Beranda blog Halaman 612

Kelurahan Satimpo Resmi Tempati Kantor Baru di Lapangan HOP 1

0
Kelurahan Satimpo Resmi Tempati Kantor Baru di Lapangan HOP 1
Kantor Kelurahan Satimpo yang baru di lapangan HOP 1. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kelurahan Satimpo telah menempati gedung barunya yang berada di Lapangan HOP 1 Bontang. Sebelumnya, kantor Kelurahan Satimpo berada di kawasan Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Lurah Satimpo, Maryono menyebutkan Senin, 29 April 2024 lalu seluruh aktivitas pelayanan telah dipindahkan di gedung baru tersebut.

Menurutnya, tidak ada keterlambatan penempatan kantor tersebut. Maryono menjelaskan kantor tersebut harus melewati uji ketahanan bangunan yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bontang.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari kerusakan yang terjadi, karena jika terdapat kerusakan saat kantor sudah ditempati pihak kontraktor tidak bertanggung jawab.

“Karena kalau sudah ditempati, menurut kontraktor itu akibat aktivitas kami,” ungkapnya saat ditemui di Gedung Kelurahan Satimpo yang baru, Kamis (2/4/24).

Hingga kini, proses pengisian perabotan masih berlangsung. Selain itu, Maryono juga akan menyediakan perpustakaan kecil dan tempat bermain anak bagi warganya.

“Untuk menunggu pelayanan, bisa sembari membaca, atau yang membawa anak tidak khawatir akan bosan,” katanya

Dirinya mengatakan, seluruh warganya telah diberikan informasi atas pemindahan kantor tersebut. Melalui RT, Maryono pastikan warganya telah mengetahuinya.

“Kami juga kasih kertas tentang informasi ini, dan ditempelkan di depan pintu kantor sebelumnya,” katanya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Tekan Pernikahan Dini, Pemkot Gelar Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Perkawinan Anak

0
Tekan Pernikahan Dini, Pemkot Gelar Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Perkawinan Anak
Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah, Lukman saat menyampaikan sambutan. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota (pemkot) Bontang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPKB), menggelar kegiatan Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Perkawinan Anak, Kamis (02/05/24) di Auditorium 3 Dimensi.

Kegiatan ini dibuka oleh Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah, Lukman.

Berdasarkan salah satu arahan Presiden Republik Indonesia (RI) pada rapat terbatas pada 9 Januari tahun 2020, memberikan instruksi bahwa upaya pencegahan dan penanganan terhadap perkawinan anak menjadi prioritas.

“Sebagaimana diketahui, isu perlindungan anak adalah cross cutting issues dan melebur di setiap lini pembangunan,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, bahwa untuk memecahkan berbagai permasalahan yang terkait dengan anak, dibutuhkan koordinasi yang kuat dari semua pemangku kepentingan yang ada, mulai dari pemerintah sampai ke masyarakat.

Diperlukan upaya bersama dalam melaksanakan prinsip-prinsip perlindungan anak, tidak hanya kepada instansi yang memiliki tugas dan fungsi dalam bidang perlindungan anak, tapi juga menjadi tanggung jawab bersama, yang artinya seluruh komponen lembaga negara, instansi pemerintah, serta tak kalah pentingnya adalah peran serta masyarakat pada tingkat pusat sampai ke daerah, memiliki tugas yang sama dalam pelaksanaan prinsip perlindungan anak dan pencegahan perkawinan anak.

Dari data pengadilan agama Kota Bontang, angka perkara dispensasi nikah pada 2023 berada di angka 21 perkara.Terjadi penurunan angka perkara, yang sebelumnya di 2020 mencapai 71 perkara, 2021 mencapai 58 perkara, dan 2022 mencapai 31 perkara.

“Tahun ini, kita berharap penurunan perkara kembali terjadi dan ke depan bisa nihil perkara dispensasi nikah,” ucapnya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut diantaranya dr. Fakhruzzabadi dan Laela Siddiqah. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Wujudkan Kota Layak Huni, Najirah Resmikan Proklim

0
Wujudkan Kota Layak Huni, Najirah Resmikan Proklim
Wujudkan Kota Layak Huni, Najirah Resmikan Proklim

BONTANG – Dalam rangka mewujudkan Kota Bontang yang berkelanjutan dan layak huni, Wakil Wali Kota Bontang Najirah meresmikan Program Kampung Iklim pada Kamis (02/05/24).

Kegiatan ini diselenggarakan di Kelurahan Gunung Telihan RT 12, dirangkai dengan Penyerahan Simbolis CSR PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mahakam.

Kegiatan itu turut dihadiri oleh Asisten Manager Keuangan dan Umum PT. PLN Indonesia Power UBO Mahakam, Niki Rendra Adi Setiawan, dan Manajer PLTD-MG Bontang, Dhimas Adi Purbandono beserta jajaran.

Najirah mengungkapkan, perkembangan industri di Kota Bontang saat ini semakin meningkat. Beberapa rencana industri telah siap dilaksanakan di Kota Bontang, baik di kawasan utara maupun pada kawasan selatan Kota Bontang.

Hal itu tentunya meningkatkan tekanan terhadap kualitas lingkungan hidup di Kota Bontang.

Menurut Najirah, program kampung iklim yang dilakukan ini, pertama mengurangi tekanan kepada lingkungan hidup, kedua menambah lahan penghijauan, mengurangi sampah, mengurangi penggunaan energi berlebihan, dan ketiga meningkatkan perekonomian masyarakat melalui program kampung iklim, sehingga menjadi manfaat bagi masyarakat sekitar dengan pengelolaan lingkungan hidup yang baik.

“Mudah-mudahan daya lingkungan ini bisa semakin panjang, dan lingkungan hidup pun bersahabat dengan kita semua. Sehingga alam dan makhluk hidup saling menjaga dan memberi manfaat bagi kedua belah pihaknya, agar bumi dapat kembali menyeimbangkan keadaannya,” ucapnya.

Sebelumnya, Kelurahan Gunung Telihan telah berhasil mendapatkan Penghargaan Tropy Proklim Utama, yang diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Kepada Lurah Gunung Telihan pada Tahun 2023 yang lalu. Ia berharap dengan keberadaan Kampung Iklim juga dapat menunjang penilaian Adipura di masa yang akan datang. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Asyik Main Game Online, Motor Warga Guntung Dibawa Kabur Maling

0
Asyik Main Game Online, Motor Warga Guntung Dibawa Kabur Maling
Tersangka Am (37) salah satu warga Kelurahan Loktuan, berhasil diamankan di Mapolres Bontang.

BONTANG – Lagi asyik main game online, sepeda motor digondol maling. Hal itu dialami warga Kelurahan Guntung, Selasa (30/4/2024) kemarin sekira pukul 23.30 wita.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim, Iptu Hari Supranoto mengatakan, awal mula korban datang ke rumah saksi untuk bermain game online bersama temannya. Akan tetapi saat hendak pulang korban sadar motornya sudah hilang.

Korban pun langsung melaporkan ke polisi, bahwa sepeda motor miliknya telah dicuri oleh orang yang tidak dikenal.

“Korban menyadari saat mau pulang ke rumahnya ternyata motor miliknya sudah tidak ada di tempat,” ucapnya.

Usai dilakukan penelusuran lebih lanjut oleh polisi, tersangka Am (37) berhasil diamankan di Jalan Arif Rahman Hakim, RT.41, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat.

“Saat laporan masuk, kami langsung bertindak cepat dan mencari tahu pencurian sepeda motor tersebut,” paparnya.

Kini barang bukti yang dicuri telah diamankan di Mapolres Bontang, yakni satu unit sepeda motor Yamaha Vega ZR.

“Korban mengalami kerugian sekitar Rp 6 juta,” tambahnya.

Tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana tentang pencurian, “Dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Pemkot Gelar Gebyar UMKM, Hadirkan D’masiv di Puncak Acara

0
Pemkot Gelar Gebyar UMKM, Hadirkan D'masiv di Puncak Acara
Band D’masiv. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan menggelar Gebyar UMKM di Stasion Bessai Berinta, Lang-Lang, mulai 1-5 Mei 2024 mendatang. Acara puncak bakal menghadirkan D’masiv.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (DKUKMP) Kota Bontang, Kamilan menyatakan, dengan mendatangkan artis, berharap bisa memeriahkan kegiatan tersebut. Sehingga nantinya akan banyak masyarakat yang datang untuk mengunjungi produk-produk yang telah disajikan di beberapa stand yang telah tersedia.

“Acara ini gratis. Tanpa ada pungutan biaya apapun. Baik pedagang, maupun pengunjung yang akan melihat band D’masiv yang akan tampil,” ucapnya, Rabu (1/5/2024).

Diketahui ada sekitar 60 UMKM yang akan mengisi kegiatan tersebut. Ini dilakukan bertujuan untuk mengembangkan usaha masyarakat Bontang dan juga menarik wisatawan yang berada di luar kota.

“Pastinya nanti peminat para pedagang yang ingin berjualan akan semakin bertambah, karena memang tidak ada biaya sewa sama sekali,” jelasnya.

Selain dari masyarakat Bontang sendiri, dirinya juga ingin menarik minat para wisatawan yang berada di luar kota, untuk mendatangi Kota Bontang, dengan menghadirkan band papan atas.

“Yang jelas, kami ingin masyarakat yang mempunyai usaha bisa lebih berkembang. Bahkan jika bisa, kita menarik orang luar untuk bisa memperkenalkan produk yang kita punya menjadi produk unggulan,” tutupnya. (Dwi/Adv)

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Datangi Ketua DPRD, Pedagang Pasar Citra Mas Mengeluh Sepi Pembeli

0
Datangi Ketua DPRD, Pedagang Pasar Citra Mas Mengeluh Sepi Pembeli
Sejumlah pedagang di Pasar Citra Mas, Loktuan, saat mendatangi Ketua DPRD Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Sebagian pedagang di Pasar Citra Mas, Loktuan mendatangi Ketua DPRD Bontang. Mereka mengeluhkan sepinya pembeli. Mereka ingin agar mendapatkan ijin untuk berjualan kembali di pasar yang lama.

Irfan Mahmud, Ketua Satu menyatakan maksud tujuan mendatangi ketua dewan, untuk meminta izin agar memperbolehkan berjualan kembali di lokasi pasar yang lama. Karena semenjak pindah ke pasar yang baru, omset jualan mereka terbilang turun sangat drastis, jauh berbeda dengan pendapatan saat berjualan di lokasi pasar lama.

Bahkan dalam waktu seminggu pedagang hanya mendapatkan omset sekitar Rp 50-100 ribu. Maka dari itu banyak sekali penjual yang berhenti berjualan dengan kondisi pembeli yang sangat sepi.

“Poin utama untuk kita adalah, hanya sekedar mendapatkan izin saja. Jika nantinya saat berjualan tidak mendapatkan izin, takutnya dibilang melanggar hukum, bahkan nanti bisa-bisa dibongkar paksa dengan Satpol PP. Padahal jika diberi izin, untuk membangun kios pun dana kita sendiri nantinya,” ucapnya saat dikonfirmasi,” Rabu (1/5/2024).

Selain pendapatan yang turun secara drastis, lokasi pasar pun juga terbilang sangat sempit. Bahkan lokasi pasar yang baru pun sangat tidak layak disebut dengan lokasi pasar.

“Lokasi pasar yang sekarang belum bisa dibilang dengan sebutan pasar, bahkan lebih layak disebut dengan barakan atau gudang. Sudah banyak sekali pedagang yang mengeluh, bahkan banyak pedagang yang berhenti jualan karena pendapatan yang sangat minim,” paparnya.

Diadakannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk bisa berdiskusi lebih lanjut, bagaimana keluhan dan saran para pedagang menyalurkan pendapat yang selama ini mereka rasakan. Bahkan bisa terbilang, ini bukan untuk pertama kalinya diadakan RDP, sudah kesekian kalinya akan tetapi tetap saja tidak ada solusi yang berjalan.

“Kalau pun masih tetap seperti ini, tidak ada perubahan sama sekali pastinya teman-teman semua akan melakukan demo yang besar-besaran,” tambahnya.

Perlu diketahui, ada sebanyak 300 pedagang pasar yang telah mengalami kerugian selama pindahnya pasar ke lokasi yang baru. Saat berjualan pun bukannya mendapatkan keuntungan, akan tetapi malah mendapatkan kerugian yang cukup besar.

“Ini sekitar 40 orang saja yang mendatangi Ketua Dewan, jika semua pedagang turun pastinya akan lebih ramai lagi, karena pedagang di pasar ada sekitar 300 pedagang,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mengatakan, untuk pemindahan lahan pasar pastinya membutuhkan waktu dan juga menentukan lokasi yang pas. Banyak sekali yang harus diperhitungkan, tidak bisa dilakukan secepat mungkin langsung terselesaikan.

“Pastinya semua membutuhkan waktu, tidak bisa secepat itu. Harus dipikirkan secara matang, tidak sembarangan langsung mengambil keputusan. Pastinya nanti kami akan menindaklanjuti terkait pasar tersebut,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Akhirnya Jalan Cipto Mangunkusumo Diperbaiki, Belum Dapat Kontraktor Pakai PHL

0
Akhirnya Jalan Cipto Mangunkusumo Diperbaiki, Belum Dapat Kontraktor Pakai PHL
Kondisi Pembongkaran Jalan Cipto Mangunkusumo. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Jalan Cipto Mangunkusumo yang rusak tepatnya sebelum tanjakan YPK saat ini mulai diperbaiki. Kondisi rusaknya jalan tersebut kerap dikeluhkan warga maupun pengendara yang melintas.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Anwar Nurdin menjelaskan, bahwa sejak Selasa (30/4/2024) kemarin pihaknya telah mulai melakukan pembongkaran menggunakan Pekerja Harian Lepas (PHL).

Hal tersebut dikarenakan belum terdapat kontraktor atau pihak ketiga yang melakukan pengerjaan tersebut.

“Rencananya tanggal 14 Mei ada tanda tangan sudah, jadi kami mulai bongkar duluan menggunakan pekerja harian,” ujarnya saat dihubungi Rabu (1/5/24).

Ia mengungkapkan, bahwa bukannya dinas terkait tidak peduli dengan keadaan jalan, namun proses terkait material dan kontraktor pekerja bukanlah hal mudah. Karena adanya tekanan masyarakat serta wali kota pihak PUPR pun harus mengambil langkah awal dengan membongkar.

“Kita kan belanja pakai uang negara jadi harus proses, karena ada administrasi,” tambahnya.

Anwar menambahkan, bahwa perbaikan jalan tersebut juga masuk dalam jalan prioritas pembangunan 2024 Kota Bontang yang harus diperbaiki. Pihaknya juga tidak ingin tanggal yang telah ditetapkan untuk penandatanganan kontrak bermasalah ataupun diundur.

“Kami pasti lakukan maksimal,” tuturnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Terminal Bontang Ditargetkan Beroperasi Akhir Mei Mendatang

0
Terminal Bontang Ditargetkan Beroperasi Akhir Mei Mendatang
Kondisi Terminal tipe B Kota Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Terminal Tipe B Kota Bontang yang berada di Kelurahan Kanaan ditargetkan akan mulai beroperasi pada akhir Mei 2024.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim, Yudha Pranoto melalui Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Abdul Rahman mengatakan, bahwa terdapat sedikit keterlambatan dalam proyek pembangunannya.

Hal itu karena pagar di daerah belakang terminal belum selesai pengerjaannya, dan beberapa hal lain. Namun karena tidak mengganggu aktifitas terminal tersebut, akan tetap dioperasikan akhir Mei.

“Nanti kurangnya akan dianggarkan di perubahan lagi,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (1/5/24).

Adapun pihak kontraktor sudah mendapatkan teguran terkait lambatnya pembangunan terminal tersebut. Mereka juga akan didenda, apabila penyelesaian tidak sesuai dengan target pembangunan yakni 90 hari.

“Beberapa item masih harus ada yang diganti, mereka kemarin sudah dikasih keringanan tambahan 90 hari, harus selesai,” tambahnya.

Hal ini mengingat terminal merupakan sarana yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, untuk beraktivitas antar kota, terutama hari-hari besar dimana penumpang ramai melaksanakan mudik.

“Nanti kan ada lebaran iduladha, kasian kalau terminal belum jadi,” tuturnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Amir Tosina Tegas Pilih Jalur Independen Maju di Pilkada 2024

0
Amir Tosina Tegas Pilih Jalur Independen Maju di Pilkada 2024
Amir Tosina. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Amir Tosina menegaskan bakal maju sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Bontang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Anggota DPRD Bontang ini menyatakan, dirinya akan maju di pilkada melalui proses jalur Independen. Dirinya akan mencari pasangan yang merupakan tokoh jawa.

Menurutnya, persentase jumlah tokoh jawa di Bontang sekitar 46 persen. Sementara dirinya sebagai ketua kerukunan keluarga Mamuju memperkirakan jumlah warga asal Mamuju hampir sekitar 26 persen.

“Intinya jika digabungkan para pimpinan dan tokoh-tokoh jawa dengan kerukunan keluarga Mamuju di Bontang, ada sekitar 50 persen pencapaian kemenangan sudah ada di tangan. Kemenangan pun ada di pihak kami,” ucapnya saat diwawancarai, Rabu (1/5/2024).

Dirinya juga menyatakan, sebagai putera kelahiran Bontang, ingin maju ke pilkada dengan visi dan misi membangun Kota Bontang yang lebih baik lagi.

Menurutnya yang sudah berpengalaman sebagai anggota DPRD, melihat kinerja pemerintahan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga saat ini banyak yang tidak tepat sasaran dalam cara membangun Kota Bontang.

“Saya sudah banyak mengerti dan memahami bagaimana keluhan masyarakat, saya sebagai pengawasan dari DPRD tidak melihat dari segi pembangunan fisik, akan tetapi saya memahami bagaimana pembangunan ekonomi dan khususnya bantuan sosial pada tepat sasaran, itu yang paling utama,” ungkapnya.

Menurutnya, ketika bantuan sosial terpenuhi ke masyarakat dan pada tepat sasaran, kehidupan masyarakat di Bontang akan sejahtera. Bukan berarti harus membangun bangunan yang mewah, sementara masyarakat masih banyak yang menjerit akan ekonomi.

“Utamanya jika kami menjadi pemimpin di Kota Bontang nanti, menegaskan bagaimana cara membangun kesejahteraan ekonomi masyarakat,” paparnya.

Hingga saat ini, Atos sapaan akrabnya menegaskan, maju ke Pilkada tidak ada mendaftar ke partai manapun. Tetap dengan pendirian melalui jalur independen, sesuai dengan komitmen yang ada.

Bahkan jika nanti dirinya terpilih sebagai pemimpin Kota Bontang, ia tidak akan banyak berbicara akan tetapi membuktikan dengan benar bagaimana cara membenahi, menangani pembangunan-pembangunan di Kota Bontang yang sesuai.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Sigit Alfian Siapkan Diri Tempuh Jalur Independen di Pilkada 2024

0
Sigit Alfian Siapkan Diri Tempuh Jalur Independen di Pilkada 2024
Sigit Alfian (tengah), Bacalon Wali Kota Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Tidak hanya mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota (Bacalon) Bontang melalui partai, Sigit Alfian juga bertekad dan berupaya menempuh jalur independen.

Ia menyatakan sejak awal telah mendapatkan amanat dari Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (Ikapakarti) Bontang dan sudah berjalan untuk persiapannya.

“Hasil konvensi Ikapakarti pada 13 Januari 2024 itu saya yang ditunjuk,” ujarnya saat dihubungi Selasa (30/4/24).

Sigit menambahkan, bahwa dinamika dirinya di partai politik (parpol) juga besar, sehingga ia melakukan pendaftaran di beberapa parpol yakni PKN, PAN, Demokrat serta PDI Perjuangan.

Ia mengakui bahwa ia sanggup melengkapi persyaratan terkait survei, dengan mengumpulkan 10 persen angka pemilih di Kota Bontang atau sekitar 13 ribu lebih KTP.

Sigit tidak menjelaskan secara detail total KTP yang sudah terkumpul, namun pihaknya siap lewat independen maupun partai.

“Biarlah nanti jumlahnya jadi kejutan, InsyaAllah ada potensi,” imbuhnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam