Beranda blog Halaman 892

Ketua Umum Yabis Tutup Usia, Kadir Tappa: Beliau Adalah Orangtua Bagi Saya

0
Ketua Umum Yabis Tutup Usia, Kadir Tappa: Beliau Adalah Orangtua Bagi Saya
Abdul Kadir Tappa. (Dok).

BONTANG – Abdul Kadir Tappa mengenang sosok almarhum H. Muslim Arsyad. Betapa dedikasi yang luar biasa dari almarhum, untuk dunia pendidikan dan agama di Bontang.

Kadir Tappa, adalah salah satu sahabat terdekat dari almarhum. Keduanya bersama-sama mendirikan Yayasan Yabis Bontang, mulai dari TK, SD, SMP, SMA, Rumah Sakit Yabis, Kampus STTIB, bahkan masjid.

“Saya tidak bisa berkata apa-apa untuk mendedikasikan sosok almarhum, karena beliau adalah orang tua bagi saya sendiri. Orang yang luar biasa, tidak ada duanya di dunia. Semangat serta kejujuran yang beliau miliki tidak ada kurangnya,” ucapnya.

Diketahui, Kadir Tappa berteman baik dengan almarhum sejak awal mendirikan Yabis, kurang lebih selama 37 tahun yang lalu. Bahkan usia keduanya berjarak cukup jauh, yakni 15 tahun.

“Mengapa saya menganggap beliau sebagai orang tua saya, karena umur yang bisa terbilang cukup jauh. Beliau juga selalu menerima masukan atau gagasan yang saya punya, sehingga kami bersama-sama membangun Yayasan Yabis,” ungkapnya.

Anggota DPRD Provinsi Kaltim ini ingin, perjuangan dan pengabdian almarhum selama ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat. Sehingga apapun yang almarhum lakukan selama ini, bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Harapan saya nantinya, ada yang bisa menjadi serta mewarisi perjuangan saya dengan beliau, dimana kami telah dirikan dan kami lakukan selama ini,” tutupnya.

Diketahui, baru-baru ini masyarakat Bontang kehilangan salahsatu tokoh agama dan pendidikan. Drs. H. Muslim Arsyad, Ketua Umum Yayasan Yabis, dan juga sesepuh Muhammadiyah Bontang ini
menghembuskan nafas terakhirnya di usia 83 tahun, meninggal pada Minggu (24/3/2024) kemarin malam di RSUD Taman Husada Bontang.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Perkuat Silaturahmi Antar Perguruan Silat, Ketua IPSI Bontang Gelar Bukber

0
Perkuat Silaturahmi Antar Perguruan Silat, Ketua IPSI Bontang Gelar Bukber
Kegiatan bukber yang diadakan Ketua IPSI Bontang beserta para pengurus dan atlet, di Rujab. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam mengadakan Buka Bersama (Bukber) bersama pengurus dan atlet pencak silat Bontang. Bukber berlangsung di Halaman Rumah Jabatan (Rujab) Ketua DPRD Bontang, Minggu (24/3/2024).

Dikatakan Andi Faiz sapaanya, tujuan mengadakan bukber untuk mempererat tali silaturahmi, komunikasi, dan juga tetap saling menjaga tali persaudaraan sesama pengurus IPSI beserta para atlet.

“Karena kita sedang menyambut bulan ramadan, tentunya kita berkumpul bersama untuk mempererat tali persaudaraan,” ucap Faiz.

Tak hanya Andi Faiz sebagai Ketua IPSI yang hadir, akan tetapi Andi Sofyan Hasdam beserta istri, Neni Moerniaeni juga ikut turut serta.

“Kurang lebih yang datang sekitar 300 orang, ini sudah termasuk pengurus dan atlet dari masing-masing perguruan,” paparnya.

Mengingat banyaknya perguruan pencak silat yang ada di Bontang, meliputi Tapak Suci, Perisai Diri, Jokotole, Asad, Setia Hati Terate, Cempaka Putih, Pagar Nusa, Kera Sakti, Naga Pertapa, dan Setia Hati Winongo.

Andi Faiz berharap dengan adanya bukber, nantinya lebih rukun antar sesama perguruan pencak silat Bontang, kepengurusan lebih solid, sehingga program-program kerja yang dilaksanakan dan disusun oleh pengurus IPSI bisa berjalan dengan baik.

“Semoga nantinya program yang disasar ke atlet bisa berjalan dengan bagus, sehingga untuk pembinaan dan prestasi lebih baik lagi buat ke depannya,” tutupnya.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Alami Pendarahan di Kepala, Remaja Korban Kecelakaan Tunggal Depan Toko Balita Meninggal

0
Alami Pendarahan di Kepala, Remaja Korban Kecelakaan Tunggal Depan Toko Balita Meninggal
Kondisi motor korban kecelakaan tunggal di KM 6, Bontang. (Dok).

BONTANG – Korban kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Brigjen Katamso, lebih tepatnya depan Toko Balita KM 6, pada Sabtu (23/3/2024) kemarin, dinyatakan meninggal dunia.

Hal ini dikonfirmasi langsung oleh keluarga korban, dimana remaja tersebut setelah dibawa ke rumah sakit, langsung dinyatakan meninggal dunia.

“Banyak sekali luka pada tubuh korban, dari hidung yang patah, luka lecet, dan robek bagian muka, dan pendarahan bagian kepala,” ucap keluarga korban saat diwawancarai, Senin 25/3/2024).

Diceritakan, korban meminta izin dan berpamitan kepada orang tuanya untuk Buka Puasa Bersama (Bukber), setelah itu korban menuju ke Masjid Yabis untuk melaksanakan salat tarawih. Akan tetapi saat korban hendak pulang ke rumah mengalami kecelakaan lantaran menabrak pembatas jalan.

”Ketika almarhum akan pulang, ternyata dia mengendarai motornya lumayan laju, sehingga tidak bisa mengendalikan motornya sendiri,” jelasnya.

Pihak keluarga juga menjelaskan, korban langsung dibawa ke RS Yabis untuk mendapatkan penanganan, akan tetapi semakin lama kondisi korban semakin kritis, hingga dirujuk lagi ke RSUD Taman Husada.

“Kondisi sudah sangat kritis, dan korban langsung dinyatakan meninggal dunia,” paparnya.

Setelah itu, korban langsung dibawa kembali pulang ke rumah, untuk melakukan proses pemakaman.

Penulis: Dwi S

Editor: Yusva Alam

Resmi Dilantik, Muzarroby Renfly Jabat Ketua KPU Bontang Periode 2024-2029

0
Resmi Dilantik, Muzarroby Renfly Jabat Ketua KPU Bontang Periode 2024-2029
Muzarroby Renfly, Ketua Baru KPU Bontang. (ist)

BONTANG – Posisi Ketua KPU Bontang periode 2024 – 2029 kini resmi dijabat oleh Muzarroby Renfly. Ia resmi dilantik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI bersama dengan anggota KPU Provinsi dan 37 anggota KPU Kabupaten/Kota lainnya di lantai 2, Gedung KPU RI, Jakarta Pusat, Minggu (24/3/2024).

“Setelah melalui proses pelantikan oleh Ketua KPU RI di Jakarta kemarin sore, dari 5 orang yang dilantik kemudian melakukan pleno untuk pemilihan Ketua sekaligus susunan pemangku divisi,” ucapnya saat dihubungi redaksi, Senin (25/3/24).

Adapun struktur komisioner kini diisi oleh Acis Maidy Muspa sebagai divisi teknis, Hamzah sebagai divisi hukum, Ozzie Osbourne Hannaniel sebagai divisi data dan informasi, dan Rina Megawati sebagai divisi parmas dan sosialisasi.

“Dengan saya terpilih sebagai ketua berdasarkan pleno, pastinya akan melaksanakan tugas ini dengan amanah dan tanggung jawab, serta sesuai dengan peraturan dan perundangan yang telah dipercayakan pada saya,” harapnya.

Dengan formasi baru ini, ia juga berharap akan ada semangat baru di KPU. Akan memperkuat sinergitas kelembagaan dengan semua pihak demi pencapaian suksesnya Pilkada 2024.

Robby sebelumnya merupakan anggota Panwascam di Kecamatan Bontang Barat untuk Pilgub 2018 dan Pilpres Pileg 2019, kemudian di 2019 hingga 2024 di Bawaslu Bontang sebagai staf pelaksana.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Dihantam Badai, 11 Nelayan Bontang Terombang Ambing di Perairan Kutim

0
Dihantam Badai, 11 Nelayan Bontang Terombang Ambing di Perairan Kutim
Para Nelayan telah serah terima dengan keluarga di KSOP. (ist)

BONTANG – Salah satu kapal nelayan dari Bontang tenggelam akibat hantaman ombak besar, Minggu (24/3/24) pukul 20.30 wita.

Kejadian tersebut terjadi di wilayah perairan Tanjung Santan Laut, Kutai Timur dan baru mendapatkan laporan tersebut oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pilot Station Muara Berau pukul 23.45 wita.

Total terdapat 11 orang yang sempat terombang ambing, mereka pun sempat terpencar, namun sudah berhasil ditemukan semua dalam keadaan selamat.

Kapal yang menolong pertama kali yakni Kapal Tug Boat Rahadian 03. Karena kapal tersebut tujuan Surabaya, maka dialihkan pada Kapal LCT Line Star 88 yang kebetulan di alur pelayaran yang sama dan sedang dalam perjalanan membawa alat berat dari Balikpapan menuju Pelabuhan (Jetty) Indominco, Bontang.

KSOP Kota Bontang telah berkoordinasi dengan para kru kapal, dan pihaknya melakukan penjemputan langsung dari pelabuhan Tanjung Laut ke Pelabuhan Indominco, Bontang.

Adapun tim lapangan yang terlibat yakni BPBD dikomandoi oleh Syamsudin, Basarnas, KSOP Kelas II ,PSC 119 Dinkes, Puskesmas BS 1, Puskesmas BU 2, Puskesmas BU 1 dan PT. Indominco  Mandiri.

“Semua selamat dan sekarang sudah kembali. Sebelum balik ke Bontang diperiksa kesehatannya. Di KSOP langsung ada keluarga korban juga,” jelas Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Eko Mashudi.

Penulis: Syakurah

Editor: Yusva Alam

Buku Tulis Masuk Dalam Perlengkapan Sekolah Gratis dari Pemkot

0
Buku Tulis Masuk Dalam Perlengkapan Sekolah Gratis dari Pemkot
Ilustrasi. (ist)

BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang akan menambahkan buku tulis dalam paket perlengkapan sekolah dari Pemerintah Kota (pemkot) Bontang.

Sejak tahun lalu siswa ajaran baru SD dan SMP menerima seragam nasional, tas, dan sepatu. Tahun ini akan ditambah seragam batik serta buku tulis.

Kepala Disdikbud, Bambang Cipto Mulyono mengatakan, pengadaan buku tulis ini dikhususkan kepada siswa baru. Penerimanya juga dari seluruh SD dan SMP negeri maupun swasta.

“Sampul buku tulis tersebut juga akan didesain sesuai dengan identitas Kota Bontang,” jelasnya.

Pengadaan buku tulis ini berkisar Rp 1,3 miliar dengan menggunakan siatem e- katalog. Jumlah pemesanan 23.934 pak. Tiap kemasannya berisi enam buku dengan total 42 lembar tiap buku.

“Jumlah sekutar 26 ribu lebih siswa SD dan SMP yang dapat, kita lihat nanti,” tambahnya.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Ketua Umum Yayasan Yabis Bontang Tutup Usia

0
Ketua Umum Yayasan Yabis Bontang Tutup Usia
H Muslim Arsyad berpulang di usia 83 tahun. (ist)

BONTANG – Warga Bontang berduka atas meninggalnya seorang tokoh agama yang sangat dihormati, Drs. H. Muslim Arsyad.

Pria yang dikenal sebagai Ketua Umum Yayasan Yabis Bontang ini menghembuskan nafas terakhirnya di usianya 83 tahun, pada Minggu, 24 Maret 2024.

“Telah meninggal dunia Bapak Drs. H. Muslim Arsyad (Ketua Umum Yayasan Yabis Bontang)
Pada hari Minggu, 24 Maret 2024 Pukul: 18:11 WITA Di RS RSUD Botang,” demikian pesan berantai melalui Whatsapp Grup (WA) Grup.

Almarhum rencananya akan disalatkan di Masjid Daarussalam, HOP 4 PTB, Senin (25/3) jam 09:00 pagi. Jenazah akan dikuburkan di TPU Pisangan.

Drs. H. Muslim Arsyad adalah seorang inisiator utama dalam mendirikan Yayasan Yabis, lembaga yang telah memberikan kontribusi besar dalam bidang pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di Bontang.

Sejumlah bangunan megah yang berdiri di atas lahan luas merupakan bukti nyata dari niat ikhlas, usaha, dan kerja keras beliau.

Sosok yang akrab disapa “Pak Muslim” ini lahir di Sungai Durian pada tanggal 8 September 1941.

Selama hidupnya, Almarhum telah memberikan kontribusi yang luar biasa dalam bidang pendidikan dan dakwah di Kaltim.

Sebagai seorang guru agama, karirnya di Pertamina Balikpapan sejak tahun 1967, sambil tetap aktif sebagai muballig yang sering memberikan ceramah agama di berbagai tempat, bahkan melalui siaran televisi.

Puncak dari dedikasi dan perjuangannya adalah ketika menjadi Ketua Umum Yayasan Yabis Bontang. Dalam perannya tersebut, beliau terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga meninggalkan jejak yang tak terlupakan bagi generasi mendatang.

Drs. H. Muslim Arsyad meninggalkan warisan berharga bagi masyarakat Bontang, bukan hanya dalam bentuk bangunan atau prestasi, tetapi juga dalam bentuk nilai-nilai keagamaan dan moral yang telah ditanamkan selama ini.

Semoga perjuangan dan pengabdian Almarhum selama ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berbuat kebaikan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan agama. (RB)

 

Hadirkan Denny Caknan, Konser Abang Poteh A.J.A Volume 2 Dilaksanakan 13 Juni 2024 Mendatang

0
Hadirkan Denny Caknan, Konser Abang Poteh A.J.A Volume 2 Dilaksanakan 13 Juni 2024 Mendatang
Poster konser Abang Poteh A.J.A vol 2. (ist)

BONTANG – Konser Abang Poteh A.J.A vol 2 bakal kembali digelar pada 13 Juni 2024 mendatang, yang berlangsung di Lapangan Batalyon Arhanud 7/ABC, Jalan MT. Haryono, Kelurahan Gunung Elai, Bontang.

Tidak hanya menampilkan Denny Caknan, akan tetapi juga turut menghadirkan Jono Joni, dan Pehol salah satu DJ asal Samarinda.

Ketua Panitia Abang Poteh A.J.A, Aurel mengatakan, mempersiapkan konser ini membutuhkan waktu dua bulan yang lalu, dimana harus melalui komunikasi dengan para artis yang akan didatangkan nantinya.

“Kalau untuk persiapan pastinya tidak cepat, banyak yang harus dipastikan dengan matang. Banyak keinginan dari warga Bontang, yang ingin didatangkan Denny Caknan, Jono Joni, serta Pehol,” ucapnya saat dikonfirmasi, Minggu 24/3/2024).

Ini termasuk konser yang cukup besar, dengan itu panitia sangat membutuhkan bantuan dari Polres Bontang dan juga Batalyon 7/ABC untuk sistem keamanan.

“Pastinya kita sangat membutuhkan keamanan untuk berjalan lancarnya konser, kami pun dari panitia tersendiri terdiri dari 20 orang,” tambahnya.

Aurel berharap dari owner konser Abang Poteh A.J.A, semoga nantinya kegiatan berjalan lancar dan happy. Tidak ada kendala apapun saat melaksanakan konser.

“Saya berharap, semoga antusias dari sobat Bontang bisa membuat kami berkesan dan tambah bersemangat. Sehingga nantinya juga bisa lebih meriah lagi dari konser Abang Poteh sebelumnya,” tutupnya.

Perlu diketahui, untuk pembelian tiket pun sudah bisa dipesan melalui online ataupun offline. Untuk online bisa diakses melalui website https://linktr.ee/abangpoteh.aja dan untuk offline bisa langsung menghubungi admin pembelian tiket. Jika tembus dengan 5 ribu penonton, vol 3 akan segera datang.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Tahun Ini, Batik Masuk Program Pembagian Seragam Gratis

0
Tahun Ini, Batik Masuk Program Pembagian Seragam Gratis
Kepala Disdikbud, Bambang Cipto Mulyono. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang kembali melanjutkan program pemberian seragam gratis kepada pelajar tahun 2024 ini.

Masih sama seperti tahun sebelumnya, Kepala Disdikbud Bontang, Bambang Cipto Mulyono menerangkan secara ketentuan penerima tidak ada perubahan, penerima tetap dari siswa kelas Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Namun, tahun ini pemkot akan memberikan seragam batik juga kepada para siswa, “Tahun ini mereka juga akan dapat batik,” jelasnya saat ditemui redaksi.

Terkait anggaran yang diajukan yakni Rp 15,5 miliar. Anggaran itu untuk 2 jenis seragam tersebut. Dari yang awalnya dianggarkan Rp 5,9 miliar. Terbagi dalam tiga pos anggaran. Mulai dari SD negeri, SMP negeri, serta SD dan SMP swasta. Masing-masing Rp 1,7 miliar, Rp 1,8 miliar, serta Rp 2,4 miliar.

“Penambahan biaya tentu karena seragam batik tersebut, sama, untuk SD dan SMP,” katanya.

Sampai saat ini, motif batik tersebut belum ditentukan, pihaknya sedang melakukan pemilihan terkait motif-motif yang ada.

Ia pun menjanjikan proses pembuatan seragam dapat dibuat secepat mungkin. Sehingga ketika proses PPDB rampung, seragam sudah diterima oleh siswa baru. Namun sering terkendala pada siswa yang baru mau masuk SD, karena jumlah murid diketahui saat mereka akan mendaftar SD.

“Kalau SMP gampang saja, dari dia kelas 6 sudah kami ukur,” ujarnya.

Pemkot tetap akan memberdayakan penjahit lokal Bontang, hal tersebut telah dilakukan sejak tahun lalu dan tidak ada masalah.

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

Pengendara Sepeda Motor Tabrak Pohon di Depan Toko Balita

0
Pengendara Sepeda Motor Tabrak Pohon di Depan Toko Balita
Kondisi motor korban kecelakaan tunggal di KM 6, Bontang. (Dok)

BONTANG – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Brigjen Katamso, lebih tepatnya di depan Toko Balita KM 6, Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara, Sabtu (23/3/2024) kemarin malam sekitar pukul 20.00 Wita.

Diketahui, korban merupakan anak remaja. Sepeda motor yang digunakan yakni Honda CB menabrak pohon di trotoar pembatas jalan.

Keterangan dari beberapa saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian menjelaskan, anak remaja tersebut membawa kendaraannya dengan kecepatan tinggi, sehingga korban tidak dapat mengendalikan motornya.

“Pas saya lagi ada di dalam Toko Balita, mendengar suara keras dari luar, langsung saya keluar. Liat sudah ada motor yang menabrak pohon di trotoar tengah,” ucap Akbar, salah satu saksi mata saat diwawancarai, Minggu (24/3/2024).

Pasca kecelakaan korban langsung tidak sadarkan diri, sehingga korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan.

“Sepertinya ada pendarahan bagian kepala, saat itu juga korban langsung dibawa ke RS menggunakan mobil pick up,” tambahnya.

Sampai saat ini, belum ada konfirmasi terhadap pihak Kasat Lantas Polres Bontang mengenai kecelakaan tunggal tersebut.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam