Beranda blog Halaman 806

Pembangunan Infrastruktur Bontang Barat Masih Minim, Dewan Minta Ditingkatkan

0
Pembangunan Infrastruktur Bontang Barat Masih Minim, Dewan Minta Ditingkatkan
Anggota DPRD Kota Bontang, Aloysius Roni. (ist)

BONTANG – Pembangunan infrastruktur di Kecamatan Bontang Barat terbilang masih minim, pasalnya masih banyak wilayah yang tidak tersentuh pembangunan fisik, seperti jalanan yang masih berupa tanah.

Anggota DPRD Kota Bontang, Aloysius Roni mengungkapkan bahwa yang paling urgen adalah pembangunan jalan di Jalan Gotong-Royong yang sudah puluhan tahun tidak ada pembangunan jalan. Jalanan yang dicor hanya 20 sampai 30 meter di depan, sisanya masih tanah.

Sama halnya dengan Kampung Timur di Kelurahan Kanaan yang juga harus dilanjutkan pembangunannya. Karena di kampung tersebut sebelumnya telah dilakukan pembuatan akses jalanan dalam program TMMD ke-120 tahun 2024.

“Di Kampung mas darling kalau orang bilang, sama daerah yang kemarin dilangsungkan kegiatan TMMD 2024 itu kan perlu dilanjutkan, akses jalan sudah ada, tinggal dicor,” terangnya, Minggu (29/9/24).

Roni menambahkan, bahwa sisanya tinggal bagaimana bekerjasama dengan para eksekutif untuk memperhatikan bagaimana pembangunan di Bontang Barat dapat benar-benar berjalan. Sehingga semua pembangunan dapat lebih merata dan masyarakat Bontang dapat menikmati fasilitas dari pemerintah. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Legislator Ini Usulkan Pengadaan Kapal UGD Bagi Masyarakat Pesisir, Ini Alasannya

0
Legislator Ini Usulkan Pengadaan Kapal UGD Bagi Masyarakat Pesisir, Ini Alasannya
Anggota DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto.(Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang, Heri Keswanto meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, untuk bisa menyediakan kapal Unit Gawat Darurat (UGD), bagi warga di wilayah pesisir.

Menurutnya, untuk penyediaan kapal UGD sangat diperlukan bagi penanganan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut, yang bersifat cepat di wilayah pesisir dalam mempersingkat waktu.

“Masyarakat di wilayah pesisir masih mendapatkan kendala besar dalam pertolongan medis, apalagi dalam keadaan darurat. Maka saya pikir, pengadaan kapal UGD sangat perlu,” ucapnya saat diwawancarai, Kamis (3/10/2024).

Mengingat Kota Bontang wilayahnya 70 persen laut. Dan masih banyak masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, dengan nantinya kapal UGD akan tetap stand by untuk membantu melakukan pertolongan medis, contohnya seperti ibu hamil yang akan melahirkan, atau korban bencana lainnya.

“Dengan nantinya ada kapal UGD, kemungkinan besar warga pesisir mendapatkan pertolongan yang cepat, tanpa harus menunggu lama untuk pergi ke fasilitas kesehatan di darat,” paparnya.

Karena selama ini masih saja sering kali menjumpai ibu hamil, orang sakit, bahkan nelayan yang mengalami kecelakaan laut, harus menunggu lama untuk mendapatkan alat transportasi, yang akan mengantarkan ke rumah sakit di darat.

“Jika nanti sudah ada kapal UGD, pastinya langsung merespon situasi darurat dengan cepat, untuk mengantarkan masyarakat yang memerlukan,” jelasnya.

Sehingga, dengan ini Heri sangat berharap Pemkot Bontang bisa segera merealisasikan masukannya, terkait transportasi bagi warga di wilayah pesisir. (Dwi/Adv)

Editor: Yusva Alam

Anggaran Bimtek Capai Rp 160 Miliar, Pjs Wali Kota Bakal Evaluasi Internal

0
Anggara Bimtek Capai Rp 160 Miliar, Pjs Wali Kota Bakal Evaluasi Internal
Pjs Wali Kota Bontang, Munawwar. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Menanggapi anggaran Bimbingan Teknis (Bimtek) yang mencapai Rp 160 miliar, Pjs Wali Kota Bontang, Munawwar mengatakan pihaknya telah melakukan evaluasi secara internal.

Dikatakannya, bahwa pihaknya akan melakukan screening pada kegiatan itu agar dapat diterima dan tepat sasaran, sehingga anggaran ini dapat disalurkan dengan maksimal.

“Kita akan melihat seberapa urgensi Bimtek tersebut,” terangnya saat diwawancarai, Selasa (1/10/24).

Evaluasi dilakukan untuk tahu benar bagaimana output dari kegiatan ini. Sehingga tidak hanya sekedar menggunakan anggaran saja. Karena anggaran pelaksaan Bimtek sebenarnya sejak awal telah melewati persetujuan-persetujuan dengan adanya pertimbangan.

Kalaupun ada pegawai yang melakukan perjalanan dinas lebih dari yang telah ditetapkan, itu menjadi kebijakan masing-masing dinas, dan tentunya sudah melalui persetujuan dari kepala daerah.

“Itu juga harus dilihat apakah perjalanan tugas itu urgen dan akan mumpuni dalam tugas-tugas berikutnya, ini juga dijelaskan dalam perwali nomor 3 tahun 2023 pasal 5,” ujarnya.

Lebih lanjut, meskipun Bimtek berjalan, pelayanan publik jangan sampai kosong. Diharapkan para pegawai untuk tetap menjalankan tugas dan fungsi dengan benar.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Polres Bontang Amankan Pelaku Perkelahian di Video Viral

0
Polres Bontang Amankan Pelaku Perkelahian di Video Viral
Kedua pelaku perkelahian di Hop I telah diamankan Polres Bontang. (Dok).

BONTANG – Polres Bontang berhasil menangkap pelaku perkelahian di video yang beredar di dunia maya, Rabu (2/10/2024) kemarin.

Diketahui sebelumnya, telah beredar video perkelahian antar remaja di Sosial Media (Sosmed), Rabu (2/10/2024) kemarin, sekitar pukul 22.00 Wita. Baku pukul itu diperkirakan terjadi di Hop I, lebih tepatnya di belakang Masjid Al Falah, Kelurahan Satimpo, Kecamatan Bontang Selatan.

Kapolres Bontang, AKBP Alex Frestian Lumban Tobing, melalui Kasat Reskrim, Iptu Hari Supranoto menjelaskan, pihaknya tak membutuhkan waktu lama untuk mengamankan remaja yang terlibat dalam aksi perkelahian tersebut.

Disebutkan, perkelahian muncul karena adanya masalah yang terbilang sepele, dimana kedua pelaku awal mula hanya saling mengejek satu sama lain di sekolahnya, dan setelahnya menimbulkan perkelahian di luar sekolah. Kedua pelaku YA dan MFA diamankan, Kamis (3/10/2024) sekitar pukul 00.26 Wita.

“Pelaku sudah kami amankan, dan sekarang berada di Mapolres Bontang,” ucapnya saat dikonfirmasi.

Setelah mengamankan kedua pelaku, masing-masing dari pihak keluarga telah menyetujui untuk berdamai, dan bersepakat menyelesaikan secara kekeluargaan.

“Kedua belah pihak disaksikan langsung oleh orang tua keluarga, dan dari pihak sekolah juga sudah bersepakat saling memaafkan dan menyelesaikan secara kekeluargaan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, kesepakatan juga dibuat dalam surat pernyataan dan ditandatangani langsung di depan petugas Polres Bontang, agar nantinya mereka tidak mengulangi lagi tindakan yang sama.

“Jangan sampai hal seperti ini terulang, apalagi sampai memancing emosi antar sesama. Karena akan berdampak merugikan diri sendiri, serta keluarga,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Bona Fest 2024, Cara Pemkot Tingkatkan Daya Saing UMKM Bontang

0
Bona Fest 2024, Cara Pemkot Tingkatkan Daya Saing UMKM Bontang
Pembukan BONA fest 2024 oleh DKUMPP. (ist)

BONTANG – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang terus mendukung peningkatan UMKM di Kota Bontang. Beragam cara digunakan, salahsatunya dengan menggelar event khusus bagi pelaku UMKM.

Kali ini, DKUMPP mengadakan Bontang Innovation dan Creative Festival 2024 (BONAFest) di Lapangan Sepak Bola Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Selasa (1/10/24).

Festival ini bertajuk ‘Wujudkan UMKM Naik Kelas dengan inovasi Industri kecil’. Kegiatan ini berlangsung mulai tanggal 1 hingga 5 Oktober 2024.

Selain menyuguhkan produk-produk UMKM, berbagai macam hiburan pun diadakan. Mulai dari musik festival, education, dan event-event seperti lomba foto selfie, tari tradisional dan sebagainya pun digelar.

Plt DKUMPP Kota Bontang, Lukman mengatakan, kegiatan ini adalah salah satu cara untuk meningkatkan UMKM berdaya saing dengan UMKM yang ada di Indonesia.

“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud dukungan pengembangan ekonomi kreatif di Kota Bontang,” ucapnya dalam sambutan.

Lebih lanjut, ini merupakan wadah untuk pelaku usaha kecil, industri kecil dan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperkenalkan inovasi serta produk kreatif unggulan, dan diharapkan dapat memajukan sektor ekonomi di Bontang.

Lebih lanjut, Pjs Wali Kota melalui Sekretaris Daerah Kota Bontang, Aji Erlynawati menyampaikan, kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kota Bontang ke-25 yang merupakan wujud nyata komitmen pemerintah untuk memajukan perekonomian di Kota Bontang.

“Mari kita berkolaborasi bersama, untuk menciptakan produk inovatif yang dapat meningkatkan daya saing baik pasar lokal, nasional, maupun internasional,” harapnya.

Lebih Lanjut, ia menyebutkan slogan UMKM naik kelas harus bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian Kota Bontang, “Saya ucapkan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam penyelenggaraan kegiatian ini,” terang Aji.

Kegaiatan ini dapat terwujud atas kolaborasi yang kuat antar pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Di akhir, kegiatan ini dibuka dengan di tanda pemukulan gong bersama jajaran forkopimda.

Editor: Yusva Alam

Dapat Sertifikat HKI, DKUMPP Beri Penghargaan Kemenkum HAM Provinsi

0
Dapat Sertifikat HKI, DKUMPP Beri Penghargaan Kemenkum HAM Provinsi
Penyerahan Piagam Penghargaan DKUMPP Kepada Kemenhum HAM. (ist)

BONTANG – Pemkot Bontang mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Provinsi Kaltim atas penetapan produk olahan Kota Bontang yang telah memiliki sertifikat terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perindustrian dan Perekonomian (DKUMPP), pemkot menyerahkan piagam penghargaan kepada Kantor Wilayah Kemenhum HAM Provinsi Kaltim, Selasa (1/10/24) di sela rangkaian acara pembukaan BONA Fest 2024 yang dilaksanakan DKUMPP.

Plt DKUMPP Kota Bontang, Lukman menjelaskan, sertifikat HKI diberikan untuk dua produk olahan makanan yang berasal dari Kelurahan Bontang Kuala, dan dua-duanya merupakan produk oalahan dari ikan.

Dua produk tersebut adalah Pempek dan Gammi Bawis. Untuk HKI Gammi Bawis telah terbit duluan pada tanggal 3 Juni 2024 lalu. Kemudian beberapa waktu lalu salah satu produk olahan Pempek di Bontang Kuala juga mendapatkan sertifikat HKI.

“Terima kasih kepada Kemenhum HAM, semoga ke depannya kami Kota Bontang akan makin mudah melakukan pengesahan terhadap produk-produk lain,” ucapnya.

Lebih lanjut ia mengharapkan, makin banyak produk lokal Bontang yang dapat mendapatkan HKI, tidak hanya olahan pangan tapi batik dan sebagainya juga paten menjadi milik Kota Bontang.

“Awalnya produk tersebut hanya olahan rumah warga Bontang, kini sudah mendapat pengakuan secara resmi bahwa itu milik Bontang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, dengan adanya HKI, maka daerah lain tidak dapat mengklaim produk tersebut.

Editor: Yusva Alam

Sah! Andi Faiz Pimpinan Definitif DPRD Bontang

0
Sah! Andi Faiz Pimpinan Definitif DPRD Bontang
Pelantikan pimpinan definitif DPRD Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang mengumumkan secara resmi unsur pimpinan periode 2024-2029 dalam rapat paripurna, Rabu (2/10/24) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang sementara Sitti Yara memimpin dan mengumumkan, bahwa Ketua definitif DPRD Kota Bontang adalah Andi Faizal Sofyan Hasdam, Wakil Ketua I Sitti Yara, dan Wakil Ketua II Maming.

“Adapun penetapan ini berdasarkan peraihan kursi terbanyak, dan telah ditetapkan berdasarkan surat dari masing-masing DPC,” ujarnya.

Berdasarkan UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah pada penjelasan 164 ayat 2 partai politik yang urutan perolehan kursi yang terbanyak di DPRD kabupaten atau kota, dan berhak mengisi kursi pimpinan, melalui pimpinan partai politik setempat mengajukan Anggota DPRD yang akan ditetapkan menjadi pimpinan DPRD, kepada pimpinan sementara DPRD.

Diketahui jumlah kursi terbanyak yakni Partai Golkar dengan tujuh kursi, PKB dengan empat kursi dan PDIP tiga kursi.

Sekretaris DPRD Kota Bontang, Yessy Waspo mengatakan, bahwa keputusan ini selanjutnya akan diserahkan ke Gubernur Kalimantan Timur melalui Wali Kota Bontang untuk penerbitan SK.

Lebih lanjut, Kabag Risalah dan Perundang-undangan DPRD, Taufiqurrahman menjelaskan, setelah SK keluar maka mereka akan langsung melakukan pelantikan.

“Secepatnya pasti dilakukan kemungkinan minggu kedua sudah dilantik Kita hanya tinggal menunggu surat turun,” terangnya. (Sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Roni Ingin Peningkatan SDM di Bontang Barat Ditingkatkan, Ini Sebabnya

0
Roni Ingin Peningkatan SDM di Bontang Barat Ditingkatkan, Ini Sebabnya
Aloysius Roni, Anggota DPRD Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Anggota DPRD Kota Bontang, Aloysius Roni mengungkapkan, perlu ada peningkatan fasilitas yang diberikan di wilayah Kecamatan Bontang Barat. Lantaran menurutnya, di wilayah itu jauh dari zona strategis pusat Kota Bontang.

Ia mengungkapkan peningkatan sumber daya manusia, kesempatan bekerja, serta pelatihan-pelatihan di wilayah tersebut masih minim, sehingga sebagai perwakilan wilayah tersebut ia ingin memasukkan berbagai macam fasilitas yang tentu memberdayakan daerah tersebut.

Roni mengatakan, bahwa untuk mewujudkan lebih banyak kesempatan bekerja di sana harus lebih banyak perhatian pemerintah, dalam hal pelatihan, dan membentuk bibit-bibit pengusaha muda yang tentu dapat membuka lapangan pekerjaan.

Lebih lanjut, Roni tidak ingin anak-anak di sana hanya fokus belajar untuk mencari pekerjaan saja, tapi bagaimana peran mereka membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan daerah dengan usaha-usaha mereka.

“Kalau hanya mengharapkan lowongan tidak bisa, seperti yang kita lihat sendiri. Pengangguran kita saja sudah tertinggi, ditambah lagi dengan adanya pendatang yang berharap dapat pekerjaan di sini,” tambahnya.

Ke depannya ia ingin Bontang Barat dapat menjadi salah satu prioritas dalam hal pengembangan SDM. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Dewan Dorong Pemakaman Muslim di Bontang Barat Segera Direalisasikan

0
Dewan Dorong Pemakaman Muslim di Bontang Barat Segera Direalisasikan
Aloysius Roni, Anggota DPRD Kota Bontang. (ist)

BONTANG – Pemakaman muslim di wilayah Kecamatan Bontang Barat masih dalam perencanaan pembebasan lahan, sehingga DPRD Kota Bontang berharap hal tersebut cepat terselesaikan.

Anggota DPRD Bontang, Aloysius Roni mengatakan, pihaknya juga akan memperlajari kembali, dan menyarankan agar tahun depan ada kejelasan terkait hal tersebut. Pasalnya sudah berlarut-larut selama delapan tahun terakhir sehingga kini belum terealisasi.

“Tentu kita akan mendorong pemerintah sekaligus mempelajari lahan-lahan di wilayah Bontang Barat itu,” terangnya.

Ia menambahkan, beberapa waktu lalu DPRD sudah pernah membahas hal tersebut dan kajiannya tahun ini sebenarnya sudah selesai dibuat. Tentu pihaknya akan melakukan juga koordinasi dengan dinas terkait yakni Dinas Perkimtan Bontang.

Untuk itu Roni berharap pemerintah dapat berkomitmen dalam melakukan pembebasan lahan, dan dalam waktu dekat pembangunan pemakaman muslim di Kota Bontang bisa digunakan oleh yang berkebutuhan.

“Secepatnya direalisasikan sehingga umat islam yang ada di Bontang Barat tidak harus menguburkan jauh-jauh lagi,” tutupnya (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Dewan Apresiasi Gudang Bulog Akan Dibangun di Bontang

0
Dewan Apresiasi Gudang Bulog Akan Dibangun di Bontang
Aloysius Roni, Anggota DPRD Kota Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang telah resmi menandatangani kontrak dengan Perusahaan Umum (Perum) Bulog, untuk membangun salah satu gudangnya di Kota Bontang.

Wali Kota Bontang bersama dengan wakil direktur utama Bulog menandatangani nota kesepahaman tersebut pada Rabu (18/9/24) lalu.

Menanggapi hal tersebut, Aloysius Roni, Anggota DPRD Kota Bontang menyatakan, bahwa hal tersebut baik untuk ketahanan pangan Kota Bontang, mengingat wilayah kita adalah wilayah transit, sehingga pemerintah harus melakukan persiapan terhadap pasokan makanan.

Roni menambahkan, bahwa hal ini baik untuk menjaga kestabilan harga beras di Kota Bontang, karena setahun belakangan harga beras di Bontang terus meningkat, sementara akan sulit untuk terus bergantung pada kiriman pasokan beras dari luar daerah.

“Ini adalah salah satu hal yang DPRD dorong untuk pemerintah dan sekarang telah tercapai,” ucap Roni.

Seringkali pasokan beras yang dikirim dari Pulau Jawa dan Pulau Sulawesi mengalami lonjakan, dan membuat krisis di Bontang. Namun dengan adanya gudang bulog di Bontang maka kita dapat memberikan pasokan ke daerah lain seperti Kutim.

Ia berharap gudang tersebut dapat dibangun secepatnya. Semakin cepat dibangun semakin cepat pula perputaran ekonomi di wilayah Bontang. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam