Beranda blog Halaman 605

Kelurahan Belimbing Launching Posyandu Terintegrasi, Najirah: Berharap Jadi Percontohan di Kelurahan Lain

0
Kelurahan Belimbing Launching Posyandu Terintegrasi, Najirah: Berharap Jadi Percontohan di Kelurahan Lain
Wakil Wali Kota Bontang, Najirah (batik orange) meresmikan Posyandu Terintegrasi, di Kelurahan Belimbing. (Ist)

BONTANG – Kelurahan Belimbing launching Posyandu Terintegrasi, yang berlangsung di Posyandu Anggrek, BPU Kecamatan Bontang Barat. Kegiatan ini diresmikan secara langsung oleh Wakil Wali Kota Bontang, Najirah, Sabtu (18/5/2024).

Dalam sambutannya, wawali menyampaikan Posyandu ialah sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat, yang memiliki peran sangat vital dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Adanya launching posyandu terintegrasi di Kelurahan Belimbing, semoga posyandu ini bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat di Kelurahan Belimbing dan Bontang.

“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Kelurahan Belimbing dalam melaunching Posyandu Terintegrasi, yang merupakan langkah awal untuk maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat,” ucapnya.

Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) yang sesuai dengan slogannya ‘Semakin Dekat, Semakin Lengkap,’ bertujuan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di tengah masyarakat.

Dengan mengintegrasikan berbagai layanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, imunisasi, hingga penyuluhan kesehatan.

“Saya sempat mendapatkan laporan, bahwa sebelum launching, Kelurahan Belimbing telah melaksanakan pelatihan bagi 98 kader Posyandu se-Kelurahan Belimbing. Itu sangat luar biasa menurut saya,” ujarnya.

Pelatihan kader posyandu dilakukan bertujuan untuk lebih meningkatkan kompetensi dan kapasitas kader. Sehingga mereka akan lebih siap melaksanakan integrasi layanan primer posyandu di wilayah Kelurahan Belimbing, dan akan menjadi percontohan bagi kelurahan lain di Kota Bontang.

“Saya sangat berharap, posyandu lain di Kelurahan Belimbing dan di Kota Bontang sendirinya, nanti juga akan segera menyusul,” harapnya.

Posyandu Terintegrasi ini juga menjadi salah satu senjata ampuh dalam menurunkan angka stunting di Kota Bontang, dengan pelayanan kesehatan yang semakin dekat dan lengkap. Dapat memastikan bahwa setiap ibu hamil dan anak balita mendapatkan pemantauan dan penanganan yang optimal.

“Saya mengajak seluruh kader posyandu dan masyarakat, untuk bersama-sama berjuang menurunkan angka stunting. Demi mewujudkan generasi penerus yang sehat dan cerdas,” tambahnya.

Najirah juga mengapresiasi seluruh kader posyandu, yang telah berdedikasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Bahwa kader posyandu adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di kalangan masyarakat, dan peran mereka sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Pelantikan Pengurus DPD PPNI, Basri Ingin Perawat Bontang Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme

0
Pelantikan Pengurus DPD PPNI, Basri Ingin Perawat Bontang Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme
Pelantikan pengurus DPD PPNI, di Pendopo, Rujab, Kota Bontang. (Ist).

BONTANG – Pelantikan Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Bontang berjalan dengan baik. Pelantikan berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang, Sabtu (18/5/2024).

Wali Kota Bontang, Basri Rase menyatakan, bahwa perawat merupakan salah satu pilar penting dalam sistem kesehatan. Di Kota Bontang sendiri terdapat 874 perawat tersebar di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, baik di Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Taman Husada, maupun di Rumah Sakit (RS) swasta.

“Keinginan saya, seluruh perawat di Kota Bontang dapat terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, sehingga dapat memberikan pelayanan keperawatan yang terbaik dan berkualitas kepada seluruh masyarakat yang ada,” ucapnya saat sambutan.

Pergantian kepengurusan merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi. Namun pergantian kepengurusan juga menjadi momentum penting untuk melakukan evaluasi dan pembenahan, agar organisasi dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi masyarakat.

“Saya yakin, dengan pengalaman dan dedikasi yang dimiliki, pengurus baru DPD PPNI Kota Bontang, akan mampu membawa organisasi ini ke arah yang lebih baik lagi,” ungkapnya.

Basri juga ingin kepengurusan yang baru dapat bersinergi dan bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, dalam mendukung penuh berbagai program pembangunan kesehatan, khususnya dalam meningkatkan derajat kesehatan di kalangan masyarakat.

“Saya berharap, pengurus baru dapat melanjutkan program-program kerja yang telah dirintis oleh pengurus sebelumnya, serta membuat inovasi-inovasi baru yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan di Kota Bontang khususnya,” tutupnya. (dwi/adv)

Editor: Yusva Alam

Hadiri Konfercab ke-V, Basri Ingin NU Jembatani Aspirasi Umat dengan Pemerintah

0
Hadiri Konfercab ke-V, Basri Ingin NU Jembatani Aspirasi Umat dengan Pemerintah
Wali Kota Bontang, Basri Rase beri sambutan sekaligus membuka kegiatan Konfercab V, di Gedung PCNU Kota Bontang. (Ist).

BONTANG – Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bontang menggelar Konferensi Cabang (Konfercab), yang diselenggarakan di Gedung PCNU Kota Bontang, Sabtu (18/5/2024).

Wali Kota Bontang, Basri Rase yang hadir dalam acara itu mengatakan, untuk sekarang sedang banyak permasalahan di masyarakat yang belum tersentuh atau tidak diketahui dan dipahami oleh pemerintah selama ini.

Terutama hal-hal yang berkaitan langsung dengan masyarakat umum atau Umat Islam secara khusus. NU dengan jaringannya yang luas dan dekat masyarakat, memiliki peran yang sangat penting dalam menjembatani kebutuhan dan aspirasi umat kepada pemerintah.

“Saya ingin melalui konferensi di cabang ini akan terlahir kepengurusan baru, yang tidak hanya mampu menjawab tantangan zaman, tetapi juga mampu menginisiasi pemikiran cemerlang dan gagasan inovatif,” paparnya.

Hal ini pemikiran dan gagasan sangat dibutuhkan untuk membangun Kota Bontang, yang menjadi daerah yang maju dan makmur, dalam bingkai keimanan dan ketakwaan.

“Pemkot Bontang selalu terbuka terhadap masukan dan kerjasama dari semua elemen masyarakat, termasuk NU. Kami harap dapat terus berkolaborasi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, dan memperkokoh persatuan dan kesatuan di antara kita semua,” jelasnya.

Melalui optimalisasi Aswaja An-Nahdliyyah untuk meneguhkan khidmah Jamaah, adalah proses strategis untuk memperkuat peran dan kontribusi NU dalam masyarakat dengan mengedepankan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah.

“Dalam hal ini ada beberapa aspek melalui penguatan ideologi dan pemahaman, peningkatan kualitas pendidikan, penguat organisasi dan kelembagaan, serta pengembangan ekonomi keumatan,” bebernya.

Basri berharap dengan adanya beberapa aspek, dapat mengoptimalisasi Aswaja An-Nahdliyyah dapat secara signifikan meneguhkan pelayanan dan organisasi NU, sehingga NU dapat terus berkontribusi secara nyata dan relevan dalam pembangunan masyarakat dan bangsa khususnya di Kota Bontang sendiri. (dwi/adv)

Editor: Yusva Alam

Tingkatkan Perekonomian UMKM, Bontang Digital Expo 2024 Resmi Dibuka

0
Tingkatkan Perekonomian UMKM, Bontang Digital Expo 2024 Resmi Dibuka
Kepala Diskominfo Kota Bontang, Anwar Sadat saat menyampaikan sambutan. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Bontang Digital Expo 2024 kembali digelar di Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang), Jalan KS Tubun, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Jumat (17/5/2024).

Wali Kota Bontang, Basri Rase, yang diwakili Kepala Diskominfo Kota Bontang, Anwar Sadat mengatakan, Event Bontang Digital Expo 2024 diselenggarakan untuk memperkuat program unggulan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), agar seluruh masyarakat di Bontang yang memiliki usaha bisa lebih berkembang usahanya.

“Kegiatan ini mendorong pelaku usaha untuk mengembangkan produk usahanya, dan juga meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Bontang,” ucapnya saat sambutan.

Bontang Digital Expo 2024 digelar bertujuan untuk melanjutkan dari kegiatan yang sama pada tahun 2020 dan 2023 lalu, dimana kegiatan ini menghadirkan UMKM yang tentunya menjadi salah satu penopang perekonomian di Kota Bontang.

Tidak hanya untuk UMKM saja, akan tetapi juga turut menghadirkan bintang tamu ternama, yang akan menghibur seluruh masyarakat Bontang.

“Melalui visi untuk mewujudkan Kota Bontang yang lebih hebat dan beradab, hebatnya pemerintahan, hebat pula masyarakatnya. Maka dari itu, mengajak seluruh masyarakat untuk terus bekerja sama dengan pemerintah, membuka peluang baru terus memajukan perekonomian di wilayah Kota Bontang,” jelasnya.

Perlu diketahui, di tengah era digitalisasi ini pemerintah hadir untuk terus melakukan pembinaan UMKM melalui pembayaran Qris, dan terus melakukan inovasi agar dapat mempermudah dalam melakukan penjualan produk.

Pembinaan UMKM Pemkot Bontang juga rutin melakukan pelatihan wirausaha, pelatihan pengemasan produk, fasilitas sertifikat halal, dan juga menyediakan jaringan internet gratis di seluruh wilayah Kota Bontang.

“Saya pikir, untuk memasarkan produk melalui media sosial sangat membantu para pengusaha, agar produk tersebut dapat dijangkau dengan mudah saat beda kota, daerah, bahkan sampai ke luar negeri,” ungkapnya.

Anwar juga berharap, dengan adanya kegiatan seperti ini dapat membangun UMKM di Bontang lebih berkembang lebih baik lagi, kegiatan pun berjalan dengan lancar, dan mampu memberikan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat Kota Bontang terkhusus.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, dan dengan ini Bontang Digital Expo 2024 saya nyatakan resmi dibuka,” tutupnya. (dwi/adv).

Editor: Yusva Alam

Dalam Rangka Ekonomi Hijau, Wali Kota Undang Pakar Kambing dan Domba untuk Program Stimulan RT 2024

0
Dalam Rangka Ekonomi Hijau, Wali Kota Undang Pakar Kambing dan Domba untuk Program Stimulan RT 2024
Sosialisasi program stimulan RT budidaya peternakan kambing dan domba. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Dalam upaya mewujudkan ekonomi hijau dan pengembangan daerah, Pemerintah Kota Bontang mengadakan sosialisasi program stimulan RT tahun 2024, Jumat (17/5/24) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang.

Acara ini menghadirkan pakar ternak dari Domba Dorsip Farm Lawang Malang, Martinus Alexander, yang juga merupakan owner dari peternakan tersebut. Sekaligus anggota dari Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia.

Martinus Alexander, atau yang akrab disapa Alex, membeberkan pengetahuan dan pengalamannya dalam bidang budidaya kambing dan domba. Ia menjelaskan berbagai aspek penting mulai dari pembibitan hingga pemasaran ternak.

“Pembibitan yang baik, sangat krusial untuk mencapai produktivitas yang optimal dalam budidaya kambing dan domba,” ujar Alex.

Selain itu, ia menekankan pentingnya strategi pemasaran yang efektif untuk memastikan keberlanjutan usaha peternakan.

Acara yang dimotori oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Baperida) ini dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang, Basri Rase, yang dalam sambutannya menegaskan, bahwa program ini merupakan langkah konkret dalam mendukung arahan Presiden RI, Joko Widodo untuk menggalakkan ekonomi hijau.

“Ekonomi hijau adalah salah satu alternatif untuk pengembangan daerah, dan ini adalah langkah awal menuju kota yang unggul dengan kekhasan tersendiri,” ujar Basri.

Ia berharap program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Bontang, dan memperkuat identitas kota selain sebagai kota industri.

Turut hadir dalam acara ini Sekretaris Daerah Kota Bontang, Hj. Aji Erlinawati, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Baperida), Amiruddin, beberapa perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, lurah, serta segenap Ketua RT se-Kota Bontang. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pengembangan ekonomi hijau di Bontang.

Dengan adanya sosialisasi ini, Pemerintah Kota Bontang berharap dapat mendorong peningkatan sektor peternakan sebagai salah satu potensi ekonomi daerah.

Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperkuat daya saing Bontang sebagai kota yang inovatif dan berwawasan lingkungan. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Hadiri Hubbul Quran TK IT Yabis, Wawali Ingin Al-quran Jadi Pedoman Hidup

0
Hadiri Hubbul Quran TK IT Yabis, Wawali Ingin Al-quran Jadi Pedoman Hidup
Wawali Bontang, Najirah saat menghadiri Hubbul Quran TK IT Yabis. (ist)

BONTANG – Wakil Wali Kota Bontang, Najirah menghadiri kegiatan Hubbul Quran yang digelar oleh TK Islam Terpadu Yabis, Jumat (17/05/24). Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Yabis tersebut, turut dihadiri Lurah Belimbing, Dwi Andiyani.

Najirah memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut, karena telah mendukung memberikan wadah bagi siswa- siswi TK IT Yabis Kota Bontang, untuk dapat mengasah bakat dan potensi anak-anak.

“Atas nama pribadi dan Pemkot Bontang saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada seluruh pihak yang telah dan turut mendukung terlaksananya kegiatan hari ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan rasa bangganya melihat semangat dan antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta didik TK IT Yabis dalam mengikuti kegiatan ini. Dimana dalam kegiatan hubbul quran ini, peserta didik telah menunjukkan kemampuan dalam membaca Al-quran dengan baik, serta memahami makna yang terkandung di dalamnya.

Semangat ini tidak hanya mencerminkan kecintaan terhadap al-quran, tetapi juga merupakan wujud dari upaya keras yang mereka lakukan dalam meningkatkan kualitas diri sebagai generasi penerus bangsa.

Ia berharap semoga semangat dan kecintaan terhadap Al-quran ini tetap terjaga, “Mari kita terus berusaha untuk memahami dan mengamalkan ajaran al-quran dalam kehidupan sehari-hari. Jadikan Al-quran sebagai sumber inspirasi dan pedoman hidup kita,” tambahnya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Pahamkan Masyarakat, Kadir Tappa Kembali Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan

0
Pahamkan Masyarakat, Kadir Tappa Kembali Sosialisasikan Wawasan Kebangsaan
Sosialisasi wawasan kebangsaan Kadir Tappa di Hotel Andika. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Sosialisasi wawasan kebangsaan dilaksanakan Abdul Kadir Tappa, Anggota DPRD Provinsi Kaltim di Hotel Andika, Jumat (17/5/24) malam.

Kegiatan ini dilaksanakan Kadir Tappa untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat sekitar, khususnya RT yang hadir agar bisa kembali disosialisasikan kepada masyarakat.

“Wawasan kebangsaan ini penting karena hidup bernegara harus memiliki dasar,” katanya.

Adapun narasumber pertama, Akademisi, Bilher Hutahaean menjelaskan, bahwa masyarakat harus diikat dengan pancasila. Dengan pancasila bernegara pun harus memiliki pondasi, agar tidak mudah runtuh. Sesuai dengan pancasila pertama yakni Ketuhanan Yang Maha Esa.

“Dengan kekuatan umat manusia yang beragam, kita bisa membedakan mana yang harus dihindari mana yang dilepaskan. Dengan menghargai nilai pancasila, kita bisa terhindar dari suap maupun korupsi,” jelasnya.

Kedua, nilai kemanusiaan yakni menggunakan tuntutan hati nurani dengan memperlakukan sesuai sebagaimana mestinya. Dengan adanya kesadaran sikap dan perilaku sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup.

Ketiga, nilai persatuan yakni usaha untuk bersatu dalam kedaulatan rakyat untuk membina rasa nasionalisme, serta mengakui dan menghargai sepenuhnya terhadap keanekaragaman bangsa Indonesia.

“Kita dididik di tempat dan bahasa berbeda, tapi kita punya Bahasa Indonesia agar kita semua bisa bersatu untuk saling berkomunikasi,” jelasnya.

Keempat, nilai kerakyatan, pemerintahan bekerja dari rakyat untuk rakyat dengan musyawarah mufakat melalui lembaga-lembaga perwakilan. Lalu pancasila terakhir ialah keadilan sebagai dasar sekaligus tujuan, yaitu tercapainya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur secara lahir dan batin.

“Negara kita yang merupakan negara kesatuan ini harus kita kembalikan seperti dahulu, dimana pancasila sangat kental, sehingga kita bisa saling tenggang rasa satu dengan yang lain,” tambahnya.

Narasumber kedua yakni Misransyah, Pembina Pondok Pesantren Tahfiz Qur’an Taman Firdaus yang memberikan pendekatan secara agamis. Ia mengatakan kalau kalian beriman kepada Allah dan hari akhir, maka kita akan memuliakan saudara termasuk tetangga.

Jika dikaitkan dengan butir-butir pancasila, dalam agama apapun selalu mengajar kerjasama, berbagi dan lainnya.

Indonesia disatukan oleh lautan bukan dipisahkan, negara kita sudah sangat menggambarkan dari pancasila yang Bhinneka Tunggal Ika. Pancasila sendiri dibuat bersama-sama oleh berbagai macam agama di Indonesia.

Sebagai warga Indonesia tentu kita harus bekerjasama, jangan ada yang merasa paling baik. Dengan muncul rasa itu maka negara dapat hancur.

“Hal itu sering kita dengar dari cerita nabi kita Muhammad SAW yang selalu diperlakukan buruk tapi ia tidak pernah membalas, malah dibalas kebaikan,” ujarnya bercerita. (adv)

Penulis: Syakurah
Editor: Yusva Alam

152 Calon Jamaah Haji Bontang Berangkat Awal Juni Mendatang

0
152 Calon Jamaah Haji Bontang Berangkat Awal Juni Mendatang
Kasi penyelenggara haji dan umroh Kemenag Kota Bontang, Najamuddin. (Dwi/RadarBontang).

BONTANG – Tahun ini, ada sebanyak 150 Calon Jemaah Haji (CJH) yang akan berangkat ke tanah suci dari Kota Bontang.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bontang, Najamuddin menyatakan, untuk Kota Bontang sendiri tidak ada penambahan kouta.

“150 untuk jemaahnya, 2 orang untuk petugas kloter. Jadi yang berangkat ada 152,” ucapnya saat diwawancarai, Jumat (17/5/2024).

Di Bontang sendiri sebenarnya mendapatkan kuota sebanyak 146 jemaah, bahkan di tahun sebelumnya yang berangkat pun melebihi kuota hingga 170 jemaah. Tidak ada penambahan kuota untuk tahun ini, dikarenakan pelunasan selesai sebelum lebaran Idulfitri.

“Sebetulnya kuota kita hanya 146, akan tetapi seandainya bisa lebih pastinya kita ingin lebih dari jatah yang ditetapkan, karena banyak yang ingin berangkat,” jelasnya.

Untuk jemaah lansia dari Kota Bontang ada sekitar 30 orang, dikatakan bahwa jemaah lansia ini memang sudah waktunya untuk berangkat, bukan lewat jalur jatah lansia.

“Jatah lansia kan umur 80 tahun keatas, kalau ini memang waktunya mereka berangkat. Karena ini lansia yang masih di bawah umur 80 tahun kebawah, dengan rata-rata umur 60’an,” paparnya.

Keberangkatan jemaah haji ini akan berlangsung pada 5 Juni 2024, dengan urutan kloter 16. Untuk keberangkatan dari Kota Bontang sendiri pada 4 Juni 2024. Para CJH sebelumnya akan masuk ke Asrama Haji terlebih dahulu di Balikpapan.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam

Kerjasama Pemkot dan Bankaltimtara, Bantu Permodalan UMKM Tanpa Bunga

0
Kerjasama Pemkot dan Bankaltimtara, Bantu Permodalan UMKM Tanpa Bunga
Basri Rase, Wali Kota Bontang. (Syakurah/Radarbontang)

BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah melakukan penandatanganan MoU bersama dengan Bankaltimtara, untuk pemberian pinjaman modal kepada pelaku UMKM dengan bunga nol persen.

Hal ini merupakan upaya pemkot menjadikan Kota Bontang sebagai sentra UMKM, karena disadari bahwa Bontang tidak memiliki sumber daya alam.

“Kita harus melakukan peningkatan kapasitas SDM,” tuturnya.

Kita juga harus menyadari bahwa sumber daya lahan di Bontang hanya sedikit. Oleh sebab itu, ia ingin Bontang menjadi sentra UMKM dan tujuan pariwisata. Oleh sebab itu pemkot terus gencar mendorong pegiat usaha serta warga Bontang, untuk melihat potensi pariwisata di wilayahnya.

Dengan adanya bimbingan teknis yang diberikan kepada mitra-mitra dan kelompok masyarakat, diharapkan dapat membuka mata terkait pariwisata. Membawa melihat daerah yang terkenal dengan pariwisatanya seperti Bali, Yogyakarta, dan beberapa daerah lainnya.

“Kami bawa ke sana sehingga bisa melihat cara pemilik pariwisata melakukan kelola terhadap usahanya. Di situ mereka belajar,” jelasnya.

Basri berharap dengan dipermudahnya pinjaman modal untuk usaha-usaha pelaku UMKM, maka Kota Bontang dapat memiliki kemandirian dan tidak selalu bergantung kepada perusahaan saja.

Selain itu Kota Bontang juga dapat menjadi kota yang memiliki ciri khas dalam UMKM maupun pariwisatanya. (sya/adv)

Editor: Yusva Alam

Waspada Potensi Rawan Bencana, BPBD Bontang Patroli di Kawasan Baltim

0
Waspada Potensi Rawan Bencana, BPBD Bontang Patroli di Kawasan Baltim
BPBD Kota Bontang saat patroli rutin potensi rawan bencana di Baltim, Bontang Lestari. (Dok).

BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bontang kembali melakukan kegiatan patroli rutin, di wilayah Baltim, Bontang Lestari, Kota Bontang.

Kepala BPBD Kota Bontang, Usman, diwakili Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Penanggulangan BPBD Kota Bontang, Eko Mashudi mengatakan, saat ini lebih banyak memberikan sosialisasi dan himbauan kepada seluruh masyarakat, terkhusus warga Bontang untuk bisa tetap lebih waspada dengan potensi rawan bencana di setiap wilayahnya.

Dirinya menjelaskan, setiap wilayah yang berada di Kota Bontang, potensi rawan bencananya berbeda-beda. Sehingga masyarakat harus lebih mengerti lingkungan sekitar, dan juga tidak melakukan aktivitas yang menyebabkan adanya kejadian bencana.

“Seperti contohnya di wilayah Baltim, Bontang Lestari, di sini rawan dengan abrasi air laut, takutnya ada rumah warga yang ambruk akibat abrasi. Warga juga masih ada yang melakukan aktivitas pembakaran tanpa mengetahui aturan yang ada,” ucapnya saat di wawancara, Jumat (17/5/2024).

Sehingga petugas langsung menemui masyarakat sekitar agar tidak melakukan pembakaran tanpa pengawasan yang ada, karena dapat mengakibatkan kembali kebakaran hutan.

“Awalnya memang masyarakat tidak mengetahui, setelah kami beri sosialisasi mereka jadi lebih paham, itulah pentingnya patroli rutin,” paparnya.

Disisi lain seperti wilayah Guntung, yang sering kali terjadi banjir kiriman. Bahkan dengan hujan yang tidak terlalu deras pun, di wilayah Guntung setiap bagiannya pasti sudah ada banjir yang menggenang. Sehingga BPBD Bontang harus tetap sigap dan memantau rutin bagaimana curah hujan saat terjadi di Bontang.

“Ini sudah menjadi peringatan bagi kita. Jadi setiap wilayah potensi bencana berbeda-beda. Belum lagi di Loktuan yang pemukimannya di sekitar bukit, waspada akan terjadinya longsor,” jelasnya.

Untuk pemantauan rutin, petugas BPBD melakukan setiap hari. Akan tetapi jika untuk patroli petugas melakukannya tiga kali dalam seminggu.

“Sangat berbeda ya antara pemantauan dengan patroli. Kalau pemantauan tidak memerlukan banyak petugas. Tetapi jika patroli, harus banyak petugas yang turun langsung ke lapangan,” bebernya.

Hingga saat ini, Eko membenarkan jika sarana dan prasarana yang dimiliki BPBD Kota Bontang belum mencukupi untuk menangani bencana yang ada. Sehingga dirinya ingin sebelum semakin banyak potensi bencana di wilayah Bontang, fasilitas BPBD Bontang segera lengkap dan mencukupi.

Penulis: Dwi S
Editor: Yusva Alam