Beranda blog Halaman 613

Kelurahan Belimbing Gelar Bimtek Satgas Anti Narkoba, Pemkot: Lindungi Generasi Muda Bontang!

0
Kelurahan Belimbing Gelar Bimtek Satgas Anti Narkoba, Pemkot: Lindungi Generasi Muda Bontang!
Bimtek Satuan Tugas Anti Narkoba, Kelurahan Belimbing bersama BNN Kota Bontang di Aula Kelurahan Belimbing. (ist)

BONTANG – Bimbingan Teknis (Bimtek) Satuan Tugas Anti Narkoba, Kelurahan Belimbing dilaksanakan Kelurahan Belimbing bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang di Aula Kelurahan Belimbing, Senin (29/4/2024).

Kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba. Pihak kelurahan mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.

Mewakili Wali Kota Bontang, Asisten Bidang Administrasi Umum, Ahmad Suharto, membuka secara resmi kegiatan bimtek tersebut. Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani menonjolkan kolaborasi anggaran antara BNN dan kelurahan untuk menyelenggarakan kegiatan ini.

Wali Kota Bontang pun menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Kelurahan Belimbing dan BNN. Menyadari ancaman serius yang ditimbulkan oleh narkoba, wali kota menekankan perlunya upaya pencegahan yang berkelanjutan dan terpadu.

“Kita harus bersama-sama melindungi generasi muda kita dari ancaman narkoba ini,” tegasnya.

Ramdani menekankan bahwa peserta bimtek kali ini akan mendapatkan dua sertifikasi sekaligus, sebagai penggiat anti narkoba dan sebagai agen pemulihan.

Dalam langkah-langkah penting memberikan pemahaman yang komprehensif kepada para peserta, tentang bahaya narkoba serta strategi pemulihan bagi korbannya.

Acara pembukaan bimtek ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Kepala Bagian Pemerintahan, Camat Bontang Barat, dan Lurah Belimbing. Kegiatan ini direncanakan akan berlangsung selama dua hari dengan rangkaian materi yang mencakup kebijakan dan strategi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), aspek hukum terkait narkotika, kebijakan rehabilitasi, serta edukasi mengenai adiksi dan sarasehan.

Penyematan tanda peserta menandai diawalinya kegiatan satgas Anti Narkoba Kelurahan Belimbing.

Diharapkan melalui kegiatan ini, peserta akan memperoleh pengetahuan yang cukup untuk dapat menerapkannya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba di masyarakat. Langkah-langkah kolaboratif seperti ini menjadi modal utama dalam menjaga keamanan dan kesejahteraan generasi masa depan. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Gapensi Kukuhkan Pengurus Periode 2024-2029, Diharapkan Tetap Solid Bermitra dengan Pemkot

0
Gapensi Kukuhkan Pengurus Periode 2024-2029, Diharapkan Tetap Solid Bermitra dengan Pemkot
Pengukuhan dan pelantikan pengurus Gapensi Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah resmi mengukuhan dan melantik Pengurus Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) dengan masa bakti 2024-2029, di Pendopo Wali Kota Bontang, Senin (29/4/2024).

Staf Ahli Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Bontang, Asdar Ibrahim mengatakan, Gapensi adalah sebagai salah satu organisasi profesi yang sangat penting dalam industri konstruksi. Memiliki peran yang tak tergantikan dalam memajukan sektor ini, dimana Kota Bontang mengalami perkembangan yang pesat.

“Saya ucapkan selamat kepada ketua beserta jajaran pengurus Gapensi Kota Bontang yang telah dilantik, semoga di kepengurusan yang sekarang bisa berjalan terlaksana dengan baik nantinya,” ucapnya.

Dengan kepengurusan yang baru di masa bakti 2024-2029, diharapkan pengurus dan anggota Gapensi Kota Bontang tetap bisa menjaga semangat kolaborasi dan saling mendukung satu sama lain. Bersama-sama saling tingkatkan kompetensi, profesionalisme, serta etika kerja dalam setiap proyek yang dijalankan.

“Tentunya Pemkot Bontang beserta jajaran berharap, bahwa dengan kepengurusan Gapensi yang ada sekarang, kita akan menunggu kiprahnya dalam hal penyelesaian kegiatan pembangunan di Kota Bontang, karena itu menjadi mitranya Pemkot,” paparnya.

Tidak lupa, dirinya ingin kepengurusan yang sekarang ini mampu dan yakin bisa menyelesaikan seluruh persoalan dinamika yang telah berkembang di lapangan nantinya. Sehingga proses pembangunan berjalan dengan baik melalui anggota yang telah diberi amanah.

Perlu diketahui untuk kepengurusan Gapensi Kota Bontang yang sekarang, dijabat oleh Masdar, dengan 9 orang Dewan Pengawas, serta 29 Anggota Kepengurusan lainnya. (Dwi/Adv).

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

FA Futsal Cup U-20 dan U-23 2024 Resmi Ditutup, Pemkot Beri Apresiasi

0
FA Futsal Cup U-20 dan U-23 2024 Resmi Ditutup, Pemkot Beri Apresiasi
Kegiatan final turnamen FA Futsal cup 2024. (ist)

BONTANG – Final FA Futsal Cup 2024 di gelanggang olahraga FA Futsal, Jalan R. Suprapto, Minggu malam (28/4/24) resmi ditutup.

Berbagai tokoh penting, termasuk Assisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, H. Lukman, Kadispoparekraf, Hafidah, salah satu Anggota Dewan kota Bontang, Bachtiar Wakkang, dan Ketua Koni Jamaludin serta tokoh olahraga lainnya hadir untuk memberikan dukungan dan semangat pada ajang olahraga ini.

Ketua Penyelenggara, Agus Siswanto, mengungkapkan, bahwa turnamen yang berlangsung selama sepekan ini telah berhasil menarik partisipasi 27 tim, dengan 11 tim kategori U-20 dan 16 tim kategori U-23.

Harapannya adalah untuk melahirkan bibit-bibit pemain yang handal di masa depan, dengan pesan semangat agar para pemenang terus berlatih dan memperbaiki diri.

Wali Kota Bontang dalam hal ini diwakili oleh Asisten 2, Lukman, menyampaikan apresiasi dari Pemerintah Kota Bontang terhadap kegiatan ini. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak hanya memberikan perhatian pada futsal, tetapi porsi yang sama juga diberikan pada berbagai cabang olahraga lainnya, sebagai bagian dari upaya untuk mengembangkan olahraga di kota ini.

Ia menekankan pentingnya aspek mental dan strategi dalam olahraga, bukan hanya sekadar fisik semata. “Fisik memang penting tapi harus pula dibarengi dengan mental yang kuat serta strategi yang bagus.” ujarnya.

Usai membacakan sambutan wali kota, Lukman menyerahkan trophy kejuaraan kepada peraih juara 1 FA Futsal Cup U-20 dan U-23.

Juara pertama untuk kategori U-20 diraih oleh tim Afdhal Aira FC, sementara sebagai jawara untuk kategori U-23 diraih oleh tim futsal PKT. Sebagai juara kedua U-20 tim FA Futsal, U-23 diduduki LFA FC yang piala diserahkan oleh Bachtiar Wakkang. Peringkat paling bontot dalam turnamen ini, U-20 disandang oleh tim LFA FC, U-23 tim futsal YKPP, yang secara langsung tropi diserahkan oleh Kadispoparekraf, Hafidah.

Selain trophy, para pemenang juga menerima uang pembinaan dan medali untuk setiap anggota tim sebagai penghargaan atas prestasi mereka.

Panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada para pemain terbaik, seperti Top, Best Player, dan Best Keeper.

Dengan penutupan yang meriah dan penuh semangat ini, harapan untuk melihat perkembangan dan prestasi olahraga futsal di Kota Bontang semakin berkembang pesat ke depannya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

46 Kasus Kebakaran Lahan di Bontang Selama April 2024

0
46 Kasus Kebakaran Lahan di Bontang Selama April 2024
Kebakaran lahan di Kota Bontang. (Dok).

BONTANG – Angka kebakaran hutan di Bontang selama Bulan April 2024 ini mencapai 46 kasus. Hal itu berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan (Disdamkartan) Bontang.

Komandan Kompi Disdamkartan Kota Bontang, Norman menjelaskan, kasus kebakaran lahan tahun ini lebih banyak ketimbang dari tahun sebelumnya. Kejadian kebakaran lahan ini terjadi sejak awal tahun, hingga sampai saat ini. Bahkan, di April ini bisa terbilang kebakaran lahan terjadi hampir setiap hari.

“Bahkan dalam sehari bisa 7 titik lahan yang terbakar, mayoritas di daerah Bontang Utara dan Bontang Selatan,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin (29/4/2024).

Lahan yang terbakar juga merupakan semak belukar hingga lahan yang kering. Kejadian kebakaran lahan terjadi, terkadang adanya aktivitas pembersihan lahan, yang membiarkan membakar lahan begitu saja tanpa adanya pengawasan.

“Banyak orang yang membersihkan lahan, saat pembakaran tidak diawasi malah ditinggal begitu saja. Sama halnya seperti membakar sampah. Seharusnya dipantau, agar kebakaran tidak merembet kemana-mana,” paparnya.

Perlu diketahui, ada sekitar 48,6 hektar lebih lahan di Bontang yang telah habis terbakar, mulai dari awal tahun hingga April 2024. Ditambah dengan cuaca yang panasnya sangat ekstrim dan juga angin yang cukup kencang.

“Saya ingin masyarakat tidak melakukan pembakaran apapun itu, apalagi dalam keadaan cuaca panas terik. Karena itu sangat mudah menimbulkan kebakaran besar,” jelasnya.

Norman menyatakan, jika adanya kebakaran lahan yang terjadi bisa saja kebakaran itu merembet ke pemukiman. Pastinya akan banyak kerugian yang dialami, mulai dari polusi udara bahkan dari segi kerugian material.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

BPBD Bontang Pemantauan dan Pengawasan di Pulau Beras Basah, Ini Sebabnya!

0
BPBD Bontang Pemantauan dan Pengawasan di Pulau Beras Basah, Ini Sebabnya!
Kegiatan pemantauan dan pengawasan rutin yang dilakukan oleh petugas BPBD Bontang. (Dok).

BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang melakukan pengawasan dan pemantauan pengunjung di Pulau Beras Basah, Minggu (28/4/2024) kemarin.

Kepala BPBD Kota Bontang, Usman mengatakan, pemantauan ini bertujuan sebagai bentuk dukungan dalam mewujudkan kunjungan wisatawan yang aman dan nyaman. Serta merupakan sebagian dari kesiapsiagaan dalam pencegahan dan juga penanganan terhadap potensi bencana.

“Kami akan berusaha melakukan patroli rutin di tempat-tempat wisata, contohnya seperti di Pulau Beras Basah,” ucapnya.

Tidak hanya itu, bahkan anggota BPBD yang bertugas selalu memantau kegiatan pengunjung, dan melakukan pengawasan di pelabuhan atau dermaga yang terdapat di Pulau Beras Basah.

“Adanya pemantauan agar kejadian yang lalu tidak terulang kembali, seperti yang kemarin tenggelam atau sebagainya,” jelasnya.

Saat pemantauan berlangsung, ada sebanyak 10 petugas BPBD yang turun langsung ke lokasi. Kegiatan rutin ini pun dilakukan untuk mendukung penuh kemajuan pariwisata yang berada di Kota Bontang.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Warga Berbas Pantai Tenggelam di Beras Basah, Begini Kronologisnya!

0
Warga Berbas Pantai Tenggelam di Beras Basah, Begini Kronologisnya!
Evakuasi korban tenggelam di Pulau Beras Basah, Bontang. (Dok).

BONTANG – Kejadian pengunjung tenggelam di Pulau Beras Basah kembali terjadi. Seorang pria berinisial Na (50) warga Berbas Pantai, tenggelam di Pulau Beras Basah, Minggu (28/4/2024) sekitar pukul 09.00 Wita.

Salah satu petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Usman menjelaskan kronologis kejadian. Saat itu korban beserta pemilik kapal sedang mengantarkan penumpang ke Pulau Beras Basah. Namun ketika sudah sampai tujuan, semua penumpang kapal lalu turun, tidak lama kemudian tiba-tiba kapal hanyut terbawa ombak.

“Korban langsung berenang mengejar kapal yang hanyut, akan tetapi korban mengalami kelelahan saat berenang. Beruntungnya sebelum tenggelam, korban langsung diselamatkan ABK kapal,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Mendengar berita itu, korban langsung dievakuasi oleh petugas BPBD Bontang menuju Pelabuhan Tanjung Laut, dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

“Saat ini kondisi korban sudah stabil, dan masih dirawat di RS. Kami hanya mengantarkan korban untuk dievakuasi melalui PSC Dinkes,” paparnya.

Adanya kejadian seperti ini, Usman menghimbau agar masyarakat saat berlibur tetap menaati ketentuan dan keselamatan.

Selalu waspada dan berhati-hati, begitu pula para pemilik dan nahkoda kapal. Senantiasa menghimbau penumpangnya untuk menggunakan Life Jacket atau pelampung selama di perjalanan, dan wajib waspada terhadap segala potensi bencana

“Jangan sampai lalai, apalagi meremehkan sesuatu hal. Walaupun memang bisa berenang, namun musibah bisa terjadi kapan saja dan dimana saja, kita tidak akan pernah tahu,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pemkot Bontang Bebaskan 40 Hektar Lahan di Kanaan untuk Pembuatan Kolam Depresi

0
Pemkot Bontang Bebaskan 40 Hektar Lahan di Kanaan untuk Pembuatan Kolam Depresi
Lahan yang terletak di sebelah Danau Kanaan, di Jalan Soekarno-Hatta, Bontang. (Dok).

BONTANG – Untuk mengatasi permasalahan banjir, Pemkot Bontang membuat kolam depresi dengan anggaran Rp 2,3 miliar, yang ditargetkan pada tahun ini, dimana luas lahan sekitar 40 hektar.

Kepala Bidang (Kabid) Sanitasi, Air Minum dan Sumber Daya Air Dinas PUPRK Bontang, Edi Suprapto mengatakan, anggaran tersebut akan digunakan untuk pembebasan lahan yang berada persis di samping Danau Kanaan, yang berada di Jalan Soekarno-Hatta.

Bahkan sebelumnya Pemkot Bontang telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 218 juta untuk perencanaan program ini.

“Luas lahan yang dibebaskan sesuai dengan perencanaan awal, dan ini merupakan program kelanjutan dari tahun sebelumnya,” ucapnya saat diwawancarai, Sabtu (27/4/2024).

Pembangunan kolam merupakan salah satu bentuk program untuk penanganan banjir, infrastruktur ini juga diharapkan bisa mengurangi dari dampak kiriman banjir yang sering terjadi saat musim hujan.

“Nantinya kolam juga bisa dipakai sebagai alternatif bahan baku air bersih untuk masyarakat, dimana sekarang Bontang sudah merasakan defisit air bawah tanah,” paparnya.

Edi juga menjelaskan, untuk proses pengadaan lahan akan dijalankan dengan regulasi yang cukup ketat. Harus dilihat sesuai pemanfaatan ruang, letak tanah, keluasan lahan, perkiraan nilai tanah, jangka waktu pengadaan tanah, rencana penganggaran, dan juga preferensi bentuk ganti rugi. (Dwi/Adv).

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Pemkot Bakal Lanjutkan Pemasangan Air Bersih di Pulau Gusung

0
Pemkot Bakal Lanjutkan Pemasangan Air Bersih di Pulau Gusung
Pulau Gusung. (Dok)

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang akan melanjutkan program pemasangan air bersih di Pulau Gusung, Kelurahan Guntung, Bontang Utara. Perencanaan pemasangan akan dilakukan pada 2025 mendatang.

Kepala Bidang (Kabid) Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air Dinas PUPRK Kota Bontang, Edi Suprapto mengatakan, pemasangan jaringan air bersih di Pulau Gusung sudah diusulkan sejak lama, dan sekarang masih akan menunggu hasil dari kemampuan keuangan daerah.

“Anggaran yang diperlukan kurang lebih Rp 5 miliar, semoga program ini bisa berjalan di tahun yang akan datang,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (27/4/2025).

Untuk pemasangan air bersih di wilayah perairan, sudah berlangsung sejak 2022 lalu. Kemudian berlanjut pada 2023 telah dilakukan pemasangan lagi pada dua pesisir yakni Selangan dan Tihi-tihi.

“Pertama pemasangan di Malahing, dengan anggaran Rp 2,9 miliar. Kemudian lanjut di Selangan dan Tihi-tihi dengan anggaran Rp 6 miliar. Semoga nantinya di Gusung cepat direalisasikan,” tutupnya. (Dwi/Adv).

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

ABK Ditemukan Meninggal di Atas Kapal yang Berlabuh di Pelabuhan Loktuan

0
ABK Ditemukan Meninggal di Atas Kapal yang Berlabuh di Pelabuhan Loktuan
Jenazah ABK saat dievakuasi di atas kapal, di Pelabuhan Loktuan, Bontang. (Dok).

BONTANG – Seorang pria berinisial Mu (56) yang berprofesi sebagai Anak Buah Kapal (ABK) ditemukan meninggal dunia di atas kapal yang berlabuh di Pelabuhan Loktuan, Senin (29/4/2024) kemarin.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Polairud, Iptu Kahirul Umam mengatakan, menerima informasi dari rekannya, jika korban tidak ada beraktivitas di atas kapal mulai pagi hari.

Saat memasuki kamar, saksi menemukan korban dengan posisi terlentang dengan menggunakan headset yang berada di telinganya, dan handphone yang berada di atas dada.

“Saat dipanggil, korban tidak ada respon. Langsung saksi melapor ke nahkoda kapal untuk memeriksa korban,” ucapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi mengaku ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kemudian langsung menghubungi polisi untuk evakuasi.

“Dari keterangan yang diketahui, korban memiliki sakit asam lambung akut,” paparnya.

Tak berselang lama jenazah langsung dibawa ke RSUD Taman Husada, saat dilakukan hasil visum korban meninggal akibat sakit, tidak ada tanda kekerasan pada jenazah.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada korban, dan jenazah akan dibawa pulang ke kampung halamannya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Sosialisasikan Jabatan Fungsional Pemerintah Kota Bontang dengan Kerjasama Kanreg VIII BKN

0

BONTANG – Jabatan fungsional dalam pemerintahan sangat diperlukan dalam upaya meningkatkan kapasitas organisasi dan mencapai tujuan strategis nasional serta untuk mendapatkan pegawai yang dapat langsung dimanfaatkan sesuai dengan keahlian dan/atau keterampilan tertentu. Namun di sisi lain, dinamika perubahan jabatan fungsional terjadi begitu cepat.

Agar dinamika tersebut dapat diadaptasi dengan cepat dan tepat, Pemerintah Kota Bontang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi jabatan fungsional, yang dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 29 hingga 30 April 2024.

Acara yang dibuka resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Bontang, Ir. Hj. Aji Erlynawati, MT, juga dihadiri secara daring oleh Kepala Kantor Regional (Kanreg) VIII BKN, A. Darmuji, S.Sos, M.Si. dan diisi oleh 3 orang narasumber, yaitu Nurhaji Wijaya, SH – Kepala Bidang Mutasi dan Status Kepegawaian, Ibu Rismawati, S.Sos serta Dyah Mustikaningtias N W, S.IP yang merupakan Analis SDM Aparatur Ahli Madya BKN.

Dalam sambutannya, Aji Erlynawati menyampaikan bahwa jabatan fungsional adalah jabatan karier, namun seringkali masih dipandang sebelah mata.

Jabatan fungsional dipersepsikan kurang bergengsi dibandingkan dengan jabatan administrasi dan jabatan pimpinan tinggi. Padahal kenyataannya, seorang pejabat fungsional bekerja berdasarkan bidang keahlian yang dimiliki, baik dari sisi kualifikasi pendidikan maupun pelatihan.

Seorang pejabat fungsional juga bekerja secara mandiri, memperoleh kesempatan yang lebih tinggi untuk meningkatkan karier dan kompetensi, serta terdapat insentif tambahan berdasarkan jenjang jabatan.

Ia menambahkan bahwa, perubahan regulasi tentang jabatan fungsional yang belum dipahami oleh seluruh pegawai jabatan fungsional turut menambah daftar panjang permasalahan jabatan fungsional.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meluruskan kesalahpahaman tentang jabatan fungsional dan agar dapat lebih memahami lagi tentang administrasi dan seluk-beluk pengelolaan jabatan fungsional,” bebernya.
Ditambahkannya, para peserta bisa memperoleh informasi langsung dari narasumber yang berkompeten dalam bidang pengelolaan jabatan fungsional, yaitu narasumber dari Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru untuk kemudian melakukan perbaikan atas pelayanan kepegawaian jabatan fungsional, sehingga bisa memotivasi kinerja dalam memberikan pelayanan kepada stakeholder melalui penyelesaian tugas perangkat daerah masing-masing secara berkualitas.

“Oleh karena itu, diharapkan seluruh peserta dapat serius dalam mengikuti acara ini. Silakan menyerap ilmu dan bertanya sebanyak-banyaknya, agar apa yang menjadi permasalahan selama ini dalam pengelolaan jabatan fungsional dapat memperoleh solusi terbaik,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala BKPSDM Kota Bontang, Drs. Sudi Priyanto, M.Si dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh pejabat penilai kinerja, pengelola kepegawaian, dan perwakilan pejabat fungsional dari seluruh perangkat daerah.
Sekaligus dirangkai dengan penyerahan SK Pensiun TMT 01 Mei 2024 dan SK kenaikan pangkat secara simbolis kepada pegawai yang naik pangkat TMT 1 Juni 2024. Hal ini menunjukkan komitmen BKPSDM untuk memberikan pelayanan yang cepat dan tepat waktu. (adv)