Beranda blog Halaman 718

Lampu Hijau dari Kementerian ESDM, Bontang Dapat Sambungan Jargas Gratis di Tahun 2025

0
Lampu Hijau dari Kementerian ESDM, Bontang Dapat Sambungan Jargas Gratis di Tahun 2025
Wali Kota Bontang, Basri Rase. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase telah mendatangi Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Selasa (10/9/2024) kemarin.

Saat pertemuan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah mendapatkan kepastian jika Kota Bontang telah masuk dalam 21 wilayah yang mendapatkan kesempatan dilakukan pra studi kelayakan (Feasibility Study) di 84 kabupaten/kota.

Maka telah dipastikan bahwa Pemkot Bontang akan menerima tambahan pemasangan Jaringan Gas (Jargas) gratis di 2025 mendatang. Ada sebanyak 11 ribu sambungan yang akan dibiayai oleh ESDM untuk pemasangan.

“Kemarin kami mendatangi ESDM untuk memastikan, dan alhamdulillah Bontang akan mendapatkan 11 ribu sambungan jargas gratis,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/9/2024).

Diketahui, untuk saat ini ada sebanyak 18.446 sambungan yang telah terpasang, dari total 53.500 kuota jargas yang tersedia. Sehingga masih ada tersisa 35.064 sambungan regulasi (Regulasi System), dan pada tahun ini Pemkot Bontang hanya mengajukan 11.214 sambungan saja.

Untuk kuota 53.500 regulasi system tersebut berasal dari pengadaan yang telah dilakukan sejak 2011 hingga 2018, pengadaan didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bontang pada 2011, 2013, dan 2014, serta dari APBN pada 2017 dan 2018.

“Nantinya Kementerian ESDM dan Universitas Indonesia (UI) akan melakukan peninjauan secara langsung ke Kota Bontang pada 19 September 2024 mendatang, untuk melihat beberapa infrastruktur yang sudah ada,” paparnya.

Sosialisasi ini akan mencakup penilaian aspek teknis, hingga ekonomi terkait pengembangan jaringan gas di wilayah tersebut.

“Semua data yang diperlukan sudah kami siapkan, sesuai dengan kebutuhan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Jelang Pilkada 2024, KPU Bontang Buka Pendaftaran KPPS Sebanyak 1.939 Anggota

0
Jelang Pilkada 2024, KPU Bontang Buka Pendaftaran KPPS Sebanyak 1.939 Anggota
KPU Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang membuka pendaftaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) sebanyak 1.939 anggota, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Setiap TPS akan diisi oleh tujuh orang KPPS, untuk menyukseskan Pilkada. Pembentukan KPPS juga telah didasarkan pada Keputusan KPU Nomor 475 Tahun 2024, yang telah menetapkan KPPS sebagai bagian dari badan adhoc di tingkat TPS. KPPS juga dibentuk Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan bertanggung jawab kepada KPU Kabupaten/Kota.

Komisioner KPU Kota Bontang, Rina Megawati menyampaikan, untuk anggota di bagian KPPS menjadi peran penting bagi kelancaran dalam pemungutan dan perhitungan suara, yang dimana nantinya akan bertugas di 277 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“KPPS memegang peran sentral dalam penyelenggara pilkada, termasuk membantu pemilihan penyandang disabilitas, agar hak pilihnya terlindungi,” ucapnya saat dikonfirmasi Rabu (11/9/2024).

KPU Kota Bontang akan mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) pada 13 September 2024, yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah Kota Bontang. Tujuan kegiatan ini dilakukan guna memberikan pemahaman kepada calon anggota KPPS, tentang aturan pilkada serta pentingnya netralitas mereka sebagai penyelenggara.

Upaya mempercepat proses seleksi dan meningkatkan transparansi, KPU Kota Bontang akan memperkenalkan Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA). Aplikasi ini memungkinkan calon anggota KPPS untuk mendaftar secara daring, sehingga proses rekrutmen nantinya lebih efisiensi dan terintegrasi dengan baik.

“Dengan digitalisasi seperti ini, diharapkan nantinya dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam seleksi,” paparnya.

Sebagai bentuk apresiasi, nantinya anggota KPPS akan mendapatkan honor sebesar Rp 850 ribu per bulan, sementara untuk ketua KPPS menerima Rp 900 ribu per bulannya. Bahkan bagi petugas keamanan TPS atau Satlinmas akan mendapatkan kompensasi sebesar Rp 650 ribu per bulan.

Bagi warga Kota Bontang, yang ingin bergabung menjadi anggota KPPS, berikut jadwal pendaftarannya :

– Pengumuman pendaftaran: 17-21 September 2024
– Penerimaan berkas: 17-28 September 2024
– Penelitian administrasi: 18-29 September 2024
– Pengumuman hasil administrasi: 30 September – 2 Oktober 2024
– Tanggapan masyarakat: 30 September – 5 Oktober 2024
– Pengumuman hasil seleksi: 5-7 Oktober 2024
– Penetapan dan pelantikan: 7 November 2024
– Masa kerja KPPS: 7 November – 8 Desember 2024

Pendaftaran dilakukan dengan melampirkan dokumen, seperti surat pendaftaran, fotocopy KTP-el, ijazah terakhir, surat keterangan sehat, daftar riwayat hidup, dan pas foto berukuran 4×6. Proses pendaftaran dapat dilakukan dengan menghubungi sekretariat PPS di kelurahan masing-masing.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kasus Cacar Monyet Belum Ditemukan di Bontang, Masyarakat Tetap Diminta Waspada

0
Kasus Cacar Monyet Belum Ditemukan di Bontang, Masyarakat Tetap Diminta Waspada
Kabid pelayanan medik dan pengendalian mutu RSUD Taman Husada Kota Bontang, Tri Ratna Paramita. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Rumah Sakit umum Daerah (RSUD) Taman Husada Kota Bontang, menghimbau untuk seluruh masyarakat bisa tetap menjaga daya tahan tubuhnya terkait kewaspadaan penyebaran kasus Cacar Monyet atau Monkeypox.

Direktur RSUD Taman Husada Kota Bontang, Suhardi, melalui Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Medik dan Pengendalian Mutu, Tri Ratna Paramita menyampaikan, bahwa secara umumnya di wilayah Bontang masih belum ditemukan kasus cacar monyet. Maka dari itu dirinya menghimbau agar masyarakat bisa tetap menjaga kesehatan tubuh, dari ancaman penyebaran virus cacar monyet.

“Dengan menjaga pola kesehatan tubuh, selalu menggunakan masker dimanapun berada, mengkonsumsi makanan sehat serta bergizi, istirahat yang cukup insyaallah kita bisa terhindar dari virus cacar monyet, jika imun kita kuat,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu (11/9/2024) kemarin.

Diketahui, ciri-ciri cacar monyet hampir sama seperti cacar biasa pada umumnya, yang diawali dengan demam, kurang enak badan, letih, lelah, lesu, sakit kepala, atau sakit-sakit pada seluruh badan. Bahkan munculnya bintik merah, semakin lama bintik merah pun semakin membesar dan berisikan air.

“Nantinya bintik merah akan menyebar, dan bertambah di hari-hari selanjutnya. Akan tetapi lama kelamaan akan menghilang dengan sendirinya,” paparnya.

Cacar monyet merupakan virus yang bisa menular melalui udara, sehingga orang yang terdampak cacar monyet bisa menularkan virusnya di orang sekitar. Kebanyakan pasien yang terkena cacar monyet pastinya lebih memilih untuk datang ke Fasilitas Kesehatan (Faskes) pertama, yakni klinik, Puskesmas, atau dokter keluarga.

“Kebanyakan masyarakat yang terdampak pasti akan ke klinik atau Puskesmas, dalam artian kalau belum ada pasien yang masuk ke RS berarti belum ada yang terkena gejala cacar monyet. Biasanya mereka akan dirujuk ke RS jika ada konflik yang berat,” jelasnya.

Tri juga menyampaikan, untuk sejauh ini di wilayah Kota Bontang masih belum mengetahui, ada tidaknya cacar monyet yang telah terdampak di masyarakat. Sebab kasus seperti ini termasuk kasus yang survelines.

“Biasanya kasus seperti ini yang mengetahui terlebih dulu adalah Dinkes, karena virus ini bisa datang dari mana saja. Baik dari RS, Faskes, ataupun klinik. Akan tetapi sejauh ini di RSUD sendiri belum ada yang dirawat, untuk kasus cacar monyet,” ungkapnya.

Cacar monyet bisa menyerang siapa saja, sebab virus seperti ini tidak memandang usia. Jadi bagi masyarakat yang memiliki imun tubuh yang lemah, lebih gampang terkena virus ini.

“Untuk penanganannya tidak ada yang khusus, jika demam nantinya akan diberi obat penurun demam, jika ada yang gatal akan dikasih obat gatal atau salep, intinya sebisa mungkin pasien yang terdampak cacar monyet lebih baik isolasi mandiri dirumah, karena bisa menular,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Sekda Bontang Beri Ceramah,Kepemimpinan Berintegritas dengan Nilai Pancasila Jadi Kunci Sukses ASN

0

SAMARINDA – Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan IV Kota Bontang dimulai dengan kuliah umum yang disampaikan Sekretaris Daerah Kota Bontang, Ir. Hj. Aji Erlynawati, MT.

Dalam ceramahnya yang bertajuk “Etika dan Integritas Kepemimpinan Pancasila”, Aji Erlynawati, yang akrab disapa Iin, berbagi pengalaman selama 32 tahun berkarir di pemerintahan.

Diselenggarakan pada 9 September 2024 di Puslatbang KDOD LAN Samarinda, kegiatan ini diikuti oleh 40 pejabat eselon IV dari berbagai instansi Pemkot Bontang.

Iin tampil santai dengan batik khas Bontang, namun menyampaikan pesan-pesan yang mendalam mengenai pentingnya penerapan nilai-nilai ASN Ber-AKHLAK dalam kepemimpinan sehari-hari. “Pemimpin harus memperkuat etika, bersyukur, dan berbuat baik tanpa pamrih,” tegasnya.

Iin juga membeberkan beberapa strategi agar seorang pemimpin berhasil mengimplementasikan etika dan integritas dalam profesi sebagai ASN.

Menurutnya, strategi tersebut meliputi: (1) Pemimpin perlu memperkuat penerapan nilai-nilai ASN Ber-AKHLAK dalam keseharian; (2) Berbuat baik tanpa pamrih dan meyakini bahwa semua akibat dari perbuatan akan kembali pada diri sendiri; (3) Memperbanyak rasa syukur dalam bekerja.

“Apalagi sebagai ASN Pemkot Bontang, yang fasilitasnya sangat mumpuni, baik dari sisi kesejahteraan maupun kemudahan dalam bekerja,” sebut Iin sebagai contoh rasa syukur yang dimaksudnya.

Ceramah yang berlangsung selama kurang lebih dua jam di Auditorium KDOD LAN tersebut dihadiri dengan antusias oleh para peserta.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Pada sesi diskusi, sebagian besar peserta menanyakan kiat-kiat Iin dalam menyikapi lunturnya komitmen ASN di era saat ini, khususnya dalam memaknai kepemimpinan Pancasila.

“Jadikan 7 nilai ASN Ber-AKHLAK sebagai budaya kita! Tanamkan niat kerja yang berorientasi pada pelayanan, harus akuntabel, perbanyak kompetensi diri, lebih harmonis saat bekerja sama dengan orang lain, tetap loyal, wajib adaptif terhadap perkembangan lingkungan global, dan tentunya memperkuat kolaborasi dalam bekerja,” tegas Iin.

Ia menandaskan bahwa menanamkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan profesional sebagai ASN sama dengan mendidik diri untuk menjadi insan yang beretika dan berintegritas sesuai semangat kepemimpinan Pancasila. (adv)

PKT Kasih Lampu Hijau, Arus Lalu Lintas di Jalan Cipto Mangunkusumo Bakal Dialihkan ke Jalan M Effendi

0
PKT Kasih Lampu Hijau, Arus Lalu Lintas di Jalan Cipto Mangunkusumo Bakal Dialihkan ke Jalan M Effendi
Perbaikan di Jalan Cipto Mangunkusumo, Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pihak PT Pupuk Kaltim telah memberikan izin untuk Jalan M Effendi, di Perumahan BTN PKT dijadikan jalan alternatif untuk mengurai kemacetan yang diakibatkan proyek pembangunan box culvert di Jalan Cipto Mangunkusumo.

Vice Presiden Corcom PKT, Anggono Wijaya mengatakan, jika pihak Pemerintah Kota (Pemkot) sudah melakukan koordinasi dengan pihaknya beberapa waktu lalu, untuk pengalihan jalan sementara, bisa menggunakan Jalan M. Effendy, sebagai jalur alternatif.

“Pemkot Bontang sudah berkoordinasi dengan kami, terkait pengalihan jalan untuk mengurangi kemacetan,” ungkapnya.

Rute pengalihan jalur nantinya, akan berlangsung melalui Jalan Moh. Efendy, dan akan tembus ke Masjid Baiturrahman, hingga sampai di lampu merah GOR PKT.

“Pesannya, siapapun yang melintas agar tetap menjaga ketertiban, dan tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada,” bebernya.

Menurut Anggono langkah pengalihan jalan merupakan salah satu solusi yang dapat diambil untuk saat ini, agar kemacetan yang terjadi selama perbaikan di Cipto Mangunkusumo tidak mengalami kemacetan panjang.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Hilang Sejak Sabtu Kemarin, Remaja Asal Samarinda Diduga Berada di Bontang

0
Hilang Sejak Sabtu Kemarin, Remaja Asal Samarinda Diduga Berada di Bontang
Remaja asal Samarinda yang hilang, Hizril Mughni Raafi. (Dok).

BONTANG – Beredar informasi di grup-grup Whatsapp, seorang remaja asal Samarinda dilaporkan menghilang sejak Sabtu (7/9/2024) kemarin, sekitar pukul 03.00 Wita.

Rara, adik kandung dari ayah Hizril menyatakan anak tersebut pergi meninggalkan rumahnya begitu saja, ketika ayahnya bangun tidur dan ingin melihat Hizril akan tetapi sudah tidak ada di rumahnya.

Informasi dari teman-teman sebayanya, Hizril telah dijemput oleh temannya yang bernama Radit menggunakan motor Honda Scoopy berwarna hijau, dengan plat polisi KT 6388 BRS.

“Untuk kronologi awalnya kami tidak tahu, anak ini dijemput temannya dimana. Entah di depan rumah, depan gang atau tempat lainnya, yang jelas anak ini sudah tidak ada di rumah sejak pukul 3 atau 4 pagi,” ucapnya saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (10/9/2024).

Sebelum meninggalkan rumah, Hizril menggunakan pakaian hoodie hitam, beserta celana panjang hitam, dan juga topi. Sebelum pergi, Hizril juga tidak ada berpamitan dengan orang rumahnya.

“Tidak ada alasan atau izin apapun sebelum anak ini pergi, dan di rumah juga tidak ada masalah apa-apa,” paparnya.

Sejauh ini pihak dari keluarga telah melaporkan hilangnya Hizril ke Polresta Samarinda, bahkan sampai sekarang pun belum ada kabarnya sama sekali. Hilangnya Hizril sudah di hari keempat.

”Untuk kabarnya sejauh ini, Hizril dibawa temannya ke Bontang, karena ada keluarganya Radit yang di sana. Kami bahkan pernah datang ke sana, tetapi katanya sudah pergi lagi,” jelasnya.

Maka dari itu, pihak keluarga sangat meminta bantuan kepada seluruh masyarakat, jika melihat anak tersebut bisa langsung melaporkan atau dibawa ke Polres setempat.

“Tolong dibantu anaknya, jika ada yang melihat. Laporkan saja ke Polres setempat, atau menghubungi kami langsung di nomor ini 0823‑8750‑2388‬. Jika pun ada masyarakat yang bisa mendapati anak tersebut, nantinya akan mendapatkan imbalan,” bebernya.

Sedikit informasi biodata dari anak hilang, Hizril Mughni Raafi, pelajar di SMP 41 Sambutan Pelita 7, Samarinda, berusia 16 tahun, tinggi badan 165, dan memiliki keloid di tangan bagian kiri.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pohon Tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo, Satu Pengendara Jadi Korban

0
Pohon Tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo, Satu Pengendara Jadi Korban
Petugas Disdamartan saat mengevakuasi pohon tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo. (Dok. Disdamkartan).

BONTANG – Seorang pengendara sepeda motor yang sedang melintas menjadi korban pohon tumbang di Jalan Cipto Mangunkusumo, Selasa (10/9/2024) pagi tadi sekira pukul 08.30 WITA.

Komandan Kompi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Norman menjelaskan, bahwa informasi kecelakaan ini diketahui pihaknya lewat radio komunikasi. Terdapat pohon tumbang, tepatnya di dekat lampu merah Bukit Sekatup Damai (BSD).

Petugas pun segera bergerak menuju ke lokasi, untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut, dan menyelamatkan korban yang tertimpa pohon.

“Setelah terima laporan, saya langsung mengarahkan petugas untuk menuju lokasi, dimana petugas juga membawa mobil dan perlengkapan senso untuk mengevakuasi pohon,” ucapnya saat di konfirmasi via telepon, Selasa (10/9/2024).

Ada sekitar 6 petugas yang bergerak untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut, bahkan Disdamkartan Bontang juga mendatangkan tim medis untuk dilakukan penanganan terhadap korban yang tertimpa pohon tumbang.

“Pohon tumbangnya pas jatuh di depan kendaraan korban, dan alhamdulillah korban tidak mengalami luka berat. Hanya saja ada sedikit lecet, langsung ditangani sama tim medis,” paparnya.

Diketahui pohon tumbang terjadi lantaran terkena angin kencang.

“Saya lihat dari lokasi, pohon yang tumbang dari akarnya, jadi pohon tidak patah atau rapuh. Mungkin karena adanya angin yang kencang,” jelasnya.

Untuk mengevakuasi pohon tersebut, petugas Disdamkartan Bontang membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 25-30 menit, karena posisi pohon yang jatuh dan menutupi sebagian badan jalan.

“Kami langsung memotong-motong bagian ranting pohon, karena pohon tidak terlalu besar jadi kami bisa menyelesaikannya dengan cepat,” ungkapnya.

Norman menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk bisa dan tetap berhati-hati saat sedang melintas, di manapun berada. Sebab untuk sekarang ini, kondisi angin masih terbilang cukup kencang, takutnya sewaktu-waktu ada kembali pohon yang tumbang dan kembali memakan korban seperti hari ini.

“Waktu kami menebang pohon sebenarnya masih banyak pohon yang mau kami pangkas, akan tetapi nantinya masih kami atur kembali waktunya dengan OPD lain, dan pihak perusahaan jika ingin menggunakan alat berat,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Disetujui DPR, Iffa Rosita Resmi Gantikan Hasyim Asy’ari sebagai Komisioner KPU RI

0
Disetujui DPR, Iffa Rosita Resmi Gantikan Hasyim Asy'ari sebagai Komisioner KPU RI
Iffa Rosita resmi ditetapkan sebagai pengganti Hasyim Asy'ari sebagai Komisioner KPU RI masa jabatan 2022-2027. (ist)

JAKARTA – Rapat Paripurna DPR RI yang digelar Selasa (10/9) hari ini, Iffa Rosita resmi ditetapkan sebagai pengganti Hasyim Asy’ari sebagai Komisioner KPU RI masa jabatan 2022-2027.

Keputusan ini diambil dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2024-2025, yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (10/9).

Dengan suara bulat dari anggota dewan yang hadir, pengesahan Iffa sebagai komisioner baru KPU dilakukan setelah Pergantian Antar Waktu (PAW) disampaikan oleh Ketua DPR, Puan Maharani.

“Apakah laporan Komisi II DPR RI atas penetapan pergantian antarwaktu anggota KPU masa jabatan 2022-2027 dapat disetujui dan ditetapkan?” tanya Puan. Serentak, para anggota dewan menyatakan persetujuan.

Iffa Rosita, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai anggota KPU Bontang dan saat ini menjabat sebagai Komisioner KPU Kaltim, akan melanjutkan tugas sebagai komisioner KPU setelah Hasyim Asy’ari diberhentikan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada Juli 2024.

Hasyim dinyatakan melanggar etik setelah terbukti melakukan tindakan pelecehan terhadap anggota PPLN Den Haag, Belanda.

Posisi yang kini dipegang Iffa sebenarnya lebih dulu diprioritaskan untuk Viryan Aziz, yang berada di urutan kedelapan dalam daftar calon anggota KPU periode 2022-2027.

Namun, setelah Viryan meninggal pada Mei 2022, kesempatan jatuh kepada Iffa yang berada di urutan kesembilan.

Ketua Komisi II DPR, Ahmad Doli Kurnia, menegaskan bahwa proses ini sudah sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Dengan meninggalnya saudara Viryan, maka peringkat sembilan, Iffa Rosita, berhak menggantikan Hasyim Asy’ari sebagai komisioner KPU,” jelasnya dalam rapat tersebut.

Iffa Rosita diharapkan mampu melanjutkan peran penting dalam mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2024, yang semakin mendekati masa krusial.

Editor: Agus Susanto

KPU Bontang Terima Berkas Perbaikan Empat Bapaslon, Selanjutnya Tahap Verifikasi

0
KPU Bontang Terima Berkas Perbaikan Empat Bapaslon, Selanjutnya Tahap Verifikasi
Penyerahan berkas bapaslon. (ist)

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang telah menerima berkas perbaikan ke empat Bakal Calon Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada Pilkada 2024.

Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kota Bontang, Azis Maidy Muspa mengatakan, perbaikan berkas berlangsung dari tanggal 6-8 September 2024.

“Tahapan sudah berakhir 8 September kemarin pada pukul 23.59 malam,” terangnya saat dihubungi.

Ia menjelaskan, bahwa yang diperbaiki adalah berkas syarat calon seperti tanda bukti Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN), bukti pembayaran pajak, menyesuaikan nama di KTP dengan dokumen, dan lainnya.

Adapun vefikasi telah dimulai pada hari, Senin (9/8/24) ini hingga tanggal 14 September mendatang. Ia juga berkoordinasi dengan LO agar setelah verifikasi nantinya tidak ada kesalahan lagi.

“Semua Bapaslon ada yang diperbaiki, walaupun beda-beda yang dibaikin,” katanya.

Selanjutnya, KPU akan memasuki tahapan tanggapan masyarakat terkait para Bapaslon, tahapan ini memberikan ruang bagi masyarakat untuk menilai masing-masing para bakal calon, untuk memastikan layak tidaknya para bakal calon yang ikut berkontestasi sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kalau ada berkas yang kurang otomatis tidak ditetapkan sebagai Bapaslon,” terangnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Gempa Berkekuatan 2,6 M Terjadi di Bontang Dini Hari Tadi

0
Gempa Berkekuatan 2,6 M Terjadi di Bontang Dini Hari Tadi
Titik Lokasi Gempa di Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Kalimantan Timur menyatakan, terjadi gempa di Kota Bontang pada Senin (9/9/2024) dini hari pukul 3.59 WIB atau 4.29 WITA. Kekuatan gempa itu tercatat berskala 2,6 Magnitudo.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Usman mengatakan, bahwa gempa tersebut berlangsung selama 5 menit dan masih berskala mikro. Gempa tersebut terjadi di titik koordinat 0.94 LU,118.16 BT (118 km Timur laut BONTANG-KALTIM), Kedlmn:26 Km.

Bentuk mitigasi dari BPBD, pihaknya bekerjasama dengan BMKG menyiapkan alat pendeteksi gempa berupa Warning Receiver System (WRS) yang merupakan salah satu alat komunikasi 5 in 1 yang digunakan BMKG Pusat, untuk menyebarluaskan peringatan tsunami
kepada lembaga perantara, dengan Pusdalops Daerah (Provinsi atau Kabupaten) sebagai salah satunya.

“Meskipun tidak berisiko besar tapi kami antisipasi dengan adanya alat tersebut,” terangnya.

Sementara itu Rasmid, Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan membenarkan terjadinya gempa skala 2,6 M di Bontang. Selain di Bontang gempa juga terjadi di wilayah Berau sebanyak dua kali pada hari Minggu (8/9/24) malam pukul 21.55 WIB dengan skala 3.2 magnitudo dan gempa kedua pada pukul 22.07 WIB dengan skala 3.0 magnitudo.

Namun begitu, BMKG Kaltim belum mendapat laporan langsung dari BPBD yang ada di 2 daerah tersebut terkait gempa ini. BMKG Kaltim mengetahui kondisi gempa dari alat WRS yang dimiliki.

“Belum ada yang melaporkan dari BPBD di daerah terkait ketiga gempa bumi tersebut,” terangnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam