Beranda blog Halaman 617

6 Anggota PWI Bontang Wakili Kaltim Ikut Pra Powarnas di Kalsel

0
6 Anggota PWI Bontang Wakili Katim Ikut Pra Powarnas di Kalsel
6 Anggota PWI Bontang yang mewakili Kaltim di pra Powarnas. (ist)

BONTANG – Sebanyak 6 anggota PWI Bontang bersama kontingen atlet Porwanas PWI Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan performa gemilang dalam uji tanding melawan PWI Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin.

Pertandingan yang berlangsung selama dua hari, 17-18 April 2024, menjadi ajang pemanasan dan evaluasi bagi Kaltim sebelum bertarung di Porwanas, Agustus mendatang.

Mereka adalah; Mawan (Cabor bulutangkis), Jumardi Salam (cabor catur), Riyadi (Cabor Futsal), Amril Ashar (cabor Futsal), Fahmi Fajri (cabor fotografi), Fajri Sunaryo (Cabor Menulis).

Beberapa cabang olahraga Kaltim menunjukkan performa yang luar biasa dan berhasil meraih kemenangan telak. Seperti Tenis Meja Tunggal dan Ganda Putra dengan skor 6-1 atas PWI Kalsel, Tenis Lapangan Ganda Putra dengan skor 6-5 dan 6-1, dan Bridge menang meyakinkan dengan skor 16-4.

Kemenangan ini menjadi bukti tekad kuat Kaltim untuk mengulang prestasi gemilang di Porwanas.

Meskipun tidak semua cabang olahraga meraih kemenangan, Kaltim menunjukkan semangat pantang menyerah dan kerja keras tim yang patut diapresiasi.

Di beberapa cabang olahraga lain, Kaltim harus mengakui keunggulan Kalsel dengan selisih tipis, seperti di Futsal, Domino, Bilyard, Catur, dan Badminton Ganda Putra.

Sementara itu, untuk lomba karya jurnalistik, kontingen Kaltim melakukan seleksi internal. Dari tiga nama yang menjadi jawara di powarda mendapatkan pembekalan selama di Kalsel. Baik itu fotografi maupun penulisan berita.

“Alhamdulillah, semua cabang olahraga sudah dipertandingkan. Ada yang menang dan kalah, ini hal biasa dalam pertandingan. Tentunya akan terus kami evaluasi dan tingkatkan. Masih ada waktu untuk berbenah dan mempersiapkan semaksimal mungkin menuju Porwanas bulan Agustus mendatang,” kata Plt Ketua PWI Kaltim, Achmad Shahab.

Shahab yakin tim Kaltim mampu mempertahankan prestasi mereka di Porwanas, seperti saat meraih peringkat 10 besar di Porwanas Jawa Timur dan Bandung beberapa tahun lalu. Ia pun menyemangati para atlet untuk terus berlatih lebih giat dan pantang menyerah.

Rombongan atlet Porwanas PWI Kaltim dijadwalkan kembali ke Samarinda pada hari Jumat, 19 April 2024. Kemenangan ini menjadi momentum positif bagi Kaltim untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri menghadapi Porwanas. Semangat pantang menyerah dan kerja keras tim Kaltim diharapkan mampu membawa mereka meraih prestasi gemilang di ajang nasional tersebut. (*)

Editor: Yusva Alam

Edarkan Sabu Seberat 3 Gram, Pemuda 18 Tahun Diamankan Polisi

0
Edarkan Sabu Seberat 3 Gram, Pemuda 18 Tahun Diamankan Polisi
Tersangka diamankan di Mapolres Bontang. (ist)

BONTANG – Seorang pemuda berinisial DS (18) warga Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, tertangkap basah oleh polisi usai memiliki sabu seberat 3,9 gram, Kamis (18/4/2024).

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Resnarkoba, AKP Rihard Nixon mengatakan, anggotanya mendapatkan informasi masuk dari masyarakat bahwa di Jalan MH.Thamrin, RT.22, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, sering kali dijadikan tempat transaksi narkotika jenis sabu.

Polisi pun melakukan penangkapan terhadap tersangka di Jalan Sidorejo, RT.21, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan.

“Sekitar pukul 01.00 Wita, kami telah mencurigai seseorang, saat kami mengamankan yang bersangkutan dan melakukan penggeledahan badan, ditemukan empat bungkus plastik bening berisikan sabu,” ucapnya.

Barang bukti yang telah diamankan meliputi, sabu seberat 3,9 gram, satu bungkus plastik klip, satu unit handphone merek Vivo berwarna biru, dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio Gear dengan nomor polisi KT 4375 QI.

“Kami mengamankan tersangka saat hendak mengedarkan sabu, tersangka juga mengaku bahwa sabu akan dijual kembali,” tambahnya.

Pihak Polres Bontang masih akan mendalami, dari mana asal mula sabu didapatkan. Tersangka saat ini juga telah diamankan di Mapolres Bontang.

Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Sutomo Jabir Maju Pilkada Melalui PKB, Basri Tanggapi Santai

0
Sutomo Jabir Maju Pilkada Melalui PKB, Basri Tanggapi Santai
Wali Kota Bontang, Basri Rase. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Basri Rase tidak lagi menjadi satu-satunya yang diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), nama Sutomo Jabir digadang masuk penjaringan bakal calon kepala daerah Kota Bontang melalui partai tersebut.

Ia pun menanggapi hal tersebut dengan santai. Ia mengungkapkan bahwa siapa saja memiliki kesempatan untuk mendaftarkan diri menjadi bakal calon kepala daerah.

“Tidak masalah, keinginan orang lain tidak bisa kita halangi,” tambah Ketua DPC PKB Bontang itu.

Ia akan tetap mengikuti mekanisme yang dilakukan dari partainya tersebut. Ia tidak mempermasalahkan bila masih terdapat tambahan kandidat yang ingin mendaftar ke PKB.

“Yang menentukan pusat juga, jadi kita tentu harus menghargai,” ucapnya Selasa (16/4/24).

Basri sudah siap untuk kembali mendaftar di partainya tersebut dan kembali berpasangan dengan Najirah, oleh karena itu Basri juga satu-satunya yang telah memiliki pasangan dalam pilkada nanti.

Ia pun siap jika mendaftarkan dirinya di partai lain, jika tidak kembali mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) di Jakarta.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Bontang Kuring Resto Rebranding Bontang Nusantara, Wali Kota Harap Buka Era Baru Kuliner dan Pariwisata di Kota Taman

0
Bontang Kuring Resto Rebranding Bontang Nusantara, Wali Kota Harap Buka Era Baru Kuliner dan Pariwisata di Kota Taman
Peresmian nama Bontang Nusantara menggantikan nama Bontang Kuring Resto. (ist)

BONTANG – Sejarah baru tercipta. Restoran Bontang Kuring resmi berganti nama menjadi Bontang Nusantara.

Wali Kota Bontang, Basri Rase, bersama Sekda Bontang, perwakilan Direksi PT Pupuk Kaltim, Direktur PT Kaltim Multi Boga Utama (KMBU) Tommy Johan Agusta, pimpinan anak perusahaan dan afiliasi di bawah Pupuk Kaltim Grup, serta tokoh-tokoh penting, turut hadir dalam momen bersejarah ini. Peluncuran nama baru ditandai dengan pemotongan pita.

Peresmian nama baru yang digelar di Halaman Bontang Nusantara, Rabu (17/4/2024) ini menandai langkah berani PT KMBU menuju identitas yang lebih inklusif dan beragam.

Wali Kota Bontang Basri berharap Rebranding ini akan menciptakan suasana baru di Kota Taman, di mana Bontang Nusantara dapat menghadirkan cita rasa dari setiap penjuru Nusantara.

“Kami yakin, perubahan dari Bontang Kuring menjadi Bontang Nusantara, tidak sekadar mengubah nama, tetapi akan menjadi dorongan bagi keanekaragaman kuliner di Bontang. Saya melihat semakin banyak variasi makanan yang ditawarkan. Sehingga warga Bontang tidak perlu pergi ke tempat lain untuk menikmati kuliner. Semuanya tersedia di sini,” ungkap Wali Kota Basri Rase saat meresmikan Rebranding Bontang Nunsantara.

Menurutnya, rebranding Bontang Nusantara juga sejalan dengan keragaman penduduk Bontang.

“Di Bontang, masyarakatnya heterogen. Segala macam suku ada di Bontang. Ketika kita ingin menikmati masakan Padang, masakan Bugis, masakan Sunda, dan lainnya, cukup datang ke Bontang Nusantara,” ujarnya.

Selain sebagai pusat kuliner, Bontang Nusantara juga diharapkan akan menjadi destinasi wisata yang menarik bagi pengunjung dari dalam maupun luar kota.

Dengan adanya acara mingguan yang diisi dengan musik, pakaian tradisional, dan hidangan lezat, Bontang Nusantara diharapkan akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang ingin merasakan pengalaman unik dalam menjelajahi kekayaan budaya Indonesia.

Apresiasi dan penghargaan disampaikan Wali Kota kepada PT KMBU. Karena Bontang akan menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Terlebih, mulai Juli 2024 ini akan mulai ditempati, sehingga Bontang Nusantara perlu disiapkan di Bontang sebagai kota penyangga IKN.

“Nama Bontang Nusantara ini juga terinspirasi dari kunjungan Pak Presiden ke sini,” imbuhnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, hanya satu cara yaitu membangun sinergi dan kolaborasi. Bontang Nusantara adalah kebanggaan semua, jika bukan warga yang mendukungnya, siapa lagi.

“Bontang Nusantara menjadi salah satu destinasi wisata kuliner yang wajib dikunjungi, semoga menjadi tujuan wisata kuliner di Bontang. Saya pribadi akan mempromosikannya kepada tamu-tamu pemerintah yang hadir,” ungkapnya.

Wali Kota meyakini dan percaya dengan semakin banyaknya variasi makanan yang tersedia di Bontang Nusantara, ini bisa menjadi awal kebangkitan wisata kuliner di Kota Bontang.

“Semoga ini menjadi pelopor, dan semoga setiap minggu diadakan acara yang mengangkat budaya setempat. Dilengkapi dengan musik-musik khas daerah, jika memungkinkan termasuk pakaian tradisionalnya, ciri khas yang harus ditonjolkan,” tuturnya.

Untuk diketahui, Bontang Nusantara atau yang sebelumnya dikenal dengan nama Bontang Kuring Resto adalah salah satu unit usaha di bawah manajemen PT KMBU, yang berdiri sejak tahun 1992 di Jalan Catelya PC VI PKT Bontang.

Adapun KMBU adalah salah satu Afiliasi di bawah PKT Group, yang fokus bergerak di bidang kuliner, catering, resto dan café.

Pendiri Bontang Kuring Resto adalah Kamil Helmi yang merupakan Direktur KMBU ke-2 atas arahan Soeratman yang merupakan Direktur Utama PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) ke-3.

Nama Bontang Kuring sendiri artinya adalah Bontangku, karena pada awalnya menyajikan menu makanan khas Sunda. Diungkapkan oleh Kamil Helmi, di tahun 1992 itu, pihaknya sengaja menawarkan menu yang berbeda yaitu khas Sunda.

Di Bontang sendiri sudah banyak menu penyetan dari Jawa Timur, tongseng dari Solo, Gudeg dari Jogja dan Coto dari Makassar. Agar memberikan sensasi yang berbeda, maka kami memilih menu Sunda.

Salah satu menu andalan Bontang Kuring adalah ikan mas goreng, ikan mas bumbu cobek, karedok, empal dan lain-lain.

Seiring perjalanan waktu, menu Gami Bawis, ikan baronang bakar, ikan putih bakar, cumi bakar, dan olahan laut lainnya mulai menghiasi daftar menu di restauran ini.

Hal ini adalah untuk memenuhi permintaan PKT apabila menjamu tamu dari luar Bontang, dapat menikmati sajian khas kota Bontang. “Syukur Alhamdulilah dengan penambahan menu ini semakin memanjakan konsumen baik tamu PKT maupun konsumen umum yang sengaja singgah ke Bontang Kuring,” kata Tommy Johan Agusta. (adv)

Editor: Yusva Alam

40 Botol Miras Gagal Diselundupkan di Pelabuhan Loktuan

0
40 Botol Miras Gagal Diselundupkan di Pelabuhan Loktuan
Pengamanan Tas Berisi miras di Pelabuhan Loktuan. (ist)

BONTANG – Tas diduga berisi minuman keras merk cap tikus (CT) sebanyak 40 botol 600 mililiter ditemukan di pelabuhan Loktuan, Rabu (17/4/24) malam sekitar pukul 20.00 wita.

Saksi yang merupakan anggota TNI AL, Ibnu dan Jordan mendapatkan informasi dari salah satu anggota Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), bahwa ada tas ransel warna coklat yang mencurigakan dan disinyalir berisi minuman keras CT.

“Orang TKBM itu curiga sama tas tersebut, lapor ke kita, pas dicek ternyata isinya itu,” jelas Ibnu.

Kemudian para saksi melakukan indentifikasi dan pengawasan terhadap tas tersebut, namun pemilik tas sampai dengan kapal berangkat tidak ada yang mendekati dan tidak ada yang mengakui.

Saat itu kapal yang sedang bersandar baru saja tiba dari Pare-pare, dengan indikasi ada penumpang yang baru saja kembali dari Labuan Bajo.

Akhirnya tangkapan berupaya penyelundupan miras Ilegal diserahkan kepada Polairud Pelabuhan Umum Loktuan dan KSOP Kelas II Kota Bontang, untuk diamankan.

“Kemungkinan juga yang punya tas kabur karena sadar tasnya sudah kami tahan,” tambahnya.

Komandan Posal Bontang menegaskan, bahwa dalam rangka pengamanan obyek vital sinergi antar instansi terkait harus lebih ditingkatkan dan dikembangkan.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Siap Tinggalkan Kursi DPRD, Aswar Segera Daftar Bacalon Wawali di Partai Lain

0
Siap Tinggalkan Kursi DPRD, Aswar Segera Daftar Bacalon Wawali di Partai Lain
Muhammad Aswar. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dalam waktu dekat Muhammad Aswar menyatakan siap mendaftarkan dirinya maju sebagai bakal calon (bacalon) wakil wali kota (wawali) di Partai Golongan Karya (Golkar).

Sebelumnya Aswar telah terpilih sebagai anggota DPRD Kota Bontang melalui Partai Gelora, ia juga merupakan Ketua DPD Partai Gelora Kota Bontang.

“Saya sudah koordinasi sama teman-teman partai dan mereka mendukung, malah didorong untuk segera maju,” ungkapnya saat ditemui redaksi.

Belum sempat menduduki kursi DPRD, namun Aswar mantap kembali maju ke ranah eksekutif. Dewan Pengurus Pusat (DPP) Gelora juga telah menyerahkan kebijakan tersebut ke partai.

“Kami sudah sering berkomunikasi dengan Partai Golkar,” ujarnya.

Selain itu, ia juga berencana untuk mendaftar ke Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) karena melihat potensi. Dirinya juga sudah siap jika harus meninggalkan kursi DPRD.

Hal itu karena berkaitan dengan aturan Pasal 7 ayat (2) huruf s UU Pilkada menyatakan, bahwa bagi calon kepala daerah yang mengikuti pilkada harus menyatakan secara tertulis pengunduran dirinya sebagai anggota DPR, DPD, dan DPRD sejak ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pilkada.

Namun di sisi lain, menurut putusan MK Nomor 12/PUU-XXII/2024, dalam pertimbangannya menyatakan, bahwa terkait status calon anggota DPR, DPD, dan DPRD terpilih sesungguhnya belum melekat hak dan kewajiban konstitusional pada dirinya yang berpotensi dapat disalahgunakan oleh calon legislatif terpilih yang bersangkutan.

Aswar menjelaskan, bahwa keinginannya menjadi eksekutif karena ingin berbuat lebih banyak kepada masyarakat Bontang.

“Kalau DPRD kita terbatas, jadi pinginnya lebih,” ujarnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Area Belakang SMKN 1 Bontang Terbakar, Amiluddin: Hari Ini 7 Titik Kebakaran Lahan!

0
Area Belakang SMKN 1 Bontang Terbakar, Amiluddin: Hari Ini 7 Titik Kebakaran Lahan!
Petugas Disdamkrtan Bontang melakukan pemadaman api di belakang SMK Negeri 1 Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Kebakaran lahan kembali terjadi untuk kesekian kalinya. Kali ini menyasar area belakang sekolah SMK Negeri 1 Bontang, di Jalan Cipto Mangunkusumo, No.2, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, pada Rabu (17/4/2024) sekitar pukul 15.30 Wita.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Amiluddin mengatakan, ada informasi masuk dari pihak sekolah terkait kebakaran lahan. Hal ini diduga akibat adanya pembukaan lahan.

“Mendengar laporan masuk, kami langsung bergerak menuju ke lokasi. Karena adanya kebakaran, sehingga membuat panik dan heboh seisi sekolah,” ucapnya.

Pemadaman lahan dilakukan selama kurang lebih satu jam lamanya, bahkan dari Disdamkartan Bontang menurunkan sebanyak 15 petugas dan juga tiga unit armada.

Tidak hanya itu, kendala yang dialami petugas adalah kurangnya stok air, dan lokasi yang cukup curam.

“Karena dekat dengan pemukiman dan juga sekolah, maka kami langsung bergerak cepat. Takutnya api semakin lama semakin menyebar akibat kencangnya angin,” paparnya.

Perlu diketahui, untuk hari ini sudah ada sebanyak 7 titik terjadinya kebakaran, di antaranya meliputi lahan dekat Perumahan BTN PKT, lahan belakang RSUD Taman Husada, dua titik lokasi lahan di Bontang Lestari, dan juga lahan di Sempayang, Guntung.

“Sehari ini sudah banyak sekali kejadian kebakaran lahan. Permasalahannya pun sama, akibat adanya pembukaan lahan,” tambahnya.

Karena banyaknya lahan yang terbakar, Disdamkartan akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, bagaimana menyikapi hal tersebut.

“Banyaknya lahan yang terbakar sudah masuk dalam hal yang penting bagi saya,” ungkapnya.

Sehingga, Amiluddin menghimbau agar tidak membakar lahan dengan alasan membuka atau membersihkan. Karena lahan yang kering sangat mudah sekali terbakar.

“Cuaca sekarang ini lagi ekstrim, panas terik. Jadi jangan asal membakar, bahkan membuang puntung rokok ke sembarang tempat pun sudah bisa menyebabkan terjadinya kebakaran,” tutupnya.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Usung Andi Faiz dan Neni Maju Bacalon Wali Kota, Golkar Bontang Buka Penjaringan Wawali

0
Usung Andi Faiz dan Neni Maju Bacalon Wali Kota, Golkar Bontang Buka Penjaringan Wawali
Konferensi pers Partai Golkar Bontang terkait pilkada. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Bontang, telah membuka penjaringan untuk Bakal Calon (Bacalon) Wakil Wali Kota Bontang sejak 17 hingga 22 April 2024 mendatang.

Untuk pendaftaran di Kantor DPRD Golkar, yang berada di Jalan Pattimura, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.

Ketua DPD II Partai Golkar Bontang, Andi Faisal Sofyan Hasdam menyatakan, hal tersebut karena Partai Golkar telah menentukan dua nama kader terbaik, yakni Andi Faisal Sofyan Hasdam dan Neni Moerniaeni, sebagai calon Wali Kota Bontang.

Sehingga Partai Golkar membuka peluang untuk penjaringan di posisi Wakil Wali Kota. Keputusan tersebut berdasarkan surat instruksi DPD Partai Golkar Provinsi Kaltim yang diterima DPD Golkar Bontang, pada Senin (15/4/2024) kemarin.

“Untuk penjaringan wali kota kami sudah tutup. Karena ini sesuai dengan surat keputusan DPD Golkar Provinsi. Sekarang kami membuka penjaringan untuk calon wakil wali kota secara terbuka, tanpa mahar,” ucapnya saat konferensi pers.

Pihaknya akan membuka peluang untuk siapapun pada posisi calon wakil wali kota, termasuk memberi kesempatan bagi partai partai lainnya untuk menyodorkan kader-kader terbaik yang mereka punya. Bahkan ada beberapa partai yang telah menjalin komunikasi secara intens seperti Gerindra, PAN, Gelora, dan PKS.

“Kami terbuka secara umum kepada masyarakat, dan juga akan membuka ruang komunikasi tentunya dengan berbagai partai politik yang ada,” paparnya.

Faktor aspek lainnya juga menjadi bahan dasar penentu, seperti usulan dari Pengurus Tingkat Daerah (PTD), Pengurus Tingkat Kecamatan (PTK), organisasi sayap, hingga di internal Golkar Bontang juga menjadi faktor yang menentukan di rapat pleno nantinya, untuk nama yang akan diusung sebagai calon wali kota di Pilkada 2024.

“Nanti kami akan melihat lagi dari dua nama tersebut, dan akan ditentukan berdasarkan pada hasil survei dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar pada akhir April ini,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tak Kuat Nanjak di Jalan Poros Bontang-Samarinda, Truk Muatan Ban Tabrak Mobil dan Motor

0
Tak Kuat Nanjak di Jalan Poros Bontang-Samarinda, Truk Muatan Ban Tabrak Mobil dan Motor
Kecelakaan beruntun di jalan poros Bontang-Samarinda. (Dok. Kasat Lantas Polres Bontang).

BONTANG – Terjadi kecelakaan lalu lintas di KM 27, Desa Santan Ulu, Jalan Poros Bontang-Samarinda, Selasa (16/4/2024) sekitar pukul 21.30 Wita. Kecelakaan tersebut bermula akibat satu unit truk yang tidak kuat menanjak, sehingga mundur dan menabrak pengendara yang berada di belakangnya.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Lantas, AKP MD Djauhari menjelaskan, awal mula ada truk yang bermuatan ban sedang melintas dari arah Samarinda menuju ke Bontang. Akan tetapi saat menanjak di jalan poros, truk tidak sanggup sehingga mundur dan menabrak pengendara motor dan mobil yang berada di belakangnya.

“Kemungkinan truk ini tidak mengetahui di belakang ada pengendara lain, jadinya tertabrak. Bahkan pengendara motor dilarikan ke rumah sakit akibat adanya benturan,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Perlu diketahui, korban akibat tabrakan truk ini pengendara motor menggunakan sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi KT 2763 DJ, dan mobil Toyota Rush dengan nomor polisi KT 1238 DJ.

“Akibat kejadian tabrakan ini supir truk akan bertanggung jawab dengan korban yang sedang dilarikan ke RS,” jelasnya.

Djauhari ingin seluruh pengendara agar bisa lebih berhati-hati saat dalam perjalanan. Tidak berkendara dengan kecepatan di atas rata-rata, bahkan harus selalu tertib lalu lintas.

“Kita tidak akan tahu datangnya kecelakaan, bisa kapan saja. Asalkan tetap waspada, berhati-hati, tidak dengan kecepatan tinggi dan taat aturan lalu lintas, kemungkinan kita bisa mencegah adanya terjadi kecelakaan,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kebakaran Lahan Nyaris Merembet ke Pemukiman Warga di Perumahan BTN PKT

0
Kebakaran Lahan Nyaris Merembet ke Pemukiman Warga di Perumahan BTN PKT
Petugas melakukan pemadaman api di lahan perumahan BTN PKT. (Dok. BPBD Bontang).

BONTANG – Terjadi kebakaran lahan di Jalan Manyar, Perumahan BTN PKT, Kelurahan Belimbing, Rabu (17/4/2024), sekitar pukul 11.00 Wita. Lahan yang terbakar sekitar 0,77 hektar, bahkan kebakaran tersebut nyaris menjalar ke pemukiman warga.

Kepala Bidang (Kabid) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, Eko Mashudi menjelaskan, bahwa wilayah tersebut sangat dekat dengan pemukiman warga. Sehingga petugas langsung bergegas untuk turun ke lokasi kejadian.

“Adanya laporan masuk, kami segera menurunkan mobil slip on dan juga mobil tangki untuk segera menuju ke lokasi lahan terbakar,” ucapnya saat diwawancarai.

Dirinya mengatakan, untuk pemadaman lahan pihak BPBD menghubungi petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) untuk turut membantu, agar api tidak merembet dan menyebar luas.

“Tidak hanya petugas BPBD saja, akan tetapi dibantu petugas dari damkartan dan security untuk penanganan. Antisipasi jika api akan besar dan ada stok suplai air, bahkan personel pun harus cukup jangan sampai kekurangan,” paparnya.

Pemadaman lahan tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama, kurang lebih dua jam. Dilihat lokasi lahan gambut, bisa saja api di atas padam akan tetapi di bawah masih ada bara api yang menyala. Dipastikan juga awal mula kebakaran tersebut dari adanya aktivitas pembersihan lahan.

“Karena lokasi lahan gambut, maka setelah pemadaman kami buat lokasi menjadi banjir. Untuk pemadaman bara api yang masih tertanam di dalam,” tambahnya.

Eko menghimbau kepada lurah, untuk bisa memberitahu atau mengingatkan kepada warganya, agar tidak membakar segala apapun di kondisi yang sangat terik dan ekstrim. Bahkan saat pembakaran berlangsung harus terus dipantau, jangan sampai ditinggal begitu saja.

“Ini himbauan untuk seluruh masyarakat, jika membakar sampah atau sebagainya lebih baik ada penanganannya juga yang telah dipersiapkan. Apalagi dengan lahan gambut seperti ini, sangat mudah terbakar. Ditambah angin kencang dan lahan yang kering, sangat mudah sekali terbakar,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam