Beranda blog Halaman 767

1 Hari 2 Kali Kebakaran, Diduga Korsleting dan Kompor Penyebabnya

0
1 Hari 2 Kali Kebakaran, Diduga Korsleting dan Kompor Penyebabnya
Puing-puing bekas kebakaran di salahsatu rumah warga. (Damkar for Radarbontang.com)

BONTANG – Dalam satu hari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang menangani 2 kali peristiwa kebakaran, Jumat (30/6/2023) kemarin. Waktu kejadian pun berdekatan yaitu di sore hari namun dengan lokasi yang berbeda.

Evakuasi kebakaran diketahui dari rilis Disdamkartan yang diperoleh redaksi.

Disebutkan, peristiwa pertama terjadi di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Api-Api sekira pukul 16.30 wita. Kebakaran terjadi di rumah seorang warga bernama Abdul Samat.

Penyebab pasti kebakaran belum diketahui secara jelas, namun diduga karena korsleting listrik. Korsleting terjadi diduga karena pemilik rumah sedang mengisi daya baterai hape dan menaruhnya di atas kasur.

Sementara itu peristiwa kedua terjadi di Jalan RE Martadinata No 45 RT 35, Kelurahan Loktuan, Jumat (30/6/2023) sekira pukul 18.30 wita. Damkar Pos Loktuan yang menerima informasi tersebut, langsung menuju lokasi menggunakan unit motor beserta APAR.

Kebakaran yang juga terjadi di salahsatu rumah warga itu, juga belum diketahui penyebab pastinya. Namun diduga lantaran si pemilik rumah meninggalkan kompor yang saat itu tengah aktif digunakan memasak.

Tim Damkar telah berhasil melakukan evakuasi pada kedua peristiwa kebakaran yang berbeda lokasi tersebut. Pihak Disdamkartan kembali mengingatkan warga, agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah. Memperhatikan sumber-sumber penyebab kebakaran seperti listrik dan kompor agar diamankan sebelum ditinggalkan. (al)

Warga Tombak Ular di Kandang Ayam

0
Warga Tombak Ular di Kandang Ayam
Ular piton terkena tusukan tombak warga di Jalan Elang BTN PKT. (Damkar for Radarbontang.com)

BONTANG – Warga Jalan Elang BTN PKT dibuat heboh dengan kehadiran seekor ular piton di salahsatu rumah warga. Namun ular tersebut sudah berhasil diamankan oleh Anggota Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang.

Ular tersebut ditemukan warga masuk ke dalam kandang ayam salahsatu rumah warga. Melihat ular yang berukuran cukup besar itu, warga tidak langsung memanggil petugas Disdamkartan. Namun warga mencoba inisiatif evakuasi sendiri.

Warga menombak ular tersebut dan berhasil. Ular piton itu terkena tusukan tombak di bagian tengah perut saat di posisi dalam kandang.

“Setelah ditombak malah warga tidak berani menangkap. Lalu meminta bantuan tim damkar,” kata Komandan Kompi Disdamkartan Bontang, Norman.

Dijelaskan, kejadian tersebut berlangsung, Jumat (30/6/2023) malam kemarin sekira pukul 23.00 Wita. Tim Damkar mengevakuasi menggunakan perlengkapan standar sesuai prosedur yang berlaku.

Pasca evakuasi oleh Tim Damkar, ular tersebut tidak dibawa oleh Anggota Damkar namun diminta oleh salahsatu warga.

“Kondisi ular itu sudah luka karena tusukan tombak. Setelah kami evaluasi ada salahsatu warga yang minta,” bebernya.

Atas kejadian ini Norman pun mengingatkan masyarakat, agar jangan melakukan evaluasi sendiri saat menemukan ular ataupun hewan liar lainnya. Lebih baik langsung menghubungi Damkar agar bisa dievakuasi sesuai standar pengamanan yang berlaku.

“Kalau evakuasi sendiri takutnya justru membahaya warga itu,” pungkasnya. (al)

Wujudkan KLA Tapi Marak Prostitusi Anak, Layak kah?

0
Wujudkan KLA Tapi Marak Prostitusi Anak, Layak kah?
Hasmiati, A.Md. (ist)

Oleh:

Hasmiati, A.Md

Ibu Rumah Tangga

Prostitusi anak terjadi di wilayah Bontang. Diungkapkan Kapolres Bontang bahwa anak di bawah umur ditawarkan kepada lelaki hidung belang di sebuah hotel di wilayah Berbas Tengah, Bontang Selatan. Tersangka, DJA ditangkap  bersama uang tunai senilai Rp 2 juta. Polisi masih mendalami sudah berapa orang korbannya.

Di sisi lain upaya PKK khususnya Pokja I yang bergerak di bidang keagamaan serta gotong royong. Rohana, Ketua Pokja I mengungkapkan, bahwa mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) merupakan bentuk dari gotong royong. Adapun pertemuan-pertemuan di kecamatan, kelurahan, dan RT sekaligus sebagai bentuk kontrol terjadinya kekerasan serta perdagangan anak di wilayah tersebut.

Adanya kasus perdagangan anak di atas tersebut menunjukkan upaya mewujudkan KLA gagal. Menyandang KLA tapi terjadi perdagangan anak menunjukkan penghargaan KLA bukanlah solusi dari permasalahan prostitusi anak. Penghargaan tersebut hanya menjadi sekedar formalitas bukan suatu langkah nyata dalam mencari solusi dari prostitusi anak.

KLA adalah salah satu program pemerintah melalui Kemenpppa bersama kementerian, lembaga, dan tim independen menilai dan memberikan penghargaan kepada kota-kota ramah anak setiap tahunnya. Kriteria yang menjadi indeks penilaian KLA yaitu penguatan kelembagaan, hak sipil dan kebebasan, hak lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, hak kesehatan dasar dan kesejahteraan, hak pendidikan dan kegiatan seni budaya, serta hak perlindungan khusus.

Dari indeks penilaian program KLA ini kita dapat melihat bahwa tidak ada upaya pencegahan prostitusi maupun kekerasan pada anak. Gerakan membangun ketahanan keluarga seperti pendidikan kepribadian anak, pembinaan agama anggota keluarga, dan pembentukan lingkungan sosial yang melindungi anak cenderung diabaikan.

Program KLA tersebut terpisah dengan upaya melindungi anak. Anak cenderung hanya menjadi objek bukan sebagai subjek kebijakan. Jadi program tersebut tidak fokus untuk melindungi Anak.

Program penghargaan KLA  tidak cukup hanya dengan upaya gotong royong dan parsial, harus ada upaya real dan sistemik untuk mencegah prostitusi anak. Upaya pencegahan kekerasan pada anak tidak dilakukan. Gerakan membangun ketahanan keluarga seperti pendidikan kepribadian anak, pembinaan agama anggota keluarga, dan pembentukan lingkungan sosial yang melindungi anak cenderung diabaikan.

Sistem sekuler kapitalisme menjadikan manusia berstandar hidup pada materialistis. Dengan berbagai gaya hidup hedonis menjadikan prostitusi sebagai jalan tercepat untuk memperoleh materi.

Berbeda dengan sistem kapitalisme sekuler, Islam memiliki aturan baku yang  sempurna, mencakup seluruh aspek kehidupan. Sistem Islam memiliki aturan yang berasal dari Yang Maha Mengetahui setiap makhluk ciptaan-Nya sehingga seluruh persoalan makhluk-Nya dalam kondisi apa pun dapat diselesaikan dengan memuaskan tanpa merugikan pihak mana pun.

Aturan Islam sesuai dengan fitrah manusia dan memuaskan akal sehingga akan menenteramkan jiwa. Bisa dipastikan, dengan menerapkan aturan-aturan Allah, manusia akan mendapatkan kebahagiaan dan terhindar dari malapetaka.

Dalam Islam, negara bertanggung jawab menerapkan aturan Islam secara utuh untuk mengatur seluruh urusan umat. Umat akan mendapatkan jaminan keamanan dan kesejahteraan secara adil dan merata. Islam telah menetapkan bahwa “terjaganya kehormatan perempuan” bukan hanya tanggung jawab keluarganya. Akan tetapi masyarakat dan negara pun memiliki andil besar.

Oleh karena itu, upaya mencegah terjadinya prostitusi anak hanya bisa diwujudkan dengan tiga pilar. Pilar pertama, ketakwaan individu dan keluarga. Bekal ketakwaan akan mendorong seseorang untuk senantiasa terikat aturan Islam secara keseluruhan. Demikian pula keluarga, wajib menerapkan aturan di dalamnya, seperti memisahkan tempat tidur anak sejak usia tujuh tahun, mewajibkan anak menutup aurat dan tidak mengumbar aurat, tidak berkhalwat, dan sebagainya. Aturan ini akan membentengi individu umat dari bermaksiat.

Pilar kedua, kontrol masyarakat. Ini akan menguatkan ketakwaan yang telah diupayakan dalam individu dan keluarga. Kontrol ini sangat diperlukan untuk mencegah maraknya berbagai bentuk rangsangan di lingkungan masyarakat.  Beramar makruf nahi mungkar dengan tidak memfasilitasi dan menjauhi berbagai sikap permisif atas semua bentuk kemungkaran, tindakan asusila, pornoaksi, dan pornografi; niscaya rangsangan dapat diminimalisasi.

Pilar ketiga, peran negara. Islam menjamin kehidupan yang bersih dari berbagai kemungkinan melakukan dosa. Negara menjaga agama dan moral umat, serta menghilangkan setiap hal yang dapat merusaknya, seperti pornografi atau pornografi, minuman keras, narkoba, eljibiti, tempat hiburan malam, prostitusi, khamar, dan sebagainya.

Negara adalah institusi yang melindungi generasi dengan membentuk kekuatan keimanan dan akidah Islam dalam jiwa

setiap muslim dengan pendidikan Islam  agar terbentuk generasi berkepribadian Islam yaitu taat pada Allah SWT dan Rasul-Nya.

Sistem Islam wajib menerapkan sanksi tegas sesuai syariat terhadap semua bentuk praktik perzinaan serta korporasi dan jaringan penyedia prostitusi. KLA tanpa penerapan syariat Islam secara kaffah pastinya akan menjadi program yang mandul karena bukan berdasarkan ketakwaan individu dan keimanan dan takut kepada Sang Pencipta.

Para pelakunya tidak takut dosa dan menganggap kehidupan akhirat itu sesuatu yang semu, serta agama tidak perlu ikut campur dalam urusan hidup bermasyarakat (sekuler).

Oleh karena itu, kita butuh sistem Islam yang kaffah diterapkan oleh sebuah negara, suatu sistem yang berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah yang dipimpin oleh seorang pemimpin (Khalifah) yang amanah. Sistem itu tiada lain adalah Khilafah Islamiah.

Wallahualam.

HUT ke-77 Bhayangkara, Basri Ingin Polri Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

0
HUT ke-77 Bhayangkara, Basri Ingin Polri Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat
Wali Kota Basri Rase saat mengecek kesiapan personel Polres Bontang. (Yahya/Media Kaltim)

BONTANG – Polres Bontang bersama forkopimda melaksanakan Upacara Hari Bhayangkara ke-77, Sabtu (1/7/2023) di Stadion Bessai Berinta. Upacara juga dihadiri Wakil Wali Kota Bontang, Najirah dan organisasi kepemudaan di Kota Bontang.

Tema HUT Bhayangkara ke-77 kali ini yakni ‘Polri Presisi untuk Negeri, Pemilu Damai Menuju Indonesia Emas.’

Wali Kota Bontang, Bari Rase didaulat menjadi inspektur upacara mengatakan, melalui HUT ke-77 Bhayangkara, dirinya berharap Polri dapat selalu memberikan peningkatan pelayanan yang baik kepada masyarakat untuk menuju Polri yang presisi.

Basri menambahkan, kepolisian di Kota Bontang telah bekerja secara maksimal, memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan bekerja sama dan bersinergi antara Pemkot Bontang dan Polres Bontang.

“Saya kira luar biasa polisi kita di Bontang ini. Sinergitasnya bersama pemerintah dan kepolisian terjalin dengan baik,” jelas Basri kepada Mediakaltim.com, Sabtu (1/7/2023). (yah)

Warga Sidrap Ngamuk di Tengah Jalan, Ancam Pengendara Pakai Parang

0
Warga Sidrap Ngamuk di Tengah Jalan, Ancam Pengendara Pakai Parang
Az sudah diamankan dan menyatakan tak mengulangi perbuatannya. (ist)

BONTANG – Pengendara yang melintas di jalan Sidrap atau tepatnya di depan RS PKT, dibuat heboh dengan kelakuan seorang pria yang marah-marah di tengah jalan sembari mengancam dengan sebilah parang, Kamis (29/6/2023) sore sekira pukul 17.00 wita. Situasi inipun viral di media sosial.

Dari pengamatan di video viral tersebut, akibat kelakuan pria berinisial Az (40) warga RT 20 Sidrap itu, jalanan menjadi macet. Banyak pengendara yang tidak berani melintas karena takut terkena tebasan parang Az. Para pengendara memilih jalan lain, namun ada juga yang berhenti untuk menonton kelakuan Az.

Kejadian tersebut dilaporkan ke Bhabinkamtibmas Guntung, Briptu Hardiansyah yang kemudian bersama beberapa warga melakukan pengamanan.

Dijelaskan Briptu Hardiansyah, pelaku sedang mengalami permasalahan keluarga yang cukup rumit, sehingga mengakibatkan emosinya tidak stabil.

“Pelaku ini emosi sesaat karena ada masalah keluarga,” ujarnya.

Saat ini permasalahan tersebut sudah diselesaikan secara damai. Pelaku mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Bertandatangan di atas materai dan disaksikan Ketua RT 20.

“Kalau sampai begitu lagi, nanti bisa dijerat hukum,” tegas Briptu Hardiansyah. (al)

Tes dan Karantina Pastikan Hewan Kurban Layak Konsumsi

0
Tes dan Karantina Pastikan Hewan Kurban Layak Konsumsi
Ilustrasi hewan kurban. (ist)

BONTANG – Hewan kurban yang dikirim dari luar kota dinilai sudah layak untuk dikonsumsi, karena telah melewati tes dan juga karantina. Hal itu diungkapkan Kasi Pelayanan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Peternakan (DKP3) Bontang drh Riyono.

Saat hewan ternak sudah berada di Bontang, akan dicek lagi kondisinya. Untuk memastikan dalam kondisi sehat.

“Sebelum dipotong kami sudah melakukan serangkaian pemeriksaan,” jelasnya saat dihubungi oleh redaksi Jumat (30/6/2023).

Sebelumnya sempat disinggung, bahwa harga sapi dan kambing mengalami kenaikan. Menurut Riyono, hal itu disebabkan banyak prosesur pemeriksaan melalui laboratorium.

Sebelum dikirim, hewan sudah diuji laboratorium dan uji PCR untuk memastikan bebas dari PMK. Pemeriksaan dilakukan langsung di tempat asal dan bebas penyakit menular, setelah itu dilakukan karantina di pelabuhan tempat pengeluaran asal ternak.

“Sampai di Balikpapan atau Samarinda dilakukan pemeriksaan kembali, dan diberikan surat pelepasan dari karantina. Sampai Bontang dilakukan pemeriksaan kembali,” tambahnya.

Pemeriksaan yang bertahap dan terus menerus, memastikan bahwa hewan ternak yang diperjual belikan di Kota Bontang sudah layak untuk dikonsumsi.  (sya)

Bontang Masih Zona Merah PMK, Butuh Proses Ubah Status

0
Bontang Masih Zona Merah PMK, Butuh Proses Ubah Status
Ilustrasi proses pemeriksaan hewan ternak. (ist)

BONTANG – Hingga saat ini status Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kota Bontang masih dalam zona merah. Hal tersebut diungkapkan Kasi Pelayanan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Peternakan (DKPPP) Bontang drh Riyono.

Selain masih zona merah, hewan ternak di Bontang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan selama Hari Raya Kurban, sehingga pengiriman hewan ternak dari luar kota tetap dilakukan.

“Walaupun PMK di Bontang tidak menunjukkan tanda klinis, pengiriman hewan ternak dikirim dari luar untuk memenuhi kebutuhan dalam kota sendiri,” jelasnya saat dihubungi redaksi, Jumat (30/6/23).

Hewan ternak seperti kambing biasanya dikirim dari Pulau Jawa dan Sulawesi, sementara itu hewan ternak sapi dikirm dari NTT, Sulawesi dan juga Kalimantan Selatan.

Pengiriman hewan ternak itu bukan karena daerah tersebut sudah terjamin bebas dari PMK, namun untuk memenuhi kebutuhan, serangkaian tes penyakit dilakukan pada hewan ternak.

“Ada daerah yang sudah zona hijau seperti NTT, kemudian zona merah tetap bisa menerima ternak dari zona merah, karena Sulawesi juga zona merah,” tambahnya.

Prosedur lalu lintas hewan yang dikeluarkan sejak maraknya PMK telah dilakukan dengan baik, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir PMK hewan ternak di Bontang dapat bertambah.

“Zona merah bukan berarti selalu ada tanda klinis mengarah ke PMK, banyak proses yang harus dilalui untuk merubah status wilayah,” tutupnya. (sya)

7 Kendaraan Bahan Bakar Bensin Tak Lolos Uji Emisi

0
7 Kendaraan Bahan Bakar Bensin Tak Lolos Uji Emisi
Salahsatu kendaraan saat ikut uji emisi. (ist)

BONTANG – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, Pemkot Bontang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerja sama dengan para mitra, mengadakan Uji Emisi Kendaraan Roda Empat pada Hari Senin dan Selasa, 26 dan 27 Juni 2023.

Kegiatan uji emisi kendaraan ini dilaksanakan di dua lokasi yang berbeda yaitu pada hari Senin (26/6) di halaman parkir sebelah Selatan Kantor Wali Kota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari pada pukul 08.00 hingga 15.00 WITA dan Rumah Jabatan Wali Kota Bontang pada Selasa (27/6).

Dalam uji emisi tersebut terdapat sebanyak 82 kendaraan berbahan bakar bensin yang mengikuti, namun hanya 75 kendaraan yang berhasil lolos uji. Sedangkan untuk kendaraan berbahan solar terdapat 10 kendaraan dan berhasil lolos uji semuanya.

Diharapkan kegiatan Uji Emisi Kendaraan Bermotor ini akan rutin diadakan setiap tahunnya, untuk mendorong upaya-upaya yang inovatif guna menurunkan konsumsi bahan bakar minyak, sekaligus menekan tingkat laju pencemaran udara.

Kepala Dinas DLH, Heru Triatmojo mengatakan, uji emisi yang dilakukan ini merupakan bentuk pengendalian dan penilaian tingkat kualitas lingkungan hidup, khususnya kualitas udara.

“Kondisi kendaraan bermotor yang baik tentu akan meminimalkan gas CO2 yang dihasilkan dari kinerja mesin. Sebagaimana kita ketahui, CO2 merupakan salah satu penyumbang efek gas rumah kaca. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini, pemkot menghimbau agar masyarakat turut menjaga dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dengan cara melakukan pemeliharaan kendaraan bermotor secara berkala,” bebernya. (hms)

Kendaraan Operasional Pemkot Ikut Uji Emisi

0
Kendaraan Operasional Pemkot Ikut Uji Emisi
Pelaksanaan uji emisi kendaraan oleh DLH Bontang. (ist)

BONTANG – Peduli lingkungan rupanya bukan hanya slogan bagi Pemkot Bontang. Hal itu dibuktikkan dengan salahsatunya mengikuti uji emisi kendaraan bagi seluruh kendaraan operasional Pemkot Bontang, Selasa (27/6/2023).

Uji emisi kendaraan dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang. khusus di hari kedua diperuntukkan bagi kendaraan operasional pemkot, termasuk kendaraan wali kota dan wawali, serta rekan-rekan perusahaan pemkot.

“Uji emisi ini sifatnya gratis. Jadi kendaraan operasional pemkot maupun rekan perusahaan boleh menguji di sini selama kegiatan ini berlangsung,” ujar Heru Triatmojo, Kepala DLH Bontang.

Wali Kota Basri mengatakan, indikator udara di Kota Bontang masih tergolong bersih.

“Bersihnya udara di Kota Bontang itu memiliki arti bahwa perusahaan yang ada di Kota Bontang ramah lingkungan,” kata Basri.

Basri juga mengharapkan, kendaraan di Kota Bontang dapat memakai kendaraan listrik yang lebih ramah lingkungan.

“Kemarin sudah dimulai dari PT.KPI pakai bus listrik, PT. PKT juga sudah mulai order. Nah ke depannya ini dapat menjadi komitmen kita untuk memakai kendaraan listrik juga,” imbuhnya.

Ia juga berterima kasih untuk seluruh perusahaan yang telah hadir, serta berharap agar segala upaya yang dilakukan untuk mengurangi emisi, dapat menjaga keberlangsungan lingkungan hidup di Kota Bontang.

“Saya membuka kegiatan uji emisi hari kedua secara resmi, dan berharap upaya kita semua dapat menjaga keberlangsungan lingkungan di Kota Bontang,” pungkasnya. (hms)

Idul Adha Bersama Masyarakat, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan 9 Sapi Kurban di Fakfak

0

PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) salurkan bantuan sembilan sapi kurban bagi masyarakat Kabupaten Fakfak Papua Barat, pada perayaan Idul Adha 1444 Hijriah. Bantuan terdiri dari enam ekor sapi melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), serta tiga lainnya melalui UPZ Pupuk Kaltim.

VP TJSL Pupuk Kaltim Sugeng Suedi, mengatakan bantuan ini merupakan wujud kepedulian sekaligus jalinan kedekatan antara Pupuk Kaltim dengan masyarakat Fakfak, yang telah menerima kehadiran serta mendukung rencana perusahaan untuk pengembangan pabrik di Papua Barat. Bantuan ini pun bentuk manfaat Pupuk Kaltim dalam merayakan Idul Adha 1444 H bersama masyarakat, dengan saling berbagi dan meningkatkan silaturahmi yang telah terjalin baik.

“Seiring momentum Idul Adha 1444 H, Pupuk Kaltim terus berupaya meningkatkan kepedulian dan kebersamaan yang harmonis dengan masyarakat Fakfak yang sejauh ini telah terbina dengan baik,” ujar Sugeng.

Dirinya pun berharap, hubungan baik dan kedekatan antara Pupuk Kaltim dengan masyarakat Fakfak terus terbina secara berkesinambungan, sehingga kedepan perusahaan mampu memberi manfaat yang jauh lebih optimal bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Begitu pula dengan kepedulian sosial lainnya, Pupuk Kaltim berkomitmen untuk senantiasa aktif meningkatkan kontribusi bagi masyarakat, tak hanya di hari besar keagamaan tapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga sapi kurban dari Pupuk Kaltim memberikan manfaat bagi masyarakat penerima, dan Idul Adha tahun ini menjadi berkah bagi kita semua,” tambah Sugeng.

Ketua UPZ Pupuk Kaltim Nur Sahid, menyampaikan penyaluran bantuan sapi kurban ini merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang dikelola UPZ Pupuk Kaltim, sesuai Peraturan Baznas RI Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pendistribusian Zakat. Hal ini pun sejalan dengan misi Pupuk Kaltim untuk berperan sebagai agen pembangunan, dengan memberi manfaat optimal bagi masyarakat Indonesia.

“Kami harap penyaluran bantuan hewan kurban ini bisa membantu masyarakat di Fakfak Papua Barat, sebagai wujud pendayagunaan zakat karyawan Pupuk Kaltim yang terkumpul melalui UPZ,” ucap Nur Sahid.

Dirinya pun menegaskan UPZ Pupuk Kaltim akan terus berperan aktif dalam membantu seluruh sektor kehidupan masyarakat, dengan penyaluran zakat yang mengacu pada lima pedoman Baznas RI. Meliputi bidang ekonomi, kesehatan, dakwah dan advokasi, serta pendidikan dan kemanusiaan pada berbagai program unggulan.

Nur Sahid juga memastikan komitmen UPZ Pupuk Kaltim untuk mengelola dan menyalurkan zakat sesuai ketentuan, agar kepercayaan karyawan Pupuk Kaltim selaku muzakki semakin meningkat.

“UPZ Pupuk Kaltim akan terus berupaya maksimal menyalurkan zakat sesuai ketentuan, melalui manfaat langsung bagi mustahik yang sesuai kategori 8 asnaf penerima zakat,” kata Nur Sahid. (adv)