Beranda blog Halaman 700

Gelar Razia Gabungan di THM, Enam Pengunjung Dinyatakan Positif Narkoba

0
Gelar Razia Gabungan di THM, Enam Pengunjung Dinyatakan Positif Narkoba
Gelar razia gabungan di salah satu THM Kota Bontang. (Ist).

BONTANG – Tim gabungan Polres Bontang menggelar razia narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) Prakla, Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, Minggu (3/11/2024) dini hari.

Saat razia gabungan berlangsung, petugas yang melakukan tugas patroli mendapati sebanyak enam orang pengunjung yang dinyatakan positif narkoba. Terdiri dari satu perempuan dan lima laki-laki, berinisial NS, RI, HF, A, MA, dan B.

Kapolres Bontang, Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Narkoba Polres Bontang, AKP Rihard Nixon Lumban Toruan menyampaikan, bahwa keenam orang tersebut merupakan pengunjung di THM wilayah tersebut, baik dari luar kota maupun dari dalam kota.

“Para terduga merupakan pengunjung THM, baik dari luar maupun dari dalam Kota Bontang,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Berdasarkan hasil alat tes narkoba 7 parameter strip urin yang digunakan oleh tim gabungan dalam operasi, keenam orang itu dinyatakan positif narkoba.

Sehingga, keenam orang tersebut nantinya akan menjalani proses rehabilitasi, sebagai langkah pemulihan dari ketergantungan narkoba.

“Ini adalah salah satu langkah yang kami ambil, agar mereka dapat lepas dari jerat narkoba, dan juga berharap nantinya tidak kembali mengulangi perbuatannya,” jelasnya.

Tidak sampai di situ, AKP Rihard pun menambahkan, razia ini adalah bagian dari operasi rutin yang akan terus digencarkan untuk meminimalisir penyebaran narkotika di wilayah Kota Bontang.

Razia gabungan ini bekerjasama dengan TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), Kesbangpol, dan Satpol PP, sehingga dapat dinilai sangat penting dalam menciptakan kota yang lebih aman dan terbebas dari narkoba.

Maka dari pihak yang berwenang juga menghimbau, agar masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas seperti ini bisa melaporkan ke pihak yang berwajib, apalagi terkait aktivitas narkoba di lingkungan sekitar.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Mobil Keluar dari Toko Ditabrak Pengendara Motor

0
Mobil Keluar dari Toko Ditabrak Pengendara Motor
Motor kedua remaja mengalami kerusakan parah, akibat bertabrakan dengan mobil, di Pisangan, Kota Bontang (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan HM. Ardans, Pisangan, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan, Minggu (3/11/2024), sekitar pukul 13.00 Wita.

Diketahui, dalam kecelakaan lalu lintas tersebut menyebabkan dua remaja mengalami luka-luka, akibat bertabrakan dengan mobil, yang menyebabkan motor kedua remaja mengalami rusak parah.

Salah satu saksi mata mengatakan, awal mula terjadinya kecelakaan tersebut adanya mobil yang muncul dari salah satu toko di wilayah Pisangan yang hendak keluar jalan, akan tetapi tiba-tiba saja ada sepeda motor yang dikendarai dua remaja tersebut melintas dengan kecepatan tinggi.

Sehingga kedua remaja yang mengendarai sepeda motor pun tidak sempat menginjak rem, dan akhirnya motor yang dikendarai pun menabrak mobil tersebut.

“Pengendara motor terpental dan motornya mengalami kerusakan parah,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Kini, kedua remaja pengendara sepeda motor tersebut langsung dibawa ke rumah sakit, untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Surat Suara Masuki Tahap Pelipatan dan Penyortiran, Segini Bayaran Pekerjanya

0
Surat Suara Masuki Tahap Pelipatan dan Penyortiran, Segini Bayaran Pekerjanya
Kondisi pelipatan surat suara. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pelipatan dan penyortiran surat suara telah dilakukan di Gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang.

Pelipatan surat tersebut melibatkan 40 orang, dengan target waktu penyelesaian sortir lipat selama 7 hari terhitung dari tanggal 31 Oktober sampai dengan 6 November 2024.

Ketua KPU Kota Bontang, Muzarroby Renfly menjabarkan, untuk upah pelipatan surat suara gubernur dihargai Rp 236 rupiah perlembar sedangkan untuk walikota 471 rupiah per lembar.
“Kami melibatkan warga biasa sama seperti kemarin,” katanya.

Kegiatan sortir lipat dilaksanakan mulai pukul 08.00 wita sampai dengan pukul 16.00 wita. Mereka diawasi langsung oleh petugas KPU.

Sebelumnya, diketahui surat suara pemilihan wali kota dan wakil wali kota sebanyak 134.567 buah dengan surat suara cadangan sebanyak 3.507 atau 2,5 persen dari jumlah keseluruhan, total terdapat 138.074 surat suara.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Tiga Titik Lokasi yang Akan Dipasang ETLE

0
Tiga Titik Lokasi yang Akan Dipasang ETLE
Kabid E-Gov Diskominfo, Yudi Pancoro. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Komunitas dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang memastikan bahwa Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) akan dipasang di sejumlah titik.

Kabid E-Gov Diskominfo, Yudi Pancoro mengatakan, bahwa terdapat tiga titik yang telah ditentukan untuk pemasangan ETLE, seperti di Simpang Tiga Ramayana, simpang tiga jalan tembus, dan simpang tiga di Jalan Ahmad Yani menuju Dispopar.

Awalnya pemasangan ETLE ini diinisiasi langsung oleh Polres Bontang pada tahun 2023 lalu. Pemasangan ini dengan tujuan agar masyarakat Kota Bontang dapat membiasakan dan membudayakan untuk patuh pada peraturan lalu lintas

“Sesuai dengan kota-kota lain yang ETLE ini penanganannya memang oleh Diskominfo, bukan karena kita mau ambil alih,” jelasnya.

Perangkat kamera tersebut menggunakan check point, yang dapat melihat berapa isi orang yang ada dalam kendaraan. Sebelumnya, pihak polres menyarankan untuk menggunakan e-police anggarannya terbatas dan harganya memang lebih mahal.

“Yang pake e-police nanti satu di simpang ramayana itu,” terangnya.

ETLE nantinya akan terhubung dari Command Center Polres Bontang ke Command Center Polda Kaltim yang ada di Balikpapan, setelah jaringan tersebut selesai maka ETLE dapat segera diaktifkan.

Diharapkan setelah itu, makin berkurang kriminalitas dan masyarakat Bontang makin taat dengan aturan lalu lintas.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

DPC Peradi Kutim-Bontang Laksanakan Muscab ke-1

0
DPC Peradi Kutim-Bontang Laksanakan Muscab ke-1
Muscab ke-1 Peradi Kutim-Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Kutai Timur (Kutim)-Bontang melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-1, di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Rabu (30/10/24).

Kegiatan ini dihadiri l Daniel P. Simanjuntak, selaku Sekretaris Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi, sekaligus membuka dengan resmi acara Muscab ke-1 Peradi DPC Kutim-Bontang.

Ngabidin Nurcahyo, Ketua Panitia Muscab mengatakan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan Peradi dapat memberikan kontribusi positif untuk seluruh masyarakat di Kalimantan Timur, terutama di Kota Bontang dan Kutai Timur.

Kegiatan ini juga merupakan bentuk dari perkembangan Peradi DPC Kutim-Bontang dalam berorganisasi. Selain itu, dengan perkembangan organisasi tersebut diharapkan menjadikan jalinan kerjasama antar lembaga konstitusi menjadi lebih baik.

“Semoga sinergitas antar lembaga di Kutim dan Bontang dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Turut hadir Ketua DPC Peradi Kutim-Bontang, Fely Lung. Ia mengungkapkan, bahwa hukum di Kota Bontang memang perlu adanya peningkatan seiring berkembangnya Kota Bontang. Kredibilitas penegak hukum juga harus ditingkatkan.

Tidak lupa juga meningkatkan kesejahteraan para penegak hukum, sehingga mereka yang menuntun seseorang dalam mewujudkan kebenaran juga dapat melakukannya dengan sepenuh hati.

“Persoalan di Bontang dapat meningkat, sehingga supremasi hukum yang kredibel sangat dibutuhkan,” tambahnya.

Ke depannya diharapkan Peradi DPC Kutim-Bontang berdiri masing-masing. Karena dengan mandirinya kedua cabang, supremasi hukum di wilayah masing-masing dapat berjalan dengan lebih maksimal. Pihaknya juga terus melaksanakan konsultasi dengan DPD untuk rencana tersebut.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pelatihan Berbasis Kompetensi Kembali Digelar UPTD BLKI Bontang

0
Pelatihan Berbasis Kompetensi Kembali Digelar UPTD BLKI Bontang
Penutupan dan Pembukaan pelatihan berbasis kompetensi tahun 2024. (ist)

BONTANG – Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang melaksanakan penutupan dan pembukaan pelatihan berbasis kompetensi tahun 2024, berlangsung di UPTD BLKI Bontang, Rabu (30/10/24).

PJ Guberbur Kalimantan Timur, Akmal Malik dalam hal ini diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang I Politik, Hukum dan Keamanan, Arih Frananta Filifus Sembiring mengatakan, bahwa data Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur, tingkat pengangguran di Bulan Februari 2024 sebesar 5,75 persen yang turun 0,62 persen dibandingkan Februari 2023.
Hal ini merupakan langkah awal dalam pengembangan diri dan kemampuan professional. Ia berharap ilmu dan keterampilan yang telah didapat dari pelatihan ini dapat diimplementasikan dengan baik di lingkungan kerja masing-masing.

“Saya juga mengucapkan selamat kepada semua peserta pelatihan, yang telah diterima untuk mengikuti pelatihan di UPTD BLKI Kota Bontang,” ujarnya.

Kepala UPTD BLKI Bontang, Ismail Rizal menambahkan, kegiatan ini sesuai dengan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta Undang-Undang No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, pemerintah berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia agar siap bersaing di pasar kerja global.

“Tantangan utama di Bontang adalah tingginya angka pengangguran akibat kesenjangan antara keterampilan SDM yang tersedia dengan standar keterampilan yang dibutuhkan oleh industri,” terangnya.

Ia berharap dengan adanya pelatihan ini penguasaan keterampilan dapat relevan, dan dapat menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan berkualitas, sehingga siap menghadapi tuntutan pasar.

Mewaliki Pjs Wali Kota Bontang, Asisten II, Lukman mengharapkan pelatihan tersebut menjadi langkah strategis peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya para pencari kerja di Kota Bontang.

“Dengan angka pengangguran kita ini menjadi sebuah tantangan,” jelasnya.

Penutupan pelatihan berbasis kompetensi sebanyak delapan batch, yakni Pengelola Administrasi Perkantoran Batch IV dan V diikuti 32 orang dan lulus 27 orang. Plate Welder SMAW 3G UP-PF Batch VII, VIII, IX, X, diikuti sebanyak 64 orang dan lulus 63 orang. Desainer Grafis Muda Batch Il diikuti sekitar 16 orang, yang berhasil lulus 15 orang. Pemasangan Instalasi Listrik Otomatis Industri Batch III diikuti sebanyak 16 orang, sedangkan yang lulus sekitar 15 orang.

Sedangkan, sebanyak 80 peserta mengikuti pembukaan pelatihan berbasis kompetensi sebanyak sembilan batch, yaitu Plate Welder SMAW 3G UP-PF Batch IX, X, dan XI, Pengelola Administrasi Perkantoran Batch V dan VI, Operator Excavator Batch I, Mekanik Alat Berat Batch I, Pemasangan Instalasi Otomasi Listrik Industri Batch III, dan Pemasangan Instalasi Listrik Bangunan Sederhana Batch I.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

BLKI Bontang Bakal Bangun Workshop Las Bawah Air, Jadi yang Kedua se-Indonesia

0
BLKI Bontang Bakal Bangun Workshop Las Bawah Air, Jadi yang Kedua se-Indonesia
Pengecekan Lokasi Workshop Las Bawah Air. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang telah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) Perencanaan Konstruksi Perencanaan Pembangunan Workshop Las Bawah Air.

Dikatakan Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Timur, Rozani Erawadi, bahwa proyek tersebut akan dianggarkan pada 2025 mendatang.

“Anggaran yang digelontorkan sekitar Rp 11 miliar, dan lokasinya dibangun di BLKI sini juga, luasannya sekitar 1595 meter persegi,” katanya saat diwawancarai, Rabu (30/10/24).

Selanjutnya, pihaknya akan mengajukan DED tersebut ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) untuk diproses penganggaran pada APBD Provinsi Kalimantan Timur.

“Insyallah di tahun 2026 proses pembangunan las bawah air itu akan dimulai,” tambahnya.

Ditambahkan Kepala BLKI Kota Bontang, Ismid Rizal, bahwa workshop ini akan menjadi yang pertama di Kalimantan, bahkan menjadi kedua milik pemerintah di Indonesia, setelah Condet, Jakarta.

“Sertifikat yang diberikan juga nanti ada dua, sertifikat menyelam dan teknik las,” jelasnya.

Peserta yang diterima nantinya bukan hanya mencakup warga lokal saja, tapi dari seluruh Indonesia. Ismid menyebutkan, peluang kerja bagi tukang las bawah air atau underwater welder sangat terbuka lebar di Indonesia, bahkan hingga luar negeri.

Hadirnya workshop tersebut di Kota Bontang, Ismid berharap bisa membantu mengurangi pengangguran terbuka dan menekan kemiskinan di Kota Bontang dan sekitarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

28 Peserta Ikuti Pelatihan Hantaran, Peserta Dimotivasi untuk Memiliki Usaha

0
28 Peserta Ikuti Pelatihan Hantaran, Peserta Dimotivasi untuk Memiliki Usaha
Kegiatan pelatihan di LPK Diamort, Kota Bontang. (Ist).

BONTANG – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang membuka kegiatan pelatihan Hantaran, yang diselenggarakan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Diamort, di Jalan Tenis, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kamis (31/10/2024).

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja (Lattas dan Penta Kerja), Lukmanul Hakim mengatakan, untuk pemberian motivasi di bidang kewirausahaan sangat perlu, dimana nantinya masyarakat yang telah memiliki usaha akan semakin berkembang dengan adanya pemberian motivasi.

“Kita juga harus pastikan kualitas pelayanan, baik produk maupun jasa. Ada juga pertimbangan harga, jangan terlalu rendah sebab orang pasti berbicara soal kualitas, dan jangan terlalu mahal nanti orang akan minder dengan harga mahal. Cukup dengan tarif normal,” ucapnya saat diwawancarai, Kamis (31/10/2024).

Tak hanya itu, Lukman juga menyampaikan kepada para peserta maupun pemilik usaha untuk bisa memanfaatkan sosial media (sosmed) sebagai bahan promosi. Dengan menggunakan sosmed masyarakat pastinya akan lebih cepat mengenali produk yang telah dipasarkan.
“Sekarang sudah era digital, promosikan produk tersebut ke Facebook atau Instagram. Bisa juga perluas jaringan bisnis, seperti bergabung dengan komunitas kewirausahaan yang ada di Kota Bontang dengan strategi pemasaran,” paparnya.

Adapun sebagai pelaku kewirausahaan harus memiliki rasa percaya diri, yang dimana melakukan usaha dengan fokus. Jangan terlalu banyak menjalankan usaha yang lain, sebab konsisten dengan satu usaha yang dimiliki bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

“Kebanyakan masyarakat Kota Bontang selalu berharap bisa bekerja di perusahaan atau instansi pemerintah, padahal bisa juga mereka sukses dengan berwirausaha. Kegiatan ini menjadi salah satu faktor penunjang dalam meningkatkan kesejahteraan, dan mengurangi angka pengangguran,” jelasnya.

Kesempatan yang sama, Pimpinan LPK Diamort, Luhur Budi Rahayuningsih menuturkan, ada sebanyak 28 peserta yang mengikuti pelatihan hantaran ini, mulai kalangan anak muda, hingga Ibu Rumah Tangga (IRT).

Di program pelatihan hantaran ini bisa menerima segala hantaran, meliputi hantaran untuk suka cita dan duka cita. Untuk kegiatan pelatihan ini dimulai sejak 21 Oktober hingga 9 November 2024.

“Pelatihan ini sudah berjalan 11 hari, dan nantinya di ujung pelatihan akan ada uji kompetensinya,” ungkapnya.

Luhur juga menyebutkan, pelatihan hantaran ini adalah usaha yang sangat fleksibel, pastinya tidak memerlukan tempat yang besar, ataupun sebagainya. Jika ada kemampuan dan skill yang baik, pastinya dengan kondisi apapun bisa dilakukan, bahkan untuk Sosmed pun bisa menjadi salah satu tempat untuk promosi produk dan jasa.

“Dengan adanya pelatihan ini semoga peserta yang mengikuti nantinya mempunyai penghasilan, bahkan mempunyai karya. Karena usaha hantaran ini sangat simpel, bisa dilakukan jika ada waktu luang,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Masyarakat Keluhkan Sinyal Wifi Gratis Bontang Lemot, Begini Penjelasan Diskominfo

0
Masyarakat Keluhkan Sinyal Wifi Gratis Bontang Lemot, Begini Penjelasan Diskominfo
Kabid E-Gov Diskominfo, Yudi Pancoro saat menjelaskan alasan sinyal wifi gratis lemot. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bontang memaparkan, bahwa masyarakat Bontang kerap mengeluhkan sinyal Wifi Gratis Bontang yang sering kali sangat lemot.

Kabid E-Gov Diskominfo, Yudi Pancoro menjelaskan, bahwa kondisi tersebut disebabkan beberapa faktor, seperti banyaknya perangkat yang mengakses, jarak perangkat, adanya dinding yang menghalangi juga menjadi salah satu hambatan.

Ia juga menyebutkan, bahwa beberapa titik masih berkekuatan jaringan 20 hingga 30 Mbps, sehingga penggunaan masih lambat. Serta kses poin maksimal di 30 perangkat, kalau lebih dari itu bisa menjadi lemot.

“Dari data diskominfo sendiri akses poin itu bisa sampai ratusan perhari, makanya lemot,” terangnya, Kamis (31/10/24).

Meskipun begitu pihaknya sedang berupaya menambahkan lagi titik-titik Wifi Gratis. Di tahun ini mereka akan menambahkan 50 titik lagi dengan anggaran yang digelontorkan yakni Rp 6,5 miliar.

Pihaknya juga rutin melaksanakan monitoring serta evaluasi bersama dengan para RT, untuk mengetahui kendala apa saja yang terjadi dengan program Wifi Gratis ini. Dengan evaluasi tersebut nantinya akan dipilih kembali mana daerah yang akan menjadi prioritas.

“Dengan penambahan titik semoga tidak berkumpul di satu tempat saja anak-anak ini, karena ada RT yang ngeluh seperti itu,” jelasnya.

Adapun Wifi Gratis Bontang telah berlangsung dari tahun 2021 hingga kini. Total jaringan yang terpasang yakni 721 titik dan tersebar di tiga kecamatan di Kota Bontang.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Peserta CPNS Tak Hadir Tanpa Konfirmasi di Luar Tanggung Jawab Panitia, Sarana Lengkap dan Keramahan Panitia Bikin Peserta Nyaman

0

BONTANG – Selama empat hari penyelenggaraan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemkot Bontang Tahun Anggaran 2024 berjalan lancar, aman, dan tertib. Jaringan internet, listrik, PC/Laptop, dan lainnya semua berfungsi dengan baik. Seluruh sarana dan prasarana yang digunakan diakui oleh peserta memberikan kenyamanan, mulai dari tahap kedatangan, registrasi, pemeriksaan tubuh, fasilitas penitipan barang, ruang tunggu transit, hingga ruang CAT, semuanya berfungsi optimal.

Bahkan keramahan panitia memberi kesan positif tersendiri bagi setiap peserta. Senyum dan kesantunan panitia menghadirkan ketenangan batin, sebagaimana diungkapkan oleh beberapa peserta, seperti Romiendo Bastian, Nurul Hikmah, M. Syarifuddin Hidayatullah, dan Evanti Adriani yang telah menyelesaikan seleksi.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, Sudi Priyanto, menyatakan bahwa kelengkapan sarana dan prasarana serta keramahan panitia merupakan wujud komitmen dan keseriusan kami dalam memberikan layanan prima pada setiap tugas, termasuk dalam penyelenggaraan SKD melalui CAT BKN dengan dukungan dan kerja sama perangkat daerah terkait.

Pada kesempatan ini, kami sangat mengimbau agar peserta memahami dan mematuhi pengumuman seleksi, terutama terkait jadwal kehadiran setiap sesi agar bisa datang lebih awal serta mengenakan pakaian yang sesuai. Ada satu atau dua peserta yang datang mengenakan celana jeans atau pakaian yang bukan berwarna hitam, namun kami selalu berusaha memberikan bantuan berupa peminjaman celana/rok hitam agar tetap diizinkan oleh panselnas BKN memasuki ruang CAT dan mengikuti seleksi SKD. Sebisa mungkin, kami akan membantu.

Kami juga menemukan beberapa peserta yang terlambat hadir, sehingga tidak dapat melakukan registrasi untuk memperoleh PIN CAT BKN. Perlu diperhatikan bahwa registrasi akan ditutup 5 menit sebelum pelaksanaan CAT melalui sistem otomatis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Misalnya, untuk sesi pertama yang dimulai pukul 08.00 Wita, maka registrasi otomatis ditutup oleh sistem aplikasi PIN BKN pada pukul 07.55 Wita.

Sedangkan untuk peserta yang tidak hadir tanpa konfirmasi, kami tidak dapat memberikan bantuan. Kami tegaskan bahwa kehadiran atau ketidakhadiran peserta menjadi hak dan tanggung jawab masing-masing peserta. Kami sangat mengimbau agar peserta hadir sesuai jadwal dan tiba lebih awal dari waktu yang tercantum dalam pengumuman. (adv)