, jadi bukan cuma ikut jualan musiman,” jelasnya, Senin (1/4/24).

Pemberian pinjaman ini juga harus jelas dari jenis usaha, alamat pemilik usaha, serta pelaku usahanya. Ketika sudah diketahui hal-hal itu maka dinas terkait akan memberikan bimtek.

“Tidak hanya segi usaha, tapi pengolahan uang juga,” tambahnya.

Dengan persyaratan yang nanti akan menjadi syarat pinjaman, para pedagang tentu diharapkan akan mengembalikan pinjaman tersebut. Karena jika sudah kembali, mereka dapat meminjam kembali.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Bantu Permodalan UMKM, Komisi II Bersama Bankaltimtara dan Pemkot Siapkan Pinjaman Tanpa Bunga

0
Bantu Permodalan UMKM, Komisi II Bersama Bankaltimtara dan Pemkot Siapkan Pinjaman Tanpa Bunga
Rapat kerja Komisi II DPRD Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang mengharapkan, adanya pinjaman yang dapat membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tidak keberatan dalam permodalan.

Oleh sebab itu Komisi II bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, Perdagangan (DKUKMPP) serta Bankaltimtara akan melaksanakan Kredit Meranti (Mikro Ekonomi Rakyat Dambaan Hati) dari Bankaltimtara.

“Nanti kita akan khususkan untuk usaha mikro sampai ultra mikro,” jelas Asrar Sayuti, perwakilan Bankaltimtara.

Nantinya pinjaman ini diharapkan dapat mengembangkan usaha mikro dan ultra mikro, adapun keunggulan yang ditawarkan adalah bunga nol persen.

Program ini sudah berjalan 2 tahun di beberapa daerah, untuk Kota Bontang sendiri TPKAD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) baru dibentuk bulan Maret 2024.

“Setelah TPKAD membicarakan dengan dinas terkait, kami harapkan dapat cepat direalisasikan,” tambahnya.

Pinjaman biasanya minimal dari Rp 5 juta hingga Rp 25 juta. Menyasar pedagang seperti penjual sayur, penjual pentol, dan lain sebagainya.

Ketua Komisi II DPRD Bontang, Rustam mengharapkan, hal tersebut cepat direalisasikan sehingga pengembangan UMKM makin meningkat. Ia juga berpesan untuk tidak hanya memberikan pinjaman modal, tapi juga melakukan pengawasan terhadap UMKMnya.

“Begitu diberikan modal, pantau. Jangan nanti sudah diberikan modal sebentar saja tutup lagi,” ujarnya.

Ia juga berharap pihak Bankaltimtara memberikan konsultasi terkait pinjaman tersebut, agar mereka bisa memperkirakan apakah modal tersebut dapat menjadi acuan hingga bisnis mereka berjalan sepenuhnya.

“Jangan pinjam lima juta terus dibiarkan, nanti cuma cukup modal gerobak saja, bahan jualan tidak ada, ujung-ujungnya nggak jalan,” tegasnya.

Ia mengatakan total dana yang disiapkan untuk pinjamam tersebut sekitar Rp 20 miliar.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Dianggap Meresahkan, Manusia Silver Didatangi Satpol PP, Tapi Berhasil Kabur

0
Dianggap Meresahkan, Manusia Silver Didatangi Satpol PP, Tapi Berhasil Kabur
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Satpol PP menerima informasi keresahan-keresahan warga akan hadirnya manusia silver di perempatan lampu merah Loktuan. Satpol PP pun segera bertindak usai menerima informasi tersebut, Minggu (31/3/2024) kemarin.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bontang, Ahmad Yani menjelaskan, saat petugas mendatangi ke lokasi tersebut, manusia silver berhasil kabur.

“Pas kami datangi ke lokasi ternyata dia sudah kabur, tetapi kaleng cat yang digunakan ditinggal di tempat,” ucapnya saat diwawancarai, Senin (1/4/2024).

Yani menambahkan, anggotanya menggunakan sepeda motor saat ke lokasi agar tidak gagal dalam penyamaran. Namun manusia silver tetap berhasil kabur.

“Kami yakin, pastinya manusia silver ini tidak sendiri. Makanya langsung kabur ke tempat yang aman,” paparnya.

Yani sangat menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar cepat melapor jika melihatnya. Dikatakannya, masih banyak yang belum terjaring, karena sebagian dari manusia silver ini masih banyak yang berkeliaran.

“Kalau memang ada yang menemukan, saya ingin warga langsung menghubungi kami, maka kami akan langsung bergerak untuk mengamankan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Mengejutkan, 5 Kelurahan Bontang Waspada Narkoba se-Indonesia!

0
Mengejutkan, 5 Kelurahan Bontang Waspada Narkoba se-Indonesia!
Emirza Erbayanthi, M.Pd. (ist)

Emirza Erbayanthi, M.Pd

(Pemerhati Masalah Sosial)

Empat kelurahan di Kota Bontang tercatat sebagai daerah bahaya peredaran narkotika. Sedang yang masuk kategori waspada narkoba ada satu wilayah.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang, Lulyana Ramdhani menyebut keempat kelurahan tersebut yakni Tanjung Laut, Tanjung Laut Indah, Loktuan dan Api-api.

“Kelurahan Belimbing masuk kategori waspada. Jadi kelima kelurahan ini masuk kategori bahaya dan waspada di seluruh Indonesia, yang tercatat di pusat,” terangnya, ditemui Rabu yang lalu. (kitamudamedia.com, 21/02/2024)

Kasus penyalahgunaan narkotika marak di Kota Bontang. Sepanjang tahun 2023, ada 98 kasus dengan 123 orang tersangka dan dari kasus tersebut 80% menjalankan peran sebagai pengedar. Wilayah yang paling dominan adalah Kelurahan Loktuan sehingga daerah tersebut dinamakan kampung narkoba. (kitamudamedia.com, 31/12/2023)

Peredaran Narkoba

Tingginya peredaran narkoba di Kalimantan Timur tidak lepas dari perkembangan industri pertambangan batubara di daerah tersebut. Selain konsumen yang membutuhkan narkoba jenis sabu di wilayah Kalimantan Timur cukup tinggi, letak geografis Kalimantan Timur memudahkan pengedar memasukkan narkoba ke wilayah ini. (kaltim.bnn.go.id, Januari 2021)

Dikarenakan Kalimantan Timur memiliki garis pantai yang panjang dari utara ke selatan, dan memiliki perbatasan darat dan laut dengan negara Malaysia, serta perbatasan laut dengan Philipina. Kawasan perbatasan itulah yang menjadi pintu masuk narkoba ke Kalimantan Timur.

Provinsi Kalimantan Timur masih menjadi tempat favorit transit narkotika dan obat terlarang di Indonesia. Letaknya yang strategis, membuat bandar narkoba kerap menjadikan tempat transit penyelundupan barang dari perbatasan RI Malaysia yang hendak menuju ke Sulawesi dan wilayah di luar Kaltim. (bontangpost.id, 24/3/2022)

Wilayah pesisir Kaltim dan perbatasan RI Malaysia dari utara Kalimantan paling rawan menyelundupkan narkoba. Dari evaluasi yang dilakukan Badan Narkotika Provinsi Kalimantan Timur, sebagian besar narkoba masuk dari bagian utara seperti Berau, Kutai Timur juga termasuk salah satu pintu masuk yang dipilih para pelaku pengedar narkoba terutama diwilayah perbatasan.

Selain itu Kutai Timur juga dijadikan tempat pelarian serta tempat persembunyian para pelaku peredaran narkoba. Seluruh kabupaten/kota se-Kaltim, tidak ada lagi yang bersih dari peredaran narkoba.

Narkoba bisa merambah ke daerah bahkan terkategori waspada se-Indonesia menunjukkan peredarannya semakin masif, dikarenakan didukung sistem kehidupan yang Kapitalisme sekuler. Upaya pemerintah gagal dalam memberantas narkoba, sanksi bagi pelaku dan pengedar lemah, wajarlah pelosok daerah pun kena sebaran narkoba.

Instrumen Pemerintah

Survei nasional pada 2021 mendapati bahwa prevalensi penyalahgunaan narkotika di Indonesia meningkat 0,15%. Survei tersebut dilakukan BNN, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan Badan Pusat Statistik (BPS). Atas hal ini, pemerintah membuat kampanye Indonesia Bersinar (Bersih dari Narkoba) sebagai program pemberantasan narkoba.

Pemerintah Indonesia melanjutkan program pemberantasan narkoba sesuai Inpres Nomor 2/2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba. Seluruh anggota kabinet, Jaksa Agung, Kapolri, Panglima TNI, Kepala BIN, lembaga pemerintah nonkementerian, hingga para kepala daerah, diperintahkan untuk menjalankan instruksi program pemberantasan narkoba tersebut.

Tiga belas pimpinan kementerian/lembaga negara juga sepakat menandatangani Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pelaksanaan Pencegahan dan Penanganan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Berbahaya Lainnya oleh Aparatur Negara pada Instansi Pemerintah.

Sedangkan untuk menekan angka kasus penggunaan narkotika di Kota Taman, BNN Kota Bontang menggelar kegiatan Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba). Adapun kebijakan Pemkot Bontang pada pencegahan dan pengendalian penyalahgunaan narkotika sangat dibutuhkan.

Intervensi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, mengubah perilaku dan menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup bebas narkoba. Melalui program-program preventif, edukasi, dan rehabilitasi. Sehingga Pemkot Bontang dapat mensinergikan dan mengkolaborasikan baik lintas OPD, lembaga maupun komponen masyarakat. (bontangkota.bnn.go.id, 29/1/2024)

Sayangnya, berbagai upaya pemberantasan peredaran narkoba ini seolah menemui jalan buntu. Mengapa seluruh skenario yang pemerintah tempuh tidak mampu menumpas peredaran narkoba?

Liberalisme, Akar Masalah

Maraknya kasus narkoba sebenarnya bukan semata sifat narkoba yang menimbulkan efek ketergantungan bagi penggunanya. Lebih dari itu, penyalahgunaan narkoba terus terjadi karena sistem hidup yang digunakan masyarakat hari ini.

Sistem sekuler dengan landasan hidup liberal ini berperan besar dalam menjerumuskan generasi ke dalam gaya hidup yang serba bebas. Jiwa muda yang melekat pada karakter generasi membuat mereka mudah terpapar pergaulan bebas, narkoba, hingga seks bebas.

Berharap agar remaja lepas dari dunia gelap narkoba tanpa membenahi sistem hidup adalah ibarat pungguk merindukan bulan. Ini karena peredaran narkoba hadir pada manusia yang mengukur kebahagiaan sebatas yang menyenangkan saja. Dimensi akhirat tidak hadir dalam aktivitas keseharian mereka.

Apalagi, saat ini digencarkan program yang menjauhkan remaja dari aktivitas keagamaan. Dengan dalih akan terbentuk karakter radikal dan intoleran, generasi dijauhkan dari ajaran agama. Institusi pendidikan pun kehilangan akal.

Begitu juga keluarga yang merupakan lingkup terdekat para remaja yang luput dari ajakan para bandar yang semakin ahli memikat. Tetapi, masyarakat dibuat fobia dengan syariat yang justru akan menyembuhkan mereka dari berbagai masalah hidup, termasuk narkoba.

Masifnya paparan budaya Barat juga menggeser cita-cita bangsa ini untuk mewujudkan generasi bebas narkoba. Rehabilitasi tidak berefek jera. Bandar yang tertangkap juga tidak kapok, bahkan makin lihai menjalankan bisnisnya meski di balik jeruji.

Sistem hukum hari ini tidak mampu menghentikan bisnis haram ini. Individu hedonis, masyarakat yang individualis, serta karakter pemangku kebijakan yang juga jauh dari ketakwaan, membuat transaksi narkoba tetap tumbuh subur.

Perspektif Islam

Islam memberantas narkoba dengan mengkondisikan sistem yang akan membentuk individu bertakwa. Sanksi tegas bagi pelaku dan pengedar narkoba.

Butuh tiga unsur pokok untuk memberantas narkoba, yakni individu yang bertakwa, keterlibatan masyarakat dalam mengontrol sesama anggota masyarakat, serta peran negara dalam menjalankan aturan tegas dan menerapkan sanksi yang berefek jera sehingga ampuh meminimalkan munculnya kasus-kasus serupa.

Islam memiliki gambaran khas dalam mengharmoniskan tiga unsur ini dalam memberantas segala bentuk penyalahgunaan zat aditif yang merusak akal dan jiwa manusia. Seorang individu yang bertakwa akan menyandarkan amal perbuatannya pada hukum Allah semata. Kesadarannya bahwa Allah senantiasa mengawasi hamba-Nya adalah kontrol utama dalam mengarungi kehidupan.

Hukum narkoba jelas haram dalam Islam. Penyalahgunaan narkoba terkategori perbuatan haram. Efek halusinasi, mabuk ataupun fly yang pengguna rasakan menjadi dasar sebagian ulama untuk mengategorikan narkoba sebagai barang haram sebagaimana khamar.

Menyadari hal ini, individu masyarakat akan menjauhi penyalahgunaan narkoba karena ketaatannya kepada Allah Swt. Allah Swt. berfirman dalam QS Al-Maidah: 90, “Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya khamar, judi, berhala-berhala, panah-panah (yang digunakan untuk mengundi nasib) adalah kekejian yang termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah ia agar kamu mendapat keberuntungan.”

Ibnu Umar meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Setiap yang muskir (memabukkan) adalah khamar, dan setiap yang muskir adalah haram.” (HR Muslim)

Sistem hidup sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan telah membuat manusia merasa bebas dari aturan Allah. Otoritas Allah hanya dalam lingkup ibadah, sedangkan dalam menjalani kehidupan, manusia dianggap bebas membuat aturan sendiri.

Adanya masyarakat yang memiliki perasaan, pemikiran, dan terikat pada syariat yang sama akan memunculkan kontrol sosial. Amar makruf nahi mungkar adalah tradisi keseharian masyarakat Islam.

Hal ini bertentangan dengan masyarakat sekuler hari ini yang cenderung individualis dan cuek dengan sekitarnya. Sikap individualis ini yang ikut berkontribusi menyuburkan kejahatan dan kriminalitas di tengah masyarakat.

Terakhir, peran negara dalam menjalankan aturan serta menerapkan sanksi tegas tanpa pandang bulu. Hukumnya tidak lemah dan memudahkan grasi, tidak mengenal kompromi dalam menjalankan hukum terhadap para pengguna narkoba dengan sanksi takzir, baik hukuman cambuk, penjara atau sanksi takzir lainnya sesuai keputusan Qodi/Hakim.

Harmonisasi ketiga unsur di atas akan mencegah berulangnya kasus penyalahgunaan narkoba, sekaligus memutus rantai peredaran narkoba dalam berbagai bentuknya. Mekanisme inilah yang ada dalam sistem Islam dan tidak didapati pada sistem hari ini. Hanya sistem Islamlah yang akan mampu memutus peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya secara tuntas.

Wallahualam.

Bulan Puasa Pesta Sabu, 5 Pemuda Diamankan Polisi di Berbas Tengah

0
Bulan Puasa Pesta Sabu, 5 Pemuda Diamankan Polisi di Berbas Tengah
Barang bukti telah diamankan di Mapolsek Bontang Selatan. (ist)

BONTANG – Kapolsek Bontang Selatan telah mengamankan kelima pemuda pengedar sabu di Jalan Zamrud, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, Senin (01/4/2024).

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kapolsek Bontang Selatan, AKP Rakib Rais mengatakan, sekitar pukul 01.00 Wita, ada laporan masuk dari masyarakat jika di Jalan Zamrud, Gang Zamrud 18, RT 62, seringkali digunakan sebagai tempat transaksi barang haram.

Akhirnya, pelapor beserta polisi langsung mendatangi tempat tersebut. Setelah melakukan pengamatan, terdapat keempat pemuda yang tengah berpesta sabu di sebuah rumah. Keempat pemuda ini berinisial MR (21), Ru (27), Di (22), dan Ar (18).

“Kami langsung melakukan pemeriksaan saat mereka berada di kamar, sempat terdapat sebungkus rokok Marlboro yang dibuang berisikan 7 poket sabu seberat 2,41 gram,” ucapnya.

Tidak hanya itu, terdapat juga 38 poket seberat 13,05 gram siap edar yang telah dibungkus rapi di dalam tas pinggang.

“Salah satu dari mereka mengatakan, sabu tersebut didapatkan dari seorang berinisial As (26) warga Tanjung Laut,” paparnya.

Setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut, tidak berselang lama As (26) berhasil diamankan di tempat berbeda di Rawa Indah.

“Tersangka As (26) ini mengaku, bahwa dirinya menjadi pengadaan sabu kepada keempat tersangka,” tambahnya.

Barang yang berhasil diamankan berupa 7 plastik klip berisikan sabu seberat 2,41 gram, satu bungkus rokok Marlboro, tiga buah plastik klip, 38 plastik berisikan sabu seberat 13,05 gram, satu sedotan runcing, dua buah handphone merek Oppo berwarna merah dan biru, satu timbangan digital, satu tas selempang kecil, satu tas pinggang, satu plastik klip besar, dan satu bandel plastik.

“Kelima tersangka telah berada di Mapolsek Bontang Selatan, untuk penyelidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Kelima tersangka pun dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Jalin Silaturahmi, Pupuk Kaltim Gelar Buka Puasa Bersama Awak Media Bontang

0
Jalin Silaturahmi, Pupuk Kaltim Gelar Buka Puasa Bersama Awak Media Bontang
Foto bersama saat kegiatan buka puasa di Cafe Grand Equator, Bontang. (Dok).

BONTANG – Pupuk Kaltim kembali menggelar buka puasa bersama awak Media Bontang, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat tali silaturahmi antar sesama. Agenda ini berlangsung di Cafe Grand Equator, Minggu (31/3/2024).

Manajemen Pupuk Kaltim diwakili Sekretaris Perusahaan, Teguh Ismartono mengatakan, sangat berterima kasih kepada seluruh para wartawan dan media yang turut hadir dalam kegiatan buka puasa bersama, sehingga sampai saat ini masih bisa berhubungan baik dengan Pupuk Kaltim.

“Saya ucapkan terima kasih kepada teman-teman media semua yang telah hadir, dan juga membantu kami akan pentingnya peran jurnalis dalam menyampaikan informasi,” ucapnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang, Suriadi Said menyampaikan, bahwa Pupuk Kaltim dengan para wartawan sudah sebagaimana layaknya seperti sahabat yang saling menyayangi dan juga saling mengingatkan.

“Alhamdulillah kami senang dengan adanya kegiatan tersebut, dimana kegiatan tahunan yang dilaksanakan Pupuk Kaltim, selain buka puasa bersama, ajang ini juga bisa menambah tali silaturahmi yang memang sudah berjalan dengan baik,” ucapnya.

Seperti artian ketika Pupuk Kaltim mempunyai prestasi, maka berikan apresiasi, adapun ketika Pupuk Kaltim berada di jalan atau jalur yang salah, tugas wartawan atau media untuk mengingatkan dengan berita, agar Pupuk Kaltim tidak salah langkah.

“Hal ini agar peran media juga berjalan dengan baik, sebagai kontrol sosial untuk mengingatkan Pupuk Kaltim agar bisa lebih baik lagi ke depannya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam