Beranda blog Halaman 766

Pindah ke Lantai 2 Pujasera, Usulan Kantor Sementara Kelurahan Berbas Pantai

0
Pindah ke Lantai 2 Pujasera, Usulan Kantor Sementara Kelurahan Berbas Pantai
Kantor Sementara Kelurahan Berbas Pantai saat ini. (ist)

BONTANG – Camat Bontang Selatan, Kamsal mengusulkan agar Kelurahan Berbas Pantai tidak perlu lagi menyewa gedung untuk dijadikan kantor sementara. Melainkan memanfaatkan lantai dua Pujasera Kelurahan Berbas Pantai.

Usulan tersebut pun didukung Komisi III DPRD Bontang. Menurut Komisi III, usulan itu bisa lebih menghemat anggaran, sekaligus memanfaatkan fasilitas yang sudah ada, namun tidak terpakai.

“Gunakan saja fasilitas yang ada sembari menunggu lahan baru. Secepatnya akan kami tindaklanjuti permasalahan ini di Banggar (Badan Anggaran) DPRD,” kata Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina di sela-sela melakukan peninjauan lapangan, Selasa (4/7/2023).

Menanggapi usulan itu, Lurah Berbas Pantai Supriadi mengaku akan meninjau ulang usulan tersebut. Dikatakannya, walaupun disetujui, pemindahan baru bisa dilakukan saat masa sewa berakhir, yakni di akhir tahun mendatang. Sebab proses sewa gedung yang dipakai kantor sementara saat ini, durasinya selama setahun pemakaian.

Diketahui, pembangunan Kantor Kelurahan Berbas Pantai tahun ini mengalami penundaan. Sebab lahan yang akan dimanfaatkan, digugat oleh seorang masyarakat ke Pengadilan Negeri (PN) Bontang.

Sengketa telah terdaftar di Pengadilan Negeri Bontang dengan nomor perkara 14/Pdt.G/2023/PN Bon. Penggugat menyatakan tergugat dalam hal ini Pemkot melakukan perbuatan melawan hukum. Dia mengklaim lahan seluas 1.045,5 meter persegi itu merupakan miliknya. Dilandasi dengan surat akta jual beli tanah tahun 1982 silam.

Penggugat pun meminta pembayaran kerugian kepada tergugat sebesar Rp 2.613.750.000. Ditambah biaya kerugian materiil sebesar Rp 1 miliar. Selain itu membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp.1.000.000.

Mediasi pun telah dilakukan oleh hakim tetapi upaya itu tidak berhasil. Saat ini proses peradilan masih dalam tahapan pembuktian dokumen surat yang dimiliki penggugat dan tergugat. (al)

Pemkot Lebih Pilih Cari Lahan Lain untuk Pembangunan Kantor Kelurahan Berbas Pantai

0
Pemkot Lebih Pilih Cari Lahan Lain untuk Pembangunan Kantor Kelurahan Berbas Pantai
Wali Kota Bontang, Basri Rase. (ist)

BONTANG –  Wali Kota Bontang menanggapi masalah rencana proyek pembangunan Kantor Lurah Berbas Pantai yang menemui hambatan, lantaran terjadi sengketa dengan pemilik lahan. Tanggapan tersebut disampaikan saat Rapat Paripurna DPRD Bontang beberapa waktu lalu.

Basri Rase menyebutkan, pihaknya lebih memilih mencari alternatif lahan baru ketimbang memperjuangkan lahan yang saat ini masih bersengketa. Sebab lahan tersebut hingga kini belum ada kepastian dan membutuhkan proses yang sangat panjang.

“Lahan di situ (sengketa) tidak bisa kita pastikan. Kalau pemkot menang akan digugat lagi oleh pemilik lahan. Begitu juga kalau pemkot kalah, akan menggugat lagi ke tingkat yang lebih tinggi. Jadi perjalanannya masih akan panjang. Mending cari lahan lain,” ucap Basri.

Orang nomor satu di Bontang itu mengaku lebih condong ke lahan pokmas (kelompok masyarakat) milik Adam Malik. Sebab lokasinya dinilai representatif lantaran cukup luas dan telah berpagar.

“Saya sudah minta ke Bu Sekda di perubahan nanti agar dianggarkan untuk appraisal (penaksiran harga) lahannya. Saya juga minta Kadis PUPRK untuk selalu berkoordinasi dengan pihak hukum terkait legalitasnya,” tandasnya.

Sementara itu, saat sidak di Kantor Lurah Berbas Pantai, DPRD Bontang pun mendesak Pemkot Bontang segera mencari alternatif lokasi lain untuk pembangunan Kantor Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan. Hal itu disampaikan rombongan Komisi III saat melakukan kunjungan lapangan ke lahan yang sebelumnya akan dibangun kantor kelurahan tersebut, namun berujung sengketa.

“Jelas ini sangat disayangkan. Termasuk total anggaran Rp 7 miliar yang sudah dialokasikan. Dengan tertundanya pembangunan kantor kelurahan (Berbas Pantai) ini, tentu pelayanannya akan semakin tertinggal dengan kelurahan lain. Apalagi saat ini di Kelurahan Satimpo dan Berebas Tengah pembangunannya sudah mulai berjalan,” papar anggota Komisi III, Yassier Arafat, Selasa (4/7/2023). (al)

Seleksi Nasional, 41 Calon Paskibraka Bontang Terpilih Ikuti Pusdiklat

0
Seleksi Nasional, 41 Calon Paskibraka Bontang Terpilih Ikuti Pusdiklat
Penyematan calon Paskibraka (Capas) Kota Bontang oleh Kabankesbangpol, Sigit Alfian. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG –Pemkot Bontang melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan Pusat Pendidikan Latihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), yang dilaksanakan mulai Rabu (5/7/2023) di Stadion Bessai Berinta (Lang-lang).

Calon Paskibraka (Capas) Bontang akan menjalani pendidikan dan pelatihan selama lebih kurang dua bulan lamanya.

Mewakili Wali Kota Bontang, Kepala Kesbangpol Kota Bontang, Sigit Alfian menyebutkan, pelaksanaan pembukaan Pusdiklat Paskibraka dimaksudkan untuk menyiapkan pasukan pengibar bendera pada saat HUT RI Agustus mendatang.

Kegiatan ini rutin diadakan setiap tahunnya. Ia menambahkan, bahwa seleksi Paskibraka tahun ini dilaksanakan secara nasional.

“Seleksinya secara nasional. Linknya nasional sehingga tidak ada intervensi,” kata Sigit Alfian, Rabu (5/7/2023).

Sigit menambahkan, jumlah capas sebanyak 41 orang untuk Kota Bontang, 6 telah lulus pada tingkat provinsi, dan satu lulus di tingkat nasional.

“Ada 6 yang di provinsi dan ada satu di nasional. Hari ini kita mulai Pusdiklat, mulai hari ini akan dilatih dari pagi sampai sore. Juga akan ada karantina,” tambahnya.

Paskibraka Kota Bontang juga diharapkan menjadi duta pancasila setelah mengemban tugas sebagai pasukan pengibar bendera.

“Harapan kita bukan hanya sekedar menjadi pengibar bendera, tapi juga akan menjadi duta pancasila. Jadi setelah selesai akan disematkan menjadi duta Pancasila Paskibraka Indonesia,” jelasnya. (yah)

Polisi Edukasi Pemuda Gereja Bahaya Narkoba

0
Polisi Edukasi Pemuda Gereja Bahaya Narkoba
Kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan dan bahaya narkoba bagi generasi muda. (ist)

BONTANG – Personil Polres Bontang melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan dan bahaya narkoba bagi generasi muda, Selasa (4/7/23) pukul 09.30 wita. Sosialisasi berlangsung di Gereja Kerapatan Pantekosta, Jalan Perintis, Kelurahan Kanaan.

KBO Sat Binmas, Iptu Totok Swasto beserta KBO Sat Resnarkoba, Iptu Lilik Tribudiasih sebagai nara sumber mengedukasi peserta Youth Bible Camp 2023, bahaya dan dampak buruk yang ditimbulkan dari penyalahgunaan narkoba atau obat-obat berbahaya lainnya sejak dini.

Melalui kegiatan ini, pihak gereja dan pelajar diharapkan bisa berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing dan menghindari penyalahgunaan narkoba maupun minuman beralkohol, yang dapat memicu terjadinya tindak pidana kejahatan.

“Salah satu tujuan Polri dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dimulai dari menata ke arah yang lebih baik bagi generasi muda. Dengan cara mengajarkan perilaku-perilaku yang positif, karena pengaruh narkoba saat ini merupakan ancaman bagi generasi muda,” ujar Kasat Reskoba melalui KBO Sat Reskoba Iptu Lilik.

“Polri bukan hanya melakukan penindakan, pencegahan akan peredaran narkoba juga kita giatkan dengan melakukan program sosialisasi di lini pendidikan yang sudah berjalan dan masih berlanjut,” imbuhnya. (hms)

Satu Jamaah Haji Bontang Meninggal di Mekkah

0
Satu Jamaah Haji Bontang Meninggal di Mekkah
Ilustrasi jamaah haji. (ist)

BONTANG – Salah seorang jamaah haji bernama Dwi Erwanto asal Bontang meninggal dunia, Selasa (4/7/2023). Dwi Erwanto meninggal saat tengah menjalankan ibadah haji, di Mekkah, Arab Saudi.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kemenag Bontang, Ali Mustafa mengatakan, kabar tersebut telah Ia dapatkan sejak tadi malam.

“Iya, dapat kabar tadi malam meninggal satu jamaah di Mekkah. Di sholatkan di Masjidil Haram, langsung dikuburkan di pemakaman umum Arab Saudi,” kata Ali Mustafa saat dikonfirmasi, Rabu (5/7/2023).

Ali menambahkan, bahwa jamaah haji yang meninggal tersebut belum diketahui memiliki riwayat penyakit. Jamaah sendiri bertempat tinggal di Perumahan Bukit Sekatup Damai, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara.

“Ini kami masih mencari data lengkapnya jamaah haji yang meninggal dunia. Sakitnya apa kita masih cari tahu. Cuaca di sana (Arab) lagi ekstrim juga,” katanya.

Sementara, dikonfirmasi Kepala Dinas Kesehatan, drg Toetoek Pribadi Ekowati yang ikut langsung mendampingi jamaah haji mengatakan, almarhum meninggal sebelum memasuki waktu Magrib waktu Arab Saudi.

“Kemarin Selasa sebelum Magrib waktu Arab Saudi,” kata drg Toetoek singkat.

Selain itu, Toetoek menambahkan, bahwa faktor cuaca akan mempengaruhi bagi jamaah yang memiliki penyakit risiko tinggi seperti tekanan darah tinggi, kencing manis, dan jantung.

“Risiko tinggi jamaah yang punya penyakit kronis seperti tekanan darah tinggi, kencing manis, jantung dan lainnya,” jelas Toetoek. (yah)

Pembangunan Kantor Lurah Berbas Pantai Tertunda, Ini Penyebabnya

0
Pembangunan Kantor Lurah Berbas Pantai Tertunda, Ini Penyebabnya
Sidak Komisi III DPRD Bontang ke Kelurahan Berbas Pantai. (ist)

BONTANG – Rencana proyek pembangunan Kantor Lurah Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan kembali mengalami kendala. Lahan yang akan dibangun kantor lurah tersebut mengalami sengketa dengan pemilik lahan.

Hal ini diketahui saat sidak Komisi III DPRD Bontang meninjau persiapan pembangunan Kantor Lurah Berbas Pantai, Selasa (4/7/2023) pagi tadi.

Camat Bontang Selatan, Kamsal menjelaskan, bahwa rencana pembangunan kantor lurah tersebut sudah disiapkan dengan matang. Namun karena menemui kendala, maka proyek pembangunan harus ditunda terlebih dahulu.

“Saat ini sedang proses persidangan sengketa lahan,” ujarnya saat berbicara kepada awak media.

Solusi yang ditawarkan Pemkot Bontang adalah dengan mencari lahan lain. Terdapat 2 lahan alternatif, yaitu lahan milik mantan Wakil Wali Kota Bontang, Adam Malik dan lahan bekas bioskop.

“Ada lahan milik H Adam Malik dan harus dibebaskan dulu. Kami usahakan secepatnya. Sementara ini kantor lurah dipindahkan ke Pujasera Berbas Pantai,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina mendorong pemkot agar segera membangun Kantor Lurah Berbas Pantai. Pasalnya, tertundanya pembangunan kantor lurah itu sangat mempengaruhi pelayanan ke masyarakat.

Dirinya meminta agar Kantor Lurah Berbas Pantai tersebut tidak terus menerus menyewa, lantaran menyewa juga membutuhkan dana.

“Tahun ini ada anggaran besar, harus segera dianggarkan untuk pembelian lahan. Jangan sampai ditunda-tunda. Sudah terlalu lama Berbas Pantai tidak memiliki kantor permanen,” ungkapnya. (al)

Ini Daftar 32 Personel Polisi Polres Bontang Naik Pangkat

0
Ini Daftar 32 Personel Polisi Polres Bontang Naik Pangkat
Upacara kenaikan pangkat reguler dan percepatan bagi perwira dan bintara Polres Bontang. (ist)

BONTANG – Sebanyak 32 personel Polres Bontang mendapatkan kenaikan pangkat. Rincian pangkat yang naik antara lain satu orang IPTU naik menjadi AKP, sembilan orang AIPDA naik menjadi AIPTU, satu orang BRIGPOL naik menjadi BRIPKA, empat belas orang BRIPTU naik menjadi BRIGPOL, dan tujuh orang BRIPDA naik menjadi BRIPTU (lihat grafis).

Upacara Kenaikan Pangkat Reguler dan Percepatan bagi perwira dan bintara ini digelar, Selasa, 3 Juli 2023 di Lapangan Apel Mako Polres Bontang. Hadir sejumlah pejabat dan anggota polisi.

Banyak pejabat dan tokoh penting yang hadir dalam upacara kenaikan pangkat tersebut. Ketua Bhayangkari Cabang Bontang, Ibu Arum Yusep, beserta pengurus juga turut hadir.

Selain itu, hadir juga Waka Polres Bontang, Kabag Ops Polres Bontang, Kasat Intelkam Polres Bontang, Kasat Reskrim Polres Bontang, serta para Kapolsek jajaran Polres Bontang.

Kegiatan ini dipimpin Kapolres Bontang, AKBP Yusep Dwi Prastiya, selaku Inspektur Upacara. Perwira Upacara dijabat oleh Kabag SDM Polres Bontang, AKP Mohamad Slamet, sementara Komandan Upacara diemban oleh Ipda Ardiansyah, SH.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Bontang mengingatkan seluruh anggota Polres Bontang untuk terus menjaga profesionalisme dan integritas dalam menjalankan tugas.

Ia mengajak mereka untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjunjung tinggi kode etik profesi. “Hindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merusak citra institusi Polri,” tegasnya.

Selain itu, Kapolres Bontang juga menekankan penggunaan teknologi secara positif dan menghindari perilaku yang dapat merusak citra Polri di mata masyarakat.

Ia berharap agar seluruh anggota Polres Bontang dapat melaksanakan tugas dengan baik, menghindari pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi Polri, dan tetap bangga menjadi anggota Polri.

Dalam kesempatan ini, Kapolres juga menyampaikan kebanggaannya terhadap personil Polres Bontang yang telah naik pangkat. Ia mengapresiasi dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Polri.

“Kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan dari pimpinan dan negara atas prestasi dan kontribusi yang telah diberikan,” pungkasnya. (RB)

Berikut adalah informasi mengenai personil Polres Bontang yang naik pangkat TMT 01 Juli 2023 dengan rincian sebagai berikut:

  1. IPTU ke AKP: 1 orang

– SUHARTANTO

  1. AIPDA ke AIPTU: 9 orang

– MOH SAIFUL ANAS

– SUGENG RIYANTO

– BASRUDDIN

– HERU UTOMO

– PRANOTO

– WIDODO

– RUDIANTORO

– JOKO SAMPURNO

– SUPRIADI, S.H.

  1. BRIGPOL ke BRIPKA: 1 orang

– CHANDRA WIHANDAKA, SH

  1. BRIPTU ke BRIGPOL: 14 orang

– OSCAR PANDJAITAN, S.H.

– ZEFRIN ATMAJAYA, S.H.

– RISMAN ARISANDI, S.H.

– ANIF SUJATMIKO, S.H.

– EDO OLO V. LIMBONG, S.H.

– DONI FEBRIAN

– SUARDI

– ADJI NUGROHO

– AGUS SETIAWAN

– FRISA AJI PRIHANTORO

– IMRAN

– YASIN YUNUS

– MUHAMMAD AGUS SUBAGIO

– MUHAMMAD SULIADY AMURUDDIN

  1. BRIPDA ke BRIPTU: 7 orang

– ALIFVIA ADAM SAPUTRA

– DERYANTO LALLO

– KRESNA GALANG SYAH PAHLEVI

– MUHAMMAD IMAM BUDIMAN

– SIRAIT, JORGHI SAUT

– HILKIA SALOKANG

– IRWANDY YOGI PRADANA

Bontang Utara Gelar Lomba Posyandu Tingkat Kecamatan

0
Bontang Utara Gelar Lomba Posyandu Tingkat Kecamatan
Penilaian Posyandu di wilayah Bontang Utara. (ist)

BONTANG – Lomba Posyandu Balita dan BKB tingkat Kecamatan, khususnya Kecamatan Bontang Utara dilaksanakan mulai Senin (3/7/23) ini.

Sekretaris PKK Kecamatan Bontang Utara, Vike Setiawati mengatakan, kegiatan rutin ini dilakukan guna mengontrol keaktifan posyandu-posyandu di tiap kelurahan.

“Satu kelurahan menunjukkan satu posyandu, dan memang sebelumnya lomba ini sudah dilaksanakan tingkat kelurahan dahulu,” jelasnya.

Adapun kualifikasi yang dinilai yaitu berupa administrasi posyandu, keaktifan pokja posyandu, peran kader, kemudian pemanfaatan dana APBD dalam posyandu. Sehingga data bayi dan balita serta imunisasi terdata dengan baik.

“Selain itu tanaman obat keluarga juga terdapat dalam indikator penilaian posyandu tersebut,” tambahnya.

Penilaian ini juga akan menjadi motivasi bagi para kader posyandu, untuk meningkatkan pelayanan serta menambah ilmu untuk kepentingan bayi, balita, dan juga ibu hamil.

Setelah nanti dilakukan penilaian, posyandu yang menang akan maju ke tingkat kota, dan akan bersaing dengan kecamatan lain sampai akhirnya akan diperlombakan di tingkat provinsi.

“Kami berharapnya Bontang Utara ada yang bisa maju hingga provinsi, karena kemarin kami juara 2 di kota, kalau juara 1 jadi bisa ke provinsi,” harapnya. (adv/sya)

Kasat Lantas Berganti, AKP Toni Joko Digantikan AKP Muhammad Dahlan

0
Kasat Lantas Berganti, AKP Toni Joko Digantikan AKP Muhammad Dahlan
Upacara serah terima jabatan Kasat Lantas dipimpin langsung Kapolres Bontang. (ist)

BONTANG – Rotasi jabatan kembali terjadi di tubuh Polres Bontang. Kali ini posisi yang diganti adalah Kasat Lantas.

Kasat Lantas yang sebelumnya dijabat AKP Toni Joko Purnomo, digantikan oleh AKP Muhammad Dahlan Djauhari, yang sebelumnya menjabat Waka Sat Lantas Polresta Balikpapan.

Kepolisian Resor Bontang menggelar upacara serah terima jabatan Kasat Lantas di Ruang Rupatama Sanika Satyawada, Senin (3/7/2023 ) pukul 13.00 wita.

Upacara serah terima jabatan Kasat Lantas dipimpin langsung Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya dihadiri para pejabat utama, kasat, kasie, Kapolsek, perwira dan Personil Polres Bontang.

Upacara kali ini ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah, dan pakta integritas oleh pejabat yang melakukan serah terima jabatan yang diketahui Kapolres Bontang.

Kapolres Bontang menyampaikan, bahwa dinamika Kamtibmas menuntut organisasi kita untuk selalu siap siaga dan peka terhadap situasi yang ada, agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dirinya juga menyampaikan, bahwa kegiatan serah terima jabatan merupakan hal yang biasa terjadi di Polri, baik sebagai bentuk promosi maupun demosi dari pimpinan, dan harus disikapi secara positif.

Kapolres Bontang mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas loyalitas dan dedikasinya dalam menjaga kamtibmas di Kota Bontang selama ini. Sementara itu, kepada pejabat baru, dirinya memberikan selamat dan berharap agar mereka segera menyesuaikan diri dengan situasi saat ini dan membawa Polres Bontang ke arah yang lebih baik.

Jabatan Kasat Lantas merupakan jabatan strategis, dan ia berharap pejabat baru dapat membuktikan kemampuannya dalam mengemban tugas tersebut.

“Mari kita sama-sama saling menghormati dan menghargai, serta jalin komunikasi dan silaturahmi antar sesama rekan kerja. Dalam rangka bekerja sama dan jangan ada ego sektoral demi mewujudkan polri yang semakin maju dan semakin baik ke depannya,” ucapnya. (hms)

IBI Bontang Wajibkan Anggotanya Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting

0
IBI Bontang Wajibkan Anggotanya Jadi Orang Tua Asuh Anak Stunting
Ketua IBI Bontang, Hernawati (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bontang mewajibkan anggotanya menjadi orang tua asuh bagi anak pengidap stunting. Hal itu diungkapkan Ketua IBI Bontang Hernawati, Minggu (2/7/23).

Bila dilihat dari  Survei Statis Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Bontang masih cukup tinggi, yakni diangka 21 persen. Dimana pemerintah memberi target untuk menekan stunting menjadi 14 persen untuk skala nasional yang ditargetkan pada tahun 2024 mendatang.

“Pendampingan sebagai orang tua asuh ini diwajibkan untuk semua anggota IBI, dan akan dilakukan bersama-sama,” jelasnya saat ditemui redaksi pada kegiatan raker dan seminar IBI di Pendopo Wali Kota Bontang.

IBI Bontang sendiri memiliki 306 anggota terdaftar, namun yang aktif dalam IBI sekitar 250 bidan, sehingga mereka yang akan dilibatkan menjadi orang tua asuh.

Program ini dilakukan diluar dari program pemerintahan. IBI melaksanakan ini guna membantu program pemerintah untuk menurunkan stunting.

“Untuk langkah awal memulai program ini, IBI mengambil 15 anak asuh dulu, nanti kalau anggaran sudah ada akan kita lanjut,” jelasnya.

250 anggota IBI akan mengeluarkan Rp 72 ribu pertiga bulan untuk 15 anak nantinya. Pengawasan juga akan rutin dilakukan, agar semua kebutuhan gizi yang diberikan akan langsung sampai ke mulut anak yang ditujukan. (sya)