Beranda blog Halaman 779

ABK Ditemukan Meninggal di Atas Kapal yang Berlabuh di Pelabuhan Loktuan

0
ABK Ditemukan Meninggal di Atas Kapal yang Berlabuh di Pelabuhan Loktuan
Jenazah ABK saat dievakuasi di atas kapal, di Pelabuhan Loktuan, Bontang. (Dok).

BONTANG – Seorang pria berinisial Mu (56) yang berprofesi sebagai Anak Buah Kapal (ABK) ditemukan meninggal dunia di atas kapal yang berlabuh di Pelabuhan Loktuan, Senin (29/4/2024) kemarin.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Polairud, Iptu Kahirul Umam mengatakan, menerima informasi dari rekannya, jika korban tidak ada beraktivitas di atas kapal mulai pagi hari.

Saat memasuki kamar, saksi menemukan korban dengan posisi terlentang dengan menggunakan headset yang berada di telinganya, dan handphone yang berada di atas dada.

“Saat dipanggil, korban tidak ada respon. Langsung saksi melapor ke nahkoda kapal untuk memeriksa korban,” ucapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi mengaku ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian langsung menghubungi polisi untuk evakuasi.

“Dari keterangan yang diketahui, korban memiliki sakit asam lambung akut,” paparnya.

Tak berselang lama jenazah langsung dibawa ke RSUD Taman Husada, saat dilakukan hasil visum korban meninggal akibat sakit, tidak ada tanda kekerasan pada jenazah.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada korban, dan jenazah akan dibawa pulang ke kampung halamannya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Sosialisasikan Jabatan Fungsional Pemerintah Kota Bontang dengan Kerjasama Kanreg VIII BKN

0

BONTANG – Jabatan fungsional dalam pemerintahan sangat diperlukan dalam upaya meningkatkan kapasitas organisasi dan mencapai tujuan strategis nasional serta untuk mendapatkan pegawai yang dapat langsung dimanfaatkan sesuai dengan keahlian dan/atau keterampilan tertentu. Namun di sisi lain, dinamika perubahan jabatan fungsional terjadi begitu cepat.

Agar dinamika tersebut dapat diadaptasi dengan cepat dan tepat, Pemerintah Kota Bontang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi jabatan fungsional, yang dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 29 hingga 30 April 2024.

Acara yang dibuka resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Bontang, Ir. Hj. Aji Erlynawati, MT, juga dihadiri secara daring oleh Kepala Kantor Regional (Kanreg) VIII BKN, A. Darmuji, S.Sos, M.Si. dan diisi oleh 3 orang narasumber, yaitu Nurhaji Wijaya, SH – Kepala Bidang Mutasi dan Status Kepegawaian, Ibu Rismawati, S.Sos serta Dyah Mustikaningtias N W, S.IP yang merupakan Analis SDM Aparatur Ahli Madya BKN.

Dalam sambutannya, Aji Erlynawati menyampaikan bahwa jabatan fungsional adalah jabatan karier, namun seringkali masih dipandang sebelah mata.

Jabatan fungsional dipersepsikan kurang bergengsi dibandingkan dengan jabatan administrasi dan jabatan pimpinan tinggi. Padahal kenyataannya, seorang pejabat fungsional bekerja berdasarkan bidang keahlian yang dimiliki, baik dari sisi kualifikasi pendidikan maupun pelatihan.

Seorang pejabat fungsional juga bekerja secara mandiri, memperoleh kesempatan yang lebih tinggi untuk meningkatkan karier dan kompetensi, serta terdapat insentif tambahan berdasarkan jenjang jabatan.

Ia menambahkan bahwa, perubahan regulasi tentang jabatan fungsional yang belum dipahami oleh seluruh pegawai jabatan fungsional turut menambah daftar panjang permasalahan jabatan fungsional.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meluruskan kesalahpahaman tentang jabatan fungsional dan agar dapat lebih memahami lagi tentang administrasi dan seluk-beluk pengelolaan jabatan fungsional,” bebernya.
Ditambahkannya, para peserta bisa memperoleh informasi langsung dari narasumber yang berkompeten dalam bidang pengelolaan jabatan fungsional, yaitu narasumber dari Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru untuk kemudian melakukan perbaikan atas pelayanan kepegawaian jabatan fungsional, sehingga bisa memotivasi kinerja dalam memberikan pelayanan kepada stakeholder melalui penyelesaian tugas perangkat daerah masing-masing secara berkualitas.

“Oleh karena itu, diharapkan seluruh peserta dapat serius dalam mengikuti acara ini. Silakan menyerap ilmu dan bertanya sebanyak-banyaknya, agar apa yang menjadi permasalahan selama ini dalam pengelolaan jabatan fungsional dapat memperoleh solusi terbaik,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala BKPSDM Kota Bontang, Drs. Sudi Priyanto, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh pejabat penilai kinerja, pengelola kepegawaian, dan perwakilan pejabat fungsional dari seluruh perangkat daerah.
Sekaligus dirangkai dengan penyerahan SK Pensiun TMT 01 Mei 2024 dan SK kenaikan pangkat secara simbolis kepada pegawai yang naik pangkat TMT 1 Juni 2024. Hal ini menunjukkan komitmen BKPSDM untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat waktu. (adv)

Lomba FLS2N, O2SN, dan LKS Tingkat SMK se-Bontang Resmi Dibuka

0
Lomba FLS2N, O2SN, dan LKS Tingkat SMK se-Bontang Resmi Dibuka
Pemukulan gong sebagai tanda pembukaan lomba FLS2N, O2SN, dan LKS se-Kota Bontang, di Hotel Tiara Surya, Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pembukaan lomba FLS2N, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) tingkat SMK se-Kota Bontang telah dibuka, kegiatan berlangsung di Hotel Tiara, Jumat (26/4/2024).

Wali Kota Bontang, Basri Rase, yang diwakili oleh Staf Ahli Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Bontang, Asdar Ibrahim menjelaskan, ajang perlombaan tingkat SMK seluruh Kota Bontang di dalamnya terdapat tiga jenis lomba, yakni pertama lomba festival seni siswa nasional, kedua bidang olahraga O2SN, dan terakhir LKS.

“Ini adalah event yang harus dilaksanakan untuk membina anak-anak, jadi tidak hanya sisi softskill di sekolah, akan tetapi sisi hardskill juga tentu harus didampingi,” ucapnya saat diwawancarai.

Dijelaskan, contoh seperti LKS yang dimana kegiatan tersebut telah didukung oleh perusahaan, karena memang jurusan SMK mempunyai kegiatan magang di suatu perusahaan tersebut, seperti di bidang otomotif, industri, dan lain sebagainya.

“Itu menandakan bahwa meskipun tidak dalam kewenangan Pemkot, akan tetapi dari sisi sinergitas, koordinasi, sinkronisasi dengan bantuan tetap Pemkot Bontang harus memperhatikan itu dan selalu mensupport,” paparnya.

Perlombaan ini diikuti oleh seluruh SMK se-Kota Bontang, maupun swasta atau negeri. Karena perlombaan ini hanya untuk ajang tingkat SMK, berbeda dengan program perlombaan di tingkat SMA nantinya.

“Ada banyak sekali perlombaan di dalamnya, jadi setiap siswa yang mengikuti lomba tidak menentu. Karena di masing-masing cabang lomba berbeda, yang pasti siswa yang mengikuti ada ratusan siswa,” tambahnya.

Perlombaan ini mulai diaktifkan kembali terhitung sejak dua tahun terakhir, akibat Covid yang sempat melanda. Dengan begitu, tidak mematahkan semangat para siswa untuk berhenti begitu saja. Bahkan sampai detik ini masih melahirkan juara-juara di berbagai cabang perlombaan.

Asdar berharap dengan para siswa-siswi yang mengikuti perlombaan ini dapat menciptakan generasi-generasi emas, tidak hanya dalam bentuk prestasi di sekolah saja. Bahkan nantinya kedepan anak-anak Bontang mampu bersaing di antara 10 kabupaten/kota dengan bagus, mampu membawa nama Kota Bontang baik di tingkat provinsi maupun di tingkat Nasional. (Dwi/Adv).

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Antisipasi Penjegalan di Partai, PHM Dukung Basri-Najirah Jalur Independen

0
Antisipasi Penjegalan di Partai, PHM Dukung Basri-Najirah Jalur Independen
Ketua PHM Bontang, Udin Mulyono. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pusat Hubungan Masyarakat (PHM) Kota Bontang melakukan persiapkan dukungan kepada Basri Rase – Najirah untuk maju Pilkada 2024 Bontang melalui jalur independen.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi, apabila salah satu partai dari Basri atau Najirah terdapat penjegalan terhadap pencalonan mereka.

“Namun kalau memang tidak ada masalah ya tidak apa, karena kita juga mau melihat survei terkait antusias masyarakat pada pasangan ini,” jelasnya saat ditemui Jumat (26/4/24).

Udin Mulyono mengatakan, pihaknya telah menyebarkan tim sebanyak 200 orang ke tiga kecamatan untuk melakukan survei tersebut, dan sudah berjalan selama satu minggu.

Adapun target yang ingin dicapai adalah terkumpulnya 10 persen data pendukung pasangan Basri-Najirah, dari total penduduk di Kota Bontang.

Hal itu susah ditentukan oleh KPU dimana minimal survei harus 10 persen atau sekitar 13 ribu suara penduduk yang bisa memilih.

“Semoga seminggu lagi terkumpul,” tambahnya.

PHM telah mengumpulkan 10 ribu KTP dan menurut ia akan bisa menembus syarat yang dilayangkan oleh KPU tersebut.

Ia menambahkan, membawa Basri-Najirah di jalur independen adalah keinginan dari dirinya sendiri, apalagi melihat beberapa potensi yang terjadi dalam partai.

“Ini tidak ada paksaan, saya memang ingin melakukan ini,” tutupnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pemkot Adakan Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Tingkatkan Pengetahuan PA, KPA, dan PPKOM

0
Pemkot Adakan Pelatihan dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Tingkatkan Pengetahuan PA, KPA, dan PPKOM
Suasana pelatihan dan ujian sertifikasi pengadaan barang dan jasa Pemkot Bontang. (ist)

BONTANG – Dalam upaya peningkatan kapasitas dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang pengadaan barang/jasa pemerintah, Pemkot Bontang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyelenggarakan pelatihan bimbingan teknis (bimtek). Dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 24 S.D. 27 April 2024 di Hotel Harris dan Labkom SMA 1 Samarinda.

Kegiatan bertujuan untuk memperkuat serta mengupgrade pengetahuan para calon/pemegang sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, terutama bagi Pengguna Anggaran (PA); Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan; Pejabat Pembuat Komitmen (PPKOM) yang belum memiliki sertifikat pengadaan barang/jasa, termasuk rekan-rekan yang bertugas di bagian Unit Layanan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

Kegiatan dilaksanakan melalui metode blanded learning (dengan e-learning daring dan tatap muka/klasikal serta ujian sertifikasi). Diikuti oleh peserta sebanyak 32 orang dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemkot Bontang, yang tergabung bersama peserta dari instansi/ Pemda lainnya seperti Pemkab Kutai Kartanegara, Kutai Timur dan Kutai Barat.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Sudi Priyanto, menyampaikan bahwa dalam satu dekade terakhir, Indonesia telah melakukan reformasi pengadaan barang/jasa pemerintah yang dimotori oleh LKPP. Dari semula yang hanya merupakan tugas administratif dan ad-hoc beralih menjadi tugas yang strategis, dengan melibatkan pengelola pengadaan barang/jasa yang profesional dan permanen.

“Sistem pengadaan yang dulunya manual kemudian digantikan secara elektronik, sehingga memungkinkan akuntabilitas, transparansi dan pencegahan korupsi yang lebih handal, serta memunculkan partisipasi publik dalam memantau kinerja pengadaan pemerintah,” ucapnya.

Dengan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, telah menjawab banyak tantangan, salah satunya agar pengadaan pemerintah dapat menjadi instrumen pembangunan.

“Di sini, kebijakan pengadaan harus bisa bersifat inklusif dan tidak melulu bertujuan untuk mendapatkan value for money, yang semata-mata membeli barang/jasa dengan harga termurah, karena juga mengamanatkan agar mendorong pengembangan UMKM, penelitian, mempromosikan perdagangan, serta mendorong penggunaan produk dalam negeri termasuk mendorong pembangunan daerah dan pembangunan yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Sebelumnya telah dilaksanakan e-learning sejak tanggal 18 hingga 28 Maret 2024, dan dilanjutkan pertemuan klasikal/ tatap muka selama 3 hari dari tanggal 24 sampai dengan 26 April 2024 bertempat di Hotel Harris Samarinda dengan materi klasikal yang disampaikan meliputi:
– Pengantar Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah (PBJP)
– Perencanaan PBJP
– Pemilihan penyedia PBJP
– Mengelola kontrak PBJP
– Mengelola PBJP secara swakelola
– Manajemen rental pasok
– Latihan Soal dan pembahasan try out setiap hari setelah penyampaian materi.

Selanjutnya pada tanggal 27 April 2024 dilaksanakan uji kompetensi/sertifikasi PBJP level 1 bertempat di Labkom SMAN 1 Samarinda.
Ujian Sertifikasi dirancang secara khusus bagi setiap ASN, agar mampu mengukur pengetahuan, keahlian, keterampilan dan sikap untuk dapat melaksanakan tugas secara profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika dalam menyusun, mempersiapkan/merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi proses pengadaan barang/jasa pemerintah sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

“Perpres ini mengatur mengenai perubahan beberapa ketentuan dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2018,” imbuh Sudi.

Beberapa perubahan yang diatur dalam Perpres ini antara lain dalam Pasal 65 yang mengatur mengenai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang wajib mengalokasikan anggaran minimal 40% untuk usaha kecil dan koperasi dari total anggaran belanja barang/jasa.

Disamping itu, perubahan juga dilakukan pada Pasal 66 yang mengatur mengenai kewajiban penggunaan produk dalam negeri yang dilakukan apabila terdapat produk dalam negeri yang memiliki penjumlahan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) ditambah nilai Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) paling sedikit 40% (empat puluh persen).

Beberapa pasal juga telah diubah sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2021 ini.

“Kami berharap rekan-rekan peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat fokus dalam proses pembelajaran, dan menyelesaikan ujian sertifikasi dengan hasil yang baik diatas ambang batas kelulusan, dan memperoleh sertifikasi pengadaan barang/jasa pemerintah,” harapnya. (adv)

Editor: Yusva Alam

Si Jago Merah Hanguskan Rumah Warga di Kanaan, Kerugian Capai Rp 200 Juta

0
Si Jago Merah Hanguskan Rumah Warga di Kanaan, Kerugian Capai Rp 200 Juta
Kebakaran rumah warga di Kanaan, Bontang. (Dok. Disdamkartan Bontang).

BONTANG – Terjadi kebakaran di salah satu rumah warga di Kanaan, Jalan Perintis, RT.06, No.39, Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat, Jumat (26/4/2024), sekitar pukul 00.16 Wita.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Amiluddin menjelaskan, awal kejadian warga melihat kepulan asap tebal, tidak lama kemudian terdengar ledakan dari rumah.

Si jago merah menghanguskan rumah kayu dan atap seng, peralatan las bengkel, kandang ayam, hingga empat ekor ternak babi habis terbakar. Bahkan kerugian yang dialami korban pun tidak main-main, diperkirakan sebesar Rp 200 juta. Rumah yang terbakar berisikan 2 kepala keluarga, yang berjumlah 7 orang.

“Saat kebakaran penghuni rumah sedang tidur, dan terbangun setelah mendengar teriakan dari warga sekitar. Dari situ penghuni rumah langsung keluar untuk menyelamatkan diri,” ucapnya saat di konfirmasi.

Munculnya kebakaran tersebut diduga akibat adanya konsleting listrik, akan tetapi saat ini penyebab kebakaran pun masih diselidiki lebih lanjut oleh pihak yang berwajib.

“Kemungkinan ada listrik yang konslet,” paparnya.

Perlu diketahui, sudah tidak ada aktivitas kegiatan di dapur dari jam 19.00 Wita. Sebelumnya dapur sempat digunakan untuk memasak makanan ternak, di dapur khusus pengelola pakan ternak.

Kejadian ini, petugas dari Disdamkartan Bontang menurunkan sebanyak 34 personel, dan 6 armada, dan juga bantuan dari relawan. Pemadaman selesai dilakukan hingga pukul 03.00 Wita.

“Petugas memadamkan api kurang lebih 3 jam lamanya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pemkot Bontang Laksanakan Apel Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-28 Tahun 2024

0
Pemkot Bontang Laksanakan Apel Peringati Hari Otonomi Daerah Ke-28 Tahun 2024
Kegiatan apel dalam rangka hari otonomi daerah. (ist)

BONTANG – Dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-28 Tahun 2024, Pemkot Bontang menggelar apel di Halaman Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kamis (25/4/24).

Wali Kota Bontang, Basri Rase sekaligus inspektur upacara, mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk mengambil momentum peringatan ini sebagai refleksi dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Mari peringatan ini kita jadikan momentum refleksi dan komitmen bersama untuk mengabdi dan melayani dengan lebih baik,” ujarnya.

Basri Rase yang sekaligus inspektur upacara menuturkan, tahun ini Kemendagri memfokuskan otonomi daerah berkelanjutan menuju ekonomi hijau dan lingkungan yang sehat.

Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung tema ‘Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat.’ Tema ini mencerminkan arah pembangunan daerah yang berkelanjutan, dengan pendekatan kebijakan yang memperhatikan aspek ekonomi hijau dan pelestarian lingkungan.

“Daerah yang masih rendah PAD-nya, agar melakukan terobosan untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah, serta meningkatkan PAD,” pesan Mendagri Tito Karnavian, dalam sambutan yang dibacakan oleh Basri.

Ekonomi hijau ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan tidak bersumber dari pabrik pengolahan. Nantinya berbasis keunggulan suatu daerah dan tengah merumuskan hal ini, rencananya di bidang peternakan.

Upacara ini menjadi bukti nyata bahwa otonomi daerah bukan hanya sekadar konsep, tetapi juga sebuah komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Dengan semangat yang sama, diharapkan Kota Bontang dapat terus menjadi contoh bagi daerah lain, dalam mewujudkan visi pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Ambil Formulir ke PKB, Sigit Alfian Bakal Daftar Bacalon Wali Kota

0
Ambil Formulir ke PKB, Sigit Alfian Bakal Daftar Bacalon Wali Kota
Sigit Alfian mengambil formulir bacalon di PKB. (ist)

BONTANG – Sigit Alfian mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bontang untuk mengambil formulir, Kamis (25/4/24).

Ketua Harian PKB, Abdul Haris mengatakan, Sigit merupakan orang kedelapan yang mengambil formulir untuk penjaringan Bacalon Wali Kota Bontang dan Wakil Wali Kota Bontang.

Penjaringan PKB berlangsung mulai dari 20 hingga 25 April. Abdul Haris menjelaskan, pihaknya secara terbuka mengizinkan masyarakat Bontang yang ingin mencalonkan diri untuk mendaftar ke PKB. Pihaknya terbuka kepada siapapun yang akan mencalonkan diri, mau Independen ataupun dari partai.

“Saya menyambut hangat kedatangan Pak Sigit dan rombongan untuk mengambil formulir di hari terakhir,” katanya.

Sigit Alfian secara independen didukung oleh Ikapakarti Bontang untuk maju sebagai Wali Kota Bontang. Dirinya dengan optimis akan mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon (Bacalon) Wali Kota Bontang di partai tersebut.

“Saya juga menjalankan amanat dari Ikapakarti, yang mendukung saya maju menjadi bacalon wali kota,” tambahnya.

Dirinya mendaftar untuk bacalon wali kota walaupun Ketua DPC PKB, Basri Rase diusung menjadi kandidat terkuat, untuk maju menjadi Calon Wali Kota Bontang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

“Sebagai orang yang demokrasi, hanya mengambil kesempatan bukan mau menyaingi beliau,” tuturnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Sosialisasi Kepemudaan: Pemkot Bontang Sediakan Wadah Berkreatifitas

0
Sosialisasi Kepemudaan: Pemkot Bontang Sediakan Wadah Berkreatifitas
Sosialisasi kegiatan kepemudaan Dispopar. (ist)

BONTANG – Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang melaksanakan kegiatan sosialisasi kepemudaan, Kamis (25/4/24), di Aula Dispopar.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah mengungkapkan terima kasih kepada Dispopar, yang telah berperan aktif dalam menggerakkan kegiatan-kegiatan, yang bertujuan untuk mengembangkan potensi pemuda di Kota Bontang.

“Sosialisasi ini merupakan wadah menyalurkan inspirasi, gagasan, ide-ide positif pemuda Bontang pada pembangunan daerah, serta peran penting pemuda dalam mengisi pembangunan IKN,” jelasnya.

Pemuda merupakan aset berharga bagi bangsa dan negara. Mereka memiliki potensi, energi, dan ide-ide segar yang dapat menjadi motor penggerak bagi pembangunan.

Oleh karena itu, melalui kegiatan-kegiatan seperti ini, tidak hanya memberikan ruang bagi pemuda untuk berkembang, tetapi juga mendorong mereka untuk menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat.

Kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan pada acara sosialisasi ini, yakni pemilihan pemuda pelopor dan prestasi, pemilihan Jambore Pemuda Daerah (JPD), pemilihan peserta kreativitas pemuda, serta pemilihan pertukaran pemuda antar provinsi, juga merupakan langkah konkret dalam memberikan ruang dan kesempatan bagi para pemuda untuk berkarya, berprestasi, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kota Bontang.
“Saya berterima kasih anak muda di Bontang bersinergi dengan Pemkot Bontang, mereka juga bagian terdepan untuk membangun bangsa dengan karya,” tambahnya.

Ia berharap, agar semua yang berperan serta dalam kegiatan ini dapat berpartisipasi optimal, sehingga kegiatan ini dapat terus dikembangkan dan membawa manfaat besar bagi pemuda, guna peningkatan perekonomian Kota Bontang dan meningkatkan kreativitas pemuda di segala sektor, dan menjadi wahana untuk mengasah kemampuan, memperluas jaringan, dan menginspirasi satu sama lain untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Bontang. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Bawa 1,64 Gram Sabu, 2 Pemuda di Bontang Diamankan Polisi

0
Bawa 1,64 Gram Sabu, 2 Pemuda di Bontang Diamankan Polisi
Barang bukti yang diamankan di Mapolres Bontang.(ist)

BONTANG – Dua pemuda berinisial RY (25) warga Bontang Kuala dan YH (26) warga Tanjung Laut, telah diamankan Sat Resnarkoba Polres Bontang akibat membawa sabu seberat 1,64 gram, Rabu (24/4/2024) sekitar pukul 17.00 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Rihard Nixon Hernando Lumban mengatakan, mendapat informasi dari masyarakat jika di Jalan WR. Supratman, RT.26, Kelurahan Berbas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan, dicurigai sering dijadikan sebagai tempat transaksi barang haram.

“Saat kami lakukan penyelidikan terdapat dua orang yang dicurigai, akhirnya kami lakukan penggeledahan badan dan ditemukan 4 poket sabu,” ucapnya.

Kedua pemuda tersebut adalah sebagai pengedar, dimana sabu yang mereka bawa akan dijual kembali.

Barang bukti yang telah diamankan berupa 4 bungkus plastik berisikan sabu seberat 1,64 gram, uang tunai Rp 200 ribu, satu celana pendek, satu unit handphone merek Vivo, satu bungkus plastik klip, dan juga satu unit handphone merek Realme.

“Kami masih memeriksa kedua tersangka dari mana mendapatkan sabu tersebut, bahkan mereka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bontang.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam