Beranda blog Halaman 701

Tangkap Ikan Pakai Bom, Nelayan Bontang Kuala Terancam Hukuman Seumur Hidup

0
Tangkap Ikan Pakai Bom, Nelayan Bontang Kuala Terancam Hukuman Seumur Hidup
Pers rilis penangkapan nelayan menggunakan bom saat menangkap ikan. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Seorang oknum nelayan ditangkap pihak kepolisian karena kedapatan menggunakan bom untuk menangkap ikan. Hal ini diungkap saat pers rilis di Mako Polres Bontang, Selasa (15/8/23).

Pelaku berinisial DW (35) warga Kelurahan Bontang Kuala ditangkap, Senin (14/8/23) saat akan berangkat mencari ikan pada pukul 5.30 pagi.

Sehari sebelum penangkapan, warga setempat memberikan laporan, terdapat nelayan yang menggunakan bom untuk menangkap ikan.

“Setelah melakukan pengintaian, kami mendapatkan 3 pelaku, satu orang tersangka dan sisanya masih sebagai saksi mata,” beber Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prasetya melalui Kasat Polairud Polres Bontang, Iptu Khairul Umam.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 4 botol berberisi pupuk cantik dan bubuk pemicu, sumbu yang digunakan untuk mengaktifkan peledak, satu buah korek, satu perahu ketinting dan satu set alat selam.

Pelaku mengaku bahwa aksinya ini sudah dilakukan selama 3 bulan terakhir. DW sendiri melakukan pengeboman karena mata pencahariannya yang merupakan seorang nelayan.

“Saya harap tidak ada nelayan yang kembali menggunakan metode ini, karena berbahaya bagi biota laut dan diri sendiri. Bisa saja meledak saat membuat bom tersebut,” jelasnya.

Pelaku mempelajari pembuatan bom dari kerabat atau tentangga, dan pelaku menerapkan hal tersebut untuk mendapatkan tangkapan ikan yang lebih cepat.

Akibat perbuatannya, pelaku terancam undang-undang darurat pasal 1 ayat satu dengan hukuman penjara seumur hidup.

Pewarta: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Rendy, Remaja 17 Tahun yang Hilang Ditemukan di Kaliorang

0
Rendy, Remaja 17 Tahun yang Hilang Ditemukan di Kaliorang
Rendy Agipta (kaos coklat) di Polsek Kaliorang, Kutim. (ist)

BONTANG – Rendy Agipta, remaja berumur 17 tahun yang dilaporkan hilang dan meninggalkan rumah pada Sabtu (05/08/23) lalu, telah ditemukan di wilayah Kaliorang, Kabupaten Kutai Timur.

Menurut Informasi yang diterima redaksi dari Polres Bontang, Rendy telah berhasil ditemukan keberadaannya pada Senin malam (14/08/23). Rendy saat ini sudah berada di Polsek Kaliorang.

“Polres Bontang sudah berhasil menemukan keberadaannya di Kaliorang dan sudah dibawa ke polsek setempat,” ujar Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastya melalui Kasi Humas Iptu Mandiono.

Sebelumnya diberitakan, seorang ibu bernama Arbaenah mengumumkan kehilangan sang anak di media sosial. Dijelaskan kepada media ini, dirinya tak mengetahui kepergian anaknya yang bernama Rendy Agipta tersebut. Sang anak pergi Sabtu malam dan tak berpamitan kepada dirinya.

Berdasarkan keterangan dari rekan Rendy, Arbaenah mengatakan rekannya melihat anaknya bersama seorang temannya menggunakan motor dan diketahui hendak pergi ke Berau. Ia juga pergi dari rumah tanpa memberitahu keluarganya, sehingga setelah berhari-hari tidak pulang dan tidak ada kabar Arbaenah melaporkan ke Polisi.

Pewarta: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Dorong Pemkot Cari Solusi Krisis Air Bersih, DPRD Kaji Anggaran Pembangunan WTP Baru di Kanaan

0
Dorong Pemkot Cari Solusi Krisis Air Bersih, DPRD Kaji Anggaran Pembangunan WTP Baru di Kanaan
Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (ist)

BONTANG – Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam menyoroti kondisi Bontang yang tengah menghadapi kondisi minimnya ketersediaan air bersih. Ia meminta pemerintah daerah agar terus mencari alternatif, walaupun sudah ada 2 solusi yang dikemukakan.

Diketahui, saat ini hanya ada dua opsi alternatif yang akan dilakukan oleh Pemkot Bontang. Walaupun terbilang masih minim progres.

Opsi pertama pemanfaatan void lubang tambang di lahan konsesi PT Indominco Mandiri, dan opsi kedua Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Marangkayu.

Diungkapkan Wali Kota Bontang, Basri kedua opsi itu masih terkendala beberapa hal. Di antaranya, masih menunggu hasil kajian dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait kelayakan air void lubang tambang dan masalah pembebasan lahan SPAM di Marangkayu yang hingga saat ini masih belum selesai.

“Kalau nunggu 2 opsi itu pasti lama. Karena banyak prosesnya, mulai dari kajian volume, kualitas, dan kandungan dalam air perlu diperhitungkan. Tapi yang jelas semuanya pasti on progress,” ujar Andi Faizal.

DPRD Bontang dikatakannya tak berdiam diri. Pihaknya tengah mengkaji anggaran untuk pembangunan WTP baru di Kelurahan Kanaan, sebagai alternatif sementara percepatan solusi mengatasi ancaman krisis air bersih.

Percepatan proyek ini pun diinisiasi Pemprov Kaltim. Untuk kajian anggaran rencananya akan dialokasikan di APBD murni 2024 sekira Rp 25 miliar.

“Semoga bisa jadi solusi permasalahan krisis air di Bontang. Tinggal pembahasan Raperdanya dan akan dirinci kebutuhan-kebutuhan untuk ketersediaan sumber air masyarakat Bontang, terutama air bawah tanah,” tandasnya. (adv/al)

Sudah Diingatkan Tak Direspon, Turap Halaman Gereja Bethel Indonesia Akhirnya Longsor

0
Tak hanya halaman gereja. beberapa waktu lalu bagian atas bangunan pun juga mengalami longsor. (Yusva Alam)

BONTANG – Ambrolnya turap di Halaman Gereja Bethel Indonesia, di Jalan Sawi, Kelurahan Gunung Elai mendapat sorotan Anggota DPRD Bontang. Komisi III menyayangkan kondisi longsornya turap tersebut.

Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina mengatakan, sebelum longsor itu terjadi, pihaknya sudah meminta agar Pemkot Bontang melalui dinas terkait segera memperbaiki turap tersebut.  Hal itu dimintanya agar tidak terjadi kerusakan yang semakin parah.

“Saya sudah minta pemerintah perbaiki, karena waktu itu masih retak saja. Tapi gak ada respon. Sekarang sudah kejadian. Turapnya ambrol gimana coba,” ujar Atos sapaan akrabnya.

Politisi Partai Gerindra ini menyayangkan lambannya respon pemerintah dalam menanggapi keluhan masyarakat. Sehingga kerusakan pun tak dapat dihindari.

“Kalau sudah rusak parah gini, akan makin banyak biaya yang dikeluarkan pemerintah kan,” ungkapnya.

“Nanti kita undang Dinas PUPR, Pihak Kelurahan, RT, dan lainnya biar segera ditangani,” tegasnya.

Diketahui, turap di Halaman Gereja Bethel Indonesia, Jalan Sawi, Kelurahan Gunung Elai, diduga ambrol karena terkikis aliran air sungai. Sehingga tanah mengalami pergeseran.

Salah seorang warga yang juga pendeta Gereja Bethel Indonesia, Irwan Santoso khawatir akibat kerusakan ini, justru membahayakan warga, apalagi area tersebut sering dilewati oleh anak-anak.

“Untuk sementara sudah saya pasang ulin di pinggir, biar enggak semakin parah longsornya. Karena kan terkikis air terus,” terangnya. (adv/al)

Razia Miras Sita 55 Botol Berbagai Merk, 8 Tersangka Diganjar Tipiring

0
Razia Miras Sita 55 Botol Berbagai Merk, 8 Tersangka Diganjar Tipiring
Beragam botol miras berbagai merk disita. (ist)

BONTANG – Razia minuman keras (miras) kembali dilakukan, Minggu (13/8/2023). Sat Samapta Polres Bontang berpatroli di sejumlah tempat di Kota Taman, sebutan Kota Bontang.

Mengutip dari situs Polresbontang.com, Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kondusifitas Bontang tetap terjaga, serta mencegah terjadinya tindak pidana yang disebabkan pengaruh minuman beralkohol.

“Disita 55 botol miras berbagai merk dari delapan tersangka,” ungkapnya.

Lokasi sasaran pertama di Karaoke MT, Jalan Hayam Wuruk, Berbas Tengah. Satu orang berinisial As ditetapkan tersangka, dengan barang bukti berupa 3 botol bir putih merk bintang, 2 botol bir hitam merk guines.

Sasaran selanjutnya EM Karaoke di Jalan Berlian, Kelurahan Berbas Tengah. Disita 10 botol bir putih merk bintang dari RN.

Tujuan berikutnya di Toko RZ, Jalan WR Supratman, Berbas Pantai dan mendapati 10 botol bir putih merk Singaraja dari Ss.

Sasaran keempat di jalan yang sama, disita dari AI 5 Botol Bir Putih Merk Singaraja.

Selanjutnya di Karaoke SD juga disita 2 botol putih merk Bintang, serta 1 botol bir hitam merk Guinness

Lokasi ke enam yakni Toko Ma di Jalan Slamet Riyadi Loktuan, disita 5 botol bir putih merk Singaraja.

“Tim kembali bergerak ke wilayah Kelurahan Belimbing, Bontang Barat dengan sasaran Toko JH milik Hs di Jalan Brigjend Katamso. Tim menyita 2 botol kawa – kawa, 2 botol bir hitam merk Guinness, 6 kaleng bir putih merk Bintang,” bebernya.

Terakhir polisi menyisir Jalan Ir. Soekarno Hatta, Kelurahan Telihan dengan menyita miras 5 kaleng bir putih merk Bintang, 1 botol kawa – kawa, 1 satu botol anggur hitam dari Nr di Toko Tg.

“Mereka semua akan menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring),” jelasnya.

Adapun para tersangka melanggar pasal 2 ayat (1) dan pasal 7 ayat (1) Perda Kota Bontang nomor 27 tahun 2002 tentang larangan, pengawasan, penertiban, peredaran dan penjualan minuman beralkohol.

“Terancam denda maksimal Rp 1,5 juta,” jelasnya.

Editor: Yusva Alam

Pemilih Pemula Diingatkan, Siapa yang Dipilih Mempengaruhi Masa Mendatang

0
Pemilih Pemula Diingatkan, Siapa yang Dipilih Mempengaruhi Masa Mendatang
Sosialisasi partisipasi pemilih pemula pada pemilu dan pilkada serentak tahun 2024 di Aula Dispopar. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) mengadakan sosialisasi partisipasi pemilih pemula pada pemilu dan pilkada serentak tahun 2024 di Aula Dispopar, Senin (14/8/23).

Sosialisasi ini secara spesifik diarahkan ke para pemilih muda. Lantaran pemilih muda belum pernah memiliki pengalaman mencoblos. Sehingga mereka membutuhkan ilmu demokrasi, agar memahami yang akan dipilih pada pemilu mendatang ini akan berpengaruh pada mereka juga di masa mendatang.

“Apa yang mereka pilih pada tahun 2024 mendatang, akan dirasakan oleh generasi mereka 5 sampai 10 tahun yang akan datang,” jelas Kepala Kesbangpol, Sigit.

Oleh sebab itu pemilih harus memilih orang yang cerdas serta amanah, karena sebanyak 60 persen data pemilih adalah generasi milenial dan generasi Z. Peserta sosialisasi ini juga berasal dari mahasiswa dan pelajar SMA.

“Generasi mereka sangat mendominasi, jadi yang tua-tua sudah tidak terlalu banyak,” ungkapnya.

Sempat terdapat pentanyaan dari peserta yang menanyakan perihal sosialisasi untuk orang tua, dan hal tersebut pasti tetap dilakukan.

“Kami lakukan itu nanti lewat paguyuban atau melalui ormas, sekedar mengingatkan kembali untuk pemilih yang senior,” bebernya.

Ketua KPU Bontang, Erwin mengatakan, bahwa pemindahan pemilih bisa diurus 7 hari sebelum hari H pemilihan, sehingga jika seseorang sedang tidak berada di kota asal bisa melakukan pencoblosan di kota dia berada saat itu.

“Kalau dia milih di luar kota hanya bisa memilih 3 saja, yaitu presiden, DPD dan DPR RI,” jelasnya.

Erwin berharap kepada pemilih muda, agar memaksimalkan waktunya untuk memakai hak pilihnya pertama kali, dan mensosialisasikan mulut ke mulut kepada teman-temannya.

Pewarta: Syakura

Editor: Yusva Alam

Izin Dipastikan Beres, McDonald’s Sudah Masuk Tahap Pembangunan

0
Izin Dipastikan Beres, McDonald’s Sudah Masuk Tahap Pembangunan
McDonald’s sudah mulai pembangunan. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Waralaba McDonald’s dipastikan sudah mulai memasuki tahap pembangunan gerai di Bontang. Hal itu setelah McDonald’s sudah menyelesaikan seluruh perizinan yang dibutuhkan.

Pengelola Kenari, Arsyad mengatakan, bahwa pihak McDonald’s sudah mendapatkan izin, sehingga pembangunan yang awalnya ditargetkan pada bulan enam lalu baru dilaksanakan Agustus 2023 ini.

Saat ini McDonald’s sudah melakukan pembersihan lahan, pemasangan patok bangunan, serta memasang pagar di sekeliling lahan yang akan dibangun.

“Iya mereka sudah pasang patok untuk luas bangunan, sama sudah pasang pagar juga,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpada Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang, Asdar Ibrahim menegaskan bahwa pihak McDonald’s sudah selesai mengurus pemberkasan untuk perizinan terkait kuliner.

“Mereka sudah selesai mengurus berkas-berkas yang ditentukan, jadi mereka sudah bisa membangun,” ucapnya.

Pembangunan waralaba ini diperkirakan akan memakan waktu hingga 90 hari pengerjaan. Di bulan 11 nantinya, kemungkinan sudah akan dilakukan soft launching.

Pewarta: Syakura

Editor: Yusva Alam

Peduli Korban Puting Beliung Selambai, Pupuk Kaltim Bantu Perbaikan Rumah Warga

0

BONTANG – Tingkatkan kepedulian bagi masyarakat di sekitar perusahaan, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) salurkan bantuan perbaikan rumah bagi warga terdampak angin puting beliung di Kampung Selambai Kelurahan Loktuan Bontang Utara, yang terjadi pada Juli 2023 lalu. Bantuan diserahkan simbolis Manajemen Pupuk Kaltim bersama Lurah Loktuan kepada para korban, Kamis (10/8/2023).

AVP Pembangunan Ekonomi TJSL Pupuk Kaltim Irma Safni, menyampaikan dukungan perbaikan rumah ini merupakan tindaklanjut kepedulian Pupuk Kaltim, setelah sebelumnya menyalurkan bantuan tahap awal berupa puluhan paket makanan dan terpal bagi para korban, sebagai respon cepat perusahaan pasca diterjang angin kencang yang membuat kerusakan pada sejumlah rumah warga.

Bantuan yang kali ini disalurkan senilai Rp15 Juta untuk perbaikan 3 rumah di RT 03 dan 04 Selambai, yang dinilai rusak berat akibat terdampak bencana tersebut. Dari bantuan ini diharap tiga rumah itu bisa kembali layak untuk ditinggali, mengingat banyaknya bagian yang butuh perbaikan pada berbagai sisi.

“Tiap rumah dibantu Rp5 Juta. Semoga ini bisa meringankan beban para korban, agar rumah yang sebelumnya rusak berat akibat terjangan angin bisa kembali layak huni,” ujar Irma.

Dirinya menyebut Pupuk Kaltim terus berupaya maksimal memberikan manfaat bagi masyarakat, utamanya di sekitar perusahaan dengan berbagai kontribusi secara signifikan. Apalagi dalam menyikapi bencana, Pupuk Kaltim memastikan untuk senantiasa hadir membantu meringankan beban masyarakat sesuai dengan kebutuhan prioritas secara bertahap.

“Mulai dari tahap awal sebagai respon cepat, Pupuk Kaltim akan menindaklanjuti bantuan sesuai dengan kebutuhan prioritas sebagai bentuk hadirnya perusahaan bagi masyarakat dalam memberi manfaat. Hal ini merupakan komitmen Pupuk Kaltim yang dilaksanakan secara konsisten,” tambah Irma.

Lurah Loktuan Hadi Jumianto, menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pupuk Kaltim bagi warganya yang tertimpa bencana angin puting beliung. Hadi mengatakan jika perbaikan rumah merupakan salah satu prioritas bagi para korban, yang sejauh ini terpaksa tinggal dengan kondisi tempat tinggal seadanya.

“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga kami untuk perbaikan rumah tinggal, karena banyak bagian rusak sehingga butuh pembenahan. Terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang terus hadir bagi warga Loktuan,” ucap Hadi.

Perwakilan penerima manfaat Adi, turut menyampaikan terima kasih atas bantuan Pupuk Kaltim bagi korban terdampak bencana angin puting beliung di Kampung Selambai. Dirinya memastikan bantuan ini akan dimanfaatkan maksimal, untuk perbaikan rumah agar bisa kembali layak huni. Apalagi hal tersebut menjadi prioritas bagi para korban, agar tempat tinggal yang sebelumnya rusak berat secara perlahan bisa dibenahi dengan baik.

“Kami ucapkan terima kasih atas kepedulian Pupuk Kaltim. Bantuan ini sangat kami butuhkan untuk perbaikan rumah yang rusak akibat bencana tersebut. Semoga Pupuk Kaltim terus maju dan memberi manfaat kepada masyarakat,” kata Adi. (adv)

Beri Pemahaman Soal Lingkungan, Kadir Tappa Sosialisasi Perda RPPLH

0

BONTANG – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Abdul Kadir Tappa kembali menggecarkan penyebarluasan Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) pada Minggu (13/8/2023) di Hotel Andika, Bontang, Kalimantan Timur.

Hal ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai lingkungan kepada masyarakat, instansi pemerintah dan swasta.

Kadir Tappa mengatakan penyebarluasan Perda dimaksudkan sebagai pemberian pemahaman kepada masyarakat mengenai lingkungan hidup di Kota Bontang. Mengingat,   tidak semua masyarakat mengetahui lingkungan hidup yang baik.

“Tidak banyak yang mengetahui pentingnya lingkungan hidup. Ini merupakan bagian dari penyebarluasa  mengenai lingkungan hidup,” kata Kadir Tappa, Minggu (13/8/2023).

Kadir juga mengatakan pelaksanaan penyebarluasan Perda terus dilakukan setiap bulannya, namun dengan tema yang berbeda. “Penyebarluasan Perda hasil dari provinsi akan terus disosialisasikan,” terang Kadir Tappa.

Selanjutnya, narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup, Syapriansyah mengatakan Perda nomor 2 tahun 2020 tentang rencana perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup bukan hanya sebagai tanggung jawab di lingkup legislatif dan eksekutif, melainkan masyarakat ikut andil dalam menjaga lingkungan hidup.

“Ada 9 Bab dalam Perda nomor 2 tahun 2020 mengenai RPPLH,” kata Syapriansyah.

Lanjut Syapriansyah mengatakan isi dokumen RPPLH yakni kondisi dan indikasi daya tampung hingga permasalahan dan target lingkungan hidup Provinsi Kalimantan Timur.

“Dalam mendukung RPPLH, Kota Bontang memberikan perizinan sesuai dengan lingkungan dan kapasitas lingkungan,” sebutnya.

Narasumber lainnya, Widoko mengatakan sudah banyak instansi yang meneliti dan konsen kepada lingkungan hidup. Seperti perkembangan laboratorium dalam penelitian mengenai lingkungan telah berubah menjadi lebih baik.

“Telah banyak yang dilakukan instansi yang bergerak dalam lingkungan hidup dalam memperhatikan lingkungan,” paparnya.

Moderator Kasmawati , menambahkan bahwa dalam sosialisasi Perda ini yang hadir sekitar 120 peserta yang terdiri dari beberapa instasi yang ada di Bontang. (adv/dar)

Tumbuhkan Jiwa Patriotisme, Kodim 0908/Bontang Pamerkan Alutsista TNI AD

0
Tumbuhkan Jiwa Patriotisme, Kodim 0908/Bontang Pamerkan Alutsista TNI AD
Pameran Alutsista di halaman di Kodim 0908/Bontang. (Yahya Yabo)

BONTANG – Kodim 0908/Bontang menggelar Festival Patriot TNI AD dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia yang diadakan pada Sabtu-Minggu (12-13/8/2023) bertempat di Halaman Makodim 0908/Bontang.

Festival Patriot TNI AD dimaksudkan agar menumbuhkan jiwa patriot masyarakat dan anak-anak muda melalui pameran Alutsista.

Kepala Staf Kodim 0908/Bontang (Kasdim), Mayor Inf Masrukhan mengatakan, di festival patriot ini memamerkan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) yang dimiliki TNI Angkatan Darat di Bontang. Selain itu juga memutarkan film-film perjuangan agar jiwa patriotisme semakin bertumbuh.

“Semoga menumbuhkan jiwa patriotisme anak-anak muda di Bontang,” kata Mayor Inf Masrukhan.

Festival Patriot TNI AD dilaksanakan dalam waktu dua hari dengan menggandeng UMKM yang ada di Kota Bontang.

Komandan Kodim (Dandim) 0908/Bontang, Letkol Inf Priyo Handoyo mengatakan, upaya mengenalkan peralatan Alutsista kepada masyarakat ini agar masyarakat Bontang mengetahui Alutsista yang dimiliki TNI AD di Kota Bontang.

Kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada masyarakat, mengenai keadaan senjata yang dimiliki personel TNI di wilayah Kodim Bontang.

“Memberikan semangat dan pengetahuan mengenai peralatan senjata kepada masyarakat dan anak-anak muda, sehingga menumbuhkan jiwa patriotisme,” kata Letkol Inf Priyo Handoyo.

Wali Kota Bontang, Najirah mendukung kegiatan yang dilaksanakan dengan menggandeng UMKM yang ada di Kota Bontang. Najirah mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0908/Bontang telah melaksanakan kegiatan, sehingga kegiatan dapat terfasilitas walaupun even ini tidak masuk dalam daftar 77 even yang akan dilaksanakan Pemkot Bontang.

Najirah menambahkan, walaupun dalam perencanaan yang dilakukan Kodim mendadak, namun pelaksanaan dapat dilaksanakan dengan baik.

“Festival ini juga dapat membantu UMKM di Kota Bontang dalam memajukan perekonomian di Kota Bontang,” katanya.

Pewarta: Yahya Yabo

Editor: Yusva Alam