Beranda blog Halaman 708

Sekprov Kaltim Pimpin Upacara HUT ke-25 Kota Bontang

0
Sekprov Kaltim Pimpin Upacara HUT ke-25 Kota Bontang
Upacara peringatan HUT ke-25 Kota Bontang, di Stadion Taman Prestasi. (Dwi S)

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Bontang. Upacara kali ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sri Wahyuni, berlangsung di Stadion Taman Prestasi, Bontang Lestari, Sabtu (12/10/2024).

Perayaan HUT ke-25 Kota Bontang tahun ini, mengusung tema ‘Mendayung Bersama Untuk Bontang Hebat dan Beradab’.
Kegiatan upacara ini turut dihadiri Pjs Wali Kota Bontang, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Jajaran Pemerintahan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga keempat pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang.

Sekda Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni menyampaikan, bahwa Kota Bontang sudah berdiri selama seperempat abad, dimana dulunya Kota Bontang terbilang masih menjadi perkampungan, dan sekarang berubah menjadi kota yang maju.

“Selamat ulang tahun ke-25 Kota Bontang, semoga Kota Bontang semakin jaya dengan umur yang terbilang matang,” ucapnya.

Sementara itu, Pjs Wali Kota Bontang, Munawwar menyatakan, untuk tagline ‘Bontang Hebat dan Beradab’ menunjukkan komitmen, antara pemerintah dan masyarakat untuk bisa membangun Kota Bontang.

“Semangat persatuan dan kolaborasi, dari seluruh lapisan masyarakat dalam memajukan Kota Bontang harus bisa dipertahankan dan ditingkatkan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Cegah Stunting, Kecamatan Bontang Utara Adakan Penguatan Pokjanal Melalui ILP Posyandu

0
Cegah Stunting, Kecamatan Bontang Utara Adakan Penguatan Pokjanal Melalui ILP Posyandu
Kegiatan Pokjanal melalui ILP Posyandu, di Gedung BPU Kecamatan Bontang Utara. (Ist).

BONTANG – Untuk memperkuat layanan kesehatan dasar posyandu sebagai langkah pencegahan stunting, Kecamatan Bontang Utara menggelar kegiatan Penguatan Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal), melalui Integrasi Layanan Primer (ILP) Posyandu, kamis (10/10/2024) kemarin.

Kegiatan ini dibuka Sekretaris Camat (Sekcam) Bontang Utara, beserta Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Masyarakat, berlangsung di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU), Kecamatan Bontang Utara.

Sekcam Bontang Utara, Irmita Prima Ningrum mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah gerakan bersama dalam menurunkan angka stunting, yang dimana kunjungan ke Posyandu sangat diwajibkan untuk mengetahui tumbuh kembang pada anak.

“Mari kita bekerja bersama-sama, tidak mungkin yang bergerak hanya satu pihak saja terkait penurunan angka stunting. Dorong masyarakat untuk berkunjung secara rutin ke Posyandu,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (11/10/2024).

Saat kegiatan berlangsung, topik utama yang dibahas adalah bagaimana cara meningkatkan partisipasi masyarakat, untuk memanfaatkan layanan Posyandu, khususnya dalam pemeriksaan kesehatan anak-anak.

Hal ini menjadi salah satu langkah penting, dalam upaya pencegahan stunting. Masalah yang masih menjadi perhatian di berbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Bontang Utara.

Sehingga, dengan adanya kolaborasi antar lintas sektor yang terlibat dalam kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan dasar.

Bahkan dengan adanya program ini, sangat diharap dapat menciptakan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak swasta dalam menekan angka stunting di Kecamatan Bontang Utara.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disdikbud Pastikan Tak Ada Unsur Politik di Penyelenggaraan BCC 2024

0
Disdikbud Pastikan Tak Ada Unsur Politik di Penyelenggaraan BCC 2024
Kegiatan BCC di tahun-tahun sebelumnya. (ist)

BONTANG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengatakan, tema HUT ke-25 Kota Bontang kali ini adalah ‘Kreativitas Bontang Istimewa, Budaya Nusantara Maju.’

Salah satu rangkaian perayaan HUT Kota Bontang ini dengan menggelar Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya yang akan dilangsungkan pada tanggal 19 Oktober 2024 mendatang.

Ia mengungkapkan, bahwa pelaksanaan kegiatan BCC dan Pawai Budaya tahun ini cukup berisiko karena sedang dalam masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

“Pelaksanaan kegiatan pawai karnaval ini sangat riskan,” katanya, Rabu (9/10/24).

Namun, dalam rapat pembuatan petunjuk teknis (juknis), Ia menyampaikan dengan tegas agar para peserta tidak membawa unsur politik selama pawai kebudayaan berlangsung.

Ia menyebutkan, demokrasi ini sangat sensitif. Sehingga menjaga persatuan di hari jadi Kota Bontang sangatlah penting, sehingga himbauan untuk para peserta mengikuti seluruh aturan yang telah ditentukan.

Pendaftaran BCC sendiri telah resmi ditutup, Jumat (11/10/24) ini. Adapun mekanismenya masih sama seperti tahun lalu dengan start di depan pendopo rumah jabatan Wali Kota Bontang, kemudian menuju Jalan MH. Thamrin hingga Simpang Tiga Ramayana, dan berakhir di lampu merah Rumah Sakit Amalia.

Penulis: Syakura
Editor: Yusva Alam

Tingkatkan Sinergi, Polres Bontang Ajak Kerjasama Antar Instansi

0
Tingkatkan Sinergi, Polres Bontang Ajak Kerjasama Antar Instansi
Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing ajak kerjasama antar instalasi. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Polres Bontang mengajak kerjasama beberapa instansi terkait untuk menandatangani nota kesepahaman (MOU). Kegiatan berlangsung di Ruang Rupatama, Lantai II Polres Bontang, Jumat (11/10/2024).

Dalam rangka penandatanganan Mou, Polres Bontang menggandeng Pengadilan Agama Kelas II, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK), serta SDN 008 Bontang Utara.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan sinergi antara instansi demi kepentingan masyarakat. Melalui kerjasama ini, berupaya untuk memperkuat pendidikan hukum, menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hukum, dan meningkatkan akses informasi bagi masyarakat di Kota Bontang.

Untuk perjanjian antar kerjasama dengan Pengadilan Agama, merupakan bentuk sinergitas dalam bidang keamanan yang meliputi kegiatan pengamanan kantor sebagai aset negara, pengamanan hakim, pengamanan pegawai, pengamanan pengunjung, serta pengamanan pelaksanaan sidang.

“Ini bentuk kolaborasi untuk memperkuat pengamanan, memberikan perlindungan pada masyarakat dalam hukum keluarga dan kepolisian,” ucapnya.

Selanjutnya, kerjasama antar DPK Kota Bontang, merupakan bentuk sinergi dalam penyelenggaraan pojok baca, serta membudayakan minat baca bagi masyarakat Bontang, dimana Polres Bontang memiliki program Bentor Cerdas Bontang Presisi.

“Diharapkan dapat meningkatkan kualitas SDM, untuk mendapatkan pengetahuan yang bisa melahirkan inovasi, maupun kreativitas melalui sistem pengelolaan perpustakaan yang dimiliki DPK Bontang,” jelasnya.

Terakhir, kesepakatan bersama SDN 008 Bontang Utara dengan Polres Bontang, untuk memberikan pelayanan, seperti Strong Point atau pengaturan lalu lintas setiap pagi. Bahkan memberikan penyuluhan tentang pengetahuan tata tertib berlalu lintas.

“Saya berharap, Mou ini dapat menjadi landasan yang kuat untuk pelaksanaan dalam program-program yang bermanfaat, terutama dalam hal pendidikan dan pengembangan masyarakat,” tambahnya.

Maka dari itu, Kapolres Bontang ingin dalam kerjasama ini mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, dan nyaman bagi seluruh warga Kota Bontang.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Polres Bontang Pastikan Masa Kampanye Berjalan Kondusif

0
Polres Bontang Pastikan Masa Kampanye Berjalan Kondusif
Kapolres Kota Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Polres Bontang telah memastikan pengamanan masa kampanye sejak 25 September 2024.

Kapolres Kota Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, menyatakan bahwa kegiatan kampanye setiap paslon, terutama para LO, selalu berkordinasi dengan baik dengan pihaknya maupun pihak bawaslu.

“Dengan koordinasi yang baik, jadi seluruh kampanye terarah,” terangnya, Rabu (9/10/24).
Para paslon sudah melaksanakan kampanye baik diskusi, dialog dan sosialisasi dengan peserta yang sampai puluhan bahkan ratusan, dan tetap dengan keadaan kondusif.

Tidak lupa ia selalu mengingatkan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat, “Kami juga menginisasi dengan kegiatan deklarasi pemilu damai dengan berkordinasi dengan kesbangpol dan bisa dilaksanakan dengan baik,” terangnya.

Pihaknya juga menggandeng media untuk selalu menyiarkan berita-berita terkait keamanan dan kenetralan dalam pilkada, dengan tidak membuat berita yang menjatuhkan.

“Kami juga membuat posko untuk media, serta akan membuat mading khusus yang terus mengupdate informasi kampanye,” jelasnya.

Pengamanan kampanye tidak hanya dilakukan oleh pihak kepolisian, tapi bisa juga melalui sosial media. Era globalisasi sudah makin maju, sehingga masyarakat juga diharapkan tidak mudah memprovokasi maupun diprovokasi oleh informasi yang belum pasti.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

2.300 Penari Jepen Bakal Tampil di BCC dan Pawai Budaya 2024

0
2.300 Penari Jepen Bakal Tampil di BCC dan Pawai Budaya 2024
Penampilan penari Jepen HUT Kota Bontang tahun 2023 lalu. (ist)

BONTANG – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bontang ke-25, sebanyak 2.300 penari Jepen akan tampil pada Sabtu (19/10/24) mendatang. Penampilan ini sebagai rangkaian dari pelaksanaan Event Bontang City Carnival (BCC).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyono mengatakan, awalnya penyelenggaraan Tari Jepen akan dilakukan di Stadion Taman Prestasi, Kelurahan Bontang Lestari, lantaran Stadion Bessai Berinta masih dalam tahap perbaikan.

Sayangnya Pemkot Bontang terkendala transportasi untuk mengakomodir 2.300 penari, apalagi lokasi acara yang cukup jauh, “Kalau pakai transportasi dari pemkot juga masih kurang mau angkut para penari,” katanya saat dihubungi, Rabu (9/10/24).

Namun, penampilan Tarian Jepen ini akan tetap dilakukan, karena dirangkaikan dalam acara pembukaan Bontang City Carnaval (BCC) dan pawai karnaval, untuk memperingati HUT ke-25 Kota Bontang.

“Sebenarnya untuk mekanismenya tetap sama seperti sebelumnya, hanya berbeda pada penempatan lokasinya saja,” jelasnya.

 

Nantinya, 2300 penari akan tampil di acara pembukaan BCC dan pawai karnaval, mulai dari Jalan Awang Long depan Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, hingga Simpang Tiga Ramayana.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

BCC dan Pawai Budaya 2024 Siap Kembali Meriahkan HUT ke-25 Kota Bontang

0
BCC dan Pawai Budaya 2024 Siap Kembali Meriahkan HUT ke-25 Kota Bontang
BCC 2023 lalu. (Ist)

BONTANG – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bontang ke-25, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan kembali menggelar Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya tahun 2024, Sabtu (19/10/24) mendatang.

Kegiatan ini akan diikuti oleh OPD, paguyuban, sekolah dan elemen masyarakat dengan menampilkan kreativitas seni dan ragam budaya tradisi masing-masing daerah.

“Pendaftaran sudah kami buka sejak 20 September sampai 11 Oktober, yang sudah daftar karnaval sekitar 32 peserta dan pawai budaya 60 peserta,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Budaya (Disdikbud) Kota Bontang, Bambang Cipto Mulyono.

Adapun 2 penilaian peserta, yakni untuk kategori karnaval mempertimbangkan kreativitas, keunikan, keserasian dan kesesuaian tema dengan kostum tampilan. Kemudian untuk kategori pawai budaya mempertimbangkan kekompakan, kerapian, atraksi dan originalitas budaya daerah.

Untuk para pemenang di kategori karnaval akan diambil 6 kekompok, dan 10 peserta favorit untuk kategori pawai budaya.

Sementara itu, untuk rute BCC dan pawai budaya akan dimulai dari Pendopo Wali Kota Bontang, kemudian terus di sepanjang Jalan Awang Long, belok kiri ke arah Ramayana. Di depan panggung yang berada di simpang tiga Ramayana para peserta akan menampilkan defile di hadapan tamu dan para juri. Selanjutnya mereka akan finish di simpang empat Rumah Sakit Amalia.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemasangan ETLE Diharapkan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Bontang dalam Berkendara

0
Pemasangan ETLE Diharapkan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Bontang dalam Berkendara
Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan, pemasangan kamera Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) merupakan langkah baik, agar masyarakat Kota Bontang lebih waspada dalam berkendara.

Andi Faiz berharap melalui pemasangan ETLE ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Bontang dalam berlalu lintas di jalan. Meskipun sebenarnya masyarakat tetap harus berkendara dengan baik meskipun tidak ada yang mengawasi.

“Kalau begini, mau tidak mau masyarakat akan lebih memperhatikan pemakaian helm, membawa surat saat berkendara,” ujarnya, Senin (30/9/24).

Hal ini menjadi dampak positif pada ketertiban lalu lintas di Kota Bontang, serta kesadaran berkendara masyarakat. Menurutnya, ini juga menjadi salah satu faktor untuk mengurangi kecelakaan lalu lintas.

Apalagi semua jenis pelanggaran akan terekam otomatis oleh kamera, walaupun tidak ada polisi di sekitar tempat tersebut. Nantinya, surat tilang akan dikirim langsung ke rumah, dengan alamat pemilik kendaraan yang tercatat di Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) melalui Kantor Pos.

ETLE rencananya akan berlaku di Bontang pada Oktober 2024 mendatang. Adapun posisi tiga kamera yang telah terpasang berada di lampu merah Simpang Empat Jalan R Suprapto Rumah Sakit Amalia, Simpang tiga Jalan Jenderal Soedirman dan Simpang Tiga Bhayangkara arah Jalan Cipto Mangunkusumo. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Kerap Terjadi ‘Adu Mekanik’ Antar Anak Muda, Polres Bontang Bakal Tingkatkan Patroli

0
Kerap Terjadi 'Adu Mekanik' Antar Anak Muda, Polres Bontang Bakal Tingkatkan Patroli
Tangkapan layar perkelahian di Kampung Baru. (ist)

BONTANG – Sejak awal Oktober 2024 terhitung terjadi tiga kasus perkelahian yang melibatkan anak muda. Bahkan video ‘adu mekanik’ tersebut tersebar di sosial media. Terbaru, terjadi di Lapangan Voli Kampung Baru pada Rabu (9/10/24) dini hari.

Menanggapi kejadian yang termasuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) itu, Kapolres Bontang melalui Kasi Humas, Iptu Dany menyatakan, pihaknya telah melakukan langkah preventif dan edukatif.

Menurutnya, peristiwa ini timbul akibat perselisihan individu pihak yang terlibat dan tidak meluas ke arah pengerahan massa.

Pihaknya juga telah melakukan mediasi dengan pelaku perkelahian, dan para pelaku perkelahian juga mengakui kekhilafan yang diakibatkan oleh emosi sesaat dari masing-masing pihak.

“Pihak kepolisian akan melakukan patroli intens ke semua lokasi yang rawan gangguan Kamtibmas,” ujarnya.

Selain itu, dilakukan pula edukasi kepada masyarakat dan lingkungan pendidikan oleh Satuan Pembinaan Masyarakat atau disingkat Satbinmas dan Polsek jajaran Polres Bontang.

Ia juga berterima kasih kepada masyarakat Bontang, yang telah berkontribusi dalam menyampaikan informasi Kamtibmas kepada pihak kepolisian.

Ia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk bijak dalam menggunakan media sosial, adapun tanggung jawab seluruh masyarakat dengan kolaborasi aparatur negara untuk bersama menjaga terpeliharanya kondusifitas Kamtibmas.

“Polres Bontang memastikan situasi dapat terjaga dan terkendali, sehingga masyarakat dapat beraktivitas normal dengan aman dan nyaman,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Kapolres Bontang Pastikan Keamanan Hakim Melalui Koordinasi CJS

0
Kapolres Bontang Pastikan Keamanan Hakim Melalui Koordinasi CJS
Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kapolres Bontang AKBP Alex Frestian Lumban Tobing menanggapi aksi solidaritas hakim yang melakukan cuti mogok massal yang digelar oleh hakim seluruh Indonesia, tak terkecuali di Bontang.

Ia menjelaskan, bahwa hal tersebut merupakan kasus internal dari kehakiman itu sendiri. Namun, Polres Bontang tetap mendukung sebagai bagian dari Siklus Crime Justice System (CJS) dimana isi dari sistem tersebut adalah kepolisian, kejaksaaan dan kehakiman.
CJS merupakan suatu istilah yang menunjukkan mekanisme kerja dalam penanggulangan kejahatan dengan mempergunakan dasar pendekatan sistem.

“Pada dasarnya dari tiga lembaga ini akan terus saling mendukung satu sama lain, agar ke depannya proses kehakiman dapat berjalan lancar,” terangnya.

Pihaknya mengungkapkan, bahwa dari kepolisian tetap akan melakukan pengamanan dengan cara berkoordinasi, jika nantinya mereka memerlukan polisi untuk mengamankan jalannya persidangan.

“Misalnya dalam suatu sidang diketahui akan ada banyak massa, tentu kepolisian akan menurunkan personil sesuai dengan kebutuhan,” contohnya.


Dengan adanya koordinasi ini tentu menjadi salah satu cara untuk memastikan keamanan hakim yang memiliki resiko dalam pekerjaannya tersebut.

Diberitakan sebelumnya, para hakim melalui Solidaritas Hakim Indonesia (SHI) melakukan aksi damai terkait PP 94 tahun 20212 terkait kesejahteraan dan keamanan para hakim. Untuk itu mereka mengajukan tuntutan, apalagi peraturan tersebut sudah terlalu lama dan diminta untuk segera diubah.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam