Beranda blog Halaman 644

Pengecekan BBM di Bontang: Pertamina Pastikan Tidak Ada Campuran Zat atau Air

0
Sidak bahan bakar di SPBU yang ada di Kota Bontang beberapa waktu lalu. (ist)

BONTANG – Pertamina pastikan produk bahan bakar yang diproduksi oleh mereka aman digunakan masyarakat, bahkan sebelumnya telah dipastikan langsung dengan dilakukan pengecekan oleh Polres Bontang dan tidak ditemukan indikasi oplosan.

Sales Branch Manager PT. Pertamina Patra Niaga, Azri Ramadan mengatakan sidak tersebut juga telah dilakukan dua kali, di tanggal 29 Maret dan 2 April 2025. Berdasarkan banyaknya aduan masyarakat pengecekan Pertamax pun dilakukan, sementara itu untuk antisipasi Pertalite pun juga dilakukan pengecekan.

“Dari hasil pengecekan, tidak ada zat lain atau air yang tercampur,” katanya, Kamis (03/04/2025).

Ia menjelaskan, bahwa setiap harinya, pihaknya melakukan pemeriksaan QQ yakni pemeriksaan untuk memastikan bahwa kuota jaringan (QQ) Pertamina sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Hal tersebut juga dilakukan SPBU sebelum akhirnya disalurkan ke konsumen.

“Fakta dari hasil pemeriksaan semua aman dan sesuai,” terangnya.

Sebelumnya, Rabu (2/4/2025), Polres Bontang melakukan sidak ke empat SPBU di Kota Bontang, yakni SPBU Akawi, SPBU di Tanjung Laut, SPBU Kilo 3 Jalan Arif Rahman Hakim, Serta SPBU Kilo 6 di Jalan Brigjen Katamso.

Dari hasil pengecekan ke empat SPBU tersebut tidak ditemukan adanya indikasi oplosan atau campuran tersebut bahan bakar yang mereka jual ke masyarakat.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pengunjung Beras Basah Capai 1.729 Orang di Hari Ketiga Lebaran, Masih Didominasi Warga Lokal

0
Pengunjung Beras Basah Capai 1.729 Orang di Hari Ketiga Lebaran, Masih Didominasi Warga Lokal
BPBD melakukan pemantauan di Pulau Beras Basah. (ist)

BONTANG – Lebaran hari ketiga, Rabu (2/4/2025) kemarin, pengunjung Pulau Beras Basah mencapai 1.729 orang. Angka itu berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang, baik pengunjung lokal maupun luar kota.

Kepala BPBD Kota Bontang, Usman mengatakan, masyarakat lokal hingga luar kota memenuhi Pulau Beras Basah, meskipun diketahui cuaca sempat hujan sejak malam hingga pagi hari.

“Antusias mereka tetap tinggi meski cuaca agak mendung,” ujarnya.

Jumlah wisatawan dari Bontang sebanyak 1.255 orang, 58 orang dari Balikpapan, 231 orang dari Samarinda, 121 orang dari Kutai Timur, 17 orang dari Kutai Kartanegara, 21 orang dari Paser, dan 14 orang dari Banjarmasin.

“Sekitar 12 orang dari Samarinda menginap,” terangnya.

Pihaknya menekankan, agar para pengunjung memperhatikan keselamatan masing-masing di musim liburan ini, karena Beras Basah selalu dipenuhi oleh pengunjung di momen-momen libur panjang seperti ini.

Ia juga mengungkapkan, bahwa libur lebaran kali ini lebih kondusif, tidak ada kejadian fatal yang menimpa pengunjung.

“Tadi ada dua orang berenang terus terkena tiram. Itu juga langsung kami bantu obati, itu saja,” pungkasnya.

Sebelumnya di hari kedua libur lebaran ini, Beras Basah menerima 1.315 pengunjung yang juga dari berbagai daerah. Namun warga Bontang masih mendominasi.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Disdukcapil Bontang Tetap Buka Pelayanan Selama Libur Lebaran

0
Disdukcapil Bontang Tetap Buka Pelayanan Selama Libur Lebaran
Layanan Disdukcapil Bontang selama libur lebaran. (ist)

BONTANG – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang tetap melakukan pelayanan selama libur lebaran idulfitri 1446 Hijriah.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang, Budiman melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Muhammad Thamrin mengatakan, semua layanan akan mereka terima.

“Pelayanan ini tetap buka mengantisipasi kebutuhan darurat masyarakat,” ujarnya, Kamis (3/4/2025).

Disdukcapil melayani Kamis ini dan besok Jum’at (4/4/2025). Untuk pelayanan hari Jum’at besok akan mulai dilayani pada pukul 08.00 Wita hingga 11.00 Wita.

Layanan yang mereka layani saat ini seperti pembuatan atau perekaman KTP elektronik, Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), surat pindah, akta kematian dan masih banyak lagi.

Ia menilai masyarakat Bontang antusias dengan adanya layanan tambahan ini, beberapa masyarakat datang melakukan kepengurusan kependudukan meski di hari libur.

“Kepengurusan kependudukan ini cukup penting, bisa jadi mereka memiliki keperluan untuk berobat atau bepergian,” tambahnya.

Layanan ini tidak hanya dilakukan oleh Disdukcapil Bontang saja. Seluruh Disdukcapil SE Indonesia mendapatkan instruksi Dukcapil Kemendagri untuk membuka layanan tersebut.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

4 SPBU Disidak Polres, Uji Pertamax dan Pertalite Diduga Oplosan

0
4 SPBU Disidak Polres, Uji Pertamax dan Pertalite Diduga Oplosan
Kapolres Bontang melakukan peninjauan langsung ke SPBU di wilayah Kota Bontang. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Kapolres Bontang kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Bontang, Rabu (2/4/2025) siang. Hal ini menindaklanjuti massifnya kendaraan yang mogok, diduga pasca mengisi BBM jenis pertamax.

Sidak ini untuk membuktikan secara langsung, terkait adanya dugaan oplosan tak hanya jenis pertamax, namun juga pertalite.

Kapolres Bontang ikut meninjau jalannya sidak. Diawali di SPBU Akawy, yang berada di Jalan MT. Haryono. Lalu berlanjut ke SPBU di Tanjung Laut.

Setelah itu, berlanjut pindah pengecekan di SPBU KM 3, di Jalan Arief Rahman Hakim, dan terakhir di SPBU KM 6 di Jalan Brigjen Katamso.

“Dari empat SPBU yang beroperasi di Bontang, kami tidak menemukan BBM jenis pertalite maupun pertamax yang diindikasi bercampur dengan air,” ucapnya.

Saat pengecekan pertalite maupun pertamax secara langsung, petugas menggunakan peralatan standar untuk menguji sampel BBM. Menggunakan gelas berukuran 1000 ml, serta dengan pasta khusus untuk mendeteksi kemurnian BBM.

“Apabila nantinya ditemukan indikasi campuran seperti air, maka nantinya pasta yang telah dioleskan dan dicelupkan ke BBM akan berubah warna menjadi merah,” jelasnya.

Kapolres pun menyatakan dengan tegas ke masyarakat Bontang, bahwasannya aman untuk mengisi BBM di keempat SPBU yang beroperasi di wilayah Bontang.

“Besok pun tim kami juga akan melakukan pengecekan di pertashop yang beroperasi di Kota Bontang,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Supir Travel Meninggal Mendadak di Perjalanan Saat Hendak Antar Penumpang ke Balikpapan

0
Supir Travel Meninggal Mendadak di Perjalanan Saat Hendak Antar Penumpang ke Balikpapan
Tangkapan video supir travel sudah tak sadarkan diri. (Ist)

BONTANG – Seorang supir travel secara mendadak meninggal dunia saat mengantar penumpang menuju Balikpapan, Rabu (02/04/2025).

Kejadian tersebut terjadi di jalan poros Samarinda-Bontang pada pukul 07.40 Wita, tepatnya di daerah Perangat. Penumpang tersebut merekam kondisi itu dan mengunggah ke sosial media. Dalam video tersebut, supir terlihat terbaring di kursi kemudi.

“Diinformasikan supirnya meninggal tiba-tiba. Ngorok dia terus ke pahaku, untung langsung bangun,” ujar penumpang dalam video tersebut.

Kapolres Alex Frestian Lumban Tobing melalui Kapolsek Marangkayu, Iptu Muhammad Rizal, mengungkapkan almarhum merupakan warga Kelurahan Berbas Pantai.

Saat itu supir sedang membawa enam penumpang menuju Balikpapan. Saat hendak melintas di Desa Perangat Selatan, Kabupaten Kutai Kartanegara, para penumpang kaget karena supir tiba-tiba rebah dan tidak sadarkan diri.

“Kejadian di kilometer 70, penumpang langsung menolong dan membawa supir ke puskesmas yang tidak jauh dari lokasi kejadian,” jelasnya.

Pihak puskesmas menyatakan pria tersebut telah meninggal dunia. Keluarga almarhum pun segera dihubungi, dan jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk dikubur.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Epilepsi Kambuh, Pengendara Motor Jatuh ke Sungai Alami Patah Kaki

0
Epilepsi Kambuh, Pengendara Motor Jatuh ke Sungai Alami Patah Kaki
Petugas Disdamkartan Kota Bontang saat mengevakuasi korban yang terjatuh di sungai. (Ist).

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang berhasil mengevakuasi seorang pria yang jatuh ke sungai di Jalan Tomat, Pisangan, Kota Bontang, Selasa (1/4/2025) siang. Korban diduga terjatuh ke sungai akibat penyakit epilepsinya yang kambuh.

Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin menjelaskan bahwa, kronologi awal korban S mengendarai motornya dengan keadaan tidak sadar, saat penyakit epilepsinya sedang kambuh. Sehingga, korban langsung terjatuh ke sungai.

Masyarakat sekitar yang menjadi saksi mata pun, langsung bergerak cepat menghubungi petugas Disdamkartan Bontang, untuk bisa membantu mengevakuasi korban.

“Laporan yang kami terima sekitar pukul 14.44 Wita, dan mengenai adanya laporan yang masuk, kami langsung menuju ke lokasi,” ucapnya.

Saat telah sampai di lokasi kejadian, petugas Disdamkartan Bontang langsung turun ke sungai untuk bisa segera mengevakuasi korban. Penanganan pun berlangsung selama kurang lebih 35 menit.

“Korban mengalami luka robek di bagian lutut sebelah kiri. Kaki kanan bagian yang patah telah dipakaikan menggunakan fraktur kit,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Warga Keluhkan Mesin Motor Rusak Diduga Gegara Pertamax Dioplos, Kasatreskrim: Itu Hoax!

0
Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Hari Supranoto. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Sat Reskrim Polres Bontang menerima informasi yang masuk dari beberapa warga, terkait BBM jenis Pertamax yang dioplos. Diduga Pertamax dicampur dengan air yang menyebabkan sejumlah motor menjadi rusak mesin.

Kasat Reskrim Polres Bontang, AKP Hari Supranoto menyampaikan bahwa, pihaknya sudah beberapa kali turun lapangan, guna melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) wilayah Kota Bontang.

Akan tetapi sampai saat ini, pihak kepolisian tidak ada sama sekali menemukan indikasi terkait adanya Pertamax yang dioplos.

“Itu hoax, tetapi sampai saat ini kami masih tetap monitor,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (29/3/2025).

Sebelumnya, Amril, salah satu warga yang mengeluhkan motornya menjadi mogok mendadak, setelah melakukan pengisian Pertamax. Saat dibawa ke bengkel, diketahui motor tersebut mengalami gangguan mesin.

“Iya, kemarin saya sempat isi Pertamax dan mengalami mogok mendadak, padahal sering diservis. Pas dibawa ke bengkel ternyata ada gangguan di mesinnya,” kata salah satu warga.

Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Mekanik Astra Honda Bontang, Sutarmono turut menjelaskan, belakangan ini pihaknya menerima puluhan motor dengan kasus yang sama, dimana semua motor mengalami mogok setelah melakukan pengisian Pertamax.

“Sehari saja yang datang kurang lebih 5-10 motor, dan orang-orang mengeluh motornya mogok setelah ngisi Pertamax. Setelah saya periksa mesinnya, ini murni akibat BBM yang digunakan, bukan kegagalan dari produk dealer,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Mobil Maxim Terperosok ke Pinggir Jalan di Loktuan

0
Disdamkartan Bontang mengevakuasi mobil yang terperosok di Loktuan. (Ist).

BONTANG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, berhasil mengevakuasi mobil Maxim yang terperosok di Jalan Pinisi 2, Kelurahan Loktuan, Kecamatan Bontang Utara, Jumat (28/3/2025) malam.

Kepala Disdamkartan Kota Bontang, Amiluddin mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan yang masuk terkait insiden mobil yang terperosok, sehingga petugas dengan cepat langsung menuju ke lokasi.

Saat tiba di lokasi, Petugas Disdamkartan Bontang langsung mengevakuasi mobil tersebut yang dibantu warga sekitar. Agar mobil dapat kembali ke medan jalan. Petugas pun berhasil mengevakuasi mobil tersebut, kurang lebih selama 30 menit.

“Untuk kerusakan terbilang cukup parah, terutama di bagian depan. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” ucapnya saat dikonfirmasi, Sabtu (29/3/2025).

Adanya insiden ini, Amiluddin belum mengetahui dengan pasti kronologi awal kejadiannya. Akan tetapi dugaan tersebut kemungkinan besar, bahwa sang sopir belum terlalu menguasai medan jalan yang terbilang curam.

“Kemungkinan sopir belum menguasai untuk berkendara di jalanan seperti ini, jadinya mobil langsung terperosok dan keluar jalur,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

ASN Bontang Dibolehkan Mudik Pakai Mobil Dinas, Sekda: Wali Kota yang Punya Kebijakan

0
Sekda Kota Bontang, Aji Erlynawati. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang, Aji Erlynawati menyatakan pihaknya masih belum mengetahui permasalahan ASN Bontang, diperbolehkan mudik menggunakan mobil dinas atau tidak saat Hari Raya Idulfitri.

“Iya nanti tergantung dengan bu wali yang mempunyai kebijakan. Saya pun sebagai Sekda, selama bu wali memperbolehkan, pastinya saya mempersilahkan,” ucapnya saat diwawancarai, Kamis (27/3/2025) kemarin.

Ditambahkan Aji, sampai saat ini belum ada pernyataan dari Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, terkait ASN yang ingin mudik, tetapi menggunakan mobil dinas.

“Sejauh ini belum ada pernyataan dari bu wali,” ungkapnya.

Dikonfirmasi secara terpisah, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan bahwa, untuk ASN di Bontang diperbolehkan mudik lebaran dengan menggunakan mobil dinas.

Penggunaan mobil dinas pun hanya berlaku di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) saja. Tidak sampai dibawa hingga keluar daerah.

“Boleh saja mobil dinas dipakai buat mudik, tetapi harus dijaga dengan baik, tidak menyetir dengan sembarangan atau ugal-ugalan. Kalaupun untuk BBM, pastinya ditanggung sendiri,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Jelang Hari Raya Idulfitri, Ketersediaan BBM Dipastikan Aman

0
SPBU. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Stok ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah dipastikan aman. Hal ini disampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi B DPRD Bontang, bersama PT. Pertamina, Kamis (27/3/3025).

Sales Branch Manager PT. Pertamina Patra Niaga, Azri Ramadan menyampaikan bahwa, untuk saat ini pasokan BBM di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk wilayah Kota Bontang, terpantau masih aman terkendali hingga nantinya menjelang lebaran.

Terlebih lagi di setiap SPBU yang ada, untuk permintaan distribusi BBM sangat bervariatif, ada yang meminta 8 KL maupun sampai dengan 16 KL dalam setiap permintaan.

“Jadi setiap SPBU berbeda-beda, kalaupun SPBU tidak melakukan permintaan berarti stoknya masih ada,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, perwakilan dari SPBU KM 6 Bontang, Jufri mengatakan bahwa untuk di SPBU tersebut melakukan permintaan distribusi BBM dalam seminggu bisa tiga kali pengisian, dengan permintaan yang berbeda-beda.

“Kita pastikan tangki dan ketersediaan BBM, jadi H-1 kami sudah minta pengiriman sesuai dengan tangki yang kosong, terkadang 8 KL bisa juga sampai 16 KL dalam satu pengiriman,” paparnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam