Beranda blog Halaman 646

Komisi I DPRD Bontang dan DPK Laksanakan Konsultasi Publik Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan

0
Komisi I DPRD Bontang dan DPK Laksanakan Konsultasi Publik Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan
Adrofdita, Anggota Komisi I DPRD Bontang. (Dwi)

BONTANG – Komisi I DPRD Bontang bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Bontang melaksanakan rapat terkait Konsultasi Publik tentang Raperda Penyelenggara Perpustakaan, Selasa (7/11/2023).

Adrofdita, Anggota Komisi I DPRD Bontang menyatakan, adanya raperda penyelenggaraan perpustakaan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), serta kualitas pelayanan terkhususnya di perpustakaan.

Maka dari itu, konsultasi publik ini digelar bertujuan sebagai salah satu bentuk tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya antara DPRD Bontang dan DPK.

“Kita menjalankan sesuai dengan pemerintah daerah, dengan kondisi kemampuan yang ada. Bahkan untuk SDM pun, kita bisa menggunakan pemuda daerah,” ucapnya.

Kota Bontang sendiri memiliki beberapa perusahaan yang ada, dalam hal itu Adrof menyarankan agar dari beberapa perusahaan yang ada di Bontang bisa turut serta membantu perpustakaan bahkan sekolah yang sudah memiliki relokasi untuk tingkat standar.

“Kota kita dikelilingi beberapa perusahaan, bisa jadi mereka membantu dan ikut serta dalam beberapa hal. Berharapnya seperti itu,” paparnya.

Kalaupun di Kota Bontang ada penulis yang mempunyai sebuah karya, serta bisa menarik daya para pembaca itu sangat dibutuhkan oleh perpustakaan. Atau bahkan untuk bedah buku pun menjadi salah satu cara membangun literasi anak-anak minat baca.

“Kita nanti pastinya akan memberikan suatu penghargaan, jika ada yang mempunyai sebuah karya bagus. Membangun minat baca, apalagi terkhusus anak sekolah,” ungkapnya.

Adrof juga menambahkan dengan adanya kegiatan konsultasi publik ini, dengan banyaknya yang datang dapat memberikan masukan-masukan dari beberapa pihak. Terkait untuk membenahi yang dulunya belum sempat terlaksana.

“Saya tidak menyangka, antusias mereka sangat tinggi dan bagus. Sehingga ada banyak sekali yang datang dan memberikan masukan untuk kita serap,” tutupnya.

Konsultasi publik ini bertujuan untuk meminta masukan dari beberapa pihak di antaranya dari sekolah, kampus, kelurahan, serta yayasan. Saran dan masukan itu nantinya dapat  menyempurnakan raperda. (dwi).

Tangani TBC, RSUD Bontang Audit Klinis TBC RO Bersama Dinkes

0
Tangani TBC, RSUD Bontang Audit Klinis TBC RO Bersama Dinkes
Pegawai, dokter RSUD, dan fasilitator saat melaksanakan audit klinis TBC RO. (Yahya Yabo)

BONTANG – RSUD Taman Husada Bontang melaksanakan audit klinis pengawasan TBC RO bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim pada Kamis (9/11/2023). Kegiatan ini dengan melakukan pertemuan meeting zoom di lantai 4 gedung baru RSUD Bontang.

Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr Suhardi, Sp.JP mengungkapkan, kegiatan audit klinis TB RO atau TBC RO sebagai program pusat Kemenkes untuk melakukan pengawasan terkait tata laksana penanganan penyakit TBC yang merupakan program pemerintah.

Ia juga mengatakan harus melibatkan berbagai lintas sektor seperti di rumah sakit, Puskesmas untuk pengobatan dan perlu sisi lainnya untuk edukasi dan rehabilitasi.

“TBC ini diminimalkan atau bahkan dihilangkan. Masalah TBC ini perlu multisektor untuk penanganannya. Hari ini audit klinis yang dimaksudkan dari Kemenkes berharap agar tatalaksana atau pengobatan bisa berjalan sesuai SOPnya. Juga merupakan momen untuk konsultasi bagi rumah sakit di daerah agar memberikan masukan,” kata dr Suhardi, Kamis (9/11/2023).

Selanjutnya, dr Suhardi mengatakan RSUD Bontang merupakan rumah sakit rujukan bagi pasien TBC yang memerlukan pengobatan lebih lanjut.

“Karena RSUD Bontang terkait pengobatan TBC tetap menjadi rujukan. Terutama bagi pasien TBC dengan Resisten Obat, pasien TBC dengan komplikasi dengan penyakit lainnya yang harus dirujuk ke RSUD,” jelasnya.

Ia mengatakan, setelah kegiatan audit klinis ini, pegawai RSUD Bontang yang menangani dan pemberi pelayanan penyakit TBC dapat mendapatkan tambahan ilmu terkait tata laksana penanganan TBC.

“Harapannya teman-teman sebagai pemberi layanan dapat menambah ilmu. Adanya penyempurnaan terkait kegiatan yang sudah dilaksanakan. Kegiatan TBC ini kan’ sudah dilaksanakan mengenai pelaporannya, pelayanannya. Itu semua telah dilaporkan,” pungkasnya.

Audit klinis TBC RO di RSUD Bontang ini dihadiri oleh fasilitator dinas kesehatan Provinsi Kaltim, dr Parluhutan Dolly Siregar, Sp.P dan Guruh Wicaksono. (adv/yah)

Dokter Spesialis Kejiwaan RSUD Bontang: Jangan Takut Berobat ke Klinik Psikiatri!

0
Dokter Spesialis Kejiwaan RSUD Bontang: Jangan Takut Berobat ke Klinik Psikiatri!
dr Dewi Maharni, M.Sc, Sp.KJ, Dokter Spesialis Kejiwaan RSUD Taman Husada Bontang. (Yahya Yabo)

BONTANG – RSUD Taman Husada Bontang memiliki klinik Psikiatri atau kejiwaan, untuk melayani pasien dengan keluhan kesehatan kejiwaan atau mental.

Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa RSUD Taman Husada Bontang, dr Dewi Maharni, M.Sc, Sp.KJ menjelaskan, klinik psikiatri merupakan klinik untuk melayani konsultasi dan pengobatan dalam permasalahan kesehatan mental atau kesehatan jiwa. Dalam proses alur pelayanannya, dr Dewi mengatakan, sama seperti klinik lainnya dalam proses pendaftaran, ke poli klinik hingga pengambilan obat.

“Klinik psikiatri sendiri melayani semua gangguan mental baik gangguan ringan, sedang, hingga gangguan jiwa berat,” kata dr Dewi Maharni, Kamis (9/11/2023).

Selanjutnya, dr Dewi mengatakan, pada umumnya pasien yang datang yakni pasien umum, pasien asuransi, maupun pasien BPJS Kesehatan yang memerlukan bantuan konsultasi dan pengobatan masalah mental atau kejiwaan.

“Masih banyak stigma di luar sana yang menganggap apabila berobat ke dokter jiwa dianggap ‘gila’. Banyak sih yang mengalami gangguan jiwa ringan seperti gangguan tidur dan kecemasan, yang masih menolak untuk diperiksa,” ungkapnya.

Selain itu, beberapa gangguan jiwa ringan, sedang dan berat memiliki beberapa gejala dan permasalahan masing-masing yang dapat mengganggu aktifitas kehidupan sehari-hari.

“Gejalanya ada berbagai macam dalam mengganggu kehidupan sehari-hari yang juga bisa berdampak pada kondisi kesehatan fisik. Pada gangguan jiwa berat seseorang bahkan sampai tidak bisa membedakan antara kenyataan dan imajinasinya. Bahkan juga mengalami halusinasi dan ilusi. Sehingga fungsi peran seseorang dalam kehidupan sehari-harinya menurun atau tidak berfungsi seperti sebelum mengalami gangguan,” jelasnya.

Pasien yang datang berobat di klinik psikiatri ada yang diterapi dengan obat-obatan dan ada juga dilakukan psikoterapi. Pasien yang datang pun berasal dari pasien umum, pasien asuransi dan BPSJ Kesehatan yang bisa melayani 15 sampai 20 pasien setiap hari.

“Psikoterapi juga dilakukan pada pasien-pasien gangguan jiwa,” ungkapnya.

Klinik psikiatri diharapkan dapat menjadi pelayanan kejiwaan yang baik, dengan memberikan pelayanan kepada semua lapisan masyarakat.

“Harapannya masyarakat jangan lagi terstigma sehingga takut dan malu untuk berobat di klinik psikiatri atau kejiwaan,” terangnya. (adv/yah)

Lahan Industri Bontang Dikelola PT KIB

0
Lahan Industri Bontang Dikelola PT KIB

BONTANG – Kota Bontang memiliki lahan yang diperuntukkan untuk kebutuhan investor di bidang industri sebanyak 1.100 hektar.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Asdar Ibrahim menjelaskan, terdapat mitra pemerintah Kota Bontang, yakni PT. Kawasan Industri Bontang (KIB).

  1. KIB sudah mengantongi kurang lebih 600 hektar yang memiliki Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dari Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dan 200 hektarnya milik perusahaan itu sendiri.

“Kalau ada investor di titik RT yang 1.100 tadi itu, mereka harus ketemu PT. KIB itu, apakah dia beli lahan atau sewa lahan,” jelasnya.

Ia menjelaskan, bahwa perusahaan tersebut menjadikan dirinya sebagai mitra dari pemerintah Kota Bontang untuk mencarikan investor. Hal ini merupakan salah satu cara untuk menjemput investor-investor luar.

“Kami promosinya jalan juga, mereka juga jalan, jadi saling mencari,” tambahnya.

Asdar mengharapkan, dalam waktu dekat akan ada pembangunan perusahaan baru yang dirasa sangat berpotensi untuk kemajuan Kota Bontang, seperti pelabuhan peti kemas, pabrik soda, pabrik kaca, dan masih banyak lagi.

“Seperti pabrik soda ash itu kan, saya berharap bisa berkembang setelah itu menarik investor lain,” tutupnya. (sya/adv)

Ada Penilaian Kebugaran untuk Karyawan di HUT RSUD Bontang ke-21

0
Ada Penilaian Kebugaran untuk Karyawan di HUT RSUD Bontang ke-21
dr Suhardi, Sp.JP, Direktur RSUD Taman Husada Bontang. (Yahya Yabo)

BONTANG – Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr Suhardi, Sp.JP mengatakan, pelaksanaan HUT ke-21 RSUD Taman Husada akan dilaksanakan dan berpusat di RSUD Bontang.

Nantinya akan ada launching sistem kebugaran (sipgar), untuk memberikan penilaian mengenai kebugaran karyawan atau staf RSUD Bontang.

Ia menjelaskan, bahwa kegiatan HUT ke-21 RSUD Bontang akan dilaksanakan pada 12 November 2023 mendatang.

“Kegiatannya akan ada senam bersama. Ada launching Sipgar atau upaya agar kita lebih bugar sebagai tenaga kesehatan. Sipgar itu semacam penilaian kebugaran untuk karyawan,” jelasnya.

Selanjutnya, Ia mengatakan HUT ke-21 merupakan momen memberikan kemeriahan kepada karyawan dan staf RSUD Bontang.

“Momen HUT RSUD sebagai wadah dalam memberikan kemeriahan juga sebagai tempat menjalin komunikasi agar kembali akrab, solid, dan menjalin kebersamaan. Untuk penilaian kebugaran akan diterapkan pada karyawan RSUD Bontang, saat HUT nanti sifatnya masih launching,” terangnya. (adv/yah)

Pelayanan Pengurusan Izin DPMPTSP di Gedung MPP Diminati Warga Bontang Selatan

0
Pelayanan Pengurusan Izin DPMPTSP di Gedung MPP Diminati Warga Bontang Selatan
Kondisi pelayanan di Gedung MPP. (ist)

BONTANG – Pelayanan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di Mall Pelayanan Publik (MPP) Pasar Taman Rawa Indah (Tamrin) diminati masyarakat Bontang. Terhitung masih banyak warga Bontang yang mengurus surat perizinan untuk usaha, di lantai paling atas Gedung Pasar Tamrin tersebut.

Tahun ini tercatat sekira 1.700 warga Bontang yang mengurus surat untuk perizinan di DPMPTSP. Sementara di MPP, yang mendominasi adalah warga Bontang Selatan. Sedangkan di kantor pusat, mendominasi wilayah Bontang Utara dan Bontang Barat.

Hal itu diungkapkan Asdar Ibrahim, Kepala Dinas DPMPTSP Bontang. Dikatakannya, untuk kantor pusat maupun pelayanan di MPP, sejauh ini sama-sama berjalan seperti biasanya, lancar dan tanpa ada kendala apapun.

“Kantor pusat maupun di MPP sama saja, akan tetapi kalau di kantor pusat kami ada pelayanan sampai malam, dimana hanya seminggu dua kali,” ucapnya saat diwawancarai, Rabu (8/11/2023) kemarin. (dwi/adv).

Diduga Depresi karena Gangguan Jiwa, Warga Guntung Ditemukan Gantung Diri

0
Diduga Depresi karena Gangguan Jiwa, Warga Guntung Ditemukan Gantung Diri
Jenazah dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang untuk visum. (Dwi)

BONTANG – Seorang pria berinisial CI ditemukan tewas gantung diri pada Kamis (9/11/2023) sekira pukul 07.00 Wita, di RT. 10, Gunung Dur, Desa Martadinata, Kutai Timur.

Yitno, kerabat korban yang ditemui saat di ruangan jenazah RSUD Taman Husada Bontang menjelaskan, CI merupakan salah satu warga Kelurahan Guntung yang tinggal di wilayah Gunung Dur. Kondisi CI sebelum ditemukan bunuh diri sedang mengalami gangguan jiwa.

“Saat kejadian memang lagi sendiri di rumah. Lagi kumat, istrinya pun diusir. Jadi memang kami ungsikan,” ucapnya.

Korban sudah cukup lama mengalami gangguan mental namun kambuh-kambuhan. Saat penyakitnya kambuh, korban kerap beberapa kali didapati berupaya mencoba untuk melukai dirinya sendiri.

Bhabinkantibmas Keluarahan Guntung, Briptu Hardiansyah menyebutkan, korban pertama kali ditemukan oleh istrinya dalam keadaan sudah tergantung.

“Dugaan sementara korban bunuh diri akibat depresi,” ucap Hardiansyah.

Hardiansyah pun menjelaskan, sebelumnya korban sudah beberapa kali dilakukan pendampingan ke RSUD Kota Bontang, karena kerap menyakiti diri sendiri dengan benda tajam.

Pihaknya pun telah menyarankan, agar pihak dari keluarga memeriksakan lanjutan terkait kejiwaan korban di Samarinda.

“Karena Gunung Dur berbatasan dengan Kelurahan Guntung, jadi kejadian ini (peristiwa gantung diri) saya membantu backup penanganannya,” jelasnya.

Saat ini, kondisi jenazah dibawa ke RSUD Taman Husada Bontang untuk dilakukan visum.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Perusahaan Pengolahan Limbah B3 Lirik Investasi di Bontang

0
Perusahaan Pengolahan Limbah B3 Lirik Investasi di Bontang
Asdar Ibrahim, Kepala Dinas DPMPTSP saat diwawancara. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) bersama dengan calon investor PT. Sinergi Jelma Anugerah membawahi unit perusahaan koperasi serba usaha setia mahardika (SMAR’s)  melakukan kunjungan lapangan terkait investasi limbah Bahan Besar Beracun (B3).

Adapun alasan mereka tertarik di sektor tersebut karena di wilayah Kalimantan Timur sendiri belum memiliki pengolahan limbah B3 seperti oli bekas, aki, dan lain-lain. Kemudian, dari 18 item investasi yang di tawarkan terdapat pengolahan limbah B3.

“Perusahaan tersebut sebelumnya memiliki pengolahan limbah B3 di wilayah Jombang,” jelas Kepala Dinas DPMPTSP, Asdar Ibrahim.

Mereka berkunjung Senin (6/11/23) kemarin dan langsung melihat lokasi lahan industri yang terletak di Kelurahan Bontang Lestari.

“Kami belum tahu pasti, rencana mereka akan membangun koperasi saja atau PT juga,” katanya.

Asdar menjelaskan, bahwa peluang tersebut hadir karena Kalimantan Timur akan menjadi Ibu Kota Negara (IKN) sehingga penanganan limbah B3 perlu hadir dan Kota Bontang menjadi target lokasi tersebut.

Untuk luas wilayah yang mereka minta untuk pembangunan gudang hingga produksi, kemungkinan akan membutuhkan sekira 100 hektar tanah.

“Mereka sempat bilang harga tanahnya agak mahal, tapi nanti akan ada negosiasi pasti. Semoga mereka berminat,” tutupnya. (sya/adv)

Upaya Tawarkan Investasi, DPMPTSP Rutin Ikuti Expo

0
Upaya Tawarkan Investasi, DPMPTSP Rutin Ikuti Expo
Ilustrasi event expo Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Sesuai dengan arahan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk kemajuan pembangunan, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) rutin menawarkan investasi. Salahsatu caranya dengan ikut hadir dalam pameran-pameran di Kota Bontang.

Terdapat 17 peluang investasi di Kota Bontang. Di antaranya adalah pergudangan, pelabuhan, pabrik pengolahan limbah, pabrik pengolahan garam, pabrik penyulingan air laut, pabrik pengalengan ikan, pengolahan rumput laut, pabrik Isotank, pabrik pemrosesan biodiesel.

Kemudian gliserin, sabun dan detergen, pabrik pembuatan kaca, baking soda, jeruk, pabrik pengolahan karet, pasar dan terakhir terminal.

“Ini jenis investasi tahun 2022, tahun ini mungkin ada update penambahan,” jelas Analis Kebijakan Ahli Muda DPMPTSP, Lamri.

Dikatakannya, di pameran yang diikuti, pihaknya selalu menjelaskan kepada para investor terkait lahan yang tersedia, serta potensi-potensi yang bisa dilakukan. Hal ini dilakukan agar Bontang dapat berkembang pasca migas.

“Seperti yang kita ketahui bahwa kita nggak bisa terus berharap sama perusahaan, jadi kita harus menarik investor dengan cara apapun,” harapnya. (sya/adv)

Update Penggunaan Alat Kesehatan, RSUD Bontang Gelar Solution Week dan Refresh Training

0
Update Penggunaan Alat Kesehatan, RSUD Bontang Gelar Solution Week dan Refresh Training
Pelaksanaan Solution Week dan Refresh Training bagi tenaga kesehatan RSUD Bontang. (Yahya Yabo)

BONTANG –  RSUD Taman Husada Bontang melaksanakan Solution Week dan Refresh Training Mindray bagi perawat, bidan, maupun dokter pengguna alat kesehatan produksi PT Mindray Medical Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (8/11/2023) dan Kamis (9/11/2023) di ruang Nusa Indah, lantai 5 RSUD Bontang.

Wakil Direktur Pelayanan Kesehatan RSUD Taman Husada Bontang, dr Niken Titisurianggi, M.Kes mengatakan, kegiatan ini untuk memberikan penyegaran pengetahuan mengenai alat-alat kesehatan yang digunakan di RSUD Taman Husada Bontang, utamanya yang diproduksi atau disuplai oleh Mindray. Hal ini sesuai dengan visi RSUD Bontang menjadi RS terbaik di Kaltim berstandar internasional.

“Orientasi pada keselamatan pasien. Salah satu caranya harus merefresh SDM bagaimana keilmuan mengenai penggunaan alat-alat kesehatan. Ini juga merupakan komitmen mitra-mitra kami di bidang penyedia alat kesehatan sehingga mendukung kami,” jelasnya, Rabu (8/11/2023).

Ia menambahkan, SDM RSUD Bontang harus mengetahui penggunaan alat-alat kesehatan terbaru. Sehingga ketika ada permasalahan dapat segera ditangani.

“Bagaimana ketika ada trouble-trouble bisa langsung diatasi,” katanya.

Modal utama selain skill bagi SDM yakni alat-alat kesehatan yang baik, yang digunakan untuk pasien. Dengan penggunaan alat kesehatan yang benar, akan dapat membantu masyarakat dan lebih efisien bagi penggunaan anggaran.

“Harapannya teman-teman dapat aware lagi. Ini menjadi modal bagi SDM membantu masyarakat yang dapat digunakan dengan baik,” ungkapnya.

Sementara, perwakilan PT Mindray Medical Indonesia, Dwi Restyantoro mengatakan, pihaknya memberikan Solution Week dan Refresh Training Mindray sebagai komitmen kontribusi dalam peningkatan pelayanan kesehatan.

“Ini merupakan komitmen kami sesuai dengan kapasitas kami. Jadi kami memberikan produk-produk terbaru dan bagi pengguna-pengguna untuk memberikan update ilmu mengenai alat-alat kesehatan kepada dokter dan perawat,” tandasnya. (adv/yah)