Beranda blog Halaman 618

Disdamkartan Evakuasi Buaya 2 Meter di Kolong Rumah Warga Selambai

0
Disdamkartan Evakuasi Buaya 2 Meter di Kolong Rumah Warga Selambai
Para petugas saat evakuasi buaya di perairan Selambai, Loktuan. (Dok. Disdamkartan Bontang).

BONTANG – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang berhasil mengevakuasi seekor buaya berukuran 2 meter di Jalan R.E. Martadinata, Selambai, Loktuan, pada Selasa (16/4/2024), sekitar pukul 18.00 Wita.

Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin menjelaskan, pihaknya menerima informasi dari warga ada buaya yang berada di bawah kolong rumah.

“Ada informasi masuk, saya langsung mengarahkan para petugas segera menuju ke lokasi, untuk menangkap buaya tersebut. Agar warga tidak merasa panik,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Saat melakukan penangkapan buaya, ada sekitar 5 petugas Disdamkartan langsung turun ke bawah untuk segera mengevakuasi. Bahkan petugas membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam setengah untuk penangkapan buaya tersebut.

“Ada sedikit kendala saat mengevakuasi buaya, pertama kendalanya adalah lumpur yang susah membuat pergerakan. Kedua, lokasi tersebut juga masih ada air, dimana buaya masih bisa leluasa untuk melakukan perlawanan,” paparnya.

Melihat hal tersebut, Amiluddin merasa sedikit aman saat petugas melakukan evakuasi. Karena petugas yang turun langsung sudah terbilang memiliki skill yang mampu dalam penanganan buaya.

Amiluddin berpesan kepada seluruh warga, agar tetap waspada dan berhati-hati. Ini bukan pertama kalinya Disdamkartan Bontang melakukan penangkapan buaya di perairan laut. Jika sudah ada yang tertangkap, pastinya masih ada banyak lagi buaya yang sedang berkeliaran.

“Saya ingin semuanya tetap berhati-hati. Jangan sampai turun ke laut untuk mandi atau sebagainya, tanpa melihat situasi di sekeliling. Kita tidak akan tau, predator apa saja yang ada di sana. Jadi tetap waspada,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Basri Peringatkan ASN Tak Curhat dan Kritik Pemerintah di Medsos

0
Basri Peringatkan ASN Tak Curhat dan Kritik Pemerintah di Medsos
Wali Kota Bontang, Basri Rase. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Wali Kota Bontang, Basri Rase menyinggung Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sering memposting keluhan-keluhannya kepada pemerintah di media sosial (medsos). Hal itu diungkapkan saat menjadi pembina upacara di apel seluruh ASN, Selasa (16/4/24).

Ia menjelaskan, bahwa ASN merupakan cerminan dari pemerintahan itu sendiri, sehingga jika oknum tersebut menyerang instansi tempatnya bekerja itu merupakan bentuk ketidakdisiplinan ASN.

Sebaiknya sebagai ASN mereka saling memperingati dan membina, agar tidak terjadi hambatan dalam pekerjaan antar sektor.

ASN terikat pada aturan yang melekat. Seharusnya ASN bekerja dengan baik dan mengedepankan pelayanan masyarakat. Jangan sampai sikap tersebut justru membuat pekerjaan jadi terhambat.

“Saya ingatkan untuk tidak jadi provokator curhat dan mengkritik pemkot di medsos,” katanya

Mereka telah terikat dengan sinergitas dan juga sudah bersumpah janji fakta integritas, sehingga visi misi ASN harus mereka jalankan dengan baik.

“Kami akan tegur jika masih ada ASN yang memprovokator lewat medsos,” ujarnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Apel Gabungan Pasca Libur Idulfitri, Basri Harapkan Kedisiplinan, Kekompakkan dan Kerapian Pegawai

0
Apel Gabungan Pasca Libur Idulfitri, Basri Harapkan Kedisiplinan, Kekompakkan dan Kerapian Pegawai
Suasana apel gabungan seluruh ASN Pemkot Bontang. (ist)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang menggelar apel gabungan pasca libur Hari Raya Idulfitri 1445 H di Halaman Kantor Wali Kota Bontang, Selasa (16/4/24).

Mengusung tema ‘Semangat Bekerja untuk Melayani dan Mengabdi pada bangsa dan Negara,’ apel gabungan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Bontang, Basri Rase diikuti Wawali Najirah, Sekretaris Daerah, Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Lurah serta seluruh pegawai di lingkup Pemkot Bontang.

Dalam Apel gabungan tersebut dilaksanakan inspeksi barisan yang dilakukan oleh Wali Kota Basri Rase, Wawali Najirah, Sekda Aji Erlynawati, Inspektur Daerah Enik Ruswanti, Kepala BKPSDM Sudi Priyanto, Kepala Satpol PP Ahmad Yani, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan KB dr.Bahauddin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Lukman, Asisten Administrasi Umum Akhmad Suharto serta Staf Ahli Asdar.

Hal Ini dilakukan untuk memastikan kebenaran laporan yang disampaikan masing-masing kepala perangkat daerah, terkait jumlah kehadiran pegawai pasca libur bersama Idulfitri 1445 Hijriah/ 2024 M.

Dalam sambutanya, Wali Kota Basri mengucapkan rasa syukur karena dapat bertemu kembali dalam suasana Idulfitri untuk saling silaturahmi.

“Alhamdulillah kita kembali dipertemukan dalam suasana kerja setelah libur lebaran yang panjang. Ini adalah momen yang baik untuk meningkatkan kerja sama dan menghilangkan ego sektoral,” kata Basri.

Dalam arahannya, Wali Kota Basri juga mengharapkan adanya peningkatkan kedisiplinan aparatur. Ia berpesan agar BKPSDM sebagai leading sektor kepegawaian dapat memonitor kedisplinan dan kerapian pakaian seluruh pegawai.

“Bila perlu BKPSDM bersama inspektorat bisa adakan pemeriksaan kelengkapan pakaian seragamnya, sepatu dan lain-lain melalui sidak ke perangkat daerah, apakah sudah sesuai aturan atau belum,” tambahnya.

Di hari pertama masuk kerja setelah lebaran, selaku kepala daerah Basri juga menyampaikan terima kasih, kepada para pegawai yang telah disiplin masuk kerja dan hadir pada apel bersama yang dikhususkan untuk mendisiplinkan kehadiran ASN setelah cuti bersama Hari Raya Idulfitri.

“Tujuannya, agar para ASN dapat mengoptimalkan pelayanan publik setelah cuti bersama,” imbuhnya.

Ia juga mengajak semua ASN untuk terus semangat bekerja, memanfaatkan waktu yang tersisa di tahun ini untuk mengoptimalkan pekerjaan seperti biasa.

Di akhir sambutannya, ia meminta kepada semua peserta apel untuk bekerja sesuai aturan.

Usai mengikuti apel seluruh pegawai Pemkot Bontang satu persatu menyalami wali kota, wawali, didampingi sekda dan seluruh kepala perangkat daerah. Hal ini merupakan salah satu upaya dalam mempererat tali silaturahmi di lingkungan Pemkot Bontang.

Ditemui disela-sela acara silaturahmi tersebut, Kepala BKPSDM Sudi Priyanto menyampaikan, bahwa pihaknya akan menindaklanjuti arahan Wali Kota Bontang untuk bersama-sama meningkatkan soliditas, kekompakkan dan disiplin dalam melaksanakan tugas, termasuk disiplin dalam berpakaian dinas pada jam kerja.

Untuk kehadiran pegawai, akan dilakukan sinkronisasi antara data yang dilaporkan masing-masing perangkat daerah dengan data yang termuat dalam aplikasi presensi Bontang Prima.

“Semoga hasil olah data nanti tidak ditemukan adanya pegawai yang bolos bekerja setelah libur Hari Raya Idulfitri ini,” pungkasnya. (Adv)

Editor: Yusva Alam

Pencurian Sepeda di Masjid Al Furqon Tertangkap CCTV, Begini Modusnya!

0
Pencurian Sepeda di Masjid Al Furqon Tertangkap CCTV, Begini Modusnya!
Kedua pria terekam CCTV saat mencuri sepeda di Masjid Al Furqon (Dok. Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing).

BONTANG – Aksi pencurian sepeda terjadi di Masjid Al Furqon, Perumahan BTN-PKT, Selasa (16/4/2024) sekira pukul 09.45 wita. Aksi pencurian tersebut tertangkap kamera CCTV.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing, Briptu Ilham menjelaskan, ada sekelompok anak yang sedang bermain di sekitaran Masjid Al Furqon, tiba-tiba sekelompok anak tersebut didatangi oleh kedua orang pria yang tidak dikenalnya.

“Awalnya anak-anak ini sedang memancing di sekitaran masjid, tidak lama datang dua orang memberitahu lokasi lain dengan iming-iming banyak ikan. Akhirnya anak-anak tersebut pergi menjauh dari sepeda yang tengah terparkir,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Melihat anak-anak sudah menjauh, kemudian kedua orang tersebut langsung menjalankan aksinya. Salah satu dari mereka mendorong sepeda, lalu mengangkut sepeda tersebut menggunakan motor matic dengan nomor polisi KT 6918 QC.

“Orang tua dari anak ini juga telah melapor ke pihak keamanan sekitar. Bahkan kami sudah melacak kedua orang tersebut,” paparnya.

Saat ini pihak korban dan juga Bhabinkamtibmas Kelurahan Belimbing masih menunggu itikad baik dari kedua orang tersebut, jika bisa diselesaikan dengan cara kekeluargaan serta mengembalikan barang yang telah dicuri, maka tidak akan membuat laporan ke Polres Bontang.

“Masih kita tunggu, sekiranya jika ingin dikembalikan. Kalau pun sudah dijual, kita juga akan hitung kerugiannya berapa,” tambahnya.

Kejadian seperti ini, Ilham menghimbau agar masyarakat lebih bisa berhati-hati dalam menyimpan barang tidak di sembarang tempat. Bahkan barang kecil pun bisa hilang dan mengundang adanya pencurian di sekitar.

“Sudah banyak sekali pencurian di Bontang, jadi untuk masyarakat bisa menyimpan barang dengan baik di tempat yang aman, tidak teledor,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

ASN Bontang Diminta Patuhi Aturan Berpakaian dan Jam Kerja

0
ASN Bontang Diminta Patuhi Aturan Berpakaian dan Jam Kerja
Basri Rase saat menjadi pembina upacara. (ist)

BONTANG – Apel seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilangsungkan Selasa (16/4/24) pagi di halaman Kantor Wali Kota Bontang.

Wali Kota Bontang Basri Rase memberi peringatan kepada seluruh ASN untuk tetap menaati peraturan yang belaku, mulai dari aturan berseragam hingga jam kerja pelayanan.

Ia tidak ingin mendapati ada pegawai yang menggunakan seragam seenaknya, dan berkeliaran saat masih jam kerja berlangsung. Sehingga aturan kemendagri harus dilaksanakan.

“Warna pakaian sudah ditentukan, ya harus ditaati. Kalau mau bergaya boleh, tapi kalo sudah tidak kerja,” jelasnya.

Bagi instansi bagian pelayanan masyarakat khususnya, agar bisa melayani masyarakat dengan baik dan ramah, jadikan kota Bontang sebagai kota yang beradab karena pemerintah bertugas untuk melayani masyarakat.

“Semua OPD yang berada di lingkup kerja Bontang, khususnya pelayanan masyarakat harus ramah, jangan kebanyakan main hp,” tambahnya.

Demi mewujudkan kedisiplinan tersebut, Basri mengatakan bahwa pihaknya sesekali akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara acak.(sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Pemkot Gelar Halal Bihalal bersama Seluruh ASN, Basri Tekankan Sinergi antar OPD

0
Pemkot Gelar Halal Bihalal bersama Seluruh ASN, Basri Tekankan Sinergi antar OPD
Suasana halal bihalal Pemkot Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggelar halal bihalal, Selasa (16/4/24). Sebelumnya, Wali Kota Bontang, Basri Rase melaksanakan apel bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).

Dalam apel yang dilaksanakan di Halaman Kantor Wali Kota tersebut, Basri menyampaikan kepada seluruh ASN untuk meningkatkan sinergitas antar OPD.

“Kita harus saling memaafkan. Sehingga terjalin lingkungan kerja yang sehat,” ujarnya.

Prestasi yang didapat oleh Kota Bontang, juga merupakan hasil dari kerjasama antar OPD dari berbagai sektor. Dengan banyak prestasi kita bisa menjadi ASN yang terbaik.

Ia juga berharap kepada seluruh kepala dinas, harus mengayomi dan tidak membuat sekat, selain itu pegawai juga harus dilindungi, jangan hanya faktor kedekatan.

“Berikan terus pembelajaran pada anak-anak kita, agar mereka dapat menggantikan kita suatu hari nanti,” katanya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Kendarai Motor Sambil Main Hape, Bocah 12 Tahun Meninggal Usai Tabrak Truk Parkir

0
Kendarai Motor Sambil Main Hape, Bocah 12 Tahun Meninggal Usai Tabrak Truk Parkir
Kondisi korban usai menabrak truk parkir. (ist)

BONTANG – Seorang anak berusia 12 tahun meninggal usai menabrak truk yang sedang parkir di Jalan Arief Rahman Hakim, lebih tepatnya di dekat SPBU KM 3, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Senin (15/4/2024).

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Lantas, AKP MD Djauhari menjelaskan, anak tersebut mengendarai motor dengan kecepatan yang cukup laju, hingga akhirnya menabrak truk bagian belakang yang sedang parkir.

“Dari keterangan yang didapat di lokasi, anak tersebut mengendarai motornya sambil bermain handphone. Bahkan anak tersebut juga tidak menggunakan helm,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Dirinya menjelaskan, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit PKT untuk mendapatkan penanganan medis, yang dimana kondisi anak mengalami luka yang cukup parah akibat benturan yang sangat keras.

“Kondisi anak juga tidak bisa diselamatkan. Usai dibawa ke RS, ternyata korban sudah meninggal dunia,” paparnya.

Adanya kejadian seperti ini, Djauhari sangat menghimbau kepada seluruh masyarakat, terutama kepada orang tua agar bisa lebih mengawasi anak-anaknya. Apalagi membiarkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan yang belum cukup memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Sudah sering kali mengadakan sosialisasi, kita berusaha untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan raya. Terutama peran orangtua sangat penting untuk mengawasi anak-anaknya, tidak membiarkan berkendara jika masih di bawah umur. Karena kalau sudah kecelakaan nyawa yang menjadi taruhannya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

ASN Bontang Tetap Wajib Ngantor Tanggal 16 April

0
ASN Bontang Tetap Wajib Ngantor Tanggal 16 April
Sekda Bontang, Aji Erlynawati. (ist)

BONTANG – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang berisi Aparatur Sipil Negara (ASN) diperbolehkan Work From Home (WFH) selama arus mudik. Namun hal tersebut tidak berlaku di Kota Bontang.

Saat dikonfirmasi Sekretaris Daerah Pemerintah Bontang, Aji Erlynawati, Senin (15/4/23) mengatakan, bahwa ASN di Bontang masuk seperti biasa.

“Masuk normal seperti biasa. Pagi 07.30 wita akan ada apel gabungan seluruh ASN di halaman Gedung Wali Kota Bontang Lestari yang akan dipimpin langsung oleh Bapak Wali Kota Bontang,” ujarnya.

Jika mendapati ASN yang bolos maka akan diberikan sanksi, berupa pemotongan uang Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Sehingga ia berharap para ASN dapat disiplin.

“Kalau untuk pelayanan publik tidak wajib upacara,” tambahnya.

 

Sebelumnya, SE yang dikeluarkan Menpan RB Nomor 1 Tahun 2024 untuk pejabat pembina kepegawaian di seluruh instansi pemerintah, tentang pengaturan kerja dari rumah WFH dan bekerja di kantor Work From Office (WFO) diterapkan secara ketat. Dijelaskan, pemerintah memperbolehkan maksimal 50 persen ASN untuk bekerja dari rumah pada 16-17 April 2024 hal tersebut bertujuan untuk mencegah kemacetan selama arus balik lebaran. (adv/sya)

Editor: Yusva Alam

Penyedia Jasa Transportasi Wisata Beras Basah Diimbau Terapkan Standar Keselamatan Berlayar

0
Penyedia Jasa Transportasi Wisata Beras Basah Diimbau Terapkan Standar Keselamatan Berlayar
Sosialisasi kepada penyedia transportasi. (ist)

BONTANG – Sabtu (13/4/24) kemarin di Pelabuhan Tanjung Laut Indah, Kecamatan Bontang Selatan telah berlangsung kegiatan pemberian himbauan kepada Penyedia Jasa Transportasi Wisata Beras Basah, agar tetap menerapkan standar keselamatan dalam berlayar.

Adapun tim gabungan yang terlibat antara lain, personel TNI AL Bontang, Polairud Bontang, dan Personel Penyedia Jasa Transportasi Wisata Beras Basah.

“Dengan meningkatnya pengunjung ke Beras Basah, membuat pemilik kapal menyiapkan lebih banyak life jacket alias pelampung jaket. Hal itu diharapkan mampu memberikan rasa aman, pada para pengunjung yang akan menyeberang menggunakan kapal,” jelas Anggota TNI AL, Ibnu saat melaksanakan pemeriksaan.

Penerapan tersebut mengacu pada pasal 303 UU No 17 Tahun 2008 tentang pelayaran, di mana pemilik transportasi laut yang melanggar akan dipidana penjara paling lama dua tahun, serta denda paling banyak sekira Rp 300 juta. Aturan itu berlaku untuk semua kegiatan angkutan di perairan.

Sanksi tersebut telah disosialisasikan kepala pemilik layanan transportasi. Imbauan itu juga ditempel di penjuru pelabuhan agar dapat diterapkan tanpa pengecualian.

Setelah memberikan imbauan, tim gabungan melaksanakan monitoring dan pengecekan terhadap kapal wisata beras basah di Pelabuhan Umum Tanjung Laut Indah.

Saat pengecekan berlangsung, didapati beberapa pengunjung tidak mengenakan pelampung. Padahal, pemilik kapal telah menyediakan. Petugas pun mengutamakan sosialisasi kepada pemilik kapal, agar penumpang juga sadar dengan keselamatannya sendiri.

Sebagai informasi, jumlah baju pelampung sesuai dengan daya muat penumpang. Untuk speedboat reguler dengan kapasitas dua unit mesin masing-masing 250 PK biasa, mampu memuat 28 hingga 43 penumpang. Sedangkan speedboat non reguler bermesin satu unit 250 PK dengan 18 sampai 20 penumpang.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Diduga Akibat Pembersihan Lahan, Kebakaran Terjadi di Sekitaran Jalan Hauling Batubara

0
Diduga Akibat Pembersihan Lahan, Kebakaran Terjadi di Sekitaran Jalan Hauling Batubara
Petugas berusaha memadamkan api yang membakar lahan di Bontang Lestari. (Dok. Disdamkartan Bontang).

BONTANG – Kobaran api kembali membakar lahan di Bontang Lestari, lebih tepatnya di jalan hauling batubara, pinggir jalan Tambang PT. Indominco, Sabtu (13/4/2024) kemarin, sekitar pukul 16.50 Wita.

Komandan Kompi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Norman menjelaskan, adanya laporan masuk dari warga sekitar yang sedang melintas, dimana mereka melihat sekumpulan asap tebal yang berasal dari lahan tersebut, sehingga langsung menghubungi pihak Disdamkartan untuk memadamkan api.

“Karena lokasi dekat dengan pos kami, maka kami langsung bergerak cepat. Hingga saat ini pun, kami belum mengetahui apa penyebab terjadinya kebakaran lahan tersebut,” ucapnya saat diwawancarai, Minggu (14/4/2024).

Dilihat dari lokasi kejadian, adanya aktivitas lahan yang telah selesai dibersihkan. Bahkan banyaknya potongan kayu besar yang habis ditebang. Sehingga petugas menyimpulkan jika kebakaran tersebut berasal dari pembersihan lahan.

“Saya langsung kerahkan para petugas untuk langsung turun ke lokasi. Untungnya tidak ada kendala dalam pemadaman api, karena lokasi berada di pinggir jalan,” paparnya.

Tim Disdamkartan Bontang pun menurunkan 6 petugas dengan satu unit armada.

“Sebenarnya ini bukan tugas kami, lebih tepatnya tugas BPBD terkait lahan yang terbakar, akan tetapi mereka langsung meminta bantuan kepada kami, yang kebetulan pos kami dekat dengan lokasi kejadian,” jelasnya.

Dijelaskannya, jika ada lahan yang terbakar bukan sepenuhnya wewenang Disdamkartan untuk menangani, akan tetapi jika diminta bantuan untuk membantu pemadaman api pastinya petugas langsung bergerak cepat turun ke lokasi.

“Sebenarnya kami sedikit takut untuk langsung terjun ke lokasi, seperti kebakaran lahan ini karena bukan wilayah kekuasaan kami, akan tetapi jika diminta untuk membantu pemadaman api, baru kita langsung bergegas turun, karena wilayah kami di pemukiman,” ungkapnya.

Norman juga berpesan, dengan cuaca yang sangat ekstrim ini jangan coba-coba untuk membakar sampah atau sebagainya. Karena takut akan berdampak besar nantinya, seperti kebakaran lahan. Apalagi membuat bakaran yang dekat dengan pemukiman.

“Untuk warga yang ingin membakar sampah atau yang sedang niat membersihkan lahan, agar bisa berhati-hati lagi. Karena kita tidak akan tahu dampaknya nanti seperti apa, apalagi jika tidak diawasi. Karena kondisi cuaca sedang terik matahari, jadi jangan asal membakar saja,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam