Beranda blog Halaman 701

Hari Pertama SKD CPNS Kota Bontang, Ribuan Peserta Ikuti Seleksi dengan Standar Ketat

0

BONTANG – Sejak pukul 06.00 WITA pada Minggu, 27 Oktober 2024, panitia seleksi CPNS Kota Bontang telah bersiap bekerja sama dengan Panselnas Kanreg VIII BKN di Graha Taman Praja (GTP) untuk menyelenggarakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi peserta CPNS Tahun 2024.

Dengan berseragam dan dilengkapi tanda pengenal, panitia menyambut para peserta dengan ramah, memberikan arahan mulai dari proses kedatangan, penataan parkir, hingga identifikasi identitas kependudukan dan kepesertaan melalui pemindaian iris mata.

Satu per satu, peserta diperiksa dengan menggunakan alat pemindai tubuh (scan body) untuk memastikan tidak ada alat atau benda yang dilarang di dalam ruang CAT (Computer Assisted Test). Tas dan perlengkapan lain yang tidak diperkenankan harus dititipkan pada panitia dalam loker yang telah tersedia. Selanjutnya, peserta dipersilakan menunggu di ruang transit yang dilengkapi fasilitas toilet, air minum, dan layar yang menampilkan panduan tata cara pelaksanaan CAT.

Tepat pukul 07.30 WITA, peserta memasuki ruang CAT secara berurutan dengan panduan dari Panselnas Kanreg VIII BKN. Pada pukul 07.45 WITA, Kepala Bidang Informasi Kepegawaian, Bagus Adi Nugroho, memberikan arahan singkat, dan ujian dimulai pukul 08.00 WITA. Capaian nilai peserta dapat dipantau langsung melalui kanal YouTube BKN.

Proses ini diterapkan pada semua sesi di tiga ruangan besar di lantai tiga GTP:

  • Ruang Abdi Praja sebagai ruang transit peserta sebelum memasuki ruang CAT,
  • Ruang Dharma Satya untuk pemeriksaan scan body peserta dan layanan kesehatan,
  • Ruang Nagara Bhakti sebagai ruang pelaksanaan CAT.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, Drs. Sudi Priyanto, M.Si, menyatakan bahwa pelaksanaan SKD ini didasarkan pada Pengumuman Wali Kota Bontang Nomor B/800.1.2.2/793/BKPSDM/2024 tentang jadwal pelaksanaan SKD CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Bontang Tahun 2024, menindaklanjuti surat Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Nomor 6857/B-KS.04.01/SD/E/2024 tanggal 7 Oktober 2024.

 

Informasi penting terkait pelaksanaan SKD CPNS Kota Bontang 2024:

  1. Total peserta SKD mencapai 2.490 orang, dengan rincian:
    • 5 peserta menggunakan nilai seleksi kompetensi dasar tahun 2023
    • 2.485 peserta mengikuti SKD Tahun 2024
  2. Peserta menyebar di 31 titik lokasi (tilok) pelaksanaan, dengan rincian:
    • 2.183 peserta memilih tilok Bontang
    • 302 peserta memilih tilok di luar Bontang
  3. Tilok Kota Bontang berlangsung selama 6 hari, mulai Senin 27 Oktober hingga 1 November 2024, di Gedung GTP.
  4. Setiap hari terbagi menjadi 4 sesi, kecuali Jumat hanya 3 sesi.
  5. Masing-masing sesi diikuti maksimal 100 peserta.
  6. Ruang CAT berada di bawah pengawasan penuh tim Panselnas Kanreg VIII BKN.
  7. Panitia Kota Bontang menyediakan layar smart TV untuk menampilkan live score CAT SKD di lantai atas ruang Dharma Satya dan di lobi BKPSDM.
  8. Semua sarana dan prasarana sudah distandarisasi oleh Panselnas BKN setelah survei, monitoring, dan evaluasi yang dilakukan sekitar dua bulan lalu.
  9. Jumlah peserta yang mengikuti SKD pada hari pertama:
    • Sesi 1: 88 orang
    • Sesi 2: 94 orang
    • Sesi 3: 92 orang
    • Sesi 4: Masih berlangsung proses registrasi dan persiapan saat berita ini diturunkan.
  10. Apresiasi disampaikan kepada semua pihak, termasuk BKN, PLN, Dinas Kominfo, Dinas Kesehatan, Bagian Umum Setda, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Dukcapil, dan Inspektorat, yang telah mendukung penyelenggaraan SKD dengan baik.

Asisten Administrasi Umum, Drs. Akhmad Suharto, M.Si, juga menekankan bahwa seleksi CPNS ini mengutamakan transparansi, tanpa biaya, dan bebas KKN. Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. “Yang akan diterima sebagai CPNS Kota Bontang adalah mereka yang benar-benar lulus seleksi murni,” tegasnya. (adv)

Dorong Sertifikasi Keterampilan, DPRD Bontang Ajak Generasi Muda Siap Bersaing di Dunia Kerja

0
Dorong Sertifikasi Keterampilan, DPRD Bontang Ajak Generasi Muda Siap Bersaing di Dunia Kerja
Anggota DPRD Bontang, Muhammad Irfan. (ist)

BONTANG – Menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif, Anggota DPRD Bontang, Muhammad Irfan, mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai solusi utama untuk menekan angka pengangguran di Bontang. Menurutnya, peningkatan keterampilan dan pemberian sertifikasi bagi tenaga kerja harus menjadi prioritas agar masyarakat Bontang memiliki daya saing lebih tinggi di pasar kerja, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada kualitas SDM. Untuk itu, penting bagi kita semua, termasuk pemerintah, untuk terus berkolaborasi dalam menyiapkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan tersertifikasi,” ungkap Irfan.

Ia menambahkan bahwa penerapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2018 tentang rekrutmen dan penempatan tenaga kerja merupakan langkah penting dalam mendorong peluang kerja bagi warga Bontang. Menurut regulasi ini, setiap pemberi kerja diwajibkan melaporkan lowongan pekerjaan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sehingga proses rekrutmen dapat berjalan transparan dan terbuka.

“Kami di Komisi A DPRD Bontang, sebagai mitra kerjasama dengan instansi ketenagakerjaan, sangat fokus untuk memastikan Perda ini dijalankan dengan baik. Ini adalah langkah penting dalam menciptakan lapangan kerja dan menurunkan angka pengangguran,” jelas Irfan.

Tidak hanya itu, Irfan juga mendorong pemerintah untuk memberikan akses lebih luas bagi pekerja lokal dalam mendapatkan sertifikasi keterampilan. Sertifikasi ini, menurutnya, sangat penting agar tenaga kerja Bontang mampu bersaing, baik di pasar lokal maupun di luar daerah. “Sertifikasi menjadi kebutuhan utama di dunia kerja. Kami ingin memastikan bahwa tenaga kerja kita tidak hanya terampil, tetapi juga diakui secara resmi melalui sertifikasi,” katanya.

Selain isu ketenagakerjaan, Muhammad Irfan, yang saat ini menjalani periode kedua di Komisi A, juga menyoroti pentingnya upaya bersama dalam menuntaskan masalah stunting. Ia menyatakan bahwa penanganan stunting merupakan salah satu prioritas pemerintah yang juga didukung penuh oleh pihak DPRD Bontang.

“Pemerintah sudah bekerja keras untuk menuntaskan stunting, dan kami dari DPRD siap mendukung setiap langkah yang diambil. Masalah ini penting karena berkaitan dengan masa depan generasi muda kita,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah ini, Irfan optimis bahwa peningkatan SDM dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat akan mampu menekan angka pengangguran serta meningkatkan kesejahteraan warga Bontang. (adv)

Peluang Besar Menanti di IKN, Saeful Rizal Dorong Pemuda Bontang Siap Bersaing

0
Peluang Besar Menanti di IKN, Saeful Rizal Dorong Pemuda Bontang Siap Bersaing
Anggota DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal. (ist)

BONTANG – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kaltim membawa dampak besar bagi generasi muda di Kaltim, khususnya Kota Bontang.

Anggota DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal, menegaskan bahwa pemuda Bontang harus mempersiapkan diri dengan baik, baik secara kompetensi maupun mental, untuk berkontribusi dalam proyek strategis ini dan bersaing di tanah sendiri.

“IKN adalah kenyataan yang akan kita hadapi bersama. Saya berharap generasi muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi benar-benar terlibat aktif, memanfaatkan peluang besar yang terbuka,” ujar Saeful.

Saeful menekankan bahwa dengan pembangunan IKN, kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor akan meningkat pesat, khususnya pada bidang teknologi, administrasi, psikologi, manajemen, dan lainnya.

Menurutnya, pemuda Bontang memiliki peluang besar untuk mengisi posisi strategis ini, namun harus dibekali dengan kompetensi yang memadai.

“Tenaga kerja yang berkualitas akan sangat diperlukan di IKN. Tidak mungkin kita menyerahkan tanggung jawab besar ini kepada mereka yang tidak siap. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk meningkatkan keahlian mereka sedini mungkin,” tegas Saeful.

Selain kesiapan keterampilan, Saeful juga menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan. Ia mengingatkan bahwa saat ini pemimpin yang ada akan menyerahkan estafet kepada generasi berikutnya.
“Mungkin beberapa tahun lagi, kami yang saat ini memimpin akan selesai dengan tugas kami. Generasi muda harus siap mengambil peran ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Saeful berharap agar pemuda Bontang dapat memanfaatkan momentum pembangunan IKN ini dengan serius dan tidak hanya sekadar melihat dari luar.
“Ada banyak peluang pekerjaan di sana, baik di sektor pemerintahan maupun industri swasta. Pemuda Kaltim harus siap dengan berbagai kompetensi yang dibutuhkan,” tambahnya. (adv)

Nakhoda Komisi B, Rustam Terus Perjuangkan Pembangunan Ekonomi dan Layanan Publik Bontang

0
Nakhoda Komisi B, Rustam Terus Perjuangkan Pembangunan Ekonomi dan Layanan Publik Bontang
Rustam, anggota DPRD Kota Bontang dari Fraksi Golkar. (ist)

BONTANG – Rustam, anggota DPRD Kota Bontang dari Fraksi Golkar, kembali dipercaya menjabat di Komisi B DPRD Bontang untuk periode ketiga (2024-2029).

Mengemban amanah di Komisi B ini, Rustam berkomitmen untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan optimalisasi pelayanan publik, sesuai dengan peran dan pengalaman yang ia bangun selama dua periode sebelumnya.

“Alhamdulillah, saya kembali dipercaya oleh Partai Golkar untuk bergabung di Komisi B,” ujar Rustam.

Dengan pengalaman menjabat sebagai Ketua Komisi III dan Komisi II di masa lalu, Rustam optimistis dapat memberikan kontribusi maksimal bagi Kota Bontang.

Rustam menjelaskan bahwa terdapat perubahan dalam tata tertib DPRD yang baru, yaitu nomenklatur komisi yang kini disesuaikan dari angka menjadi huruf (Komisi A, B, dan C).

Di samping itu, ia mengungkapkan adanya pergeseran mitra kerja Komisi B, di mana Inspektorat kini dipindahkan ke Komisi A, sesuai dengan hasil harmonisasi yang ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM. “Mitra kerja Komisi B ada yang berubah, yaitu Inspektorat kini berada di Komisi A,” jelasnya.

Dengan fokus utamanya pada sektor keuangan dan pendapatan asli daerah, Komisi B bekerja sama dengan berbagai mitra strategis, termasuk Dinas Pariwisata, RSUD, dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).

Rustam menambahkan bahwa Dinas Kesehatan kini menjadi tanggung jawab Komisi A, sementara RSUD tetap menjadi mitra Komisi B, memastikan pembagian tugas yang lebih terstruktur dan efektif.

Rustam berharap, dengan struktur baru ini, Komisi B dapat menjalankan perannya lebih optimal dalam mendukung pembangunan ekonomi dan pelayanan publik di Kota Bontang.

“Ini langkah yang kami ambil agar Komisi B benar-benar berperan dalam memajukan kota, baik dari sektor ekonomi maupun layanan bagi masyarakat,” tandasnya. (adv)

Kasus Kriminalitas Masih Terjadi di BTN PKT dan Sekitarnya, Dewan Desak Perbaikan PJU dan Pemasangan CCTV

0
Kasus Kriminalitas Masih Terjadi di BTN PKT dan Sekitarnya, Dewan Desak Perbaikan PJU dan Pemasangan CCTV
Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry. (ist)

BONTANG – Aksi kriminalitas kembali terjadi di kawasan BTN PKT, Jalan Cipto Mangunkusumo, pada Kamis (16/10/2024) sekitar pukul 20.00 WITA. Kejadian ini menambah deretan kasus kriminal yang sering terjadi di area tersebut, sehingga menimbulkan keresahan bagi masyarakat yang melewati kawasan itu pada malam hari.

Menanggapi kejadian tersebut, Ketua Komisi C DPRD Bontang, Alfin Rausan Fikry, mengungkapkan keprihatinannya terkait minimnya penerangan jalan umum (PJU) di area tersebut. Menurutnya, kasus-kasus kriminal yang terjadi di sepanjang Jalan Cipto Mangunkusumo dipicu oleh suasana jalan yang gelap akibat PJU yang tidak berfungsi optimal.

“Lampu jalan di sana tidak berfungsi dengan baik, sehingga kondisi yang gelap menjadi peluang bagi oknum untuk melakukan tindakan kriminal,” ujar Alfin saat dikonfirmasi pada Jumat (18/10/2024).

Alfin menegaskan perlunya tindakan segera untuk perbaikan dan pemeliharaan PJU, terutama oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bontang, agar melakukan pengecekan berkala terhadap kondisi PJU di sepanjang jalan tersebut.

“Jika penyebab kerusakan adalah breaker yang bermasalah, segera ganti. Jangan sampai warga merasa takut melintasi jalan itu,” katanya.

Selain perbaikan PJU, Alfin juga mengusulkan pemasangan CCTV di sepanjang Jalan Cipto Mangunkusumo dan di titik-titik rawan lainnya di Bontang. Dengan adanya CCTV, pengawasan terhadap keamanan di jalan dapat lebih mudah dilakukan, sehingga masyarakat merasa lebih aman.

Ia menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya diperlukan di jalan utama, tetapi di semua titik rawan di Kota Bontang untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warga. (Adv/sya)

Editor: Yusva Alam

Sitti Yara Serahkan Bantuan pada Korban Kebakaran Selambai, Dorong Kepedulian Sosial

0
Sitti Yara Serahkan Bantuan pada Korban Kebakaran Selambai, Dorong Kepedulian Sosial
Sitti Yara, Wakil Ketua DPRD Bontang dari PKB, memberikan bantuan langsung kepada warga terdampak kebakaran di Selambai, Bontang Utara.(ist)

BONTANG – Kebakaran hebat yang menghanguskan delapan rumah di RT 03, Selambai, Kelurahan Loktuan, Bontang Utara, pada Rabu (23/10/2024), mendapat perhatian serius dari Wakil Ketua DPRD Bontang, Sitti Yara.

Legislator dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut langsung mengunjungi lokasi kebakaran bersama beberapa kolega sejawatnya untuk memberikan dukungan moril dan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.

“PKB Bontang memiliki komitmen untuk selalu hadir membantu masyarakat, terutama saat terjadi musibah seperti ini. Kehadiran kami di sini untuk memastikan korban kebakaran mendapatkan dukungan yang dibutuhkan agar bisa segera bangkit,” ungkap Sitti Yara, Kamis (24/10/2024).

Ia menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan berupa kebutuhan pokok seperti beras, gula, mi instan, air mineral, minyak goreng, serta uang tunai, guna meringankan beban korban selama masa pemulihan.

Sitti berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kebakaran, meskipun sifatnya sementara.

“Semoga bantuan ini bisa membantu saudara-saudara kita di Selambai. Nilainya mungkin tidak besar, tapi ini adalah bentuk kepedulian kami untuk meringankan beban mereka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sitti Yara juga mengajak masyarakat Kota Bontang untuk bergotong royong dan saling membantu di masa sulit. Menurutnya, solidaritas adalah kunci utama dalam menghadapi musibah dan memperkuat ikatan sosial antarwarga.

“Dengan saling bantu dan berbagi beban, kita menunjukkan bahwa kita adalah masyarakat yang kuat dan peduli. Hanya dengan cara ini kita dapat melalui cobaan seperti ini bersama-sama,” imbuhnya.

Bantuan dari PKB ini diharapkan dapat memberikan sedikit kelegaan bagi para korban dan mendorong masyarakat luas untuk turut peduli dan membantu pemulihan warga Selambai. (adv)

Marak Kasus Bullying, Saeful Sebut Perlu Adanya Satgas Anti Bullying

0
Marak Kasus Bullying, Saeful Sebut Perlu Adanya Satgas Anti Bullying
Anggota DPRD Bontang, Saeful Rizal. (ist)

BONTANG – Pelajar Kota Bontang sedang tersorot dengan adanya isu bullying, apalagi beberapa di antaranya telah ramai di media sosial.

Dengan adanya kondisi tersebut, Anggota DPRD Kota Bontang, Saeful Rizal mengatakan bahwa perlunya ada satgas anti bullying yang berfungsi menekan kenakalan remaja.

Ia menjelaskan, kasus ini harus diberantas bersama seluruh kalangan mulai dari pemerintah, masyarakat, maupun kelompok-kelompok yang ada di Kota Bontang.

“Tidak bisa hanya berharap dengan satu kalangan, tidak akan bisa menyentuh semua,” terangnya, Senin (21/10/2024).

Kasus bullying pada remaja memang memerlukan pendekatan yang menyeluruh, tidak selalu menggunakan kekerasan. Karena, justru membuat mereka semakin keras.

Pendidikan moral dari para orang tua juga harus diberikan sejak dini, membimbing anak mereka akan berpengaruh dalam pembentukan karakter agar dapat tumbuh lebih baik.

“Satgas ini nantinya  berfungsi memastikan saat anak tidak berada di rumah, jadi kolaboraaai tersebut,” tambahnya.

Saeful berpesan kepada para remaja Bontang bahwa mereka harus memikirkan masa depan dengan menggunakan waktu yang ada untuk terus belajar, mengasah kemampuan, dan melihat potensi diri yang bisa dikembangkan.

“Satgas yang kita butuhkan harus yang bekerja serius, semua pihak juga harus mendukung mereka sehingga benar-benar teratasi,” tuturnya. (Adv/sya)

Editor : Yusva Alam

Aksi Perkelahian Remaja Kian Marak, Alfin Desak Solusi Preventif

0
Aksi Perkelahian Remaja Kian Marak, Alfin Desak Solusi Preventif
Anggota DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry. (ist)

BONTANG – Maraknya perkelahian antar remaja dalam sepekan terakhir di Kota Bontang telah memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.

Menanggapi ini, Anggota DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, menegaskan perlunya langkah tegas melalui kolaborasi antara pemerintah dan aparat keamanan untuk meredam aksi-aksi perkelahian yang berpotensi meresahkan warga.

Alfin mengatakan pentingnya koordinasi intensif antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Lembaga Kemitraan Polisi Masyarakat (LKPM), dan Polri untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif bagi generasi muda di Bontang. “Kerja sama yang lebih erat sangat diperlukan agar masalah ini tidak semakin meruncing,” ujar Alfin dalam sebuah wawancara baru-baru ini.

Ia juga mengusulkan peningkatan frekuensi patroli kepolisian, terutama pada malam hari, sebagai upaya preventif. Dengan patroli yang lebih rutin pada jam-jam rawan, Alfin berharap insiden perkelahian remaja bisa dicegah.

“Dalam seminggu terakhir, sudah ada dua kasus perkelahian yang membuat warga cemas. Ini perlu langkah serius agar tidak berulang,” tegasnya.

Selain langkah pengamanan, Alfin menyarankan adanya program pembinaan bagi para remaja agar mereka terlibat dalam kegiatan positif.

Menurutnya, upaya ini tak hanya berfungsi sebagai tindakan pencegahan, tetapi juga sebagai sarana untuk menciptakan kesadaran di kalangan anak muda tentang pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan.

“Patroli rutin dan pembinaan yang konsisten adalah langkah penting untuk menekan angka perkelahian dan menciptakan lingkungan yang aman bagi semua warga,” tambahnya.

Alfin juga mengimbau para remaja di Bontang untuk mengisi waktu mereka dengan kegiatan yang positif dan bermakna. Ia berharap agar anak-anak muda tidak terjerumus ke dalam perilaku yang merugikan diri sendiri dan orang lain.

“Saya imbau untuk anak-anak muda kita agar nongkrong dengan cara yang sehat, bicara soal hal-hal yang bermanfaat, dan tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan mereka,” tutup Alfin. (adv)

Dewan Dorong PJU di Sepanjang Jalan Soekarno Hatta Segera Difungsikan

0
Dewan Dorong PJU di Sepanjang Jalan Soekarno Hatta Segera Difungsikan
: Anggota DPRD Bontang, Muhammad Sahib, mendorong pemerintah untuk segera memperbaiki penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Soekarno Hatta demi meningkatkan keamanan warga. (ist)

BONTANG – Minimnya penerangan di sepanjang Jalan Soekarno Hatta menuju Bontang Lestari memicu kekhawatiran terkait keamanan warga yang melintas, terutama pada malam hari. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Muhammad Sahib, mendesak Pemerintah Kota Bontang untuk segera memperbaiki dan menambah Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayah tersebut guna mencegah terjadinya tindak kriminal, seperti pembegalan yang kerap terjadi belakangan ini.

“Situasi jalan yang gelap sangat berpotensi menjadi lokasi strategis bagi pelaku kejahatan. Untuk saat ini, saya sarankan masyarakat yang keluar malam untuk tidak bepergian sendirian,” ujar Sahib, Senin (21/10/2024).

Muhammad Sahib juga menegaskan pentingnya peningkatan keamanan di kawasan tersebut, baik melalui patroli rutin dari kepolisian maupun partisipasi warga dalam menjaga keamanan dengan memanfaatkan pos kamling. Ia menyayangkan bahwa ketidakhadiran PJU di beberapa titik menyebabkan meningkatnya kejadian pembegalan, yang bahkan mengancam nyawa warga.

“Pemerintah harus segera bertindak. Minimnya penerangan di jalan ini berbahaya, dan kejadian-kejadian seperti pembegalan sudah sering terjadi. Ini tidak bisa dibiarkan,” tambahnya.

Ia mendesak Pemerintah Kota Bontang untuk segera melakukan pengecekan dan perbaikan PJU dari simpang RSUD hingga perbatasan Bontang dengan Kutai Kartanegara (Kukar), serta memastikan lampu jalan berfungsi dengan baik di seluruh wilayah tersebut.

“Kita tidak pernah tahu apa yang bisa terjadi di sepanjang jalan yang minim penerangan, apalagi dengan jarak antar rumah yang berjauhan. Lampu jalan adalah hal yang sangat penting untuk keselamatan warga,” tegasnya.

Selain penerangan, Sahib juga mengusulkan agar pos penjagaan ditambah di beberapa titik strategis, mengingat keterbatasan pemantauan terhadap aktivitas di jalan raya. Dengan langkah-langkah ini, ia berharap keamanan di kawasan tersebut dapat segera ditingkatkan.

“Jika penerangan sudah diperbaiki, pelaku kejahatan akan berpikir dua kali sebelum bertindak. Keamanan warga harus menjadi prioritas,” tutupnya. (adv)

DPRD Bontang Desak OPD Maksimalkan Serapan APBD Perubahan

0
DPRD Bontang Desak OPD Maksimalkan Serapan APBD Perubahan
Andi Faizal Sofyan Hasdam, Ketua DPRD Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam menanggapi realisasi anggaran yang dinilai sangat kecil, bahkan masih tersisa anggaran hingga Rp 2 triliun.

Andi Faiz menjelaskan, dirinya bersama dengan sekretaris daerah kota Bontang telah melakukan koordinasi untuk mendorong para OPD dapat segera melakukan resapan anggaran.

“Kami melakukan rapat kerja ke depannya dengan OPD-OPD, untuk segera mengevaluasi ataupun memonitoring angaran-anggaran mereka,” jelasnya, Senin (21/10/2024).

Diharapkan, ke depannya para OPD dapat benar-benar melaksanakan kegiatan yang terencana, yang bersumber daripada kebutuhan aspirasi dari masyarakat sehingga serapan anggaran bisa terlaksana dengan baik.

“Terutama kepada OPD yang berkontrak dengan pihak ketiga semoga secepatnya bisa di-push agar sesuai dengan target yang dijanjikan,” terangnya.

Ia juga menegaskan,  jangan lagi ada proyek-proyek yang menjadi SiLPA (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) atau selisih antara defisit anggaran dengan pembiayaan netto.

Meskipun begitu, ia berharap akan makin banyak aspirasi masyakat yang bisa disampaikan kepada DPRD dan pemerintah Kota Bontang, sehingga pemanfaatan anggaran dapat tertuju lebih jelas. (Adv/Sya)

Editor : Yusva Alam