Beranda blog Halaman 611

Cuaca Berubah-ubah, BPBD Bontang Himbau Masyarakat Antisipasi Potensi Bencana

0
Cuaca Berubah-ubah, BPBD Bontang Himbau Masyarakat Antisipasi Potensi Bencana
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, Usman. (Dok).

BONTANG – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, Usman meminta agar seluruh masyarakat di Kota Bontang bisa mengantisipasi kondisi cuaca yang sedang berubah-ubah.

Berkoordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Usman ingin resiko gangguan bencana alam bisa diminimalisir.

“Kemarin musim kemarau yang dimana suhu udara sangat panas, bisa menyebabkan kekeringan bahkan kebakaran Karhutla. Namun sekarang memasuki musim penghujan. Dengan curah hujan yang tinggi berpotensi bencana banjir,” ucapnya.

Selain itu, memasuki musim hujan dengan curah hujan yang sangat tinggi, bisa menyebabkan terjadinya tanah longsor pada kawasan perbukitan yang kondisi tanahnya tidak stabil, maupun potensi bahaya seperti angin puting beliung.

“Maka dari itu, kami sangat menghimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tetap memiliki kesiapsiagaan terhadap segala bentuk potensi bencana,” ungkapnya.

Untuk pencegahan terjadinya bencana, masyarakat bisa berupaya melakukan aktivitas seperti gotong royong, dan kerja bakti di lingkungan masing-masing. Serta tak lupa tetap pantau informasi dari BMKG dan informasi resmi di instalasi yang berwenang. Untuk siaga dan waspada dari potensi bahaya baik di wilayah darat maupun laut.

“Selain itu potensi meningkatnya demam berdarah juga dapat menjadi ancaman, jika kita tidak waspada dan siap siaga mencegah terjadinya wabah maupun bencana,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pemkot Bakal Data Ulang Pengangguran, Banyak Pedagang Tercatat Masih Menganggur

0
Pemkot Bakal Data Ulang Pengangguran, Banyak Pedagang Tercatat Masih Menganggur
Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Produktivitas dan Penetapan Tenaga Kerja (Lattas dan Penta Kerja) Disnaker Kota Bontang, Lukmanul Hakim. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah mengungkapkan, akan mendata ulang angka pengangguran di Bontang, dan banyak melakukan kegiatan pelatihan guna mengurangi tingkat pengangguran yang ada.

“Pastinya akan kami adakan pendataan ulang, karena banyak sekali masyarakat yang telah bekerja ataupun berbisnis akan tetapi tercatat pengangguran di data,” paparnya.

Padahal menurutnya, seorang pebisnis biasanya lebih mampu dan cukup banyak berpenghasilan ketimbang orang yang bekerja di kantoran.

“Maka dari itu, kami akan data ulang. Karena rata-rata para pedagang masih terdata sebagai pengangguran,” tutupnya.

Diketahui, angka pengangguran di Kota Bontang terhitung masih sangat tinggi. Untuk itu Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) menggelar pelatihan berdasarkan kompetensinya masing-masing.

Kepala Bidang (Kabid) Pelatihan Produktivitas dan Penetapan Tenaga Kerja (Lattas dan Penta Kerja) Disnaker Kota Bontang, Lukmanul Hakim menyatakan, banyak dilakukan pelatihan kerja untuk membangun kreatifitas masyarakat di Bontang, agar memiliki bekal jika nantinya ingin memiliki bisnis atau sejenisnya.

“Kita sering sekali mengadakan pelatihan, ini untuk mereka yang belum memiliki pekerjaan. Saya ingin mereka yang setelah mengikuti pelatihan ini, bisa membangun dan membuat bisnis sendiri untuk mengurangi angka pengangguran,” ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (5/5/2024). (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Hidup Seorang Diri, Lansia Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar Rumahnya

0
Hidup Seorang Diri, Lansia Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar Rumahnya
Salah satu warga Guntung meninggal dunia di dalam kamarnya.(ist)

BONTANG – Seorang pria lansia berinisial MN (59) salah satu warga Guntung, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya seorang diri, Sabtu (04/5/2024) kemarin.

Kejadian itu diketahui usai Kapolsek Bontang Utara bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Guntung, Piket Polsub Sektor Loktuan, dan Piket Reskrim Polsek Bontang Utara, menerima informasi dari masyarakat.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, Melalui Kapolsek Bontang Utara, Iptu Lukito mengatakan, saat itu tetangga korban datang ke rumahnya. Sewaktu memasuki kamar, menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia, dengan posisi miring ke kanan tanpa menggunakan baju, dan hanya menggunakan sarung saja.

“Informasi yang didapatkan, sekitar 7 hari yang lalu korban mengeluh tidak bisa makan. Hingga terakhir berkomunikasi dengan korban Jumat kemarin, sekitar pukul 14.00 Wita sampai 15.00 Wita,” ucapnya.

Diketahui MN tinggal hanya seorang diri, di Jalan Tari Jepen 3, RT.17, Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara.

“Kemungkinan setelah ini, akan dilakukan pemakaman,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Bawa Empat Poket Sabu, Pemuda Tanjung Limau Ditangkap

0
Bawa Empat Poket Sabu, Pemuda Tanjung Limau Ditangkap
Tersangka Ta (25) warga Tanjung Limau, telah diamakan di Mapolres Bontang. (ist)

BONTANG – Sat Resnarkoba Polres Bontang berhasil mengamankan tersangka Ta (25) salah satu warga Tanjung Limau, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, pada Sabtu (4/5/2024) sekitar pukul 14.00 Wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, Rihard Nixon Lumban Toruan mengatakan, telah menindaklanjuti laporan yang masuk ke hotline Kapolda Kaltim, bahwa di Jalan Otista, Tanjung Limau, Kecamatan Bontang Utara, Kelurahan Bontang Baru, dicurigai sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkotika jenis sabu.

Anggota Sat Resnarkoba Polres Bontang, bersama anggota Reskrim Polsek Bontang Utara, melakukan penyelidikan. Tak berselang lama kemudian, telah mencurigai seseorang dan langsung dilakukan penggeledahan.

“Saat digeledah, ditemukan barang bukti berupa 4 poket sabu seberat 2,23 gram,” ucapnya.

Barang bukti tersebut diakui oleh tersangka adalah miliknya, dan didapat dari seseorang melalui sistem jejak.

“Kami masih akan terus mendalami, dari mana sabu ini berasal,” paparnya.

Kini barang bukti yang telah diamankan meliputi empat bungkus plastik bening berisikan sabu seberat 2,23 gram, satu celana panjang, dan satu handphone merek Samsung Galaxy.

“Tersangka dan juga barang bukti telah diamankan di Mapolres Bontang,” tambahnya.

Tersangka pun dijerat dengan pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Gebyar UMKM 2024 Resmi Ditutup Basri, Seluruh Booth Ramai Pembeli

0
Gebyar UMKM 2024 Resmi Ditutup Basri, Seluruh Booth Ramai Pembeli
Suasana penutupan gebyar UMKM 2024. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Gebyar UMKM 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) resmi ditutup oleh Wali Kota Bontang, Sabtu (4/5/24).

Kegiatan yang diselenggarakan di Lapangan Bessai Berinta Lang-lang ini bertajuk UMKM naik kelas ini diinisiasi oleh ratusan UMKM Bontang.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, kegiatan ini merupakan usaha pemerintah untuk menumbuhkan ekonomi Kota Bontang, terutama demi kesejahteraan masyarakat Bontang. Oleh sebab itu pemerintah memberikan wadah pengembangan UMKM dengan adanya acara-acara besar di Bontang.

Basri menjelaskan, bahwa masyarakat Bontang juga telah mendukung UMKM Bontang dengan hadir di acara tersebut, dan membeli jananan dari masing-masing penjual.

Basri juga berterima kasih kepada dinas terkait yakni DKUMPP telah mau bekerjasama untuk membuat acara tersebut. Keamanan dan kenyamanan acara tersebut juga terlaksana dengan kondusif.

“Terima kasih kepada dinas terkait dan panitia yang berkontribusi telah menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya dalam sambutannya.

Kepala Dinas DKUMPP, Kamilan menyampaikan, sampai saat ini belum ada UMKM yang mengeluhkan bahwa dagangannya tidak ramai, “Mudahan bulan-bulan selanjutnya bisa diselenggarakan lagi,” jelasnya

Terdapat 35 booth UMKM yang disediakan dan semuanya telah penuh, adapun 70 UMKM yang berjualan di luar booth, sehingga total 100 lebih UMKM berpartisipasi tanpa dipungut biaya

“Karena fokus membantu UMKM, booth pun kami beri gratis, semoga akan kembali terlaksana,” ujarnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Perolehan Luar Biasa, Begini Capaian Pengisian E-Kinerja ASN Bontang, Lanjutkan Kebut Isian Data Pengembangan Kompetensi

0

BONTANG – Usaha tidak pernah mengkhianati hasil. Inilah deretan kalimat yang tepat menggambarkan capaian penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) ASN Kota Bontang Tahun 2023 melalui pengisian Aplikasi E-Kinerja BKN.

Dilansir dari laman Aplikasi E-Kinerja, per tanggal 03 Mei 2024 sejumlah 3.323 orang ASN Kota Bontang yang terdiri dari 2.749 orang PNS dan 574 orang PPPK seluruhnya telah menyelesaikan penilaian SKP masing-masing.
Dengan capaian tersebut, bisa dikatakan penyusunan SKP oleh ASN Kota Bontang menyentuh persentase sempurna alias 100%!

Ditemui di ruang kerjanya, Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlinawaty tidak bisa menyembunyikan kegembiraannya. Iin -panggilan akrab Aji Erlinawaty- menyebut, capaian ini boleh dibilang rekor tersendiri bagi Kota Bontang, karena pada tahun-tahun sebelumnya masih ada saja ASN yang tidak membuat atau menyusun SKP sebagai salah satu dokumen wajib yang dimiliki pegawai.

“SKP ini wajib, diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja. Selain itu banyak manfaat yang akan didapat pegawai dengan terselesaikannya SKP ini,” tutur Iin.

Ia pun merinci manfaat tersebut, diantaranya:
Pertama, mendukung layanan kepegawaian secara digital seperti layanan kenaikan pangkat dan layanan kenaikan jenjang jabatan fungsional.

Kedua, mendorong peningkatan nilai Reformasi Birokrasi sebagai salah satu elemen pengungkit nominal gaji dan tunjangan kinerja pegawai negeri sipil yang menurut Iin tujuannya adalah peningkatan kesejahteraan ASN.

Dan Ketiga, mendukung capaian Indeks Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (Indeks NSPK) juga Indeks Profesionalitas ASN (IPASN).

Disinggung terkait korelasi antara pencapaian “sempurna” penyusunan SKP ini dengan capaian IPASN Kota Bontang, Asisten Administrasi Umum Akhmad Suharto memberikan penjelasan gamblang.

Menurut Suharto, IPASN Kota Bontang yang pada awal Mei ini telah menyentuh angka 59,77, sebagian besar perolehannya berasal dari sumbangan dimensi kinerja yakni sebesar 25,21 poin.

“Capaian nilai dimensi kinerja ini (25,21 poin) bahkan adalah yang tertinggi di antara 46 instansi se-BKN Kanreg VIII. Kita patut berbangga,” sebut Suharto.

Ia mengurai strategi pihak pemerintah kota untuk memperoleh capaian fantastis tersebut, antara lain: Pertama, pendampingan pengisian E-Kinerja ke seluruh perangkat daerah oleh Tim Kota.
Kedua, kolaborasi dengan 108 orang admin data/kinerja yang tersebar di seluruh perangkat daerah/unit kerja untuk proses pendampingan lebih lanjut. Ketiga, menerjunkan Desk Pengisian E-Kinerja yang turun langsung ke OPD untuk menerima konsultasi beberapa ASN yang notabene masih kurang familiar dengan tata cara pengisian aplikasi ini.

Menurut Suharto, beberapa ASN ini adalah orang-orang yang paling terakhir menyelesaikan penilaian SKP lingkup ASN Kota Bontang.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala BKPSDM Kota Bontang, Sudi Priyanto mengakui pihaknya saat ini juga tengah menggarap beberapa upaya demi memaksimalkan capaian IPASN Kota Bontang 2024 di luar ‘sumbangan’ nilai dimensi kinerja ASN ini.

“Nilai IPASN yang 59,77 belum termasuk nilai dimensi kompetensi berupa data pengembangan kompetensi yang diikuti ASN pada Tahun 2023 lalu. Kami sedang serius menggarap ini dan optimis IPASN Bontang Tahun ini melonjak naik,” tegasnya kepada awak media.
Menurut Sudi, upaya yang sedang digarap pihaknya untuk mendongkrak IPASN dari sisi nilai kompetensi ini meliputi: Pertama, membentuk Tim Kolaboratif yang berasal dari BKPSDM dan 108 Admin Data OPD/Unit kerja.

Kedua, Asistensi Pengisian Template Pengumpulan data diklat/pengembangan kompetensi kepada Tim Kolaboratif yang sudah dibentuk. Ketiga, Proses pengumpulan dan rekonsiliasi data diklat ke dalam Aplikasi SIASN yang akan dimulai pada pertengahan Mei mendatang.

Bila semua berjalan dengan lancar, Sudi berkeyakinan ‘panen’ data diklat/pengembangan kompetensi pada medio Mei mendatang akan mengungkit secara signifikan nilai IPASN Kota Bontang. Tak lupa, ia juga mendorong rekan-rekan ASN untuk berbondong-bondong menyampaikan data diklat/ pengembangan kompetensi yang diikuti pada Tahun 2023 lalu kepada Admin Data perangkat daerah/unit kerjanya.

“Ayo, teman-teman ASN agar melaporkan upaya pengembangan kompetensi masing-masing,” ajak Sudi sembari menyemangati ASN Kota Bontang untuk membuktikan capaian pengembangan kompetensi masing-masing minimal sejumlah 20 JP per tahun sesuai aturan yang berlaku. (adv)

KPU Bontang Launching Tahapan Pilkada, Basri: Masyarakat Harus Turut Partisipasi!

0
KPU Bontang Launching Tahapan Pilkada, Basri: Masyarakat Harus Turut Partisipasi!
Launching tahapan pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang, di Hotel Grand Mutiara. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang telah resmi melaunching Tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di tahun 2024, yang berlangsung di Hotel Grand Mutiara, Bontang, Sabtu (4/5/2024).

Wali Kota Bontang, Basri Rase yang hadir mengatakan, untuk pilkada yang akan berlangsung nantinya, tidak hanya bagian-bagian tertentu saja yang turun untuk berpartisipasi. Akan tetapi, masyarakat juga harus turut serta di dalam pilkada mendatang.

“Semuanya masuk dalam bagiannya masing-masing, termasuk masyarakat pun ikut serta dalam adanya pilkada nanti. Untuk memeriahkan berlangsungnya kegiatan pilkada mendatang,” ucapnya saat memberi sambutan.

Di kesempatan yang sama, Ketua KPU Kota Bontang, Muzarobby Renfly menyampaikan, ‘Si Bomi,’ resmi dilaunching sebagai Maskot Pilkada Kota Bontang. ‘Si Bomi’ adalah ikan bawis yang merupakan ikan khas Kota Bontang, sebuah simbol yang merangkum identitas dan karakteristik daerah tersebut.

“Kenapa dengan maskot ikan bawis, karena Kota Bontang terkenal dengan ikan bawisnya. Jadi sudah tidak asing, sehingga tahun ini maskot ikan bawis menjadi simbol di Pilkada tahun 2024,” jelasnya.

Perlu diketahui, peluncuran tahapan Pilkada dilaksanakan serentak untuk di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim). Bahkan tahapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim sudah berlangsung sejak 30 April kemarin, di Kota Samarinda.

“Ini adalah momen awal, memperkenalkan dan menginformasikan kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa tahap Pilkada telah dimulai. Untuk Pilkada serentak mulai 4 Mei 2024 di wilayah Kaltim,” ungkapnya.

Tahapan Pilkada saat ini, bahwa KPU Bontang membentuk tim PPK, sembari pembentukan PPK berjalan bentuk lagi di PPS, dimana runing tetap terus berjalan dengan penyelenggara yang lainnya, sampai tingkat kelurahan. (Dwi/Adv).

Editor: Yusva Alam

Youth Summer Camp 3.0 Resmi Dibuka

0
Youth Summer Camp 3.0 Resmi Dibuka
Suasana pembukaan Youth Summer Camp 3.0. (Syakura)

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah membuka kegiatan Youth Summer Camp 3.0 di Rujab Wali Kota Bontang, Kamis (2/5/24).

Acara yang dihadiri oleh berbagai tokoh dan pemuda-pemudi berpotensi ini, menandai awal dari sebuah perjalanan inspiratif yang bertajuk ‘Jejak Kelana: Mendayung Asa, Genggam Cakrawala.’

Didampingi Asisten bidang Administrasi Umum, Ahmad Suharto dalam Wellcoming Dinner Youth Summer Camp, Najirah menyampaikan kebanggaannya atas peran serta aktif para pemuda dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Ini adalah satu bukti bahwa pemuda peduli dengan pembangunan daerahnya, maka harus kita support,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam hal berbagi ilmu dan pengalaman di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, seni budaya pariwisata, hingga ekonomi kreatif.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan kita bisa mencetak pemuda tangguh untuk kemajuan bangsa,” tambahnya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang (Dispopar), Hafidah, memberikan laporan bahwa ajang penjaringan pemuda potensial akan berlangsung hingga 8 Mei mendatang. Peserta Youth Summer Camp kali ini tidak hanya berasal dari Kota Bontang, namun juga dari 9 kabupaten kota lainnya, seperti Berau, Samarinda, Balikpapan, Kutai Timur, Banjarmasin, Sampit, Makassar, dan Sidoarjo.

Hari kedua kegiatan akan dilanjutkan dengan pengabdian masyarakat di Desa Loktunggul dan Tihi-tihi, di mana para peserta akan berkontribusi langsung dalam upaya memajukan dan memperbaiki kondisi sosial masyarakat setempat.

Penyematan atribut peserta oleh wakil wali kota menjadi simbol dimulainya perjalanan yang penuh makna bagi pemuda-pemudi yang hadir. Diharapkan, melalui kolaborasi dan semangat yang sama, mereka akan menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi bangsa dan negara. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Gebyar UMKM di Lang-lang Dibuka, Pemkot Dukung Kemajuan Pelaku Usaha

0
Gebyar UMKM di Lang-lang Dibuka, Pemkot Dukung Kemajuan Pelaku Usaha
Pembukaan Gebyar UMKM yang diselenggarakan oleh DKUMPP. (ist)

BONTANG – Gebyar UMKM yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) resmi dibuka, Kamis (2/5/24) di Stadion Bessai Berinta Lang-lang.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bontang untuk terus memberikan dukungan kepada pelaku UMKM, menciptakan ruang publik bagi mereka untuk berkembang dan dikenal luas oleh masyarakat.

“Pemerintah kota Bontang senantiasa berupaya untuk memberikan ruang publik, bagi pelaku UMKM untuk terus berupaya agar makin dikenal luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Najirah menjelaskan konsep UMKM Naik Kelas sebagai sebuah proses, di mana sebuah usaha berusaha meningkatkan kualitas produk atau layanan, produktivitas, dan efisiensi operasional, serta mengembangkan strategi pemasaran yang lebih baik untuk meningkatkan pangsa pasar.

Dalam konteks ini, Pemkot Bontang berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan, untuk semakin mengembangkan usahanya, sehingga Kota Bontang menjadi semakin hebat dalam mewujudkan UMKM yang naik kelas.

Kepala DKUPP, Kamilan, dalam laporannya menyatakan bahwa, dalam penghujung acara, pengunjung akan dihibur oleh Band Ibukota D’Masiv. “Dengan kehadiran artis ibukota, kami yakin pengunjung akan memadati stadion,” katanya optimistis.

Lebih lanjut, Kamilan mengungkapkan bahwa 60 UMKM akan mengisi stand yang disiapkan panitia tanpa dipungut biaya.

“Dengan adanya gratis ini, baik pelaku UMKM maupun pengunjung akan membanjiri kegiatan ini,” tambahnya.

Gebyar UMKM ini akan berlangsung hingga 5 Mei mendatang, di mana selama periode tersebut, para pengunjung dapat menikmati beragam produk UMKM berkualitas dari Kota Bontang yang tentunya patut untuk diapresiasi dan didukung. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Miliki 2,91 Gram Sabu, Warga Berbas Pantai Diringkus Polisi

0

BONTANG – Sat Resnarkoba Polres Bontang mengamankan pria berinisial Sa (39) salah satu warga Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, akibat memiliki sabu seberat 2,91 gram, Jumat (3/5/2024).

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Rihard Nixon Lumban Toruan mengatakan, adanya informasi dari masyarakat yang dipercaya bahwa di Jalan Sultan Hasanuddin, RT.04, Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan, diduga sering dijadikan sebagai tempat transaksi barang haram jenis sabu.

Sat Resnarkoba Polres Bontang, langsung menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan penyelidikan sekitar pukul 00.30 Wita. Tidak berselang lama, polisi mencurigai dan mengamankan seorang yang berada di sekitar lokasi.

“Kami langsung melakukan penggeledahan, ditemukan sebanyak 4 poket yang berisikan sabu,” ucapnya.

Diketahui sabu tersebut didapatkan melalui sistem jejak, yang hanya berkomunikasi melalui lewat handphone tanpa bertatap muka.

“Kami masih akan telusuri, dari mana sabu ini berasal,” paparnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa empat bungkus plastik bening berisikan sabu seberat 2,91 gram, satu kotak rokok merek DT’E, satu celana jeans, dan satu unit handphone merek Vivo berwarna biru.

“Tersangka dan barang bukti telah diamankan di Mapolres Bontang,” tambahnya.

Kini tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam