Beranda blog Halaman 806

Diikuti 128 Pasang Peserta, Wali Kota Basri Buka Turnamen Domino Kormi Cup 1

0
Peserta turnamen domino Kormi Cup 1 saat bertanding. (Yahya Yabo/ Media Kaltim)

BONTANG – Wali Kota Bontang membuka Turnamen Domino Kormi Cup 1 Bontang 2023 yang diikuti sebanyak 128 pasang peserta. Pelaksanaan Kormi Cup 1 dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Pupuk Kaltim pada Sabtu dan Minggu (4-5/3/2023).

Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Bontang, Abdul Haris mengatakan, sesuai dengan Undang-Undang Olahraga terbagi menjadi tiga. Yakni ada olahraga pendidikan, olahraga prestasi dan olahraga rekreasi. Ia mengatakan ketiga kategori ini berada di masing-masing organisasi olahraga.

“Untuk olahraga prestasi di bawah KONI. Untuk pelajar di bawah Bapopsi dan untuk rekreasi ada di bawah Kormi,” kata Abdul Haris.

Ia menambahkan dalam waktu 2 tahun sudah banyak kegiatan Kormi yang telah dilaksanakan berkat dukungan dari Wali kota Bontang yang sekaligus ketua Kormi Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dan untuk memasyarakatkan olahraga domino yang bisa lebih dikenal kembali.

“Kenapa Kormi mengadakan turnamen domino karena permainan domino ini adalah termasuk dalam kategori olahraga masyarakat. Diadakan secara lesehan agar lebih mempererat silaturahmi,” jelasnya.

Sementara Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan Kormi merupakan organisasi yang bergerak di bidang olahraga khususnya olahraga rekreasi bagi masyarakat. Lanjut Basri, domino merupakan olahraga yang paling merakyat dan sederhana dibandingkan dengan olahraga-olahraga lain yang tidak memerlukan perlengkapan dan seragam olahraga.

“Terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kegiatan pada hari ini sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar,” kata Basri, Sabtu (4/3/2023).

Basri menambahkan peserta yang mengikuti lomba domino agar dapat menjunjung tinggi sportivitas saat bertanding. “Semoga peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas dalam pertandingan domino kali ini,” ucapnya.

Kormi Cup 1 Bontang 2023 ini akan memperebutkan total hadiah pembinaan sebesar Rp 32,5 juta. Juara 1 akan mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 10 juta. Akan ditetapkan hingga juara 8 dengan hadiah Rp 1 juta. (adv/yah)

Beraksi di Belimbing dan Bontang Kuala, Polisi Bekuk Jambret

0
Pelaku diamankan beserta barang bukti. (Istimewa)

BONTANG – Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Bontang gabungan Opsnal Polsek Bontang Utara menangkap pelaku pencurian, Jumat (3/3/2023). Terduga pencuri berinisial PS, warga Kelurahan Berbas Pantai ini melakukan aksinya di dua lokasi. Yakni jalan S Parman Kelurahan Belimbing dan jalan Piere Tendean Kelurahan Bontang Kuala.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya mengatakan anggota personel Tim Rajawali melakukan penangkapan kepada terduga pelaku pencurian (jambret) dengan melakukan pengintaian yang dimulai dari jalan KS Tubun hingga jalan Bhayangkara depan Mako Polres Bontang.

“Tim Rajawali Sat Reskrim Polres Bontang dan Unit Opsnal Polsek Bontang Utara melakukan pembuntutan terhadap pelaku,” jelas Kapolres Bontang, melalui Kasi Humas Polres Bontang, Iptu Mandiyono, Sabtu (4/3/2023).

Dijelaskannya, pelaku melakukan perampasan pada tanggal 20 Februari 2023 di jalan S Parman dengan menjambret barang korban. Berupa 1 HP merek VIVO Y15S tipe V2120 warna wafegrend.

Kemudian pada lokasi kedua pada 25 Februari 2023 diketahui sekira jam 17.00 Wita setibanya di jalan Piere Tendean Kelurahan Bontang Kuala Kecamatan Bontang Utara Kota Bontang, pelaku melakukan pencurian barang yakni 2 buah tabung gas 3 Kg, laptop merek Asus, laptop merek DELL, Laptop merek HP, dan uang sebesar Rp 30.000 dengan total kerugian sebesar Rp 20.430.000. “Mengamankan pelaku dan barang bukti ke Polres Bontang,” katanya. Hingga kini, penyidikan dilakukan di Polsek Bontang Utara. (yah)

STTIB Luluskan 21 Wisudawan, Kadir Tappa Bangga

0
Sambutan olehKadir Tappa

BONTANG – Sekolah Tinggi Teknologi Industri Bontang (STTIB) melaksanakan wisuda untuk tahun akademik 2022/2023, Sabtu (4/3/23) di Auditorium 3 Dimensi Kota Bontang.

Hal ini membuat Kadir Tappa, selaku pembina Yayasan Yabis merasa bangga, karena awalnya, Yabis hanya memiliki Taman Kanak-kanak (TK) dan tahun ini Yabis akan berusia 37 tahun.

“Sampai saat ini saya masih tidak menyangka kalau Yabis akan memiliki Perguruan tinggi, yang awalnya hanya TK saja,” ucapnya bangga.

STTIB meluluskan sebanyak 21 wisudawan dan wisudawati dari program studi Teknik Mesin dan Teknik Kimia.

Ia berharap ilmu yang didapat tidak hanya dipendam untuk diri sendiri. Ia ingin lulusan STTIB bisa bermanfaat bagi masyarakat. Karena, ia sangat mengabdi kepada masyarakat, terutama soal pendidikan di Bontang.

“Saya ingin generasi penerus ini keluar dari zona nyaman, tidak apa sakit-sakit dulu, supaya nanti kita bisa menghadapi kehidupan ke depannya,” harapnya.

Dilanjutkan, harapannya lulusan STTIB memiliki nilai tambahan dalam kapasitas berfikir. Sehingga tidak hanya berpatokan pekerjaan kepada orang lain saja, selalu berbuat kebaikan dan tidak pilih-pilih teman.

“Saya maunya kita harus berfikir lebih gila dalam berinovasi, sehingga SDM Bontang makin berkualitas,” pungkas Kadir. (adv/sya)

Sosialisasi Kebangsaan, Kadir Tappa: Harus Diajarkan sejak Dini

0
Kadir Tappa bersama peserta Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Sosialisasi wawasan kebangsaan digelar  di Hotel Tiara Surya, Sabtu (4/4/23) oleh Abdul Kadir Tappa, anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengedukasi masyarakat Bontang tentang pentingnya wawasan kebangsaan untuk keberlangsungan bermasyarakat dan bernegara.

Sosialisasi ini menghadirkan Sigit Alfian, Kepala Badan Kesbangpol Bontang yang turut bersosialisasi mengenai 4 pilar dalam kehidupan bermasyarakat yaitu dengan Pancasila, UUD ’45, NKRI dan Bhineka tunggal Ika.

“Pancasila, UUD ’45, NKRI serta Bhineka Tunggal Ika harus dipahami dan diaplikasikan ke dalam masyarakat. Jangan hanya dihafal,” jelasnya.

Dilanjutkan narasumber lain, Bilher Hutahaen, Rektor Unijaya Bontang mengatakan, bahwa budaya dan agama dalam kebangsaan harus dijaga agar Indonesia tentram. Selain itu 4 pilar yang menjadi kunci dalam benegara jangan hanya dijadikan pelajaran.


Kadir Tappa bersama peserta Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. (Syakurah/Radarbontang)

Pembelajaran akhlak dalam kehidupan sehari-hari juga harus di terapkan. “Jangan hanya pintar, akhlak juga harus di kembangkan agar seimbang,” tegasnya.

Kadir Tappa mendukung penuh penyataan tersebut. Sehingga pembelajaran akhlak harus dipelajari sejak dini dengan menyekolahkan anak di tempat yang tidak hanya memberi materi pelajaran tapi juga kepada mengajarkan disiplin dan tanggung jawab.

“Selain pendidikan di rumah, pendidikan di sekolah juga berperan penting, tentu dengan memberikan sekolah terbaik, InsyaAllah anak menjadi cerdas dan berakhlak, ” ungkap Kadir.

Oleh sebab itu, Kadir Tappa berharap, antusias dirinya dalam membangun dunia pendidikan hingga membangun sebuah Yayasan bisa membawa Bontang menjadi lebih maju. (Adv/sya)

Kadir Tappa bersama peserta Sosialisasi Wawasan Kebangsaan. (Syakurah/Radarbontang)

Damkar Ekspo Dimeriahkan Skill Competition, Ditutup Konvoi Kendaraan

0
Foto: Pembukaan Damkar Ekspo oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase. (Yusva Alam/Radarbontang.com)

BONTANG –  Pembukaan event Damkar Ekspo dihadiri Wali Kota Bontang, Jumat (3/2/2023) malam tadi di Stadion Bessai Berinta. Damkar Ekspo ini diadakan dalam rangka merayakan HUT Pemadam Kebakaran (Damkar) ke-104, tepat tanggal 1 Maret 2023.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bontang selaku penyelenggara bakal mengadakan kegiatan ini hingga tanggal 9 Maret 2023 mendatang. Beragam agenda kegiatan diadakan untuk memeriahkan event ini.

Mulai dari ekspo UMKM, Damkar Cup 1 yang mempertandingkan sepakbola antar instansi, lalu ada skill competition yang memperlombakan beragam skill ketangkasan petugas damkar se-Kaltim, hingga parade kendaraan damkar di akhir event sekaligus penutupan.

Kepala DPKP Bontang, Amiluddin menjelaskan, bahwa event ini dimeriahkan sebanyak 110 UMKM se-Bontang. Tak hanya para pelaku UMKM, namun juga para vendor peralatan damkar yang berasal dari Jakarta ikut hadir di ekspo kali ini.

“Kami punya kurang lebih 50an vendor,” kata Amiluddin dalam sambutannya.

Di akhir event ini juga dikatakannya, akan dimeriahkan oleh artis dangdut KDI serta parade 100 kendaraan damkar se-Kaltim. Parade kendaraan akan diadakan usai seluruh petugas damkar se-Kaltim, saling unjuk kemampuan dalam lomba skill competition di Stadion Bessai Berinta.

“Tak hanya kendaraan-kendaraan damkar yang akan ikut parade. Dimeriahkan juga komunitas-komunitas mobil se-Bontang yang akan ikut konvoi keliling Bontang,” bebernya.

Sementara itu Wali Kota Bontang, Basri Rase yang hadir mengatakan, bahwa dirinya sudah menyiapkan anggaran khusus bagi DPKP, RSUD Taman Husada, dan Dinas Pendidikan. Hal itu lantaran Ia ingin memajukan bidang kesehatan, pendidikan, dan penanganan bencana di Bontang.

“Saya ingin fasilitas kesehatan di Bontang jadi yang terbaik di Kaltim. Saya juga ingin Bontang jadi contoh terbaik penanganan bencana di Kaltim,” harapnya saat memberi sambutan.

Terkait harapannya pada penanganan bencana, ia menceritakan pernah diundang PBB di suatu forum penanganan bencana di Bali tahun lalu. Dirinya menjadi satu-satunya wali kota dari seluruh Indonesia yang diundang di forum tersebut untuk berbicara terkait penanganan bencana.

“Ini artinya cara penanganan bencana kita sudah diakui di dunia. DPKP sebagai salahsatu instansi yang bergerak di bidang penanganan bencana harus lebih maju lagi,” bangganya. (al)

191 Peserta Ramaikan MTQ ke-15 Tingkat Kecamatan Bontang Barat

0
Pembukaan MTQ ke-15 tingkat Kecamatan Bontang Barat dihadiri Wawali Bontang, Najirah. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Pembukaan MTQ tingkat Kecamatan Bontang Barat ke-15 berlangsung Jumat (3/3/23) malam tadi di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Barat. Kegiatan tahunan ini berlangsung selama 4 hari hingga Senin (6/3/23) mendatang.

Terdapat total 191 peserta dalam MTQ tingkat Kecamatan Bontang Barat. Sebanyak 50 kafilah Kelurahan Gunung Telihan dibagi menjadi dua grup, 68 kafilah dari Kelurahan Belimbing dibagi 2 grup dan 30 kafilah dari Kelurahan Kanaan.

Wakil Wali Kota Bontang, Najirah berharap dengan terus meregenerasi peserta kafilah, akan terwujud MTQ yang berkualitas, serta Kota Bontang yang agamis.

“Saya harap ini juga untuk mempererat hubungan persaudaraan antar umat Islam di Kota Bontang,” ungkap Najirah.

Dirinya mengharapkan, generasi muda dapat melewati tantangan zaman yang makin kompleks dan mendekatkan diri dengan pencipta, dengan membaca dan memahami Al Qur’an.

Sementara itu, Camat Bontang Barat, Anwar Sadat juga berharap, kafilah dari Bontang Barat dapat mewakili Bontang menuju tingkat provinsi maupun nasional.

“Selama ini kita memang selalu juara 3 di tingkat kota. Tapi saya berharap teman-teman tidak patah semangat dan terus membuat prestasi, ” ucap Anwar.

Lebih lanjut Anwar menjelaskan, bahwa di wilayah Bontang Barat terdapat mualaf yang sudah pandai membaca Al-Quran, namun tidak ikut dalam perlombaan MTQ.

“Saya ingin teman-teman mualaf bisa lebih percaya diri untuk mengikuti kompetisi seperti ini sekaligus sebagai pembelajaran,” lanjutnya.

Lurah Belimbing, Dwi Andriani juga menyerahkan piala bergilir yang ia menangkan pada MTQ tingkat kecamatan tahun lalu, untuk kembali diperebutkan. (adv/sya)

Volume Sampah Terus Bertambah, Heru: Kesadaran Masyarakat Kurang

0
Heru Triatmojo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup saat diwawancara awak media. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Heru Triatmojo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang mengatakan, dalam sehari masyarakat Bontang membuang sampah sebanyak 0,5 kilogram per orang. Hal ini membuat volume sampah di Bontang kian menumpuk.

“Volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sudah sangat menumpuk, kami butuh kesadaran masyarakat,” ungkap Heru saat ditemui di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jumat (03/03/23).

Heru merasa kesadaran masyarakat akan pengolahan sampah masih sangat minim, sehingga masih bergantung pada orang lain.

“Mindset masyarakat itu selalu mengandalkan pasukan kuning,” beber Heru.

Pemerintah Bontang sendiri sudah sering memberi edukasi mengenai pengolahan sampah organik dan sampah rumah tangga. Sampah organik dapat digunakan sebagai pupuk, dan sampah rumah tangga dapat didaur ulang.

“Pengolahan sampah bukan tugas pasukan kuning, itu tugas kita semua, ” tegasnya.

Masyarakat diharap dapat membuang sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) atau Tempat Pengolahan Sampah 3R ( reduce, reuse, recycle) setempat, sehingga sampah dapat diolah dengan baik. Sehingga nantinya sampah yang dibawa ke TPA tidak banyak.

“Adipura ini bukan untuk pemerintah, tapi karena dilihat dari perilaku masyarakat juga dalam pengolahan sampah,” lanjut Heru.

Ia juga berharap kebiasaan dan perilaku masyarakat Bontang dapat diubah, masyarakat harus sadar akan kebersihan dan pengolahan sampah untuk ke depannya. (sya)

Bahagianya! Bonus Pasukan Kuning Ditambah

0
Pasukan Kuning bersama Wali Kota dan Wawali Bontang di Tugu Selamat Datang. (Syakurah/Radarbontang.com)

BONTANG – Pasukan kuning berperan penting dalam menjaga kebersihan Kota Bontang, sehingga Bontang kembali mendapatkan Piala Adipura Kencana. Karenanya pasukan kuning berhak mendapatkan bonus lebih pada tahun 2023 ini.

Hal itu diungkapkan Wali Kota Bontang, Basri Rase pada acara seremonial penyerahan Piala Adipura Kencana di Tugu Selamat Datang Bontang, Jumat (03/02/23).

“Tahun-tahun sebelumnya diberikan Rp 1 juta kepada setiap orang, nanti insyallah akan ada penambahan,” ucap Basri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang, Heru Triatmojo menambahkan, total bonus mencapai Rp 445 Juta, “Rp 285 juta pasukan kuning, Rp 160 juta untuk pasukan ijo, dan itu kita usahakan agar cair secepatnya, kemungkinan minggu depan” jelasnya.

Semakin cepat bonus cair, Heru berharap teman-teman pembersih jalan akan selalu semangat dalam bekerja.

Bonus tambahan nantinya akan menggunakan anggaran perubahan, untuk nominal belum bisa ditentukan.

“Kemungkinan minggu depan itu kita akan rapatkan lagi dengan pak wali,” ucap Heru. (adv/sya)

Moeldoko: Pemerintah Bersemangat Kembangkan Kendaraan Listrik!

0
Ketua Umum Periklindo, Moeldoko (tengah baju putih) saat meresmikan bus listrik PT KPI. (Adi Humas Pemkot)

BONTANG – Pemerintah Republik Indonesia (RI) memiliki semangat yang kuat untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia. Beragam upaya pun dilakukan, termasuk menelurkan perpres dan inpres guna memacu percepatan kendaraan listrik.

Hal itu diungkapkan Ketua Umum Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo), Jendral TNI (Purn) Moeldoko dalam sambutannya, saat meresmikan pengoperasian perdana bus listrik milik PT Kaltim Parna Industri (KPI) di Graha Parna Industri, Jumat (3/3/2023).

Dikatakan pria yang juga menjabat Kepala Staf Kepresidenan itu, pemerintah mengeluarkan perpres dan inpres untuk mempercepat pengembangan kendaraan listrik di Indonesia.

Perpres No 55 Tahun 2019 Peraturan presiden (perpres) tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle) untuk transportasi jalan.

Berikutnya Inpres No 7 Tahun 2022 tentang penggunaan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle) sebagai kendaraan dinas operasional dan atau kendaraan perorangan Dinas Instansi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Ada 2 hal yang ingin dicapai pemerintah dengan mengeluarkan perpes dan inpres tersebut,” kata mantan Panglima TNI itu.

Disebutkannya, pertama, impor BBM RI sungguh luar biasa besar. Diharapkan dengan adanya transisi dari mobil konvensional ke mobil listrik akan mampu menghemat devisa negara.

Kedua, Indonesia memiliki komitmen kuat untuk memperbaiki lingkungan. Target Indonesia di tahun 2060 mendatang, Indonesia mampu menuju zero emission.

“Ini target-target yang akan dikejar. Transformasi energi salahsatu isu besar yang dibahas dalam G-20,” pungkasnya.  (al)

Wawali Apresiasi Bus Listrik PT KPI

0
Wawali Najirah saat ikut mencoba bus listrik PT KPI. (Yusva Alam)

BONTANG –Wakil Wali Kota (Wawali) Bontang, Najirah mengapresiasi upaya PT KPI yang mendukung program pemerintah, untuk menciptakan lingkungan dengan udara yang bersih dan bebas emisi karbon.

Hal itu disampaikan oleh wawali saat menyampaikan sambutan di peresmian pengoperasian perdana bus listrik Kantor PT KPI,  Jumat (3/3/2023) di Graha Parna Industri.  Kegiatan itu dihadiri pula Ketua Umum Periklindo (Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia), Jenderal TNI (Purn.) Dr. H. Moeldoko, S.I.P.

Ia juga berharap perusahaan lainnya di Kota Bontang dapat menerapkan penggunaan teknologi kendaraan listrik tersebut, sebagai bentuk kepedulian terhadap alam.

Dikatakannya, perpindahan dari mobil konvensional ke mobil listrik akan sangat membantu bumi untuk bebas dari emisi karbon.

“Terima kasih kepada PT KPI yang telah menjadi pioner dalam penerapan penggunaan mobil listrik,” sambungnya.

Ia juga berharap dengan penggunaan mobil listrik ini, tentunya dapat menjamin masa depan anak cucu untuk dapat menghirup udara bebas polusi, bersih dan sehat.

Sementara itu, Pimpinan PT. KPI Hari Supriyadi mengatakan, mobil listrik berupa bus tersebut merupakan angkutan yang difungsikan untuk karyawan.

“Kami selalu mengusahakan untuk menggunakan sarana dan prasarana yang ramah lingkungan,” ucap Hari Supriyadi. (adv/al)