Beranda blog Halaman 616

Awal Mei Sigit Alfian Ajukan Pengunduran Diri ASN, Mantapkan Diri di Pilkada

0
Awal Mei Sigit Alfian Ajukan Pengunduran Diri ASN, Mantapkan Diri di Pilkada
Sigit Alfian. (Dok).

BONTANG – Mantan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bontang, Sigit Alfian menyatakan akan mundur dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Dirinya telah bersiap untuk maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Ia menjelaskan, akan mengajukan pensiun dari ASN per tanggal 1 Mei, dan langsung menyerahkan pengunduran diri ke Wali Kota Bontang.

Usai mengurus pengunduran diri, baru dirinya bisa melakukan pendaftaran untuk maju ke Pilkada. Bahkan untuk sekarang pun dirinya telah memenuhi syarat administrasi.

“Nantinya ada dua jalur, kalau lewat jalur independen kita akan mempersiapkan struktur, bahkan jalur politik adalah alternatif kedua. Kita akan bergerak bersama, semoga semua berjalan lancar,” ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu (21/4/2024).

Untuk konsep yang telah dipersiapkan nantinya maju di Pilkada, Sigit mengusung konsep kota pancasila. Karena dirinya telah paham untuk membangun Kota Bontang dengan perdamaian yang berkaitan pancasila. Mewujudkan sebagai kota pancasila dalam segala urusan perdamaian, kemakmuran, keadilan, dan juga keharmonisan adalah prioritas.

“Pertama saya paham dengan kondisi politik anggaran maupun APBD yang ada, tidak perlu lagi saya belajar terkait itu. Kedua termasuk di partai politik sendiri meminta agar saya mencalonkan diri, berarti saya termasuk perlu diperhitungkan,” paparnya.

Menurutnya, ada sejumlah partai yang membuka peluang untuk bergabung, di antaranya Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Nasdem, dan juga Demokrat.

“Saya mendaftarkan diri ke partai yang membuka untuk Bontang 01, dan untuk pasangan masih sangat dinamis untuk saat ini, karena waktunya masih panjang,” tegasnya.

Sigit sangat berharap terkait dengan Pilkada nantinya, dirinya yang diminta bukan meminta, telah menjadi penguat tekad dan niat untuk maju. Sama-sama saling mensukseskan sosok baru untuk Bontang, sehingga nantinya apa yang masyarakat sampaikan menjadi visi dan misi untuk memajukan Bontang.

“Saya siap 100 persen, bahkan saya siap kalah. Jika pun saya kalah itu sudah takdir. Karena ini bukan sebuah permusuhan, ini adalah sebuah pertandingan jadi tidak ada saling menjatuhkan karena kita sesama anak bangsa,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Peringati Hari Kartini, Wawali Ingin Semua Perempuan Merdeka

0
Peringati Hari Kartini, Wawali Ingin Semua Perempuan Merdeka
Wakil Walikota Bontang, Najirah saat memperingati Hari Kartini. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wakil Wali Kota (wawali) Bontang, Najirah ikut merayakan Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April. Menurutnya, semua perempuan harus merdeka.

Dalam perayaannya biasanya wanita-wanita Indonesia menggunakan kebaya yang mana pakaian tersebut melambangkan wanita Indonesia seperti sosok R.A Kartini, tokoh yang memperjuangkan kemerdekaan wanita.

Najirah ingin semua wanita bisa merasakan kemerdekaan, dengan mendapatkan pendidikan serta perlakuan yang baik dan diberi kesempatan yang sama dalam kehidupan sehari-hari.

“Sosok Kartini dalam kehidupan sehari-hari harus bisa berbuat banyak dan bermanfaat bagi bangsa, terutama untuk sekitarnya,” ujarnya saat ditemui di Auditorium 3 Dimensi.

Perempuan diyakini dapat memajukan bangsa dengan mendampingi anak, suami, keluarga maupun teman-teman dengan memberikan pemahaman, pendidikan layak kepada anak, dan menuntun keluarga menjadi lebih baik.

“Peran wanita tentu sangat penting, oleh sebab itu diharapkan dengan peringatan Hari Kartini ini setiap wanita bisa mendapatkan hak-haknnya dalam kehidupan,” tuturnya. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Sosper Kadir Tappa, Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga untuk Dukung Pembangunan Negara

0
Sosper Kadir Tappa, Tekankan Pentingnya Ketahanan Keluarga untuk Dukung Pembangunan Negara
Suasana Sosper Abdul Kadir Tappa. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2022 terkait penyelengaraan pembangunan ketahanan keluarga dilaksanakan di Hotel Andika, Minggu (21/4/24) oleh Abdul Kadir Tappa, Anggota DPRD Provinsi Kaltim di Hotel Andika.

Kadir Tappa menjelaskan, bahwa apapun yang dalam keluarga harus bisa dilawan bersama. Karena ketahanan keluarga cukup penting untuk ketahanan nasional. Penting kepada masyarakat Bontang bahwa perda kedua ini dapat menjadi alat untuk merubah keluarga menjadi lebih baik.

Ketahanan keluarga harus dimulai sebelum pembentukan keluarga. Contoh kecilnya adalah suami yang merokok, padahal uang rokok dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga.

Kadir Tappa juga menegaskan, bahwa dengan peran keluarga dalam membangun negara sangat penting.

Adapun narasumber dalam kegiatan ini, yang pertama adalah Siti Muhtadah, Analisis Ketahanan Keluarga Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana.

Latar belakang perda tersebut adalah UU Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, pasal 47 mengamanatkan pemerintah dan pemerintah daerah untuk menetapkan kebijakan pembangunan keluarga melalui pembinaan ketahanan dan kesejahteraan keluarga untuk mendukung keluarga agar dapat melaksanakan fungsi keluarga secara optimal.

Siti menambahkan, bahwa karakter seseorang penting sebagai pertahanan awal keluarga hingga ke negara, oleh sebab itu setinggi apapun jabatan kalau sifat tidak baik, bisa jadi nol besar.

“Karakter itu melekat, oleh sebab itu peran keluarga penting dalam mendidik, karena karakter dapat mempengaruhi banyak hal,” jelasnya.

Adapun pendekatan secara keagamaan oleh Zakaria Rahman, Pimpinan Ponpes Tahfiz Qur’an Taman Firdaus menjelaskan, bahwa ketahanan yang dimulai dari keluarga harus berlandaskan agama yang kuat.

“InsyaAllah kalau agama kuat karakter keluarga pun terjamin,” ujarnya.

Oleh sebab itu ia menyarankan untuk memberikan pendidikan kepada anak ke sekolah-sekolah yang berkualitas seperti pondok pesantren. (adv)

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Asosiasi Travel Bontang Layangkan Gugatan Hukum Akun Medsos Bontang.ku, Ini Penyebabnya!

0
Asosiasi Travel Bontang Layangkan Gugatan Hukum Akun Medsos Bontang.ku, Ini Penyebabnya!
Anggota ATB saat mengajukan gugatan hukum ke Polres Bontang. (ist)

BONTANG – Asosiasi Travel Bontang (ATB) Bersatu melakukan gugatan hukum yang ditujukan kepada akun media sosial Instagram, Bontang.ku. Tentang Undang-Undang ITE, terkait pencemaran nama baik ke Polres Bontang, Jumat (19/04/2024).

Hal itu berawal dari salah satu postingan Bontang.ku, yang memposting ulang keluhan pelanggan travel di Bontang, dan dianggap ATB mencemarkan nama baik seluruh travel di Kota Taman hingga menyebabkan sepi pelanggan, akibat krisis kepercayaan.

Dewan Pengawas ATB Ucok mengatakan, postingan keluhan salah satu pengguna travel bernama Sabrina yang diunggah di media sosial X (twitter), belum jelas duduk perkaranya dan belum jelas siapa oknum yang dimaksud.

“Semestinya dari pihak Bontang.ku klarifikasi atau berimbang dalam memposting sesuatu, jangan asal unggah ulang dan menggoreng pemberitaan yang belum jelas,” ujar Ucok.

Menurutnya, hal yang dilakukan oleh akun Bontang.ku merupakan tindakan yang tidak profesional. Sebab, tidak mengedepankan asas kebenaran informasi yang jelas dan terpercaya.

“Jangan hanya mengincar jumlah pembaca yang tinggi tapi tidak memikirkan dampaknya,” ujarnya.

Apalagi, lanjutnya, akibat postingan tersebut, menyebabkan mata pencarian para sopir travel di Bontang menurun.

“Sekarang masih terhitung arus balik, biasanya masih banyak pelanggan yang bisa kami serap pada momen ini, tapi ini sepi. Banyak yang menganggur,” kata dia.

Pihak ATB pun sebelumnya telah mencoba menghubungi pihak Bontang.ku, guna melakukan klarifikasi dan meluruskan permasalahan tersebut bersama dengan pemilik video, Sabrina.

Akan tetapi, mereka merasa media sosial dengan pengikut 95,7 ribu tersebut, tidak kooperatif dan tidak terbuka untuk sama-sama mencari jalan tengah demi mengembalikan nama baik dari travel di Bontang.

“Maka dari itu, kita lewat jalur hukum agar segera dapat solusi terbaik bagi ATB, pihak Bontang.ku, dan juga pelanggan travel,” imbuhnya.

Terkait tarif travel yang dikeluhkan oleh salah satu pelanggan tersebut kata Ucok, penetapannya telah diatur oleh asosiasi. Baik harga pada hari biasa, maupun arus mudik dan arus balik.

“Semua itu sudah ditentukan, untuk menjaga persaingan bisnis tidak boleh lebih mahal ataupun lebih murah,” katanya.

Maka dari itu, jika memang ada kesalahan dari anggota ATB yang tidak mengikuti peraturan yang berlaku, Ucok mengaku pihaknya siap untuk meminta maaf dan mengganti kerugian pelanggan.

“Akan kita perbaiki dan tingkatkan pelayanan kepada pelanggan,” tuturnya.

Akan tetapi, ia tetap berharap pihak Bontang.ku tetap memberikan klarifikasi guna mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap travel di Kota Taman.

“Kita sama-sama duduk bersama di penegak hukum untuk mediasi dan saling intropeksi kesalahan, juga mencari jalan tengah,” harap Ucok.

Sementara itu, salah satu admin media sosial Bontang.ku Olifiansyah mengaku, dirinya sebelumnya telah berkomunikasi dengan pihak ATB. Juga mendengar keluhan dari pihak asosiasi. Akan tetapi, terkait postingan yang ia unggah itu menurutnya tidak ada kekeliruan.

“Karna sudah saya kasih keterangan kalau tidak semua travel di Bontang itu curang,” ujar Olif.

Tujuan ia memposting cuitan tersebut ialah agar tidak ada lagi keluhan seperti yang dirasakan oleh pelanggan travel seperti yang ditulis oleh Sabrina. “Sudah dapat izin juga dari Sabrina,” katanya.

Terkait tuntutan yang ditujukan kepada pihaknya, saat ini ia akan menunggu surat pemanggilan dari pihak kepolisian. “Sementara ini saya tunggu surat panggilan untuk melakukan mediasi,” pungkasnya.

Disisi lain, ketika diminta tanggapan terkait masalah ini, Sekretaris Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bontang Rachman Wahid mengatakan, masyarakat harus bisa memilah, mana media sosial, mana media massa. Walaupun keduanya bisa menjadi sumber informasi, tetapi terdapat perbedaan antara produk jurnalistik dan media sosial yang signifikan.

Media massa berisi berita dan informasi hasil liputan atau riset yang dibuat oleh wartawan. Dan dalam bekerja, wartawan selalu berpedoman dengan Kode Etik Jurnalistik.

“Sementara itu, media sosial berisi informasi apa pun, mulai dari edukatif hingga konten yang bersifat hiburan. Jadi jangan disamaratakan,” ujarnya.

Dalam menyusun dan menerbitkan berita, wartawan pun memakai landasan moral dan mutlak menaati Kode Etik Jurnalistik. Karena, lanjutnya, Pasal 1 Kode Etik Jurnalistik sudah menyebutkan, Wartawan Indonesia bersikap independen, menghasilkan berita yang akurat, berimbang (cover both side), dan tidak beritikad buruk.

Cover both side tersebut, kata Rachman, dilakukan dengan tujuan agar masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan netral. Sehingga nantinya masyarakat dapat memaknai informasi tersebut secara pribadi, tanpa adanya hasutan dari pihak media ataupun pihak lain yang tidak memiliki keakuratan informasi.

“Sebenarnya, prinsip cover both side ini tak hanya berlaku untuk jurnalis, tapi juga dapat diterapkan pada pengguna media sosial seperti Facebook, Tiktok, Instagram dan media lainnya. Jangan asal mengunggah ulang sebuah informasi yang akhirnya tidak berimbang dan menggiring opini negatif terhadap siapapun termasuk jurnalis,” katanya.

Sebagai informasi, salah satu pelanggan travel dengan nama pengguna Sabrina mengeluhkan penarikan tarif dari travel Bontang, yang ia anggap sering melakukan kecurangan. Hal itu ia ungkap di media sosial X miliknya.

“Travel mobil Bontang tuh (banyak) yang nggak jujur. Kita pesan awal, dia bilang harga fix sekian. Udah inc tol. Tapi nanti kalau sudah sampai tujuan, minta tambah 50-100 ribu perorang, alesannya macam-macam lagi. Seumur-umur naik travel, travel Bontang aja yang banyak begitu,” tulis sabrina dalam postingannya (15/04/2024).

Sementara postingan ulang di media sosial Instagram Bontang.ku, sudah dihapus. (*)

Editor: Yusva Alam

Kawasan Industri Bontang Dikelola PT KIB, Pemkot Segera Susun Skema Bagi Hasil

0
Kawasan Industri Bontang Dikelola PT KIB, Pemkot Segera Susun Skema Bagi Hasil
Wali Kota Bontang, Basri Rase. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Kawasan industri di wilayah Bontang Lestari dikelola oleh PT Kawasan Industri Bontang (PT KIB) bersama dengan Pemkot Bontang, namun begitu pemkot belum menyusun skema bagi hasil.

Sesegera mungkin pemkot bakal menyusun skema bagi hasil tersebut.

Diketahui lahan kawasan industri yang ada saat ini seluas 1.102 hektare.

Sebanyak 600 hektar telah memiliki Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR) dari Kementerian Agraria Dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional dan 200 hektarnya milik PT KIB sendiri.

Analisis dampak lingkungan juga hampir rampung. Sehingga Kota Bontang sendiri telah memiliki tiga perusahaan pengelolaan industri, yakni PT Pupuk Kaltim, PT Badak LNG, dan PT KIB.

Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, ia ingin pembangunan industri mengarah kepada hilirisasi, dengan adanya hilirisasi maka perekonomian Kota Bontang dapat meningkat dengan adanya penarikan tenaga kerja oleh warga Bontang sendiri.

“Dengan adanya industri baru maka makin banyak lowongan pekerjaan,” jelasnya saat ditemui beberapa waktu lalu. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Pemkot Resmi Buka Bontang Auto Meet Up and Contest

0
Pemkot Resmi Buka Bontang Auto Meet Up and Contest
Bontang Auto Meet Up and Contest 2024 di Halaman Parkir Citimall Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Bontang Auto Meet Up and Contest resmi dibuka, Sabtu (20/4/24) di halaman parkir Citimall Bontang.

Wali Kota Bontang, dalam hal ini diwakili Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang, Rita Atin Widiarti mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan momentum dalam mempererat tali silaturahmi club dan komunikasi otomotif.

“Sekaligus memajukan dunia otomotif khususnya di Kota Bontang,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menunjukkan bukan hanya sebagai hobi semata, namun memcerminkan semangat dan kreativitas manusia dalam inovasi dan teknologi terbaru.

Masyarakat diajak untuk turut mencintai dunia otomotif. Kegiatan ini pun juga diharapkan dapat menginspirasi. Karena ini merupakan wadah bagi pecinta otomotif untuk mengekspresikan kreatif mereka.

Pemkot juga menyadari pentingnya mengakomodasi minat masyarakat khusus dalam dunia otomotif, sehingga akan mendukung dan memfasilitasi kegiatan tersebut.

Ilham, Ketua Panitia mengungkapkan bahwa komunitas mereka bukan komunitas yang negatif, tapi justru memberikan informasi penting dalam dunia otomotif.

“Justru dalam dunia otomotif, kami selalu menerapkan standar aman dalam berkendara,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan akan terus dilakukan secara rutin, agar terjalin silaturahmi antar pecinta otomotif Bontang. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Siap Maju Pilkada, Irfan Sudah Ambil Formulir di Golkar dan PDIP

0
Siap Maju Pilkada, Irfan Sudah Ambil Formulir di Golkar dan PDIP
Muhammad Irfan. (Dok).

BONTANG – Muhammad Irfan menyatakan siap maju sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Bontang di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Pria yang saat ini juga sebagai Anggota DPRD Bontang ini mengatakan, sudah mengambil formulir di Sekretariat Partai Golongan Karya (Golkar). Sementara untuk pengembalian formulir akan dilakukan pada Senin (22/4/2024) depan.

“Saya sudah mengambil formulir Jumat lalu, untuk pengembalian formulir pun saya akan kembalikan di hari Senin besok. Karena saya masih dalam perjalanan,” ucapnya saat diwawancara via telepon, Sabtu (20/4/2024).

Tidak hanya di Partai Golkar saja, akan tetapi Irfan juga mengambil formulir di Partai Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, untuk memperluas dirinya maju dan juga membangun komunikasi dengan sejumlah partai sebagai bacalon wawali di pilkada.

“Untuk pasangannya nanti siapa, kita lihat saja. Saya mengajukan diri sebagai calon Wakil Wali Kota. Mau siapapun pasangannya nanti untuk maju, insya allah saya sudah siap lahir dan batin,” jelasnya.

Sejauh ini, Irfan sudah persiapan sangat matang, mulai dari konsekuensi hingga pengunduran diri karena telah mencalonkan diri di Pilkada.

“Pastinya untuk pencalonan diri di Pilkada ada konsekuensinya, sudah saya pikirkan semua dengan matang. Bagaimana ke depannya, bagaimana langkah-langkahnya, jelas sudah jauh hari saya persiapkan,” paparnya.

Irfan berharap, dengan dirinya maju di Pilkada ini, setidaknya ada wajah baru yang datang untuk memimpin Kota Bontang. Baik dari wali kota maupun dari wakil wali kota.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Niat Silaturahmi, IRT di Bontang Curi Handphone Milik Kerabatnya

0
Niat Silaturahmi, IRT di Bontang Curi Handphone Milik Kerabatnya
IRT berinisial YI (31) warga Tanjung Laut Indah, Bontang diamankan polisi. (Dok).

BONTANG – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Tanjung Laut Indah berinisial YI (31), kedapatan mencuri handphone milik kerabatnya yang tertinggal di dashboard motor.

Kapolres Bontang, Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim, Iptu Hari Supranoto menjelaskan, awal mula terjadi pencurian saat pelaku hendak ke rumah korban untuk bersilaturahmi. Korban mengaku handphone miliknya telah tertinggal di dashboard, akan tetapi saat di cek ternyata handphone tersebut telah hilang.

“Korban menjelaskan handphone miliknya tertinggal di dashboard motor. Korban juga mulai sadar ketika pelaku usai silaturahmi ke rumahnya,” ucapnya saat dikonfirmasi, Jumat (19/4/2024).

Diketahui, kejadian hilangnya handphone tersebut 10 April lalu, dan korban merasa curiga dengan kerabatnya yang datang ke rumah untuk silaturahmi.

Atas dasar dugaan itu, korban melaporkan ke Polres Bontang untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Upaya penyelidikan sudah ada titik terangnya, sehingga kami langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku. Dari keterangan pelaku juga dirinya menyatakan sedang butuh uang,” paparnya.

Atas kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 4,3 juta. Pelaku juga telah berada di Mapolres Bontang beserta dengan barang bukti handphone merek Vivo.

Tersangka dijerat pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian, “Dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Polairud Sosialisasikan Standar Keselamatan pada Pemilik Kapal Wisata

0
Polairud Sosialisasikan Standar Keselamatan pada Pemilik Kapal Wisata
Polairud Bontang lakukan sosialisasi di Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Bontang (Dok).

BONTANG – Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Kota Bontang mengadakan sosialisasi di Pelabuhan Tanjung Laut, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan. Sosialisasi ini untuk menghimbau kepada para penyedia jasa transportasi wisata Beras Basah, agar tetap menerapkan standar keselamatan saat berlayar.

Kasat Polairud Kota Bontang, Iptu Khairul Umam mengatakan, kegiatan sosialisasi ini guna untuk menindak lanjuti dan juga sebagai pengingat akan kejadian adanya wisatawan yang tenggelam. Sehingga nahkoda yang akan bertanggung jawab penuh saat pelayaran.

“Dengan kejadian kemarin, agar pemilik kapal menyiapkan lebih banyak life jacket alias pelampung jaket. Hal itu diharapkan untuk memberikan rasa aman pada para pengunjung yang akan menyeberang menggunakan kapal,” ucapnya.

Tidak sampai di situ, akan ada pula pengecekkan secara langsung dalam waktu seminggu ke depan di lapangan, mengenai kelengkapan pelampung, kelengkapan lampu jalan kapal saat hendak berlayar.

“Kami juga akan memberi tindakan kepada nahkoda, agar tidak mengindahkan apa yang sudah menjadi penekanan. Semoga himbauan dan sosialisasi ini dapat menghasilkan hasil di lapangan yang lebih baik untuk kedepannya,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri sebanyak 27 nahkoda kapal, serta ada juga kegiatan penempelan stiker untuk himbauan di kapal penumpang. Dirinya berharap kejadian yang telah berlalu tidak kembali terulang.

“Karena keselamatan nahkoda dan penumpang yang paling utama, jika ada terlihat hal-hal yang dapat membahayakan bisa saling mengingatkan satu sama lain, agar terhindar resiko saat pelayaran,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Ketua DPD PAN Bontang Kembalikan Formulir Bacalon Wawali di Sekretariat Golkar

0
Ketua DPD PAN Bontang Kembalikan Formulir Bacalon Wawali di Sekretariat Golkar
Ketua DPD Partai PAN mengembalikan formulir bacalon Wawali di Sekretariat Golkar, Bontang. (Dwi/Radarbontang).

BONTANG – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai PAN Kota Bontang, Ridwan telah resmi mengembalikan formulir penjaringan sebagai bakal calon Wakil Wali Kota Bontang di Sekretariat Golongan Karya (Golkar) Kota Bontang.

Mewakili Tim Jaringan Kota Bontang, Ubaya Bengawan mengatakan, pendaftaran penjaringan bakal calon Wakil Wali Kota telah dibuka mulai sejak 17-22 April 2024.

“Kiprah pak Ridwan tidak perlu diragukan lagi dalam dunia politik, karena sudah dua periode menjabat sebagai anggota DPRD Bontang. Sehingga sangat diperhitungkan dalam pilkada tahun ini,” ucapnya saat ditemui.

Hingga saat ini, ada dua kandidat sudah mengembalikan formulir pendaftaran, salah satunya yakni Ridwan, Ketua DPD Partai PAN. Pendaftaran langsung diterima baik oleh tim penjaring untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 mendatang.

Sementara itu, Ketua DPD PAN Bontang, Ridwan mengucapkan terima kasih kepada para pendukung dan juga simpatisan, yang sudah mengantarkan dirinya dalam penjaringan kepala daerah tahun 2024.

“Bertarung dalam Pileg Bontang tahun ini tidaklah gampang, namun berkat dukungan simpatisan dan para pendukung, akhirnya bisa terpilih kembali. Sehingga saya juga ingin bertekad untuk maju pada pilkada tahun ini, dan siap bersaing dengan para kandidat lainnya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam